E-JOURNAL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
Not a member yet
924 research outputs found
Sort by
PENGARUH ARUS EKSITASI TERHADAP TEGANGAN KELUARAN DAN DAYA REAKTIF GENERATOR SINKRON PADA PLTU PULANG PISAU
Kestabilan tegangan merupakan faktor krusial dalam menjamin kontinuitas suplai energi listrik, khususnya pada sistem pembangkitan tenaga uap yang melayani beban induktif dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus eksitasi terhadap tegangan keluaran dan daya reaktif pada generator sinkron pada PLTU Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif-deskriptif berdasarkan data sekunder dari log sheet harian selama tujuh hari, yaitu tanggal 1–7 Oktober 2024. Data dianalisis untuk mengamati pengaruh arus eksitasi terhadap parameter operasional generator. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan arus eksitasi berpengaruh positif terhadap tegangan terminal dan daya reaktif. Sistem Automatic Voltage Regulator (AVR) secara aktif menyesuaikan arus eksitasi untuk menjaga kestabilan tegangan terminal. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem eksitasi memiliki peran signifikan dalam mendukung kestabilan tegangan generator sinkron
STUDI AWAL KENDALI KECEPATAN MOTOR LISTRIK SATU FASA BERDASARKAN PARAMETER KEKERUHAN AIR BERBASIS ARDUINO NANO
Air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia, sehingga kualitas air perlu dipantau secara periodik. Salah satu parameter kualitas air yang penting adalah tingkat kekeruhan. Kekeruhan tinggi menandakan keberadaan partikel padat tersuspensi yang dapat membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem otomatis pengendali kecepatan motor pompa air berbasis mikrokontroler Arduino Nano dengan acuan tingkat kekeruhan air. Sistem menggunakan sensor turbidity untuk mendeteksi kekeruhan dan sensor infrared untuk memantau kecepatan motor. Arduino mengatur kecepatan pompa melalui driver LSA-002 berdasarkan tingkat kekeruhan yang terdeteksi. Data monitoring ditampilkan secara Real-Time melalui platform Node-RED. Metode penelitian meliputi perancangan rangkaian, pemrograman mikrokontroler, perakitan sistem, dan pengujian. Hasil menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja secara otomatis dan efisien dalam mengontrol kecepatan motor sesuai kekeruhan air, serta berhasil menampilkan data monitoring secara dalam jaringan
KAJIAN PERUBAHAN NILAI EMP TERHADAP KINERJA RUAS JALAN PERKOTAAN BERDASARKAN PKJI 2023
Setiap ruas jalan mempunyai perilaku lalu lintas yang mempengaruhi nilai emp (ekivalensi mobil penumpang). Emp merupakan satuan arus lalu lintas dari berbagai jenis kendaraan yang diubah menjadi kendaraan ringan (termasuk mobil penumpang) dengan pemilihan faktor emp. Transfigurasi angka emp akibat transfigurasi perilaku lalu lintas mempengaruhi tindakan yang diambil untuk peningkatan kapasitas jalan saat ini. Ruas Jalan Dr. Ir. Soekarno merupakan kawasan komersial sehingga memiliki karakteristik dengan tingginya jumlah kendaraan dan perilaku pengemudi kendaraan yang cenderung menggunakan kecepatan diatas rata-rata dibandingkan dengan ruas jalan lainnya. Ruas Jalan Dr. Ir. Soekarno merepresentasikan dari banyaknya ruas jalan yang ada di Surabaya, sehingga ruas Jalan Dr. Ir. Soekarno dapat dijadikan lokasi penelitian guna mendapatkan angka emp dengan keadaan saat ini. Hasil perhitungan emp SM dan KS menggunakan metode rata-rata time headway termodifikasi yaitu 0,15 dan 1,16. Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan dengan nilai emp berdasarkan PKJI 2023 sebesar 0,25 dan 1,2. Nilai Dj yang dihitung menggunakan emp SM dan KS terkoreksi bernilai 80%-85% lebih kecil dibandingkan nilai DJ yang dihitung menggunakan emp SM dan KS berdasarkan PKJI 2023. Perbedaan nilai emp SM dan KS berimplikasi pada kinerja ruas jalan. Sehingga akan mempengaruhi manajemen pemeliharaan lalu lintas berupa biaya pemeliharaan maupun pengambilan keputusa
PELATIHAN TENAGA TERAMPIL PEKERJAAN LEVELLING UNTUK SISWA KEJURUAN TEKNIK KONSTRUKSI PERUMAHAN
Kompetensi tenaga terampil dalam bidang teknik bangunan memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. Salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan dan mendasar adalah kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan leveling konstruksi. Pelatihan ini diselenggarakan di SMK Negeri 2 Banjarbaru yang merupakan salah satu lembaga pendidikan untuk mencetak calon pekerja yang siap pakai pada sektor pembangunan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang teknik bangunan. Pelatihan ini mencakup pengenalan dan praktik teknologi penggunaan alat automatic level dan rotating laser planner yang digunakan dalam pekerjaan penandaan dan pemindahan kedudukan elevasi pada suatu konstruksi. Skema yang digunakan dalam pelatihan meliputi penguatan teori dasar, demonstrasi, serta praktik langsung di lapangan. Pelatihan ini juga dibekali dengan Lembar Kerja (Job Sheet) khusus yang dirancang oleh para dosen, sebagai pegangan bagi para peserta, untuk menunjang pemahaman yang lebih baik terkait pentingnya akurasi dan efisiensi dalam proses pengukuran levelling. Materi pelatihan dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, mendukung kurikulum yang berlaku dan memperkuat kompetensi kejuruan, sehingga memungkinkan siswa memahami aplikasi nyata dari peralatan survei di lapangan. Pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan siswa untuk terjun langsung ke dunia industri konstruksi dengan bekal keterampilan yang lebih mumpuni dan siap menghadapi tantangan teknis dunia kerja
PELATIHAN PERAWATAN INSTALASI RUMAH BAGI SISWA MA AL HAMID BANJARMASIN
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di MA Al Hamid Banjarmasin dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam merawat instalasi listrik rumah tangga. Keterampilan tersebut sangat penting bagi generasi muda karena dapat mencegah potensi bahaya listrik, meningkatkan keselamatan rumah tangga, sekaligus membuka peluang usaha di bidang jasa perawatan instalasi sederhana. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) persiapan, berupa penyusunan materi pelatihan dan penyediaan peralatan praktik; (2) pelaksanaan, meliputi pemaparan materi teori, praktikum langsung, serta simulasi permasalahan instalasi listrik; (3) evaluasi, berupa penilaian tugas kelompok, presentasi hasil kerja, dan diskusi; serta (4) tindak lanjut, yaitu pembentukan kelompok belajar berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh 23 siswa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan, gabungan dari kelas XI dan XII. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan alat listrik dasar (multimeter, tespen, saklar, dan stop kontak), mampu melakukan pemeriksaan instalasi sederhana, serta dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan melalui kerja kelompok. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam praktik maupun presentasi hasil. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan praktis, kesadaran keselamatan listrik, serta kemampuan komunikasi siswa. Implikasi jangka panjangnya, siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menyebarkan pengetahuan yang diperoleh, serta membuka peluang pengembangan usaha sederhana di bidang perawatan instalasi listrik rumah
PERANCANGAN ALAT PENGGILING PADI DI DESA BINAAN BARU, BARITO KUALA
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi pengolahan hasil panen padi melalui perancangan dan pembuatan alat penggiling padi sederhana bagi masyarakat Desa Binaan Baru, Kabupaten Barito Kuala. Sebagian besar petani di wilayah tersebut masih menggunakan metode penggilingan tradisional atau harus menyewa mesin penggiling dari desa lain, yang berdampak pada tingginya biaya operasional, lamanya waktu tunggu, serta kualitas beras yang kurang optimal. Kondisi ini menjadi kendala dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu survei lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan mitra, perancangan mekanis alat penggiling padi yang disesuaikan dengan kondisi lokal, pembuatan dan perakitan prototipe, pelatihan pengoperasian dan perawatan alat, serta evaluasi teknis dan sosial-ekonomi. Alat penggiling padi dirancang menggunakan motor bensin berdaya 5–7,5 HP dengan rangka baja ringan dan silinder penggiling berbahan besi cor agar memiliki daya tahan tinggi serta mudah dioperasikan dan dirawat oleh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa prototipe alat penggiling padi mampu beroperasi dengan baik dan memiliki kapasitas produksi sekitar 170–200 kg per jam. Penggunaan alat ini dapat mempercepat proses penggilingan, menghasilkan beras yang lebih bersih dan seragam, serta menurunkan biaya pengolahan dibandingkan metode sebelumnya. Selain manfaat teknis, program ini juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, yaitu meningkatnya kemandirian masyarakat desa, berkurangnya ketergantungan terhadap pihak luar, serta terbukanya peluang usaha jasa penggilingan padi di tingkat lokal. Dengan demikian, program pengabdian ini berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna dan mendukung peningkatan kesejahteraan petani pedesaan
Tingkat Literasi Keuangan Syariah Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banjarmasin: Studi Kasus SMK Negeri 1 Banjarmasin
This study aims to describe the level of Islamic financial literacy among vocational high school students as part of an effort to enhance young people’s awareness and understanding of Islamic financial principles. The research employed a descriptive quantitative approach, collecting data through a Likert-scale (1–5) questionnaire covering several indicators of knowledge, attitude, and behavior related to Islamic finance. The analysis showed that students’ Islamic financial literacy level was in the moderate to good category, with average indicator scores ranging from 3.0 to 4.0.. These results suggest that students generally have a positive understanding of Islamic financial concepts and practices, although further practical education and experiential learning are needed to strengthen literacy in real-life contexts. The findings are expected to serve as a basis for developing curriculum content and educational strategies on Islamic finance at the secondary education level
RANCANG BANGUN ALAT PERAGA SIMULASI GENERAL ENGINE COOLING SYSTEM: DESIGN AND DEVELOPMENT OF GENERAL ENGINE COOLING SYSTEM SIMULATION TOOL
Heavy equipment is an essential element in supporting mining activities and large-scale construction projects. In its operation, heavy machinery requires a cooling system that functions to maintain the working temperature at an optimal level, ensuring stable and durable engine performance. One of the most commonly used cooling systems is the liquid-type cooling system. Due to the absence of a teaching aid that can visually and applicatively explain the working principles of a cooling system in the Fundamental Engine System course, the author designed and developed a General Engine Cooling System simulation tool as a learning medium. This simulation tool was designed through several stages, namely literature study, system design, component selection (radiator, water pump, thermostat, heater), as well as assembly and testing of the overall cooling system. The results of the development of the Engine Cooling System teaching aid were consistent with the design, both functionally and visually. This was evidenced by the tool’s ability to simulate the flow of cooling fluid in accordance with the working principles of an engine. Furthermore, learning observations indicated an increase in students’ understanding by 0.5 based on the normality test results. The average pre-test score was 77.83, while the average post-test score reached 95.45, thereby surpassing the minimum competency standard of 80.Alat berat merupakan elemen penting dalam mendukung aktivitas industri pertambangan dan proyek konstruksi berskala besar. Dalam pengoperasiannya, mesin alat berat memerlukan sistem pendingin yang berfungsi menjaga temperatur kerja tetap optimal agar performa mesin stabil dan tahan lama. Salah satu sistem pendingin yang umum digunakan adalah sistem pendingin tipe cairan. Karena belum tersedianya alat peraga yang dapat menjelaskan prinsip kerja sistem pendingin secara visual dan aplikatif pada mata kuliah Fundamental Engine System, penulis merancang dan membuat alat simulasi General Engine Cooling System sebagai media pembelajaran. Alat simulasi ini dirancang melalui beberapa tahapan, yakni studi literatur, perancangan sistem, pemilihan komponen (radiator, pompa air, termostat, pemanas), serta perakitan dan pengujian sistem pendingin secara keseluruhan. Hasil pembuatan alat peraga Engine Cooling System ini telah sesuai dengan rancangan, baik secara fungsional maupun visual. Hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan alat dalam mensimulasikan aliran fluida pendingin sesuai dengan prinsip kerja mesin. Selain itu, hasil observasi pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa sebesar 0,5 berdasarkan hasil uji normalitas data. Nilai rata-rata pre-test sebesar 77,83 dan nilai rata-rata post-test sebesar 95,45, yang telah melampaui standar kompetensi minimal, yaitu 8
PENGARUH JENIS PENDINGIN DAN PENAMBAHAN KIPAS PADA RADIATOR TERHADAP SUHU KERJA MESIN YAMAHA AEROX
The cooling system functions as a heat absorber generated by the engine during the combustion process inside the cylinder. This research focuses on the effect of coolant type variations and the addition of a fan to the radiator on the operating temperature of the Yamaha Aerox engine. In this context, the researcher will conduct tests using various types of coolant and the addition of a fan to measure the engine's operating temperature. For example, the researcher can describe the characteristics of engine operating temperatures using different coolant types. The lowest radiator temperature was recorded when using coolant with a 50/50 ethylene glycol mixture, reaching 70°C. The results also showed that adding an extra fan to each coolant variation led to a decrease in temperature. The lowest temperature was found with a 40/60 ethylene glycol mixture, at 60.7°C. For the engine block temperature without a fan, the coolest result was with the 50/50 mixture at 57.6°C, and when the fan was operating, it remained the same 50/50 mixture, reaching 53.3°CSistem pendinginan berfungsi sebagai absorber panas yang dihasilkan oleh mesin yang berasal dari proses pembakaran dalam silinder. Penelitian mengenai pengaruh variasi jenis coolant dan penambahan kipas pada radiator terhadap suhu kerja mesin Yamaha Aerox, dalam konteks ini, peneliti akan melakukan pengujian dengan berbagai jenis coolant dan penambahan kipas untuk mengukur suhu kerja mesin. misalnya, peneliti dapat mendeskripsikan karakteristik suhu kerja mesin dengan berbagai jenis coolant yang digunakan. suhu radiator yang paling rendah adalah saat menggunakan coolant dengan kandungan etina glikol 50/50 yaitu 70°C pada hasil dengan menambah extra fan (kipas) pada setiap variasi coolant mengalami penurunan. Lalu untuk suhu paling rendah ada di kandungan etina glikol 40/60 yaitu 60,7°C untuk suhu di blok mesin tanpa kipas paling dingin yaitu pada kandungan 50/50 di 57,6°C dan kipas menyala tetap 50/50 di 53,3°
SISTEM INFORMASI BANK SAMPAH PADA BANK SAMPAH INDUK CAHAYA KENCANA MANIS KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Garbage is an environmental problem that is very complex and complicated to solve. The presence of waste banks is an alternative to reduce waste problems by converting waste into rupiah. The research was conducted with the aim of designing and developing an information system that can be applied to the Parent Waste Bank Cahaya Kencana Manis Banjar Regency, South Kalimantan Province in order to provide optimal information and can be accessed in real time by its customers.
This type of research uses the Research and Development (R&D) research method and the waterfall method as a development method applied to the waste bank information system to ensure that the resulting information system meets user needs by applying communication, planning, modeling, construction, and deployment.
The design results are converted into a system that runs according to business flow with the Bootstrap framework and MySQL database. As a result, the waste bank information system was successfully created and implemented at the Parent Waste Bank Cahaya Kencana Manis Banjar Regency, South Kalimantan Province. The information system also supports a responsive display when accessed using a mobile device. Blackbox testing results show that the information system can run as neededSampah merupakan suatu permasalahan lingkungan yang sangat kompleks dan rumit untuk dipecahkan. Hadirnya bank sampah menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi permasalahan sampah dengan mengonversikan sampah menjadi rupiah. Penelitian dilakukan bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi yang dapat diaplikasikan pada Bank Sampah Induk Cahaya Kencana Manis Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan agar dapat memberikan informasi yang optimal dan dapat diakses secara realtime oleh nasabahnya.
Jenis penelitian menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) serta metode waterfall sebagai metode pengembangan yang diterapkan pada sistem informasi bank sampah untuk menjamin sistem informasi yang dihasilkan memenuhi kebutuhan pengguna dengan menerapkan komunikasi, perencanaan, modeling, konstruksi, dan deployment.
Hasil perancangan dikonversi menjadi sistem yang berjalan sesuai alur bisnis dengan framework Bootstrap dan database MySQL. Hasilnya, sistem informasi bank sampah berhasil dibuat dan diimplementasikan pada Bank Sampah Induk Cahaya Kencana Manis Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Sistem informasi juga mendukung tampilan yang responsif saat diakses menggunakan perangkat mobile. Hasil pengujian blackbox menunjukkan bahwa sistem informasi dapat berjalan sesuai kebutuhan