1,721,307 research outputs found

    POLA PEMBINAAN DI PANTI ASUHAN RUMAH YATIM ARRAHMAN SLEMAN YOGYAKARTA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pelaksanaan pelayanan melalui pembinaan di Panti Asuhan Rumah Yatim Arrahman; (2) pola pembinaan di Panti Asuhan Rumah Yatim Arrahman; (3) faktor pendukung dan penghambat pembinaan di Panti Asuhan Rumah Yatim Arrahman; (4) dampak pembinaan di Panti Asuhan Rumah Yatim Arrahman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian pengelola, pengasuh, dan anak asuh di Rumah Yatim Arrahman. Teknik pemilihan subjek menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Trianggulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan sumber. Hasil penelitian ini menunjukan: (1) proses pelaksanaan pembinaan meliputi perencanaan, pelaksanaan pembinaan spiritual dan keterampilan serta evaluasi. (a) Perencanaan meliputi rekrutmen anak asuh, menentukan jadwal, materi, metode, dan media yang digunakan. (b) Pembinaan spiritual meliputi pembelajaran diniyah, taklim dan tahsin untuk meningkatkan spiritual dan akhlak anak asuh. Pelaksanaan meliputi persiapan; materi disampaikan dengan bahasa sederhana; metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktek. Pelaksanaan pembinaan keterampilan meliputi persiapan; metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan praktek serta evaluasi dilakukan melalui praktek. (2) pola pembinaan dilakukan secara rutin dan insidental dalam bentuk pembinaan kepribadian dan kemandirian. Pembinaan kepribadian meliputi pembinaan spiritual, kesehatan, dan bimbingan psikologi. Pembinaan kemandirian meliputi pembinaan bakat, bimbingan belajar, memasak dan keterampilan handycraft; (3) faktor pendukung yaitu minat anak asuh untuk dikembangkan serta hubungan yang baik antara pengasuh dan anak asuh; faktor penghambat yaitu kurangnya tenaga pengasuh dan anggaran dalam mendukung kegiatan pembinaan. (4) dampak pembinaan yaitu perubahan kondisi spiritual dan peningkatan prestasi akademik serta keterampilan. Kata kunci: pola pembinaan, panti asuhan, anak asu

    Instalasi Listrik Tenaga Surya Untuk Penerangan Di Pondok Pesantren Mahad Arrahman

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Pondok Pesantren Mahad Arrahman, Loktabat Utara, Banjarbaru. Pondok Pesantren Mahad Arrahman merupakan lembaga yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang berada di bawah yayasan Cahaya Arrahman. Berdasarkan hasil survey lapangan, pondok pesantren tersebut belum mempunyai cadangan listrik yang dapat digunakan sewaktu-waktu terjadi pemadaman. Kegiatan pengabdian ini meliputi perencanaan sistem panel surya, pemasangan panel surya, serta sosialisasi pengoperasian sistem listrik tenaga surya yang terpasang. Luaran dalam kegiatan ini adalah tersedianya listrik tenaga surya beserta instalasinya untuk penerangan. Manfaat dari kegiatan ini adalah dengan tersedianya cadangan listrik, kegiatan pembelajaran atau kegiatan lainnya di lingkungan pondok tidak terganggu akibat pemadaman listrik khususnya pada malam hari

    Peran pengurus masjid Arrahman dalam memberikan bimbingan agama bagi remaja di Perumahan Bumi Mas Raya (Bmr) Cikokol Tangerang

    No full text
    Penelitian yang dilakukan penulis di Masjid Arrahman, adalah meneliti tentang bagaimana peran pengurus Masjid dalam memberikan bimbingan agama, dan setelah diteliti bimbingan yang diberikan oleh pengurus ini bertujuan agar para remaja mendapatkan bekal agama yang kuat, dapat membantu menghidupkan kegiatan keagamaan di Masjid Arrahman dan digunakan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan agar diridhai Allah SWT. Ini merupakan salah satu upaya penulis untuk mencoba mengetahui bagaimana peran pengurus Masjid Arrahman dalam memberikan bimbingan agama bagi remaja di Perumahan Bumi Mas Raya (BMR) Cikokol Tangerang. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Peran Pengurus Masjid Arrahman dalam memberikan bimbingan agama bagi remaja di perumahan Bumi Mas Raya (BMR) Cikokol Tangerang. Ada beberapa tahap yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan agama di Masjid Arrahman. Pertama kegiatan bimbingan agama dilaksanakan oleh Pengurus Masjid Arrahman. Kedua dalam memberikan bimbingan agama bagi remaja yang tergabung dalam Komunitas Remaja Masjid Arrahman (KURMA) sebutan bagi para remaja yang mengikuti kegiatan bimbingan agama, terbagi atas tiga jenis yaitu kegiatan yang diberi kode K1 (Kajian Ke-Ilmuan dan Ke-Islaman Pemuda), K2 (Keahlian Praktik Islam) dan K3 (Ketrampilan, Kesenian dan Kegiatan Islam). Subyek yang diteliti yaitu pengurus Masjid Arrahman dan beberapa anggota Komunitas Remaja Masjid Arrahman (KURMA) yang mengikuti kegiatan bimbingan agama di Masjid Arrahman. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati, dengan tujuan untuk menggambarkan keadaan sasaran penelitian menurut apa adanya. Sumber data penelitian yang digunakan adalah sumber data primer berupa informasi-informasi dari lapangan melalui pengamatan langsung bagaimana peran pengurus Masjid Arrahman dalam memberikan bimbingan agama bagi remaja di Perumahan Cikokol Tangerang, kemudian sumber data sekunder yang berupa surat kabar, buku, data-data dokumentasi Masjid dan data laporan kegiatan Masjid Arrahman Cikokol Tangerang. Untuk pengumpulan data yang digunakan ialah: metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis datanya dengan menggunakan proses berfikir induktif yaitu dengan mengorganisasikan hasil-hasil dari pengamatan menjadi suatu rangkaian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bimbingan agama merupakan bekal penting bagi kehidupan manusia, dan kegiatan bimbingan agama sangatlah diperlukan bagi remaja karna jelas sangat bermanfaat bagi mereka. Remaja pada umumnya memiliki jiwa yang bergejolak, dan selalu ingin tampil beda, jika salah pergaulan maka akan berpengaruh buruk bagi kehidupannya. Apalagi pergaulan remaja masa kini sangat bebas, mereka sering memberontak jika pemikirannya tidak sejalan. Remaja kebanyakan selalu ingin mencoba hal-hal baru seperti, mengecat rambut berwarna-warni, merokok, nongrong, ikut balapan liar atau v tawuran, jika ini dibiarkan maka masa depan remaja akan suram. Adapun hasil analisa data bahwa peran pengurus Masjid Arrahman dalam memberikan bimbingan agama bagi remaja di Perumahan Bumi Mas Raya Cikokol Tangerang merupakan kegiatan yang sangat positif dengan tujuan, untuk menghindari kegiatan negatif yang kemungkinan dilakukan oleh para remaja pada era yang serba instant seperti sekarang in

    Persepsi Masyarakat Terhadap Penggunaan QRIS dalam Berzakat di Laznas Rumah Yatim Arrahman

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan berminatnya muzakki dengan penggunaan QRIS dalam berzakat di Laznas Rumah Yatim Arrahman : (1) Bagaimana persepsi masyarakat terhadap penggunaan QRIS dalam berzakat di Laznas Rumah Yatim Arrahman , (2) Apa faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap penggunaan QRIS dalam berzakat di Laznas Rumah Yatim Arrahman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatakan deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder untuk memberikan informasi, fakta dan data persepsi masyarakat terhadap penggunaan QRIS dalam berzakat di Rumah Yatim Arrahman dengan melakukan wawancara secara langsung kepada 10 informan yang paling mengetahui terkait penelitian. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa masyarakat sangat terbantu dengan adanya QRIS dalam hal berzakat di Rumah Yatim Arrahman, persepsi kemudahan dan persepsi teknologi dalam berzakat menggunakan QRIS. Guna untuk meningkatkan penggunaan QRIS, perlunya berita berita dan motivasi ajakan berzakat menggunakan QRIS dan juga pihak bank perlu memberikan kepercayaan perlindungan kepada para pengguna QRIS, untuk generasi yang sudah berumur mereka lebih memilih secara tatap muka dikarenakan masih belum terbiasa dengan menggunakan smartphone dan juga digital. Faktor lingkungan yang sangat berpengaruh jika semuanya sudah menggunakan QRIS mau tidak mau segala lapisan masyarakat akan menggunakan QRIS pada waktunya dan juga hampir semua yang sudah menggunakan QRIS menyatakan bahwa memudahkan dalam transaksi yaitu tidak perlu repot membawa uang sekian karena cukup dari smartphone semua urusan menjadi mudah

    Rancangan Renovasi Interior Panti Asuhan untuk Yayasan Arrahman, Yogyakarta: Orphanage Interior Design Renovation for the Arrahman Foundation, Yogyakarta

    No full text
    An orphanage is a foster home for individuals who do not have parents and need a place to live and foster parents. The Arrahman Foundation, based in Magelang as a social institution, has carried out various social activities and managed orphanages in Central Java. Community service activities began with the hope of the Arrahman Foundation to increase the number of foster children at the Yogyakarta branch of the orphanage. The orphanage's interior planning needs to support this hope, which can accommodate more foster children by always considering functional and aesthetic aspects. Therefore, the interior redesign is carried out as a Community Service activity to renovate the existing orphanage space with a new one with a more attractive and accommodating design. This interior redesign activity also provides direction and advice regarding interior design to the foundation's management so that it can be applied to other room renovations. The executor of the service, which was carried out online, involved three lecturers from the Faculty of Arts and Design, Maranatha Christian University, Bandung, with whom two Interior Design Undergraduate Program students assisted. The community service activities result in a better understanding of interior design, especially for institutions, and insight into ​​redesigning a building or room

    Efektifitas Penggunaan Metode Iqro pada Pembelajaran Al-Quran di TPQ Masjid Arrahman Villa Pamulang

    Full text link
    Salah satu aspek pendidikan yang selama ini kurang mendapat perhatian adalah pendidikan membaca Al-Qur'an. Pada umumnya orang tua lebih menitikberatkan pada pendidikan umum dan kurang memperhatikan pendidikan agama, termasuk pendidikan membaca Al-Qur'an. Sebagai langkah awal adalah meletakkan dasar-dasar agama yang kuat pada anak sebagai bekal dalam mengarungi hidup dan kehidupannya.Penelitian ini membahas tentang: (1) Bagaimana efektivitas metode Iqro' dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an di TPQ Masjid Arrahman Villa Pamulang?, (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat efektivitas metode Iqro' dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an di TPQ Masjid Arrahman Villa Pamulang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Efektivitas metode Iqro' dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur'an, (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan metode Iqro' dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an di TPQ Masjid Arrahman Villa Pamulang. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan sumber data dari pimpinan Masjid TPQ Arrahman Villa Pamulang, data dokumen. Dalam pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Sedangkan metode analisis datanya adalah deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Metode pembelajaran Iqro yang dilaksanakan di Masjid TPQ Arrahman Villa Pamulang sudah efektif, ditunjukkan dengan tercapainya indikator sebagai berikut: a. Guru menguasai materi dan menyampaikan materi pembelajaran dengan baik, b. Peserta didik mengikuti dan memahami pembelajaran dengan baik, c. Nilai peserta didik baik dan prestasi belajarnya memuaskan, (2) Faktor pendukung dalam metode Iqro yaitu: a. peserta didik yang akan mengikuti pelajaran membaca dan menulis huruf Al-Qur'an. Dengan kehadiran peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar akan berjalan dengan baik, b. Guru sebagai pengguna penerapan metode tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik, c. Alokasi waktu yang digunakan dalam kegiatan ini ditetapkan dengan jadwal sehingga dalam pemanfaatan waktu yang sangat singkat ini akan dilaksanakan seefektif mungkin. Selain faktor pendukung, terdapat pula faktor yang menghambat jalannya metode pembelajaran Iqro, yaitu: a. Kondisi peserta didik dan berbagai latar belakangnya mempengaruhi proses belajar mengajar, b. Guru dituntut untuk meningkatkan kualitas kemampuannya, yaitu menguasai ilmu pengetahuan, terampil dalam mengajar

    An Analysis of Translation Techniques in the English Version of Arrahman Surah

    Full text link
    The Holy Qur’an has been translated into many languages including English. However, different translator of the Holy Qur’an produces different English version of Al-Qur’an because every translator uses different translation techniques to translate Al-Qur’an. This study aims to compare the three English versions of Arrahman surah, and describe the most dominant translation techniques used by the three translators to translate the Holy Qur’an. Translation techniques proposed by Molina and Albir (2002, p.509-511) are used to analyze the data. The data for this study are words, phrases, and clauses in the 78 verses of Arrahman surah in Arabic and its three English versions translated by Maulawi Sher ‘Ali, Dr. Muhammad Taqi­ud­Din Al­Hilali and Dr. Muhammad Muhsin Khan, and Talal Itani. The result shows that there are four most dominant techniques used by the three translators in translating the Holy Qur’an; Adaptation, Amplification, Established Equivalent, and Literal Translation technique. The first and the second translator prefer to use Amplification to introduce details in brackets or footnotes, but the third translator prefers to use Established Equivalent to find a term or expression recognized (by dictionaries or language in use) as an equivalent.Keyword: Qur’an, Surah Arrahman, Technique, Translatio

    An Analysis of english-Indonesian translation in novel Harry Potter and Chamber of secrets By J.K. Rowling

    No full text
    ABSTRACT Arrahman. An Analysis of English-Indonesian Translation in Novel Harry Potter and the Chamber of Secrets by J.K. Rawling. Strata I degree. English Depmiment, Faculty of Adab and Humanities, Syarif Hidayatulah State Islamic University Jakarta, 2005. This research is intended to discover the readability of the translation. Does the translation is readable enough for the readers? Have the source language got an equivalent in the Target language? What are the addition and/or the reduction in the translation? What kind of translation is it? These are the answer the writer tries to answer. The writer uses qualitative descriptive analysis. Firstly, the writer reads the original book and then compared it to tb.e translation. Then he looks up a reliable dictionary to lind out whether the translation is correct or not. If it is correct, he find out if there is addition and/or reduction in this translation. The writer found that the translation is quite readable though there are some absurd and incorrect translations. There are some additions related to the cultural aspects of the Source Language, e.g., the name of the house. There are also some reductions related to the context, etc. The translator uses literal translations, which affect the language of the translation to be quite awkward. It lessens the understanding of the readers

    TEACHER’S DIFFICULTIES IN TEACHING ENGLISH TO REHABILITATION STUDENTS: A CASE STUDY AT MTS ARRAHMAN PALEMBANG

    Full text link
    The title of this research is Teacher’s Difficulties in Teaching English to Rehabilitation Students: A Case Study at MTs Arrahman Palembang. This study used a qualitative research with a case study research design which aimed at investigating difficulties encountered by teacher in teaching English to Rehabilitation Students at MTs Arrahman Palembang with one participant by using convenience sampling technique. In collecting the data, the researcher used face to face interview through open-ended questions by referring to 24 items. The data were analyzed by using thematic analysis technique. The results of this study showed that there were some difficulties in teaching English., as follows: a) emotional arousal, b) students’ anxiety, c) grammatical sensitivity, d) memory and learning, and e) inductive language learning ability. Keywords: Teacher’s difficulties, teaching English, rehabilitation student
    corecore