3,254 research outputs found
HUBUNGAN TINGKAT KEMAMPUAN KELUARGA MELAKUKAN MANAJEMEN NUTRISI DENGAN STATUS NUTRISI IBU HAMIL TRIMESTER II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUMBULSARI KABUPATEN JEMBER
Nutritional imbalance problem that often occurs in pregnant women is less
than the intake of nutrients the body needs. Family Efforts that can be done to
overcome the problems nutrition of pregnant women is doing a nutrient
management. The purpose of this research is to know correlate the level of family
ability to do nutrient management with nutritional status of second trimester
pregnant women. The research design is observational with retrospectif
approach. The sampling technique is used a purposive sampling with total sample
of 47 families. Based on the results of the study it was concluded that the
nutritional status of second trimester pregnant women showed that the nutritional
status of pregnant women have less that of 30 mothers (63.8%), while the
implementation of nutritional management of the family show of 23 families
(49%) are able to implement nutrient management. The analysis used was
Spearman Rank correlation test. Based on test results by looking at the value
significancy p value <α (0.002 <0.05) which mean H0 rejected, it means there is
correlation between the ability of families to nutrition management of nutritional
status of pregnant women with second trimester in the working area of
Mumbulsari community health care in Jember district. Spearman correlation
values (r) this study of r = 0.434, it was the positive correlation with the strength
of the correlation is . It Means that the more capable of nutrient management, the
better nutritional status of pregnant women
Sosiologi Dyah Ayu Kusumastuti 30422030
This research will discuss the process of making coffee that has been made by Mrs. Siyah in Gondangan Hamlet, Tirtomulyo Village, planting District, Kendal Regency, Central Java, which has gone beyond a 4-year journey from growing coffee beans in her garden to becoming a dish that produces miracles of taste. Coffee is a trendy drink worldwide, and its deliciousness depends on various factors, from the type of coffee plant used to the processing techniques used. The critical stages in making coffee include selecting high-quality coffee beans. Good coffee beans must be chosen carefully so that their quality is optimal. The researcher will also discuss grinding coffee beans, an essential step in preparing ready-to-brew coffee. Grinding of coffee beans must also be done carefully to produce a particle size that is suitable for the brewing method to be used. After the coffee beans are ground, the next step is the coffee brewing process which includes traditional brewing methods. Finally, researchers will also discuss the importance of setting the ratio between coffee and water, the water temperature, the contact time between water and coffee, and other factors that play a role in producing the magic of the perfect coffee taste. Through a deep understanding of the coffee-making process, readers will be able to appreciate the complexity and dedication involved in producing a mouth-watering cup of coffee. Next is the coffee brewing process, which includes traditional brewing methods. Finally, researchers will also discuss the importance of setting the ratio between coffee and water, the water temperature, the contact time between water and coffee, and other factors that play a role in producing the magic of the perfect coffee taste. Through a deep understanding of the coffee-making process, readers will be able to appreciate the complexity and dedication involved in producing a mouth-watering cup of coffee. Next is the coffee brewing process, which includes traditional brewing methods. Finally, researchers will also discuss the importance of setting the ratio between coffee and water, the water temperature, the contact time between water and coffee, and other factors that play a role in producing the magic of the perfect coffee taste. Through a deep understanding of the coffee-making process, readers will be able to appreciate the complexity and dedication involved in producing a mouth-watering cup of coffee
Desain Stasiun Kerja dan Postur Kerja dengan Menggunakan Analisis Biomekanik untuk Mengurangi Beban Statis dan Keluhan pada Otot_Turnitin
Ratna Purwaningsih, Dyah Ayu. P., dan Novie Susant
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KESEHATAN KLINIK KHUSUS KEBIDANAN DYAH AYU PUSPITA BANDUNG BERBASIS WEB
Informasi sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting, dalam berbagai hal
termasuk kesehatan. Kebutuhan akan informasi kesehatan memacu perusahaan untuk
berlomba dalam menyediakan informasi kesehatan yang Up to Date. Termasuk klinik
khusus kebidanan Dyah Ayu Puspita, masalah yang dihadapi oleh klinik khusus
kebidanan Dyah Ayu Puspita yaitu belum tersedianya fasilitas yang dapat menyediakan
informasi kesehatan yang dapat langsung di akses melalui Internet, juga belum
tersedianya fasilitas bagi pasien berkonsultasi tentang masalah kesehatan secara online.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi kesehatan
berbasis website yang dapat memberikan pelayanan informasi tentang kesehatan kepada
user secara online, selain itu juga untuk mengimplementasikan sistem informasi
kesehatan berbasis website di klinik khusus kebidanan Dyah Ayu Puspita. Penelitian yang
penulis lakukan menggunakan metode pengembangan Prototype, dengan teknik
pengumpulan data wawancara dan observasi, alat yang digunakan adalah usecase
diagram, activity diagram, sequence diagram, class diagram dan collaboration diagram,
bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP sebagai front-end dan MySQL sebagai
Back-end.
Penulis berharap sistem yang dibangun, dapat membantu menyediakan informasi
yang dibutuhkan oleh User, membangun sebuah media atau sarana untuk berkonsultasi
secara Online. Sehingga dapat tercapai tujuan dari perusahaan yaitu membantu
menyukseskan program-program pemerintah dalam hal kesehatan
Dyah Kunthi Talibrata sebagai Representasi Profil Wanita Jawa Sejati
Masyarakat Jawa di dalam cerita pewayangan memiliki seorang tokoh wanita yang patut diteladani yaitu bernama Dyah Ayu Kunthi. Perjalanan hidup Dyah Ayu Kunthi Talibrata sangat menyedihkan, akan tetapi dia mampu menunjukkan harga diri dan membuat semua wanita akhirnya mengagumi sifat-sifatnya. Dyah Ayu Kunthi, adalah anak seorang raja yang memiliki sifat-sifat kewanitaan yang baik dan dapat dijadikan tauladan bagi para wanita sehingga sebutan-sebutan negatif misalnya wanita hanya sebagai kanca wingking “teman di belakang”, kanca turu “teman tidur” yang sama sekali dianggap tidak berperan dalam keluarga bisa dihilangkan
Dyah Kunthi Talibrata as Representation of True Javanese Women Profile
The Javanese community in the wayang story has a woman who is worth emulating, namely Dyah Ayu Kunthi. Dyah Ayu Kunthi Talibrata's life journey is very sad, but she is able to show self-esteem and make all women finally admire her qualities. Dyah Ayu Kunthi, is the son of a king who has good feminine qualities and can be made a role model for women so that negative titles such as women are only as kanca wingking (friends behind), kanca turu (sleeping companions) who are at all considered to be no role in the family can be eliminated
Dyah Kunthi Talibrata Sebagai Representasi Profil Wanita Jawa Sejati
Masyarakat Jawa di dalam cerita pewayangan memiliki seorang tokoh wanita yang patut diteladani yaitu bernama Dyah Ayu Kunthi. Perjalanan hidup Dyah Ayu Kunthi Talibrata sangat menyedihkan, akan tetapi dia mampu menunjukkan harga diri dan membuat semua wanita akhirnya mengagumi sifat-sifatnya. Dyah Ayu Kunthi, adalah anak seorang raja yang memiliki sifat-sifat kewanitaan yang baik dan dapat dijadikan tauladan bagi para wanita sehingga sebutan-sebutan negatif misalnya wanita hanya sebagai kanca wingking “teman di belakang”, kanca turu “teman tidur” yang sama sekali dianggap tidak berperan dalam keluarga bisa dihilangkan
Nilai-Nilai Karakter Pada Cerita Rakyat Nusantara DI Jawa Timur Sebagai Bahan Ajar Siswa Kelas IV Sdn Semboro 2 Jember
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Cerita Rakyat Nusantara di Jawa Timur
Sebaga Bahan Ajar Siswa Kelas IV SDN Semboro 2 Jember; Dyah Ayu Dewi
Pertiwi; 2021; 94 halaman; Jurusan Ilmu Pendidikan; Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan; Universitas Jember.
Pendidikan krakter merupakan pendidikan terkait pada pembiasaan baik
yang dilakukan siswa di kehidupan sehari-harinya. Proses pembelajaran karakter
siswa dapat dilaksanakan dengan pembiasaan yang secara tidak langsung termuat
dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat membentuk kepribadian siswa dengan
menggali nilai-nilai serta meyakininya. Pembelajaran nila-nilai pendidikan
karakter pada kegiatan pembelajaran, salah satunya dapat diajarkan melalui
berbagai cara. Salah satunya yaitu melalui penyampaian dan penanaman nilai nilai yang termuat pada karya sastra. Guru dituntut untuk dapat mengembangkan
bahan ajar yang inovatif dan kreatif agar siswa tidak merasa bosan dalam
mengikuti pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk
mendukung pendidikan karaker khususnya dalam proses pembelajaran di
lingkungan sekolah adalah dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang
menarik.
Sumber belajar yang dapat digunakan guru dalam menanamkan nilai-nilai
karakter yaitu cerita rakyat. Salah satu cerita rakyat yang dapat digunakan sebagai
bahan ajar penanaman pendidikan karakter yaitu cerita rakyat Nusantara di Jawa
Timur. Cerita rakyat nusantara di Jawa Timur didalamnya memuat berbagai nilai nilai pendidikan karakter.
Berdasarkan uraian diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah nilai-nilai karakter yang terdapat pada buku cerita rakyat nusantara di jawa
Timur, pemanfaatannya cerita rakyat nusantara Jawa Timur sebagai bahan ajar di
sekolah dasar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran
mengenai nilai pendidikan karakter yang terdapat pada cerita rakyat nusantara di
Jawa Timur, serta mendeskripsikan pemanfaatan cerita rakyat nusantara di Jawa
Timur sebagai bahan ajar siswa kelas IV sekolah dasar.Chumi Zahroul F, S. Pd., M. Pd (Dosen Pembimbing)
Dyah Ayu Puspitaningrum, S. E.,M. Si (Dosen Pembimbing
LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) PADA PT PEGADAIAN (PERSERO) KANTOR PUSAT JAKARTA
LEMBAR EKSEKUTIF
Nama : Ratih Dyah Ayu Tripurnami
Nomor Registrasi : 8335132373
Program Studi : S1 Akuntansi
Judul : Laporan Praktik Kerja Lapangan Pada PT PEGADAIAN (Persero) Kantor Pusat Jakarta
Praktik Kerja Lapangan dilakukan oleh praktikan selama dua bulan di PT Pegadaian (Persero) Kantor Pusat Jakarta. Praktikan ditempatkan pada Divisi Treasury PT Pegadaian (Persero) Kantor Pusat Jakarta di Bagian Permodalan. Selama melaksanakan PKL, Praktikan ditugaskan untuk membantu mengecek kelengkapan dokumen pendukung pembayaran pengadaan barang dan jasa, pengeluaran operasional dan non-operasional, membantu melakukan pencatatan pada buku Bank pembantu buku besar, membantu menghitung Pajak Keluaran dalam transaksi-transaksi yang dilakukan, membantu mengembalikan berkas ke divisi lain atas permohonan pembayaran yang belum lengkap agar dapat segera di otorisasi dan dilakukan pembayaran, dan Praktikan melakukan verifikasi pembayaran melalui Mandiri Cash Management (MCM).
Kata kunci: PT Pegadaian (Persero) Kantor Pusat Jakarta, UPC, UPS, SOPP, SSP, SOA, NPWP, CMS, SOA, RKAP, Fidusia, PUKK, ONH, Pajak Masukan, Krasida, Kreasi, Kresna, Galeri 24
MAKNA GRAMATIKAL ~TE KURU DALAM KOMIK JEPANG YOTSUBATO EPISODE 1-2
MAKNA GRAMATIKAL ~TE KURU DALAM KOMIK JEPANG YOTSUBATO EPISODE 1-2. Dyah Ayu Sonyaruri Putri, NPM: C12.2009.00248. 48 halaman isi, 1 halaman daftar pustaka. Semarang: Progam Studi Sastra Jepang Universitas Dian Nuswantoro. Kata kunci: ~te kuru, kata kerja (doushi), semantik, makna gramatikal. Skripsi ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis yang bertujuan untuk mendeskripsikan makna gramatikal ~te kuru pada komik Yotsubato episode 1-2 ditinjau dari segi semantik. manfaat penelitian ini adalah memperdalam pemahaman penggunaan kata kerja ~te kuru. Data yang ada diklasifikasikan menurut teori Yuriko Sunagawa (1998) dalam bukunya yang berjudul Nihongo no Bunkei Jiten. Dari data yang didapat dalam percakapan yang ada pada komik Yotsubato episode 1-2 makna bentuk ~te kuru menyatakan perpindahan yang mendekat 9, menyatakan berurutan 2, menyatakan kemunculan 3, menyatakan perbuatan yang mendekat 1
- …
