1,721,411 research outputs found
Analisis Nilai-Nilai Budaya Mandar Pada Puisi Dalam Buku Di Mandar Bulan Menenun Layar Karya Adi Arwan Alimin, Dkk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya Mandar puisi yang berjudul RabbAku Datang Lagi, Pada sebuah Persimpangan, Mandar Duka,Hukum Prihatin, Pelaut Mandar, Meja Makan, dan Pada Piondo Seuntai Rindu Terpahat dalam kumpulan puisi Di Mandar Bulan Menenun Layar karya Adi Arwan Alimin dkk. Dalam penelitian ini memilih puisi karya Adi Arwan Alimin dkk, yang diasumsikan memiliki nilai-nilai budaya Mandar.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah buku, pulpen dan jurnal. Subjek penelitian adalah buku kumpulan puisi Di Mandar Bulan Menenun Layar karya Adi Arwan Alimin, Dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi yang berjudul Rabb Aku Datang Lagi, Pada sebuah Persimpangan, Mandar Duka,Hukun Prihatin, Pelaut Mandar, Meja Makan, dan Pada Piondo Seuntai Rindu Terpahat dalam kumpulan puisi Di Mandar Bulan Menenun Layar karya Adi Arwan Alimin, Dkk terdapat nila nilai Budaya Mandar yang terkandung didalamnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa puisi yang berjudul Rabb Aku Datang Lagi, Pada Sebuah Persimpangan, Mandar duka,Hukum Prihatin, Pelaut Mandar, Meja Makan dan Pada Piondo Seuntai Rindu Terpahat dalam kumpulan puisi Di Mandar Bulan Menenun Layar karya Adi Arwan Alimin memiliki tiga aspek nilai budaya Mandar, yaitu nilai budaya Mandar dalam aspek ketuhanan, aspek hukum dan demokrasi, dan aspek ekonomi, keadilan dan persatuan
LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK MUHAMMADIYAH 2 KLATEN UTARA
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) semester khusus tahun 2015 telah dilaksanakan oleh Arwan Daniel Beserta Tim PPL di SMK Muhammadiyah Klaten Utara selama 1 bulan sejak tanggal 10 Agustus 2015 hingga 12 September 2015. PPL sebagai suatu sarana untuk mengantarkan mahasiswa menuju gerbang dunia pendidikan. Dengan mengedepankan semangat dan kerjasama serta berlandaskan rasa kebersamaan dan kekeluargaan, mahasiswa diajak untuk memecahkan masalah-masalah yang terjadi di sekolah sekaligus merencanakan bagaimana sekolah tersebut dapat mengoptimalkan potensi baik materi maupun kemampuannya. Mahasiswa selama PPL berperan sebagai motivator, inovator dan problem solver serta fasilitator dalam Pengembangan Pendidikan di Sekolah. Sehingga mahasiswa adalah agen perubahan bagi sekolah.
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa terjun langsung ke Sekolah dan berbaur dengan berbagai kalangan yang ada. Setelah menjalani proses adaptasi, nantinya diharapkan mahasiswa dapat bekerja sama dengan masyarakat di sekolah untuk melaksanakan program yang dirasa perlu untuk meningkatkan Kualitas dan Mutu sekolah. Program individu utama penulis adalah Mengajar di mata pelajaran Mengaplikasikan Keterampilan Dasar Komunikasi di kelas X AP 1 dan X AP 2.
Secara keseluruhan program baik individu maupu kelompok terlaksana dengan baik dan lancara walaupun terdapat kendala-kendala namun hanya bersifat ringan dan dapat dikondisikan. Dengan adanya program ini diharapakan dapat bermanfaat dan berkelanjutan untuk masyarakat
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Ruqyah sebagai terapi bimbingan konseling Islami dalam mengatasi kecanduan gadget pada remaja di Jam`iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Trangkil-Pati
Nama : Arwan Saikhon
Judul : Ruqyah Sebagai Terapi Bimbingan Konseling Islami dalam Mengatasi Kecanduan Gadget pada Remaja di Jam`iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Trangkil-Pati
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah; 1) mengetahui pelaksanaan ruqyah sebagai terapi bimbingan dan konseling Islami, 2), untuk mengetahui penerapan ruqyah Jam`iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Trangkil-Pati dalam menghadapi kecanduan gadget pada remaja.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif studi kasus (case study) karena peneliti ingin mendeskripsikan keadaan yang diamati di lapangan. Sumber data primer dari wawancara dengan Ketua Jam`iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Trangkil-Pati bidang Ruqyah dan Bekam, Praktisi ruqah Jam`iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Trangkil-Pati, pasien ruqyah yang berusia remaja, serta observasi penulis. Data sekunder didapat dari data serta dokumentasi dari pihak Jam`iyyah Ruqyah Aswaja Trangkil-Pati. Adapun analisis data menggunakan triangulasi sumber dengan mengecek data yang didapatkan dari beberapa sumber dan triangulasi teknik dengan memverifikasi data dari sumber sama namun teknik yang berbeda.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan ruqyah sebagai terapi bimbingan konseling Islami terdiri dari tiga tahapan meliputi (1). Tahap persiapan (2). Tahap pelaksanaan, dan (3). Tahap penguatan sebagai penerapan ruqyah Jam`iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Trangkil-Pati dalam menghadapi kecanduan gadget pada remaja. Efek yang dirasakan pasien setelah dilakukan totok ruqyah ini adalah mengalami reaksi badan terasa panas, dan gemetar, namun juga ada yang tidak merasakan reaksi apapun apapun, selain itu jugaberdampak pada perasaan gumoh yakni merasa mual dan muntah ketika pasien berhadapan atau menggunakan gadget, sehingga lambat laun pasien menjadi enggan dalam memainkan gadget secara intens
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA
ABSTRAK Alfouranda Arwan Dewangga. “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournaments) Untuk Meningkatkan Hasil belajar Lompat Jauh Gaya jongkok Pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 16 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016”Skripsi,Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Maret 2016. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) pada siswakelas VII B SMP Negeri 16 Surakarta tahun pelajaran 2015 / 2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII B yang berjumlah 28 peserta didik yang terdiri dari11 siswa putra dan 17 siswa putri. Sumber data berasal dari siswa, guru, dan kolaborator. Teknik pengumpulan data adalah tes dan observasi.Validitas data menggunakan teknik triangulasi data. Analisis data menggunakan teknik deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif dengan presentase. Hasil analisis yang diperoleh peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada Siklus I dari 28peserta didik mencapai 64,28% atau sebanyak 18 siswa pada hasil belajar lompat jauh gaya jongkok memenuhi kriteria tuntas pada hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Pada Siklus II meningkat mencapai 85,71% atau sebanyak 24 siswa sudah memenuhi kriteria tuntas pada hasil belajar lompat jauh gaya jongkok yaitu dengan KKM 75. Berdasarkan hasil analisis penelitian diatas diperoleh kesimpulan bahwa penerapanmodel pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dibuktikan dengan tercapainya target oleh siswa kelas VII B SMP Negeri 16 tahun pelajaran 2015/ 2016 yaitu sebesar 60% pada siklus I dan 80% pada siklus II. Kata Kunci :Hasil Belajar, Lompat Jauh Gaya Jongkok, Model Pembelajaran Kooperatif TipeTGT (Teams Game Tournament) ABSTRACT Alfouranda Arwan Dewangga. “The TGT (Teams Games Tournaments) Type of Cooperative Learning Model Application to Improve Squat Style of long jump learning outcome in the VIIB graders of SMP Negeri 16 Surakarta in the school year of 2015/2016”. Thesis, Teacher Training and Education Faculty. Surakarta Sebelas Maret University. March, 2016. The objective of research was to improve the squat style of long jump learning outcome using TGT (Teams Games Tournaments) type of cooperative learning model in the VIIB graders of SMP Negeri 16 Surakarta in the school year of 2015/2016. This study was a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each of which consisted of planning, acting, observing, and reflecting. The subject of research was the VIIB graders consisting of 28 students: 11 Male and 17 female. The data source derived from students, teacher, and collaborator. Techniques of collecting data used were test and observation. Data validation used was data triangulation technique. Data analysis was carried out using descriptive technique based on qualitative analysis with percentage. The result of analysis, it could be found the improvement in squat style of long jump learning outcome in cycle I in which out of 28 students, 18 or 64.28% fulfilled the successful passing criterion in squat style of long jump learning outcome. In cycle II 24 students or 85.71% had fulfilled the passing criterion in squat style of long jump learning outcome with KKM (Minimum Passing Criterion) of 75. Considering the result of research analysis above, it could be concluded that the application of TGT (Teams Games Tournament) could improve the squat style of long jump learning outcome indicated with the achievement of target by VIIB graders of SMP Negeri 16 Surakarta in the school year of 2015/2016, of 60% in cycle I and 80% in cycle II. Keywords: Learning Outcome, squat style of long jump, TGT (Teams Games Tournaments) type of cooperative learning mode
- …
