1,720,958 research outputs found
The implementation of learning assesement based on the 2013 curriculum in ELT class a study at VII and VIII grade of SMPN 2 Kendal in the academic year of 2014/2015
Curriculum changing from KTSP to 2013 curriculum was resulted in a paradigm change in several national education standards. According to Mohammad Nuh, curriculum change due to socio-cultural change, the needs of the industry, and science. There are four standards that must be completed such as content standard, process standard, standard of competency, and assessment standard.
The problems of this research are how is the implementation of learning assessment based on the 2013 in ELT class at SMP N 2 Kendal, is there any problem of the implementation of learning assessment based on the 2013 curriculum in ELT class, and how to solve the problem of the implementation of learning assessment based on the 2013 curriculum in ELT class at VII and VIII grade of SMP N 2 Kendal?
The objective of this study is to find out the data about the implementation of learning assessment in ELT class based on the 2013 curriculum at SMP N 2 Kendal, the problem of the implementation of learning assessment in ELT class based on the 2013 curriculum at SMP N 2 Kendal, and problem solving of the implementation of learning assessment in ELT class based on the 2013 curriculum at SMP N 2 Kendal.
The study was conducted at SMP N 2 Kendal. In this research, data relates learning assessment based on the 2013 curriculum in ELT class at VII and VIII grade of SMP N 2 Kendal. The sources of data are document related to the 2013 curriculum and learning assessment, English teacher and vice principal concerning with curriculum. So, this is a descriptive qualitative research. The techniques of data collection was used by the writer are interview, observation and documentation.
And the final result of this research is the implementation of learning assessment based on the 2013 curriculum in ELT class at VII and VIII grade of SMP N 2 Kendal is suitable with the procedure. But there are some problems on the implementation of learning assessment based on the 2013 curriculum such as cost of assessment. Besides that conversion change and journal assessment also makes the teacher difficult in making assessment. It is because the teachers’ understanding about new curriculum still minimum, but they are always effort to implement the 2013 curriculum maximally by follow the training organized from government, MGMP, and IHT. In addition, in the sidelines of the break, the teacher did not hesitate to ask about 2013 curriculum to other teachers when they feel confused
Peran bimbingan karir terhadap siswa tunanetra (penelitian di sekolah luar biasa negeri a jl. Padjajaran no. 50 kota bandung )
Bimbingan karir sangat berperan penting pada siswa tunanetra, Para Siswa Tunanetra yang ingin melanjutkan pelajaran, atau memilih program studi, serta yang akan langsung terjun ke dunia kerja, memerlukan bimbingan karir secara bijaksana. Penelitian ini berawal dari pelaksanaan bimbingan karir yang berperan penting untuk siswa tunanetra di SLB Negeri A Kota Bandung. Adapun tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui dan memberikan gambaran mengenai program yang diberikan kepada siswa tunetra di
SLBN A Kota Bandung. 2) Untuk mengetahui proses pelaksanaan bimbingan karir terhadap siswa tunanetra di SLBN A Kota Bandung. 3) Untuk mengetahui hasil dari bimbingan karir yang telah diterapkan kepada siswa tunanetra di SLBN
A Kota Bandung. Pemikiran ini bertolak dari pemikiran Ahmadi bahwa bimbingan karir adalah kegiatan layanan bantuan kepada pra siswa dengan tujuan agar mereka memperoleh pemahaman dunia kerja dan akhirnya mereka mampu menentukan
pilihan kerja dan menyusun perencanaan karir.
Langkah-langkah penelitian yang pertama menentukan lokasi penelitian yaitu di SLBN A Kota Bandung. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kualitatif, yaitu menggambarkan secara sistematis dan akurat mengenai fenomena yang sedang diselidiki. Sedangkan teknik yang diambil dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian melakukan analisis terhadap data yang telah diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan dalam program bimbingan karirnya terencana, tersusun dan sistematis, dalam pelaksanaan bimbingan karir dilakukan
dengan dua pendekatan yaitu pendeDatan individual dan pendekatan kelompok, dan hasil yang telah dicapai pada pelaksanaan bimbingan karir itu ada dua yaitu
bimbingan karir akademik dan bimbingan karir non akademik.
Berdasarkan temuan ini disimpulkan bahwa peran bimbingan karir terhadap siswa tunanetra di SLBN A Kota Bandung di Jl. Padajajaran No.50 Pasirkaliki, Cicendo, Kota Bandung sudah dikatakan cukup berhasil karena Guru BK memberikan layanan bimbingan karir secara optimal. Kata Kunci : Bimbingan Karir, Siswa, Tunanetra
Peningkatan Hasil Belajar Pkn Melalui Model Example Non Example Bagi Siswa Kelas V Sd 1 Jatibarat Jepara
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan hasil belajar PKn pada ranah kognitif, afektif, psikomotorik dengan menggunakan model pembelajaran Example Non Example pada mata pelajaran PKn materi kebebasan berorganisasi kelas V SD 1 Jatibarat Jepara.
Hasil belajar merupakan perubahan tingkat penguasaan pemahaman siswa dan perilaku pada diri siswa yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang diperoleh siswa setelah mengalami aktivitas belajar. Model pembelajaran Example Non Example merupakan strategi pembelajaran yang menggunakan gambar sebagai media untuk menyampaikan materi pelajaran. Strategi ini bertujuan untuk mendorong siswa untuk belajar berpikir kritis dengan memecahkan permasalahan-permasalahan yang termuat dalam contoh-contoh gambar yang disajikan. Hipotesis tindakan dalam penelitian hasil belajar PKn materi organisasi dapat meningkat melalui model Example Non Example bagi siswa kelas V SD 1 Jatibarat Jepara.
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas V SD 1 Jatibarat Jepara dengan subjek penelitian peneliti sebagai guru dan 20 siswa. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Variabel bebas adalah model pembelajaran Example Non Example. Sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar PKn. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Analisis data yang digunakan merupakan analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian ini terdapat peningkatan pada keterampilan guru pada siklus I mencapai nilai 2,88 (tinggi) dan siklus II mencapai nilai 3,56 (sangat tinggi). Jugaterdapat peningkatan nilai hasil belajar PKn siswa kelas V yang cukup signifikan antara siklus I (75%) dan siklus II (90%), didukung dengan peningkatan aktivitas belajar siswa ranah psikomotorik pada siklus I skor rata-rata siswa 2,96 (baik) dan siklus II 3,25 (sangat baik). Demikian juga terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa ranah afektif pada siklus I skor rata-rata 2,8 (baik) dan siklus II 3,3 (sangat baik). Hal itu membuktikan bahwa penggunaan model Example Non Example dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas V SD 1 Jatibarat Jepara.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada kelas V SD 1 Jatibarat Jepara dapat disimpulkan bahwa keterampilan guru pada mata pelajaran PKn melalui model Example Non Example mengalami peningkatan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas V SD 1 Jatibarat Jepara dapat meningkat. Untuk itu disarankan guru dalam melaksanakan pembelajaran sebaiknya menggunakan beberapa model dan tidak terpaku dengan satu model saja, juga memotivasi siswa supaya lebih aktif dalam pembelajaran. salah satu model yang disarankan untuk dipakai dalam pembelajaran adalah model Example Non Example
PENGARUH PEMBIAYAAN MUSYARAKAH DAN TABUNGAN MUDHARABAH TERHADAP PENDAPATAN BAGI HASIL
This study aims to determine the extent to which the level of musyarakah financing, mudharabah savings on profit-sharing income in Islamic banking companies located at Bank Muamalat Sukabumi period . This study uses a quantitative approach in the form of numbers and the data used are secondary data. The sample in this study is customer data per month for 4 banking years registered at Bank Muamalat Sukabumi. Based on the results of the study, it shows that the partial test of independent musyarakah financing has no effect and the sig value is 0.002 and mudharabah savings has no effect with a sig value of 0.000. Based on the results of this f test, it shows that the f count is 59.393 and the f table is 4.10, so the t count is smaller than the f table value. Thus, together, musyarakah financing and mudharabah savings have an effect on profit-sharing income, then the hypothesis Ho is rejected and Ha is accepted
Tinjauan sadd al-dzari’ah terhadap praktik pantangan perkawinan kidul wetan (tenggara) dengan lor kulon (barat laut) : studi kasus di Dukuh Pandak, Desa Wijirejo, Kec. Pandak, Kab. Bantul
Perkawinan merupakan suatu ikatan yang tidak bisa terlepas dari ketentuan yang ditetapkan oleh syari’at agama, tetapi perkawinan biasanya juga terikat oleh tradisi yang berkembang di daerah masing-masing masyarakat. Di Dukuh Pandak, Desa Wijirejo, Kec. Pandak, Kab. Bantul terdapat praktik pantangan perkawinan kidul wetan (tenggara) dengan lor kulon (barat laut), perkawinan tersebut merupakan perkawinan berdasarkan arah kediaman masing-masing calon mempelai. Masyarakat Pandak Wijirejo ada yang meyakini apabila seorang melanggar pantangan perkawinan tersebut maka akan tertimpa suatu permasalahan.
Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui bagaimana praktik pantangan perkawinan kidul wetan (tenggara) dengan lor kulon (barat laut) dan untuk mengetahui tinjauan Sadd al-Dzari’ah terhadap praktik pantangan perkawinan kidul wetan (tenggara) dengan lor kulon (barat laut) di Dukuh Pandak, Desa Wijirejo, Kec. Pandak, Kab. Bantul
Penelitian ini merupakan jenis penelitian penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan teknik deskriptif analisis.
Hasil dari penelitian ini, tradisi masyarakat Pandak Wijirejo apabila ada seorang yang akan melangsungkan pernikahan dengan letak kediaman calon mempelai laki-laki dan perempuan berada di kidul wetan dengan lor kulon maupun sebaliknya maka pernikahan tersebut di pantangkan karena hal itu merupakan adat kebudayaan leluhur. Tidak semua orang meyakini kebenaran maupun menjalankan tradisi tersebut, namun ada pula yang meyakini apabila seorang dianggap melanggar tradisi tersebut maka akan menyebabkan hal buruk terjadi (masalah) dan menimpa para pelaku maupun keluarganya, seperti: masalah ekonomi, kematian, masalah rumah tangga. Tiga tipe masyarakat yang menyikapi adanya pantangan perkawinan kidul wetan dengan lor kulon, yaitu : meyakini dan menjalankan tradisi, kurang meyakini namun menjalankan tradisi dan tidak meyakini dan tidak menjalankan tradisi. Pantangan perkawinan kidul wetan dengan lor kulon merupakan dzari’ah yang semula untuk sesuatu yang mubah, tidak ditujukan untuk kerusakan atau keburukan, namun biasanya sampai juga kepada kerusakan atau keburukan, dan bobot keburukannya lebih besar daripada kebaikannya. Dilakukannya pantangan perkawinan kidul wetan dengan lor kulon justru berubah menjadi kerusakan karena dengan adanya himbauan yang ditujukan kepada sepasang kekasih yang mungkin akan membawa hubungan mereka kearah yang lebih serius tetapi diminta untuk mengakhiri hubungan asmaranya karena dianggap hubungan tersebut melanggar adanya tradisi pantangan perkawinan kidul wetan dengan lor kulon
Peningkatan prestasi belajar matematika tentang jaring-jaring balok menggunakan metode diskusi kelompok pada siswa Kelas IV SDN 1 Sidorejo Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan [Skripsi] / oleh Fitri Puji Astuti
Bibl. : 41-42rnAda CD.xii, 42 hlm. : ill. ; 28 cm. . -- Lamp. ( 35
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
