1,720,988 research outputs found

    Penerapan Peraturan Pemerintah (Pp) Nomor 46 Tahun 2013 Dan Self Assessment System Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Rakit Tenun (Studi Empiris Pada Salah Satu Umkm Yang Berada Di Tanjung Morawa).

    No full text
    Penelitian ini menggambarkan Penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Dan Self Assessment System sudah cukup memadai dalam pemahamannya dan peran penting pemerintah yang harus diteliti terhadap UMKM yang telah membayar pajaknya. Penelitian ini ditekankan padaPenerapan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Dan Self Assessment System, karena Peraturan Pemerintah ini merupakan aturan yang digunakan untuk UMKM pada saat ini. Oleh karena itu diperlukan suatu Penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2013 Dan Self Assessment System yang baik dan benar tanpa harus menggunakan jasa konsultan pajak agar Self Assessment System berjalan dengan baik dan lancar, karena revolusi pajak telah terjadi. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif, yaitu mengumpulkan, serta menganalisis data yang diperoleh dari perusahaan yang kemudian ditelah kembali untuk mendapatkan deskripsi atau gambaran yang jelas dari masalah yang dibahas pada penelitian ini yaitu perenan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 tahun 2013 pada UMKM Rakit Tenun dan Self Assessemnt System. Penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2013 Dan Self Assessment System Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Rakit Tenun mesih banyak menuai kontrofersi didalam masyarakat khususnya para pelaku UMKM tetapi kita harus melihat dari sisi positif dari penerapan pajak ini yaitu dengan diberlakukannya peraturan ini diharapkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak semakin meningkat

    PENGARUH PEMBERIAN JERAMI PADI AMONIASI YANG DISUPLEMENTASI MINERAL PHOSPOR, SULFUR DAN DAUN UBI KAYU DALAM RANSUM TERHADAP KECERNAAN BK, BO, PK DAN PBB PADA SAPI PESISIR

    No full text
    Penerapan metode pengolahan secara komersial masih menghadapi banyak kendala dan ada kemungkinan dapat diperbaiki melalul optimasi bioproses dalam rumen, dengan menciptakan kondlsi ekologi yang mendukung bioproses melalui penyediaan nutrien prekursor pertumbuhan mikroba dalam jumlah yang cukup. Peningkatan kecemaan pakan serat juga harus didekati dari segi kecukupan nutrien untuk pertumbuhan mikroba rumen (Leng, 1991). Kecemaan pakan serat dalam rumen pada dasarnya adalah kerja enzim pencema serat yang diproduksi oleh mikroba rumen. Peningkatan konsentrasi enzim dalam rumen diharapkan dapat meningkatkan laju kecemaan pakan. Teknik pengolahan harus segera dipadukan dengan usaha meningkatkan populasi mikroba dalam rumen. Beberapa hasil penelitian mempelihatkan bahwa penambahan mineral P dan S mampu memperbaiki kecemaan pakan serat kualitas rendah (Kennedy etal, 2000; Stevani el al, 2002)

    Proses Penetapan Target Pendapatan Daerah (Studi Kasus: Penetapan Target Pajak Hotel dan Pajak Restoran di Dinas Pendapatan Daerah kabupaten Bungo)

    Full text link
    Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, tujuan pemberian otonomi daerah adalah didasarkan pada faktor-faktor perhitungan, tindakan dan kebijaksanaan yang benar-benar menjamin daerah yang bersangkutan, dapat mengurus rumah tangganya sendiri. Sehingga Pemerintah Daerah diberi keluasan dalam menghimpun dana seperti diatur dalam pasal 5 dan 6 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang menyatakan bahwa dalam pelaksanaan desentralisasi, Pemerintah Daerah berhak atas sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah yang terdiri atas : 1) Hasil pajak daerah 2) Hasil Retribusi daerah 3) Hasil Perusahaan daerah dan basil pengelolaan kekayaan daerah lainnya yang dipisahkan 4) Lain-lain pendapatan daerah yang sah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penetapan target pendapatan asli daerah di Kabupaten Bungo khususnya terhadap Pajak Hotel dan Pajak Restoran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan metode penelitian data menggunakan teknik deskriptif kualitati£ Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Dalam menentukan informan digunakan teknik purposive sampling. Fokus dalam penelitian ini ada 2 yaitu: 1). Proses penetapan target Pendapatan Asli Daerah melalui pajak hotel dan pajak restoran di Kabupaten Bungo 2). Faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap proses penetapan target Pendapatan Asli Daerah melalui pajak hotel dan pajak restoran di Kabupaten Bungo. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama periode 5 tahun anggaran Kabupaten Bungo, realisasi penerimaan PAD dari Pajak hotel selalu tidak mencapai target dengan rata-rata realisasi sebesar 72,4 %. Berbeda dengan penerimaan PAD dari Pajak Restoran yang selalu melampaui target dengan rata-rata realisasi sebesar 111,4%. Hal ini terjadi karena dalam proses penetapan target penerimaan pajak hotel dan pajak restoran tidak di dukung dengan data potensi pajak hotel dan pajak restoran yang lengkap. Hal ini berdampak terhadap realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah pajak hotel dan pajak restoran yang tidak optimal

    Semantik Al-Qur’an (Sebuah Metode Penafsiran)

    No full text
    Sejak Masa Nabi saw., telah banyak usaha yang dilakukan oleh para ulama untuk mengungkapkan makna dan isi yang terkandung di dalam al-Qur ’an. Banyak metode-metode yang mereka gunakan untuk mengungkap inti dan konsep-konsep yang ditawarkan al-Qur ’an. Metode-metode pentafsiran tersebut semakin berkembang dari generasi ke generasi. Mulai dari era klasik dengan metode tafsir tematiknya, era modern dengan beragam metode tafsir mulai dari tafsir sastra, tafsir ‘ilmi dan lainnya, hingga era kontemporer dengan menggunakan metode linguistik yang diadopsi dari keilmuan Barat. Salah satu metode pentafsiran yang digunakan saat ini adalah metode semantik. Semantik sendiri merupakan sebuah metode yang meneliti tentang makna-makna dan konsep-konsep yang terdapat pada kata di dalam al-Qur’an dengan mempelajari langsung sejarah penggunaan kata tersebut, bagaimana perubahan maknanya, dan pembentukan konsep yang terkandung di dalam kata tersebut. Semantik al-Qur ’an menggunakan pendekatan sosio-linguistik untuk mengungkapkan pembentukan konsep yang dikandung dalam sebuah kata di dalam al-Qur ’an. Metode ini diawali dengan penjelasan definisi kata, pengungkapan kesejarahan kata dari awal kata tersebut diucapkan oleh masyarakat Arab hingga digunakan dalam al-Qur ’an, hubungan antara kata tersebut dengan kata yang lain di dalam ayat maupun surah (munasabah), dan menjelaskan konsep- konsep yang terkandung di dalamnya hingga membentuk sebuah pandangan dunia al-Qur ’an.Sejak Masa Nabi saw., telah banyak usaha yang dilakukan oleh para ulama untuk mengungkapkan makna dan isi yang terkandung di dalam al-Qur ’an. Banyak metode-metode yang mereka gunakan untuk mengungkap inti dan konsep-konsep yang ditawarkan al-Qur ’an. Metode-metode pentafsiran tersebut semakin berkembang dari generasi ke generasi. Mulai dari era klasik dengan metode tafsir tematiknya, era modern dengan beragam metode tafsir mulai dari tafsir sastra, tafsir ‘ilmi dan lainnya, hingga era kontemporer dengan menggunakan metode linguistik yang diadopsi dari keilmuan Barat. Salah satu metode pentafsiran yang digunakan saat ini adalah metode semantik. Semantik sendiri merupakan sebuah metode yang meneliti tentang makna-makna dan konsep-konsep yang terdapat pada kata di dalam al-Qur’an dengan mempelajari langsung sejarah penggunaan kata tersebut, bagaimana perubahan maknanya, dan pembentukan konsep yang terkandung di dalam kata tersebut. Semantik al-Qur ’an menggunakan pendekatan sosio-linguistik untuk mengungkapkan pembentukan konsep yang dikandung dalam sebuah kata di dalam al-Qur ’an. Metode ini diawali dengan penjelasan definisi kata, pengungkapan kesejarahan kata dari awal kata tersebut diucapkan oleh masyarakat Arab hingga digunakan dalam al-Qur ’an, hubungan antara kata tersebut dengan kata yang lain di dalam ayat maupun surah (munasabah), dan menjelaskan konsep- konsep yang terkandung di dalamnya hingga membentuk sebuah pandangan dunia al-Qur ’an

    Tinjauan Fiqh Mu’amalah terhadap sewa menyewa tanah dan bangunan sewaan: Studi kasus di Perumahan Griya Permata Asri Kelurahan Dalung Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten

    Full text link
    ABSTRAK Mu’amalah merupakan bagian dari hukum Islam yang tujuannya untuk mengatur hubungan antar manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu bentuk mu’amalah dalam Islam adalah sewa menyewa (ijarah) berbagai bermacam-macam hal dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sewa menyewa dalam praktik kehidupan sehari-hari merupakan salah satu bentuk tolong-menolong sesama ditengah masyarakat. Praktik sewa menyewa Tanah dan bangunan hasil sewaan di Komp. Griya Permata Asri Kelurahan dalung kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten, yaitu sewa menyewa antara pemilik Tanah dan bangunan, yang dikemudian hari tanah dan bangunan tersebut disewakan lagi kepada pihak lain dengan akad (Ijarah), namun penyewa awal tidak memberitahuakan kepada pemilik tanah dan bangunan untuk menyewakan kembali tanah dan bangunan tersebut ke pihak lain. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik sewa menyewa tanah dan bangunan hasil sewaan yang biasa dilakukan masyarakat Komp. Griya Permata Asri Dalung Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik sewa menyewa di atas. Adapun tujuan penelitian ini untuk menjelaskan praktik sewa menyewa tanah dan bangunan hasil sewaan yang biasa dilakukan masyarat Komp. Griya Permata Asri Dalung Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten dan untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap praktik sewa menyewa termaksud. Adapun metode penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, wawancara. Dalam pengelolahan datanya dilakukan melalui editing dan sistematika. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa praktik sewa menyewa tanah dan bangunan yang kemudian disewakan lagi kepada pihak lain sebagaimana terjadi di masyarat Komp. Griya Permata Asri Dalung Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang Banten sepengetahuan atau tanpa sepengetahuan pemilik tanah dan bangunan. Kesimpulan, setelah penulis melakukan analisis data yang tentu saja berdasarkan konsep mu’amalah, maka penulis menyimpulkan bahwa sewa menyewa tanah daan bangunan di Perum Griya Permata Asri Dalung Kota Serang tersebut tidak sesuai dengan hukum Islam, sehingga sewa menyewa seperti ini tidak diperbolehkan karena akan merugikan salah satu pihak yang mengikatkan diri dalam sebuah perjanjian sewa menyewa. ABSTRACT Muamalah is part of Islamic law whose purpose is to regulate human relations in social life. One form of mu'amalah in Islam is leasing (ijarah) of various kinds of things in meeting the needs of human life. Leasing in the practice of daily life is a form of helping others in society. The practice of leasing leased land and buildings in Komp. Griya Permata Asri Dalung Village, Cipocokjaya sub-district, Serang City, Banten, namely leasing between land and building owners, which later the land and buildings are leased again to other parties with a contract (Ijarah), but the initial tenant does not notify the land and building owners to rent out return the land and building to another party. The formulation of the problem in this study is how is the practice of renting land and buildings resulting from rent that is usually carried out by the Komp. Griya Permata Asri Dalung, Cipocokjaya District, Serang City, Banten and how to review Islamic law regarding the above leasing practices. The purpose of this study is to explain the practice of renting land and buildings which are usually carried out by the people of Komp. Griya Permata Asri Dalung, Cipocokjaya District, Serang City, Banten and to find out the review of Islamic law on the said leasing practice. The method of this research is field research, which is descriptive in nature with a qualitative approach. Sources of data used are primary data and secondary data. Data collection methods through documentation, observation, interviews. The data management is done through editing and systematics. Based on the results of the research, it can be stated that the practice of leasing land and buildings which are then leased again to other parties as happened in the Komp. Griya Permata Asri Dalung, Cipocokjaya District, Serang City, Banten, with the knowledge or without the knowledge of the land and building owners. Conclusion, after the authors have conducted data analysis which of course is based on the concept of mu'amalah, the authors conclude that; The lease of land and buildings at Perum Griya Permata Asri Dalung, Serang City, is not in accordance with Islamic law, so this type of lease is not permissible because it will harm one of the parties who bind themselves to a lease agreement. مستخلص البحث المعاملة جزء من الشريعة الإسلامية هدفها تنظيم العلاقات الإنسانية في الحياة الاجتماعية. أحد أشكال المعاملة في الإسلام هو الإجارة (الإجارة) لأنواع مختلفة من الأشياء لتلبية احتياجات الحياة البشرية. التأجير في ممارسة الحياة اليومية هو شكل من أشكال مساعدة الآخرين في المجتمع. ممارسة تأجير الأراضي والمباني المؤجرة في كومب. قرية Griya Permata Asri Dalung ، منطقة Cipocokjaya الفرعية ، مدينة Serang ، Banten ، وبالتحديد التأجير بين مالكي الأراضي والمباني ، والتي يتم فيما بعد تأجير الأرض والمباني مرة أخرى لأطراف أخرى بعقد (Ijarah) ، لكن المستأجر الأولي لا يخطر على أصحاب الأرض والمباني تأجيرها وإعادة الأرض والمبنى لطرف آخر. إن صياغة المشكلة في هذه الدراسة هي كيف تتم ممارسة تأجير الأراضي والمباني الناتجة عن الإيجار الذي عادة ما يتم تنفيذه بواسطة Komp. Griya Permata Asri Dalung، Cipocokjaya District، Serang City، Banten وكيفية مراجعة القانون الإسلامي فيما يتعلق بممارسات التأجير المذكورة أعلاه. الغرض من هذه الدراسة هو شرح ممارسة تأجير الأراضي والمباني المؤجرة والتي عادة ما يتم تنفيذها من قبل سكان كومب . Griya Permata Asri Dalung، Cipocokjaya District، Serang City، Banten ولمعرفة مراجعة الشريعة الإسلامية بشأن ممارسة التأجير المذكورة. منهج هذا البحث هو بحث ميداني وصفي بطبيعته ومنهج نوعي. مصادر البيانات المستخدمة هي البيانات الأولية والبيانات الثانوية. طرق جمع البيانات من خلال التوثيق والملاحظة والمقابلات. تتم إدارة البيانات من خلال التحرير والنظاميات. بناءً على نتائج البحث ، يمكن القول بأن ممارسة تأجير الأراضي والمباني التي يتم تأجيرها بعد ذلك مرة أخرى لأطراف أخرى كما حدث في كومب. Griya Permata Asri Dalung ، مقاطعة Cipocokjaya ، مدينة Serang ، Banten ، بمعرفة أو بدون علم أصحاب الأرض والمباني. الخلاصة ، بعد أن أجرى المؤلفون تحليل البيانات الذي يعتمد بالطبع على مفهوم المعامله ، استنتج المؤلفون ما يلي: إن تأجير الأراضي والمباني في Perum Griya Permata Asri Dalung ، بمدينة سيرانج ، لا يتوافق مع الشريعة الإسلامية ، لذا فإن هذا النوع من الإيجار غير مسموح به لأنه سيضر بأحد الأطراف التي تلزم نفسها باتفاقية إيجار

    KLASIFIKASI BUAH PISANG BERDASARKAN CITRA HUE, SATURASI DAN VALUE MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES

    No full text
    Tanaman Pisang di Indonesia terdapat banyak sekali jenisnya bahkan terdapat beberapa pisang yang memilki kemiripan mulai dari warna dan tekstur akan tetapi memiliki bentuk, manfaat dan cara olah yang berbeda beda sehingga menyebabkan banyak masyarakat yang kesulitan untuk membedakannya. Dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mengklasifikasikan buah pisang dengan efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang sistem yang dapat membantu masyarakat dalam menentukan jenis pisang yang akan di konsumsi sesuai dengan kebutuhkan. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data dan dokumentasi bersumber dari karya ilmiah atau penelitian yang telah di lakukan sebelumnya. Selain itu data yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebanyak 135 gambar buah pisang yang didapat dari dokumentasi pribadi penulis. Metode klasifikasi pada penelitian ini menggunaka algoritma Naïve Bayes dan image processing dengan metode ekstraksi yaitu citra RGB (Red, Green, Blue). Data yang di gunakan sebanyak 135 gambar untuk tiga jenis pisang yaitu pisan emas, pisang kapas, dan pisang kepok terdiri dari 90 data latih dan 35 datan uji. Pada penelitian ini maka penulis memberikan kesimpulan bahwa dalam penggunaan algoritma Naïve Bayes dapat mengklasifikasikan tiga jenis buah pisang dengan tingkat akurasi tertinggi mencapai 94% dengan jumlah data latih setiap kelasnya berjumlah 30 dan 45 jumlah data uji untuk semua kelas. Kata Kunci: Emas, Kapas, Kepok, Klasifikasi, Citra Heu, Naïve Baye

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Strategi guru IPS dalam mempertahankan nilai kato nan ampek pada siswa MTsN 5 Kota Padang

    Full text link
    INDONESIA: Pendidikan merupakan hal penting yang perlu mendapat perhatian dalam kehidupan manusia. Artinya manusia berhak mendapatkannya karena ada harapan yang menanti dari pendidikan ini. Dunia pendidikan tentunya juga harus memperhatikan kepribadian anak. Cacat karakter adalah jantung dari keadaan saat ini di bangsa kita. Karakter bangsa serta pelajar di Indonesia tidak lepas dari peran budaya dimana kita berasal, karena masyarakat Indonesia telah hidup dengan budaya itu sendiri dari mereka lahir hingga wafat. Maka dari itu peneliti disini tertarik untuk melakukan penelitian mengenai strategi guru. Dengan harapan semoga guru IPS memperhatikan bagaimana sikap dan perilaku siswanya. Adapun fokus penelitian ini yaitu mengacu pada strategi seorang guru IPS dalam mempertahankan nilai dari kato nan ampek, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan metode deskriptif dengan mengambil data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menggambarkan bahwa karakter siswa masih banyak yang jauh dari nilai kato nan ampek, sedangkan guru menggunakan 3 jenis strategi yaitu moral modeling, punishment, dan tradisional, serta faktor pendukung pelaksanaan pendidikan tersebut adalah kegiatan kebudayaan yang ada di sekolah, dan faktor penghambatnya yaitu kebiasaan siswa, serta lingkungan sekitar. ENGLISH: Education is an important thing that needs attention in human life. This means that humans have the right to get it because there is hope that awaits from this education. The world of education must also pay attention to the child's personality. Character defects are at the heart of the current state of affairs in our nation. The character of the nation and students in Indonesia cannot be separated from the role of the culture where we come from, because Indonesian people have lived with that culture since they were born until they died. Therefore the researchers here are interested in conducting research on teacher strategies. With the hope that social science teachers pay attention to how the attitudes and behavior of their students. The focus of this research is to refer to the strategy of a Social Sciences teacher in maintaining the value of the four words, as well as what are the supporting and inhibiting factors for implementing this strategy. This research is a qualitative type with a descriptive method by collecting data through observation, interviews, and documentation. The results of the study illustrate that many students' characters are still far from the four word grades, while teachers use 3 types of strategies, namely moral modeling, punishment, and traditional, as well as the supporting factors for implementing this education are cultural activities in schools, and the inhibiting factors are habits of students, as well as the surrounding environment. ARABIC: التعليم شيء مهم يحتاج إلى الاهتمام في حياة الإنسان. هذا يعني أن البشر يستحقون ذلك لأن هناك أملا ينتظر هذا التعليم. يجب على عالم التعليم أيضا الانتباه إلى شخصية الطفل. عيوب الشخصية هي في صميم الوضع الحالي في أمتنا. لا يمكن فصل شخصية الأمة والطلاب في إندونيسيا عن دور الثقافة التي أتينا منها ، لأن الشعب الإندونيسي عاش مع الثقافة نفسها منذ ولادته حتى وفاته. لذلك ، يهتم الباحثون هنا بإجراء البحوث حول استراتيجيات المعلم. على أمل أن يهتم معلمو الدراسات الاجتماعية بكيفية مواقف وسلوكيات طلابهم. ينصب تركيز هذا البحث على الإشارة إلى استراتيجية مدرس الدراسات الاجتماعية في الحفاظ على قيمة كاتو نان أمبيك ، وكذلك ما هي العوامل الداعمة والمثبطة لتنفيذ الاستراتيجية. هذا البحث نوعي بمنهج وصفي من خلال أخذ البيانات من خلال الملاحظة والمقابلات والتوثيق. وتوضح نتائج الدراسة أن شخصية العديد من الطلاب لا تزال بعيدة عن قيمة كاتو نان أمبيك، بينما يستخدم المعلمون 3 أنواع من الاستراتيجيات، وهي النمذجة الأخلاقية، والعقاب، والتقليدية، والعوامل الداعمة لتنفيذ التعليم هي الأنشطة الثقافية في المدارس، والعوامل المثبطة هي عادات الطلاب، والبيئة المحيطة

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore