7 research outputs found

    Hubungan Digital Banking dan Kinerja Pelayanan Bank Syariah Terhadap Upaya Customer Retention di Masa Pandemi Covid-19 Pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Perwakilan (KCP) Kota Serang

    No full text
    The purpose of this research is to find out and partialy and simultaneously prove the effect of digital banking and service performance on customer retention efforts. This study uses aquantitative approach. The data used in this study is primary data using multiple linear regression analysis, the sampling technique used was non-probability sampling or accidental sampling with 100 respondents. Based on simultaneous testing (Test F) also shows that the results of digital banking and service performance simultaneously heve a positive and significant effect on customer retention efforts

    Penerapan Hukum De Moivre Untuk Menentukan Nilai Penyisihan Kontribusi Asuransi Jiwa Dwiguna Dengan Metode Canadian

    No full text
    This research examines the application of De Moivre's Law in determining the value of the contribution allowance for endowment life insurance using the Canadian method. Contribution allowance is very important for life insurance companies to meet claims arising in the current or future period. Insufficient contribution allowance can lead to financial risks, especially when claims submitted exceed predictions. This research aims to develop a contribution allowance calculation model using De Moivre's Law in the Canadian method, compare the results with calculations without using De Moivre's Law, and assess the financial implications for insurance companies. Data was taken from the Indonesian Mortality Table IV and processed using Microsoft Excel. The research results show that the Canadian method without De Moivre's Law produces a greater contribution allowance value in the early years, which provides financial benefits for the company

    Penafsiran Sayyid Quthb dan Wahbah al-Zuhaili tentang ayat-ayat sikap kritis terhadap penguasa: Telaah terhadap Tafsir fi Zhilal al-Qur`an dan al-Tafsir al-Munir fi al-‘Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj

    No full text
    INDONESIA: Penguasa yang memerintahkan pada maksiat kepada Allah, memerintahkan pada sesuatu yang bukan kebaikan atau tidak adil tidak wajib ditaati, bahkan layak mendapatkan kritikan agar kebijakannya dapat berubah menjadi lebih baik. Hari ini banyak orang yang mengkritik penguasa tetapi dilakukan dengan cara serampangan dan tanpa etika seperti kata-kata kotor, perilaku yang tidak baik seperti melakukan pengerusakan dan lain-lain, padahal di dalam Al-Qur’an terdapat penjelasan bagaimana mengkritik penguasa. Oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti Sikap Kritis Terhadap Penguasa Dalam al-Tafsir al-Munir fi al-‘Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj Karya Wahbah al-Zuhaili dan Tafsir fi Zhilal al-Qur`an karya Sayyid Quthb. Tujaun dari penelitian tersebut ialah untuk mengetahui penafsiran term-term yang memiliki makna penguasa serta perbedaan maknanya dalam Al-Qur’an, mengetahui metodologi penafsiran al-Tafsir al-Munir fi al-‘Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj Karya Wahbah al-Zuhaili dan Tafsir fi Zhilal al-Qur`an karya Sayyid Quthb dan menguraikan etika mengkritik penguasa dalam Al-Qur’an. Pendekatan penelitian penulis gunakan ialah kualitatif, adapun metode penelitiannya ialah penelitian kepustakaan (library reseach), karena semua data bersumber dari bahan-bahan tertulis baik yang berkaitan secara langsung ataupun tidak langsung dengan tema yang akan dibahas serta menggunakan metode deskriptif-analisis. Term Penguasa dalam Al-Qur’an ialah (1) Ul al-amri adalah orang yang memiliki urusan atau orang yang memiliki otoritas memegang urusan, (2) khalifah yang “menggantikan” peran Allah di muka bumi untuk mengatur dan mengurusnya, (3) awliya, bermakna pendukung, pembela, pelindung, menolong atau menguasai, (4) al-mala maknanya selalu terkait dengan para penguasa atau tokoh dalam masyarakat tertentu, (5) al-malik mengandung makna penguasa yang dapat memberikan peritntah atau larangan, (6) al-‘azîz ialah yang kuat yang memiliki kewenangan atau gelar kehormatan dan jabatan satu tingkat dengan menteri atau perdana menteri. Etika mengkritik penguasan ialah (1) persiapan, (2) memulai dialog dengan lemah lembut dan membahas apa yang akan diritik, (3) jika penguasa mempertanyakan alasan kenapa mereka harus dikritik maka berikan jawaban yang pasti dan logis, (4) menghancurkan sesuatu yang menjadi sumber masalah dari penguasa jika mampu dan diperlukan, (5) meninggalkan daerah tersebut. Tafsir al-Munir dan Fi Zhilal al-Qur’an secara metodologis mempunyai kesamaan tafsir bi al-ra’yi, sistematika penulisan tartib mushafi, dan metode penafsirannya menggunakan metode tafsir tahlili. Tafsir al-Munir coraknya ialah adabi ijtima’i dan fiqhi sedangkan Fi Zhilal al-Qur’an adabi ijtima’i dan haraki. ENGLISH: Rulers who command disobedience to God, command something that is not good or unjust are not obliged to be obeyed, they even deserve criticism so that their policies can be changed for the better. Today, many people criticize the rulers but it is done in a careless and unethical manner such as dirty words, bad behavior such as vandalism and others, even though in the Qur’an there is an explanation of how to criticize the rulers. Therefore, the author is interested in examining the Critical Attitude Towards Rulers in al-Tafsir al-Munir fi al-'Aqidah wa al-Syari'ah wa al-Manhaj by Wahbah al-Zuhaili and Tafsir fi Zhilal al-Qur`an by Sayyid Quthb. The purpose of this study is to know the interpretation of terms that have the meaning of ruler and the difference in meaning in the Qur'an, to know the methodology of interpretation of al-Tafsir al-Munir fi al-'Aqidah wa al-Syari'ah wa al-Manhaj Karya Wahbah al-Zuhaili and Tafsir fi Zhilal al-Qur`an by Sayyid Quthb and describe the ethics of criticizing the rulers in the Qur'an. The research approach the author uses is qualitative, while the research method is library research, because all data are sourced from written materials either directly or indirectly related to the theme to be discussed and using descriptive-analytical methods, then comparing thoughts al-Zuhaili and Sayyid Qutb. The term Ruler in the Qur'an is (1) Ul al-amri is the person who has affairs or the person who has the authority to handle affairs, (2) the caliph who "replaces" the role of God on earth to organize and manage it, (3) awliya, means supporter, defender, protector, helping or controlling, (4) al-mala meaning is always associated with the rulers or figures in a particular society, (5) al-malik means the ruler who can give orders or prohibitions, (6) al-'azîz is a strong one who holds authority or honorary titles and a position of one level with the minister or prime minister. The ethics of criticizing mastery are (1) preparation, (2) starting a dialogue gently and discussing what will be criticized, (3) if the ruler questions the reason why they should be criticized then give a definite and logical answer, (4) destroying something that is being criticized. source of trouble from the authorities if able and necessary, (5) leave the area. Tafsir al-Munir and Fi Zhilal al-Qur'an methodologically have the same bi al-ra'yi interpretation, the systematic writing of mushafi tartib, and the method of interpretation using the tahlili interpretation method. Al-Munir's interpretation is adabi ijtima'i and fiqhi while Fi Zhilal al-Qur'an is adabi ijtima'i and haraki. ARABIC: الحكام الذين يأمرون بعصيان الله، ويأمرون بشيء غير صالح أو غير عادل، ليسوا ملزمين بالطاعة، بل إنهم يستحقون النقد حتى يمكن تغيير سياساتهم للأفضل. اليوم كثير من الناس ينتقدون الحكام ولكن يتم بطريقة غير مبالية وغير أخلاقية مثل الأقوال البذيئة والسلوك السيئ مثل التخريب وغيرها، وإن كان في القرآن شرح لكيفية انتقاد الحكام. لذلك اهتمت الكاتبة بدراسة الموقف النقدي من الحكام في التفسير المنير في العقيدة والشريعة والمنهاج لوهبة الزهيلي وتفسير في ظلال القرآن لسيد قطب الغرض من هذه الدراسة هو معرفة تفسير المصطلحات التي لها معنى الحاكم واختلاف المعنى في القرآن، لمعرفة منهج التفسير المنير في العقيدة الشريعة والعقيدة. والمنهاج قرية وهبة الزهيلي والتفسير في ظلال القرآن للسيد قطب ووصف أخلاقيات انتقاد الحكام في القرآن. منهج البحث الذي يستخدمه المؤلف نوعي، بينما منهج البحث هو بحث المكتبة ، لأن جميع البيانات مأخوذة من مواد مكتوبة إما بشكل مباشر أو غير مباشر تتعلق بالموضوع المراد مناقشته، وباستخدام الأساليب الوصفية التحليلية، ثم مقارنة أفكار الزهيلي و سيد قطب. مصطلح الحاكم في القرآن هو (1) اولى المر هو الشخص الذي لديه شؤون أو الشخص الذي لديه سلطة التعامل مع الأمور، (2) الخليفة الذي "يستبدل" دور الله على الأرض في التنظيم. وإدارتها، (3) الأولياء، تعني الداعم، أو المدافع، أو الحامي، أو المساعدة أو السيطرة، (4) بمعنى أن المال يرتبط دائمًا بالحكام أو الشخصيات في مجتمع معين، (5) الملك يعني الحاكم الذي يمكن أن يعطي أوامر أو محظورات، (6) العزيز هو شخص قوي يحمل ألقاب سلطة أو ألقاب فخرية ومنصب من مستوى واحد مع رئيس الوزراء أو رئيس الوزراء. تفسير المنير وفي جلال القرآن لهما منهجياً نفس تفسير الرأي ، والكتابة المنهجية لمصافي الطرطب، وطريقة التفسير باستخدام طريقة التفسير التحليلي. تفسير المنير هو الادابي الاجتمعي وفقهي بينما في ظلال القرآن هو الادابي الاجتمعي و الحرك

    RESERVES FOR SHARIA LIFE INSURANCE CONTRIBUTIONS USING THE GROSS PREMIUM VALUATION (GPV) METHOD BASED ON VASICEK MODEL

    No full text
    Determining reserve for life insurance contributions has factors that influence it, such as contributions developed by participants and operational costs. Based on the financial services authority Number 71 of 2016, related to the company's financial health, one of which is that sharia insurance companies can make reserve for contributions. In this study, we discuss the calculation of the contribution of the initial value of return on investment which is sensitive and different calculations for the technical calculation of the contribution of sharia life insurance using the gross premium assessment method (GPV) by applying the Monte-Carlo simulation and using the vasicek model in calculating the discount factor so that with this method can recommend several possible contributions and contributions reserve from sharia life insurance products

    Talk Show Peran Perbankan Syariah di Era Pandemi

    No full text
    Islamic banking has a strategic role in Indonesia’s economic development. Covid-19 pandemic has spread to various countries, including Indonesia. As a result, almost all sectors experienced contractions, including Islamic banking. However, Islamic banking is considered quite capable of surviving the storm of impact based on the previous crises' empirical facts. Several studies have proven and strengthened the theory that the profit and loss sharing used in Islamic bank is able to withstand pandemic conditions

    PENINGKATKAN DAYA TARIK KONSUMEN KALIGRAFI KERTAS PELANGI MELALUI INOVASI DESIGN

    No full text
    Artikel ini membahas peningkatan daya tarik konsumen  kaligrafi kertas pelagi dengan melakukan inovasi design yang dikelola oleh Sulistyawati, seorang mahasiswa di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kaligrafi kertas pelangi, yang menggabungkan warna- warna cerah dengan tulisan artistik, memiliki potensi besar tetapi menghadapi tantangan dalam pemasaran dan persaingan yang ketat di dunia seni. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), artikel ini mengusulkan strategi pemasaran berbasis desain visual, termasuk pembuatan logo merek dan pengelolaan media sosial yang efektif, khususnya di Instagram. Kegiatan ini dimulai dengan wawancara untuk mengidentifikasi masalah pemasaran yang ada. Hasil dari pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penjualan produk kaligrafi kertas pelangi. Dengan pendekatan pemasaran yang lebih terstruktur dan kreatif, diharapkan produk ini dapat lebih dikenal dan dihargai oleh masyarakat, terutama di kalangan generasi muda yang tertarik pada seni dan budaya
    corecore