1,557 research outputs found
Abstract 1122‐000190: Persistent DWI Signal for 18 Months in Ischemic Stroke Patient with Carotid Web
Introduction: Diagnostic tools for acute ischemic infarcts include the use of DWI sequence on MRI to identify acute infarcts is especially useful since lesions can become hyperintense on this sequence very rapidly (Albers 1998). Over the next 15 days, DWI hyperintensity slowly decreases back to isointense. In some patients, however, there is persistent DWI hyperintensity past 1 month. There are theories that these persistent areas exhibit delayed onset infarct, prolonged ischemia, or perhaps different repair processes (Rivers, et al 2006). To this day, all DWI signals have been known to resolve within a few months even for persistent hyperintensities (Rivers, et al 2006). Carotid webs are a rare form of fibromuscular dysplasia that protrudes from the intimal tissues of carotid arteries. They are shelf‐like projections that grow into the lumen and disrupt normal blood flow (Zhang, et al 2018). These outgrowths are theorized to lead to ischemic strokes due to flow stasis and subsequent embolization of clots that form (Zhang, et al 2018). There is no consensus on the best management of carotid webs, and secondary prevention of recurrent strokes range from medical management to carotid stenting. Methods: This is a case report, and information for the patient was gathered through review of medical records on the EMR. Results: We present a case of ischemic stroke in the right basal ganglia/corona radiata, who presented with left sided weakness. The patient was found to have prediabetes, HTN, and HLD. However, she had recurrence of her symptoms over the next 18 months (figure 1). Repeat MRIs showed persistent DWI hyperintensity that slowly decreased in size and signal intensity over this period but in the same area as the initial infarct. The rest of the work up was only significant for a carotid web in the right internal carotid artery identified on conventional angiography. Ultimately she was managed with medical therapy including aspirin, statin, and antihypertensives. Conclusions: It is unclear whether the carotid web is associated with persistent DWI for such an extended time frame. There is very little research that explores the pathophysiology of ischemic strokes from carotid webs. In addition, there is even less information about the physiology of an evolving infarct that shows persistent DWI signals for such an extended time frame. Further studies that look into carotid webs may help us understand the best long term management in such patients. Future studies that explore the physiology of ischemic strokes that show such persistent DWI signals may elucidate and perhaps expand upon current management options and possibly identify new areas for intervention
Strike Three Yer Out!? : Examining the Constitutional Limits on the Use of Prior Uncounseled DWI Convictions to Impose Mandatory Prison Sentences on Repeat DWI Offenders
This Comment examines the constitutional implications of using prior uncounseled DWI convictions to incarcerate repeat DWI offenders. The Comment reviews the Supreme Court decisions that established the right to court-appointed counsel for the indigent accused and examines the federal constitutional limitations on the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. It also critically evaluates state court decisions involving the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. The author concludes that, because an uncounseled conviction is inherently unreliable, it should not be used to mandatorily incarcerate a DWI repeat offender
PERFORMANSI GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PENDIDIKAN IPS DI SEKOLAH DASAR : Penelitian Kelas Tentang Performasi Guru Dalam Membuka Pelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran dan Menutup Pelajaran di Kelas III SDN Cilandak II Kecamatan Sukasari Kotamadya Bandung
Tidak ada abstra
PERFORMANSI GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganal.s.s dan mengkaji
performansi guru dalam proses belajar mengajar Pendidikan IPS, baik pada waktu
membuka pelajaran, pelaksanaan pelajaran maupun pada waktu menutup atau
mengakhiri pelajaran di kelas III SDN Cilandak II Kecamatan Sukasari
Kotamadya Bandung.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana performansi guru tersebut
dalam proses belajar mengajar ilmu pengetahuan sosial di kelas III SDN Cilandak
II Kecamatan Sukasari Kotamadya Bandung.
Metode penelitian yang digunakan lebih menekankan pada kajian pengamatan
partisipatif yang benar-benar nyata di lapangan (natural setting), berdasarkan
kebutuhan demikian penelitian ini menggunakan metode penelitian kelas dengan
pendekatan kualilaUj nuturulisUk yang bcrusahu n^nahunu kelas apa adanya .
Latar situasi sosial ini adalah tempat, pelaku dan kegiatan, sedangkan subjek
penelitian ini adalah peristiwa, manusia dan situasi yang diobscrvasi dalam hal ini
adalah performansi guru kelas III serla proses mteraks, yang lerjadi antara guru
dan s.swa selama pengamatan berlangsung. Data pcncli.ian yang dihimnun dari
pcrkataan. tindakan, dokumen, situasi atau penshwa yang diama.i dengan
aktual.tas proses belajar mengajar. Tahap pelaksanaan penelitian ini meliputi
onentasi, eksplorasi, revisi dan refleksi. Adapun prosesnya me.iputi pcrencanaan
bersama, observasi dan diskusi balikan. Prosedur dan penge.o.aan data terdiri dari
pengumpulan dan kategorisasi data, validasi dan intcrprctasi.
Performansi guru dalam proses belajar mengajar pendidikan IPS di sekolah dasar
•m dapat d.impulkan bahwa dalam me.nbuka pelajaran menunjukkan
performansi yang cukup maju sehingga dapat menjamin persiapan siswa baik
kesiapan kognitif maupun afektif dapat menerima pelajaran baru, guru dan siswa
akan tampil secara optimal dalam peristiwa belajar itu. Guru juga
mengembangkan kesadaran mental antara lain minat, dorongan untuk mengetahui
kenyataan dan dorongan untuk menemukan gejala-gejala kehidupan.
Performansi guru dalam pelaksanaan proses belajar mengajar menunjukkan
performansi yang cukup baik, disini tampak dari aktivitas guru-siswa dalam
mengikuti proses belajar mengajar, hal ini dikarenukan guru menggali
pengalaman-pengalaman siswa baik yang berupa pengalaman langsung (enaktif),
pengalaman ikonik berupa visual, media dan imajinasi serta pengalaman simbolik
yang didasari pada hal yang abstrak, relatif dan fleksibel. Demikian pula
penggunaan lingkungan terdekat siswa sangat membantu pelaksanaan proses
belajar mengajar tersebut, hal ini sesuai dengan yang diharapkan dalam
karakteristik pendidikan IPS SD.
Performansi guru dalam menutup atau mengakhiri pelajaran cukup baik, hal ini
terlihat dari cara guru merangkum pelajaran, memberikan penilaian.
Berdasarkan temuan penelitian ini direkomendasikan \partama, performansi guru
dalam proses belajar mengajar pendidikan IPS di sekolah dasar baik dalam
membuka pelajaran, pelaksanaan pelajaran dan menutup atau mengakhiri
pelajaran perlu diintensifkan kembali dengan jalan meningkatkan pengetahuan
guru lebih mendalam mengenai konsep-konsep mengajar dan berbagai aktivitas
yang harus dilaksanakan dalam menyampaikan match. KcJua, untuk
meningkatkan performansi calon-calon guru sekolah dasar, hendaknya
penggunaan metode bercerita yang berisi pesan nilai dan moral dikembangkan
kembali, dengan demikian kelak ia tidak hanya menyampaikan informs*; maleri
saja akan tetapi juga pesan-pesan yang lebih komunikalif
KAJIAN NEW HISTORISME DALAM NOVEL HATI SINDEN KARYA DWI RAHYUNINGSIH: A Study Of New Historicism In The Novel Of Hati Sinden By Dwi Rahyuningsih
Abstrak: Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Data dalam penelitian berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan.
Abstract: This research used new historicism perspective with the aim of identifying Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data in this research is the form of text, either the form of words, sentences, or discourse in accordance with the formulation of problem. The data source in this research is novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, published by Diva Press in 2011. The instrument in this research is the author who oriented towards research on Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data collection technique in this research was carried out in two stages, namely reading and taking notes. The data analysis technique was carried out in three stages, namely categorization, description, and presentation of the data. The results show that first, in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, there is a representation of Indonesian history, namely the Indonesian Communist Party. Second, the representation of cultural elements in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, which consists of cultural elements in the art system, livelihood system, and belief system.Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Data dalam penelitian yaitu berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan
STUDY OF PRIMARY SCHOOL TEACHER COMPETENCE IN TANAH BUMBU REGENCY
Teacher competence is central factor that influencing teacher performance to create human resources with certain quality. Teacher competence influenced by many factors, such as educational background and teaching experience for his specific subject. This study aims to: 1) map the competence of primary school teachers in Tanah Bumbu Regency, and 2) analyze the effect of educational background and teaching experience to teacher competence. This study used quantitative approach. Population of this research is all primary school teachers in Tanah Bumbu regency which already followed Online Test of Teacher Competence (UKG Online) as many as 1,106 teachers. Samples were taken by using purposive random sampling as much as 20% of the total population that numbered 160 people. Variables of this study are: 1) Teacher Competence, 2) Educational Background and 3) Teaching Experience. This study used quantitative analysis includes percentage technique and multiple linear regressions. The results showed: 1) Primary school teacher competence in Tanah Bumbu Regency is above the national average score of 53.05, but still below the Minimum Competence Standards (SKM) of 55. The average score of pedagogic competence is 48.15 and professional competence is 55.91. 2) There is a significant simultaneous effect of educational background and teaching experience to teacher performance. Partially, only teacher experience variable that that significantly influence the teacher competence
KELUARAN PERINATAL PENGELOLAAN KONSERVATIF KEHAMILAN BELUM GENAP BULAN DENGAN KETUBAN PECAH DINI
Prematuritas dan berat badan lahir rendah merupakan masalah sentral dalam pelayanan kesehatan perinatal. Persalinan preterm tetap merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian perinatal, sedangkan pengelolaan kehamilan preterm dengan ketuban pecah dini masih kontroversial. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik keluaran perinatal pengelolaan konservatif kehamilan 25 — 36 minggu dengan ketuban pecah dini
Dilakukan penelitian cross sectional retrospektif, pada penderita dengan umur kehamilan 25 — 36 minggu dengan ketuban pecah dini dan dengan ancaman persalinan preterm tanpa ketuban pecah dini yang dikelola konservatif. Data diambil dari catatan medik, secara retrospektif mulai 1 Januari 1995 sampai 31 Desember 1999, dengan perkiraan besar sampel 134 penderita.
Didapatkan keluaran perinatal lebih baik pada kelompok ketuban pecah dini dalam hal: skor Apgar menit pertama dan kelima, komplikasi pada bayi dan keadaan saat pulang. Rerata skor Apgar menit pertama kelompok ketuban pecah dini 7.95 + 2.20 dengan risiko asfiksia 0.47 kali lebih rendah (24.4% vs 51.5%; 95% CI: 0.25 - 0.89). Rerata skor Apgar menit kelima kelompok ketuban pecah dini 8.48 + 2.09 dengan risiko asfiksia 0.31 kali lebih rendah (12.2% vs 39.4%; 95% CI: 0.12 — 0.78). Komplikasi pada bayi lebih jarang terjadi pada kelompok ketuban pecah dini ( 31.7% vs 60.6%) dengan rasio prevalens 0.52 (95% a 0.31 — 0.89). Keadaan bayi pulang meninggal lebih jarang pada kelompok ketuban pecah dini ( 17.1% vs 42.4%) dengan rasio prevalens 0.40 (95% CL 0.18 — 0.88). Variabel yang tidak berbeda adalah : berat badan lahir, cara persalinan, dan perawatan PICU/BBRT. Faktor yang berpengaruh pada komplikasi terhadap bayi adalah: skor Apgar menit pertama dan kelima, berat badan lahir, teijadinya ketuban pecah dini dan pembukaan serviks, sedangkan yang berpengaruh terhadap keadaan pulang adalah : perawatan antenatal, skor Apgar menit kelima, berat badan lahir, terjadinya komplikasi pada bayi dan pemberian kortikosteroid.
Pada kelompok ketuban pecah dini yang berhasil dikonservatif: lebih sedikit didapatkan kematian dan kesakitan perinatal, dan tidak ada perbedaan infeksi perinatal dibanding kelompok dengan ancaman persalinan preterm tanpa ketuban pecah dini yang berhasil dikonservatif; dan tidak didapatkan perbedaan kematian, kesakitan dan infeksi perinatal dibanding yang tidak berhasil dikonservatif
The prevention of young driver's DWI (driving while intoxicated) and RWDI (riding with a driver under influence) in Europe: A social-sequential model
Inspired by the 'critical incident technique' of McKnight et al. (1995) who analyzed 12,000 drivers' decisions leading to (or not to) DWI, and indentified the influence of social, motivational, and economic factors, the author has developed a social-sequential model of young drivers' DWI and RWDI prevention
Pemetaan Dan Analisis Kompetensi Siswa SMA Serta Alternatif Pemecahannya di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan
The Influence of Teacher Pedagogical Competence and Teacher Professional Competence on Students’ Environmental Care Attitudes in Craft and Entrepreneurship Subjects at SMK Negeri 1 Barabai
- …
