8 research outputs found
Public Broadcasting Service and USA Today Framing on Christchurch and Charlie Hebdo Shooting Cases
Kasus penembakan Charlie Hebdo terjadi di Perancis pada tanggal 7 Januari 2015 dan empat tahun kemudian serangan penembakan lain terjadidi Christchurch, Selandia Baru. Kedua kasus tersebut menarik perhatian media dan terkait dengan Islam. Berita media daring dipengaruhi oleh ideologi media seperti yang ditunjukkan dalam framing. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dua media Amerika Serikat, Public Broadcasting Service dan USA Today dalam membingkai kasus penembakan Charlie Hebdo dan Christchurch. Analisis framing dilakukan dengan model analisis Pan dan Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan pembingkaian Islam pada kasus penembakan Christchurch lebih fokus kepada pasca insiden. Sementara itu pada kasus Charlie Hebdo artikel berfokus pada latar belakang pelaku dan agama. Kedua media menggambarkan Islam secara negatif dengan istilah tertentu seperti terorisme, Islamis ekstremis, dan radikal. Kontribusi dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pembingkaian berita Amerika Serikat terkait dengan kasus Islam dan Muslim.
Charlie Hebdo French shooting incident took place on 7 January 2015 and four years later another shooting attack took place in Christchurch, New Zealand. Both cases attract a lot of media attention and related to Islam. Online media news is influenced by media ideology as shown in framing. This study aims to describe the two United States media, Public Broadcasting Service and USA Today frame on Christchurch and Charlie Hebdo cases. This study uses framing theory by Pan and Kosicki. The results show that framing of Islam in the Christchurch case was more focused on the post-incident. Meanwhile, Charlie Hebdo's article focuses on the attacker's background and religion. Both media portray Islam and Muslims in negative view with selected terms such as terrorism, Islamic extremists, and radicals. The contribution of this research is to describe the United States news framing related to the case of Islam and Muslims
Pengaruh kualitas pelayanan dan lokasi terhadap keputusan pembelian di Essemu Kopi Jombang: Studi pada customer Essemu Kopi Jombang
INDONESIA:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya customer yang melakukan pembelian di outlet tersebut bahkan ada juga yang melakukan pembelian secara berulang meskipun terkadang mereka mendapatkan kualitas pelayanan yang tidak sesuai harapan serta minimnya lokasi parkir khusus customer yang disediakan outlet. Berbeda customer kedai kopi lain yang apabila mereka mendapatkan perlakuan demikian ataupun lokasi yang kurang nyaman mereka tidak mau melakukan pembelian ulang ke kedai kopi tersebut meskipun dengan harga yang murah. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat Kualitas Pelayanan dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian di Essemu Kopi Jombang (Studi pada customer essemu kopi Jombang) baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan analisa regresi linier berganda. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling sebanyak 200 customer essemu kopi Jombang. Skala yang digunakan adalah skala kualitas pelayanan, lokasi dan keputusan pembelian.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat keputusan pembelian mayoritas berada pada kategori sedang dengan 125 customer (62,5%), tinggi 74 customer (37%), dan rendah 1 customer (0,5%). Sedangkan untuk tingkat kualitas pelayanan mayoritas berada pada kategori sedang dengan 120 customer (60%) dan 80 customer dengan kategori tinggi. Dan untuk tingkat lokasi berada pada kategori sedang dengan 175 customer (87,5%), tinggi 24 customer (12%) dan rendah 1 customer (0,5%). Nilai pengaruh kualitas pelayanan mempengaruhi variabel keputusan pembelian sebesar 0,2%. Sedangkan pada variabel lokasi dalam mempengaruhi keputusan pembelian sebesar 0%. Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan kategori sangat rendah (R2=0,233) atau setara dengan 0,2%. Sedangkan, lokasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000< 0,05 dapat diartikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel ini secara simultan berkontribusi sebesar 24,8%, sedangkan 75,2% sisanya merupakan variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ENGLISH:
This research originated from the researcher’s academic anxiety about the large number of customers who make purchases at the Essemu Kopi Jombang outlet, some even make repeated purchases, even though they don’t receive the quality of service that matches their expectations, and sometimes get annoyed because ofthe lack of parking locations for customers. In contrast to other coffee shop customers, if they get such treatment or uncomfortable location, they don’t want to make repeat purchases at the coffee shop even at a cheap price. The objective of this research is to determine the level of Service Quality and Location on Purchasing Decisions at Essemu Kopi Jombang (Study on customer Essemu Kopi Jombang) either partially or simultaneously.
This research is quantitative descriptive with multiple linear regression analysis. The method of collecting data in this research used questionnaire. While the sampling technique in this research used accidental sampling of 200 Essemu Kopi Jombang customers. The scale used is the scale of service quality, location and purchase decisions.
The results of the study show that the majority of purchasing decisions are in the medium category with 125 customers (62.5%), the high category with 74 customers (37%), and the low category with 1 customer (0.5%). Meanwhile, the majority of service quality levels are in the medium category with a total of 120 customers (60%) and as many as 80 customers in the high category. And the location level is in the medium category with 175 customers (87.5%), the high category with 24 customers (12%) and the low category with 1 customer (0.5%). The service quality affects the purchasing decision variable by 0.2%. Meanwhile, the location variable influences purchasing decisions by 0%. It can be concluded that service quality affects purchasing decisions in a very low category (R2 = 0.233) or equivalent to 0.2%. Meanwhile, location partially has no effect on purchasing decisions.
The result of data analysis showed a significant value of 0.000 <0.05, which means that Ho is rejected and Ha is accepted. This shows that these two variables simultaneously contribute 24.8%, while the remaining 75.2% are other variables not examined in this study.
ARABIC:
نشأ هذا البحث من القلق الأكاديمي للباحث بشأن العدد الكبير من العملاء الذين يجرون عمليات شراء في منفذإسيمو كوفي جومبانغ، حتى أن بعضهم يجرون عمليات شراء متكررة ، على الرغم من أنهم لا يتلقون جودة الخدمة التي تتوافق مع توقعاتهم ، وأحيانًا يتضايقون بسبب عدم وجود مواقف سيارات للعملاء. على عكس عملاء المقاهي الآخرين ، إذا حصلوا على مثل هذا العلاج أو في موقع غير مريح ، فإنهم لا يريدون تكرار عمليات الشراء في المقهى حتى بسعر رخيص. الهدف من هذا البحث هو تحديد مستوى جودة الخدمة والموقع في قرارات الشراء فيإسيمو كوفي جومبانغ(دراسة على العميل إسيمو كوفي جومبانغ) إما جزئيًا أو في وقت واحد.
هذا البحث وصفي كمي مع تحليل الانحدار الخطي المتعدد. استخدمت طريقة جمع البيانات في هذا البحث الاستبانة. بينما استخدمت تقنية أخذ العينات في هذا البحث أخذ عينات عرضي من 200 عميل من عملاءإسيمو كوفي جومبانغ. المقياس المستخدم هو مقياس جودة الخدمة والموقع وقرارات الشراء.
تظهر نتائج الدراسة أن غالبية قرارات الشراء هي في الفئة المتوسطة بـ 125 عميلاً (62.5٪) والفئة المرتفعة 74 عميلاً (37٪) والفئة المنخفضة مع عميل واحد (0.5٪). وفي الوقت نفسه ، فإن غالبية مستويات جودة الخدمة تقع في الفئة المتوسطة بإجمالي 120 عميل (60٪) وما يصل إلى 80 عميلًا في الفئة العالية. ومستوى الموقع في الفئة المتوسطة 175 عميلاً (87.5٪) والفئة المرتفعة 24 عميلاً (12٪) والفئة المنخفضة مع عميل واحد (0.5٪). تؤثر جودة الخدمة على متغير قرار الشراء بنسبة 0.2٪. وفي الوقت نفسه ، يؤثر متغير الموقع على قرارات الشراء بنسبة 0٪. يمكن استنتاج أن جودة الخدمة تؤثر على قرارات الشراء في فئة منخفضة جدًا(R2 = 0.233) أو ما يعادل 0.2٪. وفي الوقت نفسه ، لا يؤثر الموقع جزئيًا على قرارات الشراء.
أظهرت نتيجة تحليل البيانات قيمة معنوية قدرها 0.000 <0.05 ، مما يعني رفض Ho وقبول Ha. وهذا يدل على أن هذين المتغيرين يساهمان في نفس الوقت بنسبة 24.8٪ ، بينما 75.2٪ المتبقية هي متغيرات أخرى لم يتم فحصها في هذه الدراس
Kualitas Layanan E-Channel Mobile Banking Pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk Cabang Pembantu Juanda International Airport
Berdasarkan hasil pengamatan pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk Cabang Pembantu Juanda International Airport, maka dapat disimpulkan beberapa hal terkait kualitas pelayanan E-Channel Mobile Banking, antara lain sebagai berikut : 1. Tangiable : Pada indikator tangiable, Bank Jatim dinilai cukup bagus, didukung bebebrapa bukti berupa peralatan komunikasi yang memadai untuk dipergunakan sebagai sarana komunikasi antara petugas bank dan nasabah. 2. Reliability : Pada indikator reliability, Bank Jatim dinilai seimbang, Bank Jatim memberikan kepercayaan yang baik dan tidak pilih kasih. Namun dalam hal memberikan respon cepat masih harus ditingkatkan lagi mengingat Bank Jatim masih kurang cepat dalam menangani complain nasabah. 3. Responsiveness : Pada indikator responsiveness, Bank Jatim sudah baik sangat baik sekali, dengan menyediakan produk dan pelayanan yang sangat dibutuhkan oleh nasabah. 4. Assurance : Pada indicator assurance, Bank Jatim harus meningkatkan lagi kualitas pelayanannya, dikarenakan Bank Jatim belum memiliki kemampuan menciptakan keyakinan terhadap seluruh nasabah pengguna mobile banking. 5. Emphaty : Pada indicator emphaty, Bank Jatim bank jatim sangat baik dikarenakan dapat dengan mudah dihubungi oleh para nasabahnya
Pan Kosicki Framing Analysis about Sexual Harassment in Riau University on Kompas.com and Tribunnews.com
A sexual harassment case occurred at the University of Riau, it is suspected that one of the students of International Relations at the University of Riau was sexually harassed by her thesis advisor. This sexual harassment case was denied by the alleged perpetrator Dean of FISIP Riau University Syafri Harto. This has attracted the attention of many Indonesian media to highlight the issue of sexual harassment that occurred at the University of Riau including kompas.com and tribunnews.com. This study aims to describe how the media tribunnews.com and kompas.com in framing cases of sexual harassment that occurred at University of Riau. The method used in this research is quantitative methods with constructivism paradigm. The theory used in this study is framing theory by Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki, in this theory the structure of the news to be analyzed is the syntactic structure, script structure, thematic structure, and rhetorical structure. The results show that the two media frame this case in the different way. Tribunnews.com further highlights the chronology of events quoted from the @komahi_ur instagram account. Kompas.com emphasizes the alleged rebuttal of the Dean of FISIP Syafri Harto for the sexual harassment case that carried his name.Keywords: framing, pan kosicki, sexual harassment, universitas riauKata kunci: framing, pan kosicki, pelecehan seksual, universitas riau.
EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BUDIDAYA CACING MENGGUNAKAN MODEL KIRKPATRICK DAN CIPP DI CV RAJ ORGANIK
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail [email protected], [email protected]
Penciptaan Naskah Drama “Ibu dan Matematika” berdasarkan Fenomena Childfree dengan Semangat Pembebasan Tubuh Perempuan
“Ibu dan Matematika” adalah naskah drama yang mengeksplorasi hubungan antara peran-peran perempuan, cinta, dan fenomena tanpa anak dengan pendekatan dekonstruksi. Penulis mendekonstruksi konsep-konsep tradisional mengenai peran perempuan dalam hubungan di dalam rumah tangga, menyoroti ketegangan antara harapan sosial dan realitas tubuh perempuan. Fenomena tanpa anak menjadi fokus utama untuk memahami pilihan perempuan yang memutuskan untuk tidak memiliki anak, mengeksplorasi dinamika kompleks dalam masyarakat. Matematika, sebagai elemen tambahan, diintegrasikan ke dalam naskah sebagai simbol pemahaman diri dan eksplorasi identitas perempuan. Melalui dekonstruksi, matematika menjadi bukan hanya sebagai sarana komunikasi abstrak, tetapi juga sebagai refleksi perjalanan mencari makna dalam kehidupan perempuan. Semangat pembebasan tubuh perempuan tercermin dalam karakter yang memainkan peran sebagai ibu, menggambarkan ketegangan dan konflik dalam perjuangan menuju kebebasan di dalam masyarakat yang terkadang kadang membatasi. Teks ini menawarkan pandangan kritis terhadap stereotip tradisional dan norma sosial seputar tubuh perempuan.The Creation of the Drama Script “Ibu dan Matematika” Based on the Childfree Phenomenon with the Spirit of Women's Body Liberation“Ibu dan Matematika” (Mother and Mathematics) is a drama script that explores the relationship between women's roles, love, and the childfree phenomenon through a deconstructive approach. The author deconstructs traditional concepts of women's roles within household relationships, highlighting the tension between societal expectations and the realities of women's bodies. The childfree phenomenon becomes a central focus to understanding the choices of women who decide not to have children, delving into the complex dynamics within society. As an additional element, mathematics is integrated into the script as a symbol of self-understanding and the exploration of female identity. Through deconstruction, mathematics transcends its role as an abstract communication medium and reflects the journey to find meaning in women's lives. The spirit of women's body liberation is reflected in characters who play the role of mothers, portraying tensions and conflicts in the struggle for freedom within a society that sometimes imposes limitations
ANALISIS PENGELOLAAN PERSEDIAAN OBAT DI RUMAH SAKIT SWASTA X DI KOTA MEDAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan obat di Rumah Sakit Swasta X di Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan obat dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku, menggunakan Formulary Nasional (Fornas) untuk pasien BPJS dan formularium internal (Forkit) untuk kebutuhan medis lainnya. Tim Komite Farmasi dan Terapi (KFT) berperan penting dalam perencanaan kebutuhan obat, dengan mempertimbangkan pola penyakit dan data konsumsi obat sebelumnya. Proses pengadaan obat dilakukan melalui satu pintu dengan sistem pengelolaan anggaran yang fleksibel. Selain itu, penataan obat di gudang farmasi menerapkan sistem FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Expiry First Out) untuk memastikan akurasi persediaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan obat di rumah sakit swasta
KETERKAITAN KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGARUH SOSIAL BUDAYA PADA MASYARAKAT PESISIR DI LINGKUNGAN 29 PEKAN LABUHAN
Masyarakat pesisir adalah kelompok masyarakat yang hidup bersama di wilayah pesisir dan membentuk budaya tersendiri yang terkait dengan ketergantungan mereka terhadap pengembangan sumber daya pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan kesehatan lingkungan masyarakat pesisir dan pengaruh sosial budaya. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis metode penelitian kuantitatif deskriptif yaitu dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner terhadap masyarakat pesisir di Lingkungan 29, Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan jamban keluarga, selokan/sungai dan tempat pembuangan sampah untuk sanitasi lingkungan belum mencapai 100%, namun sebagian warga sudah mampu menjaga lingkungan sebagaimana mestinya di lapangan, bukti bahwa 70% warga membuang sampah ke TPS, dan 83,3% hunian memiliki ventilasi yang memadai, pada sosial budaya masyarakat dalam penelitian ini sudah cukup baik dalam memilih pengobatan dimana 66,7% masyarakat akan ke puskesmas atau klinik terdekat saat sakit, 26,7% memilih obat di warung, dan 40% memilih obat dokter saat sakit, 33,3% memilih obat bidan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya keterkaitan kesehatan lingkungan masyarakat pesisir dan pengaruh sosial budaya, dimana pada masalah kesehatan lingkungan sebagian warga sudah mampu menjaga lingkungan sebagaimana mestinya di lapangan, Hanya saja perlu peningkatan kesadaran masyarakat untuk tidak membudayakan kebiasaan membuang langsung limbah ke selokan atau laut, karena dapat mempengaruhi hasil tangkapan mereka yang sudah terkontaminasi limbah tersebut, dan untuk masalah sosial budaya masyarakat dalam penelitian ini sudah cukup baik, dan Hal ini menunjukan bahwa sebagian masyarakat percaya bahwa pengobatan modern adalah cara pengobatan terbaik untuk bisa menyembuhkan sakit
