44 research outputs found
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KETAATAN IBADAH PESERTA DIDIK DI SMP ISLAM TERPADU AL ASROR DESA WONOREJO KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Ketaatan
Ibadah Peserta Didik di SMP Islam Terpadu Al Asror Desa Wonorejo Kecamatan
Sumbergempol Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Muhammad Thariq
Aziz, NIM. 12201183400, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung, Pembimbing Dr. Nurul Hidayat, M.Ag.
Kata Kunci: Peran Guru PAI, Meningkatkan Ketaatan, Ibadah
Pendidikan Islam adalah sebuah usaha berupa bimbingan dan
pertolongan yang dilakukan secara sadar oleh pendidik terhadap peserta didik. Ini
dilakukan dalam proses perkembangan dan pertumbuhan jasmani dan rohani
menuju terbentuknya kepribadian muslim yang mempunyai akhlak yang baik
berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam dan juga bertakwa kepada Allah SWT
menjauhi larangan serta menjalankan apa yang diperintahkan-Nya. Untuk
meningkatkan ketaqwan, peserta didik diwajibkan menjalankan ibadah khususnya
ibadah shalat. Akan tetapi dalam pelaksanaannya masih banyak peserta didik yang
tidak menjalankannya. Oleh karena itu, peran guru pendidikan agama Islam
sangat diperlukan dalam meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik. Seperti di
SMP Islam Terpadu Al-Asror yang mewajibkan peserta didiknya untuk
melaksanakan ibadah shalat lima waktu secara berjamaah. Sekolah ini berbeda
dengan sekolah lain yang hanya mewajibkan beberapa ibadah shalat saja.
Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana peran guru PAI sebagai
pendidik dalam meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik di SMP Islam
Terpadu Al Asror Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten
Tulungagung. (2) Bagaimana hambatan peran guru PAI sebagai pendidik dalam
meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik di SMP Islam Terpadu Al Asror Desa
Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. (3) Bagaimana
dampak peran guru PAI sebagai pendidik dalam meningkatkan ketaatan ibadah
peserta didik di SMP Islam Terpadu Al Asror Desa Wonorejo Kecamatan
Sumbergempol Kabupaten Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan
pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan
menerapkan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi.
Hasil penelitian (1) peran guru PAI sebagai pendidik dalam
meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik yaitu pembiasaan, pemberian teladan
yang baik, pemberian nasehat, pemberian pemahaman, pemberian sanksi yang
mendidik. (2) Hambatan peran guru PAI sebagai pendidik dalam meningkatkan
ketaatan ibadah peserta didik yaitu malas, banyak alasan. (3) Dampak peran guru
PAI sebagai pendidik dalam meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik yaitu
meningkatnya pemahaman tentang ibadah, meningkatnya semangat dalam
menjalankan ibadah, meningkatnya ketaatan ibadah
Kad Hari Raya
Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada Khatijah, Ahmad & Thari
Metode Waterfall pada Sistem Informasi Akademik SMPIT Boarding School Thariq Bin Ziyad Cikarang
The development of web-based information technology is currently increasingly high. One of them is a website. Website has advantages where all the desired information can be easily and cheaply obtained. SMPIT (Boarding School) Thariq bin Ziyad Cikarang - Bekasi, currently processing academic data, especially in value processing is still very simple, namely only with Microsoft Excel. The web-based academic information system is expected to help teachers and students get around academic information more quickly and easily. The development of this academic information system the author uses the waterfall methodology. The design and implementation is done using the PHP programming languages ​​and the database used by PhpMyAdmin. With this academic information system, hopefully it can help to support school performance, especially in academic data processin
KORPS MUBALIGH/MUBALIGHAT MUHAMMADIYAH DAN ‘AISYIYAH DI KECAMATAN KADUDAMPIT SUKABUMI
ABSTRAKMuhammadiyah dan „Aisyiyah merupakan gerakan dakwah amar ma‟ruf nahi mungkar yang berasaskan alQur‟an dan as-Sunnah. Proses melakukan dakwah merupakan hal yang penting dalam perkembangan Muhammadiyah pada tataran akar rumput sehingga memerlukan mubaligh/mubalighat yang memiliki kualitas yang mumpuni. Metode yang digunakan dalam peningkatkan kualitas mubaligh/mubalighat melalui pelatihan dan pembentuk korps mubaligh/mubalighat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatam pemahaman tentang manajemen dakwah sedangkan dengan pembentukan korps maka menjadi wadah untuk komunikasi dan tempat pengkaderan mubaligh/mubalighat untuk menghasilkan generasi penerus dakwah yang berkualitas.</jats:p
The Role of Mosque Youth Association Leadership Management in Improving Member Performance NuruL Hikmah Mosque
The youth association of the mosque is a forum or place for organizations to study Islam, cultivate religious morals, through habits such as recitation, da'wah and reading the Koran as an effort to guide religious understanding for generations of the nation who are often referred to as teenagers. Therefore, the group is often called the mosque youth association. One of them is in the Nurul Hikmah mosque in Purwadana village. The purpose of doing this research is none other than to find out how influential the current chairman's leadership is in terms of improving the performance of its members. The research method that the author uses is a qualitative research in which the author conducts direct observations and interviews with the resource person, namely the chairman of IRMANUH at his residence. The results obtained indicate that it is true that during this pandemic the spirit and performance of each member decreased due to restrictions on direct and crowding activities and were not accustomed to online activities, so it could be interpreted that the management experienced a lack of understanding of online activities. The role of a leader in an organization is so great in improving the performance of its members, because after all now is a difficult time for any organization because the covid pandemic always mutates into several variants that contain activities directly and involve many calls to be limited by the government
Asal Usul Bahasa dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sains Modern
Asal usul bahasa telah menjadi perbincangan para pakar bahasa sejak lama. Para pakar bahasa kebanyakan bukan membahas pokok kaijan tentang asal-usul bahasa melainkan membahas cabang-cabang bahasa, sehingga kajian asal-usul bahasa menjadi kabur. Penelitian ini berusaha untuk menggali asal-usul bahasa dalam perspektif al-Qur’an dan sains modern. Penelitian ini adalah penelitian literatur dengan menggali sebanyak mungkin informasi dari al-Qur’an dan pendapat para pakar linguistik dalam mengkaji asal-usul bahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Qur’an telah menjelaskan asal-usul bahasa manusia berasal dari Allah sang pencipta dengan mengajarkan kepada Adam a.s dan menciptakan perangkat bahasa yang ada pada manusia. Dalam bahasa Noam Chomsky, perangkat tersebut adalah Language Acquisition Device (LAD). Perangkat bahasa yang telah diciptakan oleh Allah tersebut tinggal dipergunakan oleh manusia melalui proses belajar. Tanpa melalui proses belajar perangkat bahasa tersebut tidak dapat berfungsi secara maksimal
Asal Usul Bahasa Dalam Perspektif al-Qur’an Dan Sains Modern
Asal usul bahasa telah menjadi perbincangan para pakar bahasa sejak lama. Para pakar bahasa kebanyakan bukan membahas pokok kaijan tentang asal-usul bahasa melainkan membahas cabang-cabang bahasa, sehingga kajian asal-usul bahasa menjadi kabur. Penelitian ini berusaha untuk menggali asal-usul bahasa dalam perspektif al-Qur’an dan sains modern. Penelitian ini adalah penelitian literatur dengan menggali sebanyak mungkin informasi dari al-Qur’an dan pendapat para pakar linguistik dalam mengkaji asal-usul bahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Qur’an telah menjelaskan asal-usul bahasa manusia berasal dari Allah sang pencipta dengan mengajarkan kepada Adam a.s dan menciptakan perangkat bahasa yang ada pada manusia. Dalam bahasa Noam Chomsky, perangkat tersebut adalah Language Acquisition Device (LAD). Perangkat bahasa yang telah diciptakan oleh Allah tersebut tinggal dipergunakan oleh manusia melalui proses belajar. Tanpa melalui proses belajar perangkat bahasa tersebut tidak dapat berfungsi secara maksima
HUKUM MENTAATI ULIL AMRI DALAM DISKURSUS FIQIH SIYASAH PERSPEKTIF KH. AFIFUDDIN MUHAJIR DAN BUYA SYAFII MAARIF
Konsep ulil amri dalam praktek kehidupan di masyarakat memiliki banyak makna, hal ini kemudian mempengaruhi masyarakat dalam mengambil sikap atau keputusan yang kaitannya dengan hukum ketaatannya. Kh. Afifuddin Muhajir dan Buya Syafii Maarif merupakan dua tokoh ulama yang terpandang dikalangan masyarakat. Dari karya dan telaah tentang pemikiran beliau akan dianalisa tentang konsep kedua tokoh dalam memandang hukum taat kepada ulil amri dalam diskursus fiqih siyasah.
Tujuan penelitian yang dirumuskan adalah (1) untuk memahami dan menganalisa konsep ulil amri menurut Kh. Afifuddin Muhajir dan Buya Syafii Maarif, (2) untuk memahami dan menganalisa urgensi konsep ulil amri menurut Kh. Afifuddin Muhajir dan Buya Syafii Maarif.
Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan yang berfokus pada analisis, pengumpulan, dan sinskripsi sumber-sumber yang ada dalam bentuk buku, artikel, tulisan, fatwa, atau karya-karya terkait yang telah diterbitkan oleh KH. Afifuddin Muhajir dan Buya Syafii Maarif, serta sumber-sumber lain yang berkaitan dengan hukum Islam, khususnya dalam konteks mentaati ulil amri. Artinya penelitian yang bersifat kepustakaan yang data-datanya di ambil dari bahan-bahan tertulis, baik berupa buku atau lainnya yang berkaitan dengan topik pembahasan. Penelitian ini menggunakan pndekatan teori fiqih siyasah. Tujuan model ini digunakan untuk menganalisa perbandingan berbagai pendekatan maupun madzhab para mufassir.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah; (1) Konsep ketaatan pada ulil amri menurut KH. Afifuddin Muhajir dan Buya Syafii Maarif ialah menekankan pada prinsip bahwa ketaatan kepada ulil amri harus selaras dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. Jika ulil amri menuntut sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, keadilan, atau kemaslahatan umum, maka mereka menegaskan bahwa tidaklah wajib untuk mentaatinya. (2) Urgensi Ulil Amri menurut KH Afif Muhajir dan Buya Syafii Maarif, diantaranya ialah, membantu dalam menjaga keteraturan sosial, kemaslahatan yang lebih baik, membantu dalam menghindari konflik dan pertentangan dalam masyarakat, menjaga kedamaian, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat
