689 research outputs found
Kekuatan Politik Abdul Aziz Qahar Mudzakkar pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 (Studi di Kel. Tanete, Kec. Anggeraja, Kab. Enrekang)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan politik Aziz Qahar
diantaranya: kuatnya jaringan sosial/ikatan emosional Aziz Qahar dengan
masyarakat melalui jalur dakwah. Kemudian kuasa yang dimiliki Aziz karena
kondisi masyarakat yang selalu memilih pemimpin yang beragama Islam dan Aziz
Qahar datang dengan status yang dikenal dengan ustads karena pandai berdakwah
dan karena kepandaiannya berdakwah yang menggunakan pendekatan bil-lisan
dan bil-hal. Adapun kapital (modal) yang dimiliki Aziz Qahar ialah modal politik:
Komite Persiapan Penegakkan Syariat Islam (KPPSI), modal budaya: menjadi
aktor politik yang berwibawa serta pandai berdakwah, namun kekuatan politik
yang paling berpengaruh ialah modal simbolik: adanya figur orang tua “Qahar
Mudzakkar”, sehingga ada hubungan emosional antara masyarakat dengan Aziz
Qahar
Analisis Kesalahan Berbahasa Dalam Buku Khotbah Jumat Karya Achmad Sunarto
Analysis of Language Errors in the Friday Sermon Book by Achmad Sunarto The author chooses language error analysis because every written work that has been read, especially the sermon book by Achmad Sunarto, still has language errors. The language errors contained in each book are very important to note. Each word has its own meaning and meaning, if the writing of each word has an error it will have a different meaning or meaning. Therefore, to find out language errors in the Friday Sermon Book, Setyawati uses the theory of language errors in the book so that she can find out language errors. The problems of this research are: (1) How are language errors at the morphological level including the omission of affixes in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book, (2) How are language errors at the morphological level including sounds that should be melted not melted in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book, (3) How do language errors at the morphological level include sound decay that should not be melted in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book, (4) How do language errors at the morphological level include the use of inappropriate affixes in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book. The purpose of this study is to describe, analyze, and interpret language errors in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book. The data source of this research is the Friday sermon by Achmad Sunarto. The method that the author uses in this research is the method of content analysis and the approach used in this research is a qualitative approach. The technique used in this research is documentation technique and hermeneutic technique. The results of the study concluded that there were 25 language errors, namely: the omission of affixes contained 18 data, the sound that should have melted was not melted, there were 6 data, the yield of the sound that should not have melted there was 1 data, and the use of affixes was not appropriate. So it can be concluded that the Analysis of Language Errors in the Friday Sermon Book by Achmad Sunarto contains language errors at the morphological level and is dominated by language errors of omitting affixes
Pengaruh Sekolah Gratis Pada Lembaga Pendidikan Islam Terhadap Motivasi Belajar Siswa (Studi Kasus Di SMP Plus Mambaul Ulum Sukowono Jember)
Pangistu, Achmad Fahmi Aziz Dian 2022. Pengaruh Sekolah Gratis Pada Lembaga
Pendidikan Islam Terhadap Motivasi Belajar Siswa (Studi Kasus Di SMP
Plus Mambaul Ulum Sukowono). Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama
Islam.Fakultas Agama Islam.Universitas Muhammadiyah Jember. Dosen
Pembimbing : (I) Dr. Bahar Agus Setiawan, MM.Pd (II) Hairul Huda
M.Pd.I
Kata Kunci : Sekolah Gratis, Motivasi Belajar
Pendidikan merupakan hal yang sudah seharusnya bisa dirasakan oleh seluruh
elemen masyrakat, karena hal itu sesuai dengan UUD.No. 1-4 tahun 1945 pasal 31. Untuk
mewujudkannya, pemerintah pusat membuat beberapa program yang diantaranya adalah
program sekolah gratis. Namun disisi lain,setiap sekolah memiliki karekterisktik dan
tantangan siswa yang berbede-beda, Contoh yang paling kongkrit terdapat di SMP Plus
Mambaul Ulum Sukowono yang terletak di daerah pedesaan dan berada dibawah naugan
sebuah yayasan pesantren dimana kebanyakan orang tua memondokkan anaknya ke
pesantren karena mereka sudah tidak mampu membimbing anaknya di rumah. Hal
tersebut berdampak pada prilaku dan kepribadian seorang anak tersebut yang kurang
terkendali, kurang bersemangat untuk bersekolah dan belajar. Sekolah Gratis diharapkan
dapat memotivasi siswa di SMP Plus Mambaul Ulum Sukowono untuk terus bersekolah
dengan tanpa memikirkan lagi biaya pendidikan yang mahal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh sekolah gratis terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII
putra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang
melibatkan 37 siswa kelas VIII putra sebagai responden dengan menggunakan instrumen
penelitian berupa angket. Hasil penelitian menunjukkan hasil data nilai F hitung = 16,039
dengan tingkat signifikansi sebasar 0,000, dimana nilai ini lebih kecil dari < probabilitas
0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variable X (sekolah gratis) memiliki pengaruh
terhadap variabel Y (motivasi belajar). Adapun secara simultan pengaruh sekolah gratis
terhadap motivasi belajar siswa mendapat nilai R sebesar 0,314 atau 31,4%.
Kesimpulannya, sekolah gratis memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas
VIII putra secara simultan dengan dibuktikan melalui penelitian yang telah dilakukan
PENJADWALAN PROYEK MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) DENGAN KENDALA KETERBATASAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN ALAT (Studi Kasus: Proyek Steam Boiler dan Central Boiler Oleh PT Swadaya Graha di Kota Kediri, Jawa Timur)
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui Achmad Syaifuddin Arif1), Ceria Farela Mada Tantrika2), Ihwan Hamdala3Terima kasihÂ
Upacara tradisional Kuangkay suku Dayak Benua Daerah Kalimantan Timur
Hasil perekaman pelbagai upacara tradisional bukan hanya
penting artinya dalam rangka pembinaan sosial dan budaya
anggota masyarakat pendukungnya di daerah, tetapi juga amat
penting artinya bagi perkembangan kebudayaan nasional yang
sedang tumbuh. Dengan demikian perekaman upacara tradisional di daerah tidak hanya dimaksudkan untuk sekedar mendokumentasikan urutan, bentuk dan isi upacara yang dilakukan oleh masyarakat pendukungnya, akan tetapi lebih j auh maksudnya adalah untuk selanjutnya bisa disebar-luaskan kepada anggota masyarakat di luar masyarakat pendukungnya, sebagai model-model upacara dengan segala pengertian dan pemahainan atas nilai-nilai serta gagasan-gagasan vital yang terkandung di dalam upacara yang bersangkutan. Dalam rangka inilah perekaman upacara adat "Kuangkey" dari suku Dayak Benua' diadakan, yang maksud dan tujuannya adalah terutama untuk menelusuri pelbagai nilai budaya serta gagasan luhur yang terkandung di dalamnya dalam rangka melakukan binaan sosial budaya terhadap masyarakat setempat, dan terhadap masyarakat Indonesia pada umumnya
AN ANALYSIS OF IDEATIONAL MEANING IN DONALD TRUMP’S SPEECH DURING THE ARABIC ISLAMIC SUMMIT AT KING ABDUL AZIZ CONFERENCE CENTER IN RIYADH
In this era, English has become the popular and important thing in our country. English has been taught in this country in order to give opportunity to student or people to study and use it to communicate. Speech is kind of language as media communication. One year ago on May 21st 2017 the American president visited the Riyadh. He is Donald Trump that had speech during Arabic Islamic Summit at King Abdul Aziz Conference Center. The content of his speech is interesting to identify. The one of science linguistic is Systemic Functional Linguistic. The field (implication) by Donald Trump’s speech can identify using ideational (Transitivity). The main of Transitivity is Verb.
The objective of this research are (i) to identify the process types in Donald Trump’s speech during the Arabic Islamic Summit at King Abdul Aziz Conference Center in Riyadh, (ii) to analyses what implication (field) of processes that dominant in the Donald Trump’s speech.
This research is Qualitative. So the writer analyses all the utterances of Donald Trump’s speech and analyses the types of processes. Then count it into the table. Next, the writer takes the implication what Donald Trump wants in his speech. Based on the research result above, his speech is about to unite of perception and make coalition to combat radicalization and also starving terrorist by allure of their ideology. He also makes a historical agreement by investing in industries and creates a million new jobs
Evaluasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit (Studi Kasus Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru)
Environmental health of the hospital is very important, therefore it is necessary to strive for proper and appropriate management of waste so that it is disposed of in compliance with the quality standard requirements of hospital waste water. So the authors are interested in conducting research on evaluating wastewater treatment, in this case the WWTP at Arifin Achmad Hospital. The purpose of this study was to evaluate the effectivenness of wastewater treatment and quality standart. The parameters of wastewater studied were Temperature (Temperature), TSS (Total Suspended Solids), pH (Degree of Similarity), NH3 (Ammonia), COD (Chemical Oxygen Demand), BOD (Biochemical Oxygen Demand), and Coliform MPN. The research method used by the author in this study is descriptive method, namely by collecting data through interviews and field observations with the aim of getting an overview of wastewater treatment evaluation in Arifin Achmad Hospital which will then be analyzed. From the results of the study, it is known that the processing effectiveness at Arifin Achmad Pekanbaru Hospital has fulfilled the requirements in accordance with Kepmenkes 1204/Menkes/SK/X/2004 regulations, namely the process of managing wastewater using the Anaerobic -Aerobic Biofilter system and using rotating biological contactor (RBC). The measurement results of each waste parameter are in accordance with Minister of Environment Decree No.5 of 2014 concerning hospital waste water quality standards, namely the value of the temperature at the outlet (after processing), is 28,1 0 C, TSS at the outlet 10,0 mg/L, PH at the outlet 6,83 mg/L, Free NH3 at outlet 0,039 mg/L, COD at outlet 41,7mg/L, BOD at outlet 7.8 mg/L, and MPN Coliform at outlet 2.200 MPN. So at the WWTP Arifin Achmad, it is already the quality standart and is suitable for disposal to the nearest channer
THE POTENTIAL OF DIGITIZING THE ISTISHNA CONTRACT DURING A PANDEMIC COVID-19 IN INDONESIA
The current istishna contract has experienced an event of digitization and adaptation to the buying and selling activities of the public, especially in Indonesia, namely by utilizing an online or network-based system. During the Covid-19 pandemic, it was not uncommon to find several businesses implementing the istishna contract as a manifestation of the digitization of buying and selling contracts. However, it is still not known for sure whether the istishna contract has the potential to be adequately implemented by the teachings of Islamic law or not, especially in the digitalization era, which adapts the istishna contract into an Islamic-based transaction activity that uses various information technology facilities. This research is qualitative research with the retrieval method of information utilizing a literature study. Thus, in finding conclusions on the problems discussed, the author uses a normative approach that examines the issue according to the views of norms, one of which is religious norms related to the permissibility and opportunities of digitizing the istishna contract in Indonesia. In addition, the author analyzes the impact of the pandemic on the economy, which is, of course, related to the potential for the istishna contract. This study aimed to determine the potential for digitizing the istishna contract, especially during the Covid-19 pandemic. From this research, the conclusion is that the istishna contract has the potential to be quite good in the community's economic activities during the Covid-19 pandemic, even though it is in the form of digitalization
تحليل الأخطاء الإملائية في كتابة الهمزة لدى تلاميذ المدرسة الدينية نور العزيز وارو سيدوارجو عند كتابة كتاب "عقيدة العوام
“Analisis kesalahan penulisan hamzah oleh para murid nurul aziz waru sidoarjo pada penulisan kitab aqidatul awam”
Bahasa adalah kumpulan suara yang dikomunikasikan orang dengannya. Dalam Bahasa Arab terdapat empat keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Untuk memahami sepenuhnya keterampilan menulis kita perlu memahami dikte atau Imla' dalam bahasa Arab. Namun pada kenyataannya peneliti menemukan banyak kesalahan dalam tulisan siswa terutama dalam hamzah, dan penelitian tentang kesalahan tersebut disebut Analisis Kesalahan. Dalam penelitian ini, Peneliti ingin menganalisis kesalahan pendiktean pada penulisan hamzah. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk memahami bentuk-bentuk kesalahan pada penulisan hamzah siswa Madrasah diniyah nurul aziz waru sidoarjo. (2) untuk memahami penyebab kesalahan dikte pada penulisan hamzah siswa Madrasah diniyah nurul aziz waru sidoarjo. (3) untuk memahami upaya Guru untuk meminimalkan kesalahan dikte pada penulisan hamzah siswa Madrasah diniyah nurul aziz waru sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Dokumentatif, yaitu peneliti mengumpulkan data dari lembar penulisan para siswa, untuk mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang terdapat dalam tulisan mereka. Adapun langkah-langkah dalam menganalisis kesalahan, pertama: mengumpulkan data lembar para sisawa, kedua: mengidentifikasi kesalahan, ketiga: menjelaskan kesalahan, keempat: mengevaluasi kesalahan .Metode pengumpulan datanya adalah tes, wawancara dan dokumentasi. Dan hasil penelitiannya adalah : (1) Bentuk kesalahan dikte pada penulisan hamzah siswa Madrasah diniyah nurul aziz waru sidoarjo adalah pada hamza al qata', hamza al wasl, hamzah tengah serta penggantian hamzah dengan karakter lain, (2) penyebab kesalahan pendiktean pada penulisan hamzah siswa Madrasah diniyah nurul aziz waru sidoarjo disebabkan oleh kesulitan berbahasa, (3) Upaya Guru untuk meminimalkan kesalahan dikte pada penulisan hamzah siswa Madrasah diniyah nurul aziz waru sidoarjo adalah dengan memperbaiki kesalahan, dengan latihan dan menyusun program khusus dalam Imla al-arobiyah
Transmisi Pemaknaan Al-Qur’an Dalam Sekar Sari Kidung Rahayu Karya Eyang Achmad Djuwahir Anomwidjaja
This research aims to describe Sekar Sari Kidung Rahayu and determine the transmission of science that occurs in this work. In this research the author used a qualitative descriptive research method. The results of this research are first, Sekar Sari Kidung Rahayu by Eyang Achmad Djuwahir Anomwidjaja is a tembang macapat which was composed as a form of response, appreciation and reception for the presence of the Qur'an in his cultural group. This work contains the meaning of the Qur’an , invitations and advice in studying the Qur’an . The completed work consists of Surah Al-Fatihah, An-Naba' -- An-Nas (Juz 'Amma), Yasiin, Al-Baqarah, Ali-Imron and pieces of verses from the Qur’an . Second, the transmission of science that occurs consists of three stages: 1) Eyang's awareness of his cultural group which perpetuates the macapat tradition alongside the existence of pesantren as centers of Islamic religious education. 2) Interest in the form of Eyang's idea to compose tembang macapat containing meaning from the Qur’an . 3) Adoption takes the form of Eyang's actions as a transmitter in implementing ideas in his work. The meaning of the Qur'an by Eyang Achmad Djuwahir was then transmitted to the general public in the form of books, audio-visual documentation in digital media and through the Macapat community which studied Sekar Sari Kidung Rahayu.
Keywords : tembang macapat, reception of the Qur’an, transmission of science.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Sekar Sari Kidung Rahayu dan mengetahui proses transmisi pengetahuan yang terjadi pada karya tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah pertama, Sekar Sari Kidung Rahayu karya Eyang Achmad Djuwahir Anomwidjaja merupakan tembang macapat yang disusun sebagai bentuk respon, apresiasi sekaligus resepsi atas hadirnya Al-Qur’an pada kelompok budayanya. Karya tersebut berisi kandungan Al-Qur’an, ajakan dan nasihat dalam mempelajari Al-Qur’an. Karya yang sudah diselesaikan terdiri dari Surat Al-Fatihah, An-Naba’-An-Nas (Juz ”˜Amma), Yasiin, Al-Baqarah, Ali-Imron dan potongan ayat-ayat Al-Qur’an. Kedua, transmisi pengetahuan yang terjadi terdiri atas tiga tahapan: 1) Kesadaran (awareness) Eyang terhadap kelompok budayanya yang melanggengkan tradisi macapat berdampingan dengan keberadaan pesantren sebagai pusat pendidikan agama Islam. 2) Minat atau ketertarikan (interest) berupa gagasan Eyang untuk menyusun tembang macapat yang berisi kandungan ayat-ayat Al-Qur’an. 3) Adopsi (adoption) berupa tindakan Eyang sebagai transmitter dalam mengimplementasikan gagasan pada hasil karyanya. Pemaknaan Al-Qur’an oleh Eyang Achmad Djuwahir selanjutnya ditransmisikan ke khalayak ramai berupa buku, dokumentasi audio-visual dalam media digital serta melalui paguyuban macapat yang mengkaji Sekar Sari Kidung Rahayu.
Kata kunci : tembang macapat, resepsi Al-Qur’an, transmisi pengetahuan
- …
