131 research outputs found
Perencanaan Strategi Efisiensi Rantai Nilai Agroindustri Hasil Peternakan Ayam Ras Pedaging Dengan Metode Swot Ahp Studi Kasus Peternakan Ayam Bapak Muhammad Fahmi Arif Di Kabupaten Lamongan)
Salah satu daerah di Jawa Timur yang memproduksi ayam pedaging
dengan jumlah yang cukup banyak adalah Kabupaten Lamongan, Kabupaten
Lamongan merupakan salah satu daerah yang memproduksi ayam pedaging
dengan jumlah yang cukup besar di Jawa Timur. Menurut Badan Pusat Statistik
Kabupaten Lamongan (2018), Kabupaten Lamongan pada tahun 2011 – 2016
telah memproduksi ayam pedaging sebanyak 8.035.241 ekor. Dengan jumlah
tersebut setidaknya Kabupaten Lamongan memproduksi 48.211.446 ekor setiap
tahunnya..
Penelitian ini dilakukan menggunakan kueisoner dengan jumlah
responden sebanyak 3 yaitu pemilik peternakan, pihak dinas peternakan dan
pihak mitra. Perhitungan analisis SWOT dilakukan menggunakan aplikasi
microsoft excel dan didapatkan hasil perhitungan pada matriks IFE berdasarkan
faktor internal bahwa support dari mitra merupakan faktor kekuatan utama
dengan skor sebesar 4,0 dengan bobot sebesar 0,10 dan nilai rating sebesar 4.
Kelemahan utama pada peternakan Bapak Muhammad Fahmi Arif adalah
ketersediaan sumber daya alam yang terbatas dengan nilai skor sebesar 0,06.
Pada perhitungan matriks EFE didapatkan bahwa peluang utama yang dapat
dimanfaatkan adalah berkembangnya teknologi internet dnegan nilai skor
sebesar 0,384, sedangkan ancaman utama adalah timbulnya penyakit dengan
nilai skor sebesar 0,097. Pada perhitungan metode AHP dengan bantuan
software expert choices 11, didaptkan prioritas alternatif strategi yang pertama
adalah meningkatkan efisisensi penggunaan sumber daya alam dengan bobot
sebesar 0,181, diikuti oleh meningkatkan teknologi produksi dan merubah
kandang menjadi kandang tertutup dengan bobot sebesar 0,135, prioritas strategi
yang ketiga adalah meningkatkan biosekuriti kandang dengan bobot sebesar
0,11
INTRALINGUAL AND INTERLINGUAL MORPHOSYNTACTIC ERRORS FOUND IN JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ ORAL PRODUCTION
INTRALINGUAL AND INTERLINGUAL MORPHOSYNTACTIC ERRORS FOUND IN JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ ORAL PRODUCTION
Muhammad Rizki Arif Suryo
English Education, Language and Art Faculty, State University Surabaya
[email protected]
Dr. Pd. H. Aswandi, M.Pd.
English Education Department, Faculty of Language and Art, State University of Surabaya
[email protected]
Abstrak
Kesalahan adalah bagian terpenting dalam pembelajaran bahasa. Semua pembelajar bahasa melakukan kesalahan ketika mempelajari bahasa baru baik sebuah bahasa pertama ataupun bahasa kedua. Kesalahan-kesalahan tersebut dapat menjadi penghalang ketika pembelajar tidak waspada dengan kesukaran-kesukaran tertentu yang ada dalam bahasa target. Pembelajaran bahasa kedua mempunyai lebih banyak sumber-sumber yang memberikan dampak sehingga menyebabkan munculnya lebih banyak kesalahan-kesalahan. Sumber-sumber ini adalah kesulitan-kesulitan dalam bahasa target yang diistilahkan sebagai intralingual interference dan dampak dari bahasa pertama yang diistilahkan sebagai interlingual interference. Morphologi dan sintaks menjadi aspek linguistik yang paling bermasalah dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing terutama di Indonesia. Terdapat penemuan-penemuan bahwa sangat banyak siswa menghadapi kesulitan-kesulitan dalam mempelajari elemen morphosintaksis yakni komponen tata bahasa. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk menganalisa kesalahan morphosintaksis dan proses kognitif yang mendasari serta sumber-sumber kesalahan tersebut untuk membantu siswa-siswa waspada pada kesukaran-kesukaran tertentu, meminimalisir kesalahan-kesalahan, dan melakukan self-correction serta memberi informasi kepada pendidik mengenai fenomena ini.Enam siswa kelas 9 berdasarkan kriteria yang dipertimbangkan dipilih dengan teknik purposive sampling sebagai subyek penelitian. Mereka ditentukan dari tiga kategori yang mana dua siswa dipilih masing-masing dari mereka yang pencapaian skor speaking dibawah 70, 71-85 dan diatas 85. Siswa-siswa tersebut diwawancara untuk menghasilkan data yang dibutuhkan. Rekaman dari wawancara ditranskrip dan dianalisa menggunakan intsrumen untuk mendapatkan hasilnya. Data-data tersebut ditransformasikan ke dalam angka dan kata-kata untuk menjawab pertanyaan penelitian. Oleh karena itu, penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Telah ditemukan dua hasil di penelitian ini. Yang pertama adalah telah ditemukan bahwa siswa-siswa membuat 199 kasus kesalahan dalam level morpologi dan sintaksis. Kesalahan-kesalahan morphosintaksis ini ditemukan dalam empat klasifikasi yaitu omision, addition, misformation dan misordering. Penemuan kedua adalah kemunculan kesalahan-kesalahan tersebut disebabkan oleh empat sumber yaitu intralingual, interlingual, ambiguous dan unique. Dampak dari intralingual mempunyai peran yang paling besar dalam kemunculan kesalahan-kesalahan. Sumber ini berdampak pada 155 kasus (77.89%), dampak interlingual hanya terjadi pada 25 kasus (12.75%). 15 kasus (7.54%) adalah ambiguous yang mana tidak jelas apakah dampak tersebut dari interlingual atau intralingual. 4 kasus ditemukan sebagai unique yang mana sumber kesalahannya tidak diketahui. Dari penelitian ini, bisa disimpulkan bahwa kelas sembilan menghadapi kesulitan serius dalam mempelajari elemen morphosintaksis. Mereka melakukan kesalahan dalam empat proses kognitif ketika menggunakan aturan-aturan mophosintaksis tertentu. Kesalahan-kesalahan ini terjadi mayoritas karena kesulitan-kesulitan dalam bahasa terget, paparan parsial item-item linguistik tertentu dan kurangnya pengetahuan terhadap aturan-aturan tertentu.
Kata Kunci: Interlingal interference, Intralingual interference, Morphosyntax, Moprhosyntactic errors
Abstract
Errors are important part of language learning. All learners commit errors when learning a new language either a first language or second language. They can be barriers when learners are not aware of the particular difficulties of the target language. Learning a second language has more interfering sources that lead to more emergences of errors. These sources of second language errors are the difficulties of the target language termed as intralingual interference and the interference of the first language termed as interlingual interference. The Morphology and Syntax become the most problematic linguistic aspects in learning English as foreign language espceially in Indonesia. It is found that there are many students in their beginning stage of learning English face difficulties and commit errors in learning morphosyntactic elements which are grammatical components. Thus this research has been conducted to analyze the morphosyntactic errors, the cognitive processes underlying the errors construction and their sources to help the students minimize the errors and do self-correction and be aware of the particular difficulties and inform the teachers this phenomenon. Six ninth graders based on considered criteria were selected as the subjects by using purposive sampling. They were selected from three categories which are those who have speaking achievement score below 70, 71-85 and above 85. Two students were chosen from each cluster as the samples. Further, the students were interviewed to gain the data. The recording of the interview were transcritpted and analyzed using intruments to get the results. The data were transformed into numbers and words to answer the research questions of this study. Therefore, this research was a descriptive research. There are two results found in this study. First, it has been found that students make 199 in both morphological and syntactical level. These morphosyntactic errors were investigated in four classifications which are omision, addition, misformation and misordering. Secondly, the occurances of errors were caused by four sources which are intralingual, interlingual, ambiguous and unique. The intralingual interference has the biggest role in error emergences. It interferes in 155 cases (77.89%). The interlingual interference only exists 25 cases (12.75%). 15 cases (7.54) are ambigous which whether interlingual and intralingual interfere was not obvious. 4 cases are unique which the sources of errors are unknown. From the study, it can be concluded that ninth graders face great difficulties in learning morphosyntactic elements. They commit errors in four cognitive processes when performing particular morphosyntactic rules. These errors occured majorly because of the difficulties of the target language, partial exposure of particular linguistic items and inadequate knowledge of the rules of English Morphosyntax
Keywords: Interlingal interference, Intralingual interference, Morphosyntax, Moprhosyntactic errors
 
POTENSI PRAKTEK MONOPOLI AKIBAT STATUS INVESTMENT HOLDING COMPANY PT. PERTAMINA (PERSERO) TERHADAP PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA TBK
Muhammad Rizki Dr Sukarmi, S.H., M.H. Moch Zairul Alam, S.H., MH. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Email : [email protected] ABSTRAK Holding company Badan Usaha Milik Negara sektor Minyak dan Gas Bumi direalisasikan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pertamina dan dilanjutkan dengan Conditional Sales Purchase Agreement antara PT. Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT. Pertamina Gas. Hal ini berpotensi melanggar prinsip persaingan usaha yang diatur di dalam Undang – Undang No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Sehingga dalam skripsi ini penulis mengkaji bagaimana analisa potensi pelanggaran terhadap prinsip – prinsip persaingan usaha yang sehat atas keberadaan holding company dan bagaimana rekomendasi keberadaan holding company agar sesuai dengan prinsip – prinsip persaingan usaha yang sehat. Kata Kunci : Keberadaan Holding Company Badan Usaha Milik Negara Sektor Minyak dan Gas Bumi, Persaingan Usaha Yang Sehat  ABSTRACT Holding company of the State-Owned Enterprise for the Oil and Gas sector has been realized through Peraturan Pemerintah Nomor 6 of 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pertamina and continued with the Conditional Sales Purchase Agreement between PT. Perusahaan Gas Negara Tbk and PT. Pertamina Gas. This has the potential to violate the principle of monopoly and anti trust stipulated in Undang - Undang Nomor 5 of 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. So in this thesis the author examines how to analyze the potential violations of the principles of fair business competition on the existence of a holding company and how the recommendation of the holding company is in accordance with the principles of fair business competition. Keywords : Exixtence of Holding Company State-Owned Enterprise for Oil and Gas Sector, Fair Business Competitio
SISTEM INFORMASI PENENTUAN CROSS-SELLING PRODUK PADA SISTEM PENJUALAN KPRI UNIVERSITAS JEMBER MENGGUNAKAN METODE APRIORI
KPRI Universitas Jember merupakan salah satu usaha koperasi yang ada di Jember. Salah satu unit usaha yang dijalankan oleh KPRI Universitas Jember adalah Unit pertokoan. KPRI Universitas Jember sudah memiliki sebuah sistem informasi penjualan yang mengelola semua transaksi penjualan produknya. Menurut Priyana & Kardianawati (2015), data penjualan yang tersimpan pada database dapat diolah lebih lanjut untuk menerapkan suatu strategi pemasaran. Salah satu strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh KPRI dengan memanfaatkan data dalam database penjualan adalah strategi cross-selling produk.
Untuk membantu mengembangkan strategi pemasaran produk pada KPRI Universitas Jember, maka dirancang sebuah sistem untuk menentukan cross selling produk yang merupakan salah satu strategi pemasaran produk. Database yang tersimpan pada sistem informasi penjualan dapat dimanfaatkan untuk membuat sistem yang dapat membantu koperasi dalam menentukan produk Cross-selling yang sesuai dan lebih menarik minat konsumen. Sistem Informasi yang akan dibangun menggunakan metode datamining market basket analysis dengan menggunakan algoritma Apriori. Dengan menerapkan metode market basket analysis dengan menggunakan algoritma Apriori pada pembuatan sistem Cross-selling produk maka akan didapatkan hasil rekomendasi produk yang dapat ditawarkan kepada konsumen secara bersamaan dalam satu waktu yang dilihat dari perhitungan pola transaksi. Sehingga KPRI Universitas Jember dapat mengetahui kombinasi produk yang yang sering dibeli oleh konsumen dan dapat meningkatkan nilai penjualan
PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK KORBAN PENCABULAN DALAM LINGKUP RUMAH TANGGA (Studi di Polres Metro Kota Bekasi)
Aziz Yusuf Muhammad Rizki, Dr. Nurini Aprilianda S.H., M.Hum, Dr. Abdul Madjid S.H., M.Hum. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Email : [email protected]  ABSTRAK Pada skripsi ini, peneliti mengangkat permasalahan tentang perlindungan khusus anak krban pencabulan dalam lingkup rumah tangga. Pilihan tema tersebut dilatar belakangi karena kasus pencabulan anak yang terjadi di kota Bekasi terus meningkat tiap tahun sedangkan pelakunya sendiri adalah orang terdekat korban dan bagaimana cara polres kota Bekasi menerapkan perlindungan khusus kepada anak korban pencabulan dalam lingkup rumah tanggan yang sesuai dengan Undang - Undang, dengan mewawancarai dan mengambil sample data yang di dapatkan dari penyidik khusus yang telah menangani kasus pencabulan dalam lingkup rumah tangga. Dalam menjalankan tugasnya pihak penyidik memiliki banyak sekali kendala yang dihadapi dalam memberikan perlindungan khusus untuk memenuhi hak – hak anak korban pencabulan yang sesuai dengan Undang – Undang yang berlaku. Sedangkan dalam pasal yang mengatur tentang perlindungan khusus anak korban pencabulan memiliki ketidakjelasan dan ketidaklengkapan dalam pelaksanaan perlindungan khusus kepada anak korban pencabulan. Permasalahan ini lah yang menjadi pertanyaan bagaiman bentuk pelaksanaan perlindungan khusus Polres Metro Kota Bekasi kepada anak korban pencabulan dalam lingkup rumah tangga dan apakah yang menjadi kendala serta bagaimana upaya Polres Metro Bekasi dalam menghadapinya. Kata Kunci: Perlindungan Khusus, Anak, Pencabulan, Rumah Tangga  ABSTRACT This research studies special protection given to young victims of domestic molestation, which is triggered by the growing incidence of molestation in Bekasi every year, and this issue has encouraged the author to find out how the protection for the victims of the molestation has been implemented according to the law. The data was obtained from interviews with and taking samples from special enquirers that have handled domestic molestation cases in their field. However, there are several impeding factors in providing the protection to the young victims of the case according to the existing law. Moreover, the implementation of giving the protection is still unclear. This issue is questioned regarding the implementation of providing the special protection by the Metro sub-regional police department in Bekasi. Another problem is also related to what impeding factors hamper the implementation to provide the protection to the victims and what measures are taken by the police in Metro Bekasi to encounter the issues. Keywords: special protection, children, molestation, domesti
Prediksi Harga Rumah Di Jabodetabek Menggunakan Metode Artificial Neural Network
A house is a fundamental need for humans. Determining house prices is a crucial aspect of property transactions, especially in major areas like Jabodetabek, where property prices are consistently rising. Prediction is a suitable tool to assist in decision-making for determining house prices. There are numerous methods that can be applied for prediction; the author employs the Artificial Neural Network (ANN) method. ANN is known as a highly flexible predictive algorithm capable of accommodating various input features. The results of using the ANN method for predicting house prices in the Jabodetabek area show a Mean Absolute Error (MAE) of 0.209, Mean Squared Error (MSE) of 0.159, and Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 4.951
DIALEKTIKA FEMINIS INDONESIA TERHADAP UNDANG-UNDANG POLIGAMI: Nalar Kritis KH Husein Muhammad Terhadap Kompilasi Hukum Islam dalam Perspektif Tafsir Ahkam
This study aims to trace Husein Muhammad’s reason thinking, Indonesian feminist Kyai in the case of licensing polygamy according to the Compilation of Islamic Law. Husein Muhammad is one of the pesantren kiai who is intense in gender issues. The idea offered by Husein Muhammad is reinterpretation of gender-biased legal issues in the hope that it can be used as a guide and guide in dealing with particular problems at the present time. This study seeks to unravel the views of KH. Husein Muhammad on gender justice in polygamy permits. This research is a qualitative research literature (library research). The technique used in analyzing the data in this study, using descriptive-analytical method, to describe in general the thoughts of Husein Muhammad. The data for this research are books written by Husein Muhammad and interviews with him. This study concludes that Husein Muhammad's method of thinking in rejecting the rules for licensing polygamy according to the rules of the Compilation of Islamic Law is based on the concepts of selection (intiqo-iy) and exploration (ijtihad). These two concepts are oriented towards the concept of protecting and providing a sense of justice for women which can be integrated into Indonesian positive law.
Keywords: Feminist kyai, Critical reasoning, Polygamy laws
Daftar Pustaka
Al Amin, Habibi. "Guardians Concept in Qur'an Perspective." Shakhsiyah Burhaniyah: Jurnal Penelitian Hukum Islam 6.1 (2021): 95-114.
Al Amin, Habibi. "Penciptaan Adam; Mendialogkan TafsiR Marah Labid dengan Teori Keadilan Gender." An-Nuha: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial 1.1 (2014): 17-44.
Al Amin, Habibi. "Tafsir Sufi Lata’ if al-Isyarat." SUHUF 9.1 (2016): 59-77.
Al-Husaini, Taqiyuddin Abi Bakar Muhammad, Kifayatul Akhyar Fi Halli Ghayatil Ikhtishar, Indonesia: Haramain Jaya Indonesia, 2005.
Al-Kasani, Alauddin Abi Bakar bin Mas’ud, Bada’i Sana’i Fi Tartibi Syara’i, Beirut: Darul Kutub, 2003.
Al-Maliki, Alwi Abbas Ibanah al-Ahkam, Beirut: Darul Fikr, 1996.
Al-Qozwaini, Abdullah Muhammad bin Yazid, Sunan Ibnu Majah, Beirut: Darul Fikr, tt.
Al-Syairazi, Abu Ishaq Ibrahim bin Ali, Al-Muhadzdhab, Beirut: Darul Kutub, 1995.
Al-Syarkhasi, Syamsuddin Abu Bakr Muhammad, Al-Mabsuth, Beirut: Darul Makrifah, tt.
Al-Zuhaili, Wahbah, Terj. Agus Effendi dan Bahruddin Fananny, Zakat Kajian Berbagai Madzhab, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008.
_________________, Terj. Abdul Hayyie al-Kattani, dkk, Fiqih Islam Wa Adillatuhu, Jakarta: Gema Insani, 2011.
An-Nawawi, Abu Zakaria Muhyiddin bin Syaraf, Al-Majmu’, Beirut: Darul Fikr, tt.
Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta, 2006.
As’at, Kamran dkk, Fiqh Ibadah, Jakarta: Amzah, 2009.
Ash-Sajastany, Abi Dawud Sulaiman Ibn Ash’as, Sunan Abi Dawud, Beirut: Darul Fikr, 1994.
Ash-Shiddieqy, M. Hasbi, Pedoman Zakat, Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2009.
Ash-Syaukani, Muhammad bin Ali bin Muhammad Nailul Author, Beirut: Darul Fikr, 1983.
Taufiqurrahman, Zaky Fajar, and Habibi Al Amin. "Desain Pembelajaran Literasi Kitab Kuning Melalui Metode Sorogan dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam." Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia 6.2 (2021): 1467-1474.Tujuan penelitian ini adalah untuk melacak metode berpikir Husein Muhammad, Kyai feminis Indonesia dalam kasus perizinan poligami menurut Kompilasi hukum Islam. Husein Muhammad merupakan salah satu kiai pesantren yang intens dalam isu gender. gagasan yang ditawarkan oleh Husein Muhammad adalah penafsiran ulang (reinterpretasi) terhadap persoalan hukum yang bias gender dengan harapan bisa dijadikan petunjuk dan pedoman dalam menghadapi permasalahan partikular pada masa sekarang. Penelitian ini berusaha mengurai pandangan KH. Husein Muhammad tentang keadilan gender dalam izin poligami. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif kepustakaan (library research). Adapun teknik yang digunakan dalam menganalisa data dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif-analisis, untuk memaparkan secara umum pemikiran Husein Muhammad. Data penelitian ini adalah buku-buku karangan Husein Muhammad dan wawancara dengannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode berpikir Husein Muhammad dalam menolak aturan perizinan poligami menurut aturan Kompilasi hukum Islam adalah mendasarkan pada konsep seleksi (intiqo-iy) dan eksplorasi (ijtihad). Dua konsep ini berorientasi pada konsep melindungi dan memberikan rasa adil bagi kaum perempuan yang dapat diintegrasikan dalam hukum positif indonesia.
Kata kunci: kyai feminis, Nalar kritis, Undang-undang poligami.
Daftar Pustaka
Al Amin, Habibi. "Guardians Concept in Qur'an Perspective." Shakhsiyah Burhaniyah: Jurnal Penelitian Hukum Islam 6.1 (2021): 95-114.
Al Amin, Habibi. "Penciptaan Adam; Mendialogkan TafsiR Marah Labid dengan Teori Keadilan Gender." An-Nuha: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial 1.1 (2014): 17-44.
Al Amin, Habibi. "Tafsir Sufi Lata’ if al-Isyarat." SUHUF 9.1 (2016): 59-77.
Al-Husaini, Taqiyuddin Abi Bakar Muhammad, Kifayatul Akhyar Fi Halli Ghayatil Ikhtishar, Indonesia: Haramain Jaya Indonesia, 2005.
Al-Kasani, Alauddin Abi Bakar bin Mas’ud, Bada’i Sana’i Fi Tartibi Syara’i, Beirut: Darul Kutub, 2003.
Al-Maliki, Alwi Abbas Ibanah al-Ahkam, Beirut: Darul Fikr, 1996.
Al-Qozwaini, Abdullah Muhammad bin Yazid, Sunan Ibnu Majah, Beirut: Darul Fikr, tt.
Al-Syairazi, Abu Ishaq Ibrahim bin Ali, Al-Muhadzdhab, Beirut: Darul Kutub, 1995.
Al-Syarkhasi, Syamsuddin Abu Bakr Muhammad, Al-Mabsuth, Beirut: Darul Makrifah, tt.
Al-Zuhaili, Wahbah, Terj. Agus Effendi dan Bahruddin Fananny, Zakat Kajian Berbagai Madzhab, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008.
_________________, Terj. Abdul Hayyie al-Kattani, dkk, Fiqih Islam Wa Adillatuhu, Jakarta: Gema Insani, 2011.
An-Nawawi, Abu Zakaria Muhyiddin bin Syaraf, Al-Majmu’, Beirut: Darul Fikr, tt.
Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta, 2006.
As’at, Kamran dkk, Fiqh Ibadah, Jakarta: Amzah, 2009.
Ash-Sajastany, Abi Dawud Sulaiman Ibn Ash’as, Sunan Abi Dawud, Beirut: Darul Fikr, 1994.
Ash-Shiddieqy, M. Hasbi, Pedoman Zakat, Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2009.
Ash-Syaukani, Muhammad bin Ali bin Muhammad Nailul Author, Beirut: Darul Fikr, 1983.
Taufiqurrahman, Zaky Fajar, and Habibi Al Amin. "Desain Pembelajaran Literasi Kitab Kuning Melalui Metode Sorogan dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam." Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia 6.2 (2021): 1467-1474.
 
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN RANGKAIAN PROSES PERSIDANGAN KASUS RIZIEQ SHIHAB ANTARA MEDIA ONLINE KOMPAS.COM DAN REPUPLIKA.CO.ID PERIODE MARET 2021
Masyarakat dunia khususnya juga di Indonesia pada zaman sekarang
sangatlah kental dengan teknologi komunikasi dan informasi . Maka dari itu
dizaman serba modern ini Media pun ikut berdampak karena kemajuan teknologi
Komunikasi dengan bermunculannya Media berbasis Online yang bisa dinikmati
kapan saja dan dimana saja hanya dengan smartphone dan dukungan teknologi
Internet.. Penelitian ini menitikberatkan kepada Pemberitaan Kasus yang
dilakukan oleh seorang tokoh agama yaitu pemimpin Front Pembela Islam atau
sering disebut FPI . Jenis penelitian pada skripsi ini adalah Penelitian Kualitatif
Deskriptif. Metode yang digunakan adalah kualitatif sedangkan metode
analisisnya menggunakan teori Analisis Framing Robert N Entman yang
menitikberatkan mencari tentang pendefinisian masalah , memperkirakan
penyebab masalah, membuat pilihan moral, dan menekankan penyelesaian
masalah.
Dari hasil penelitian berdasarkan analisis Framing oleh Robert N Entman
yaitu dari media Kompas.com berusaha menonjolkan apa yang menjadi fakta
dalam kasus-kasus yang dilakukan oleh Rizieq Shihab secara sangat terinci dan
kerap sampai ada yang seperti memojokkan Rizieq Shihab dalam pemberitaannya
, itu dikarenakan Kompas.com adalah media Nasional yang netral tidak memihak
manapun . Kemudian dari Media Republika.co.id , kontruksi berita yang
dilakukan dalam pemberitaan tentang Rizieq Shihab dapat dilihat dalam
menentukan masalah yang terkait , pembingkaian lebih jelas dan menurut penulis
pemberitaannya lebih sedikit dan juga lebih sedikit bercondong memihak kepada
pihak Rizieq Shihab . Hal itu bisa dilihat dari judul hingga kesimpulan
pemberitaan yang dibingkai oleh Republika.co.id. yang berbasis media bertema
islami yang berbeda dengan Kompas.com yang berbasis Media Nasional
Pola Komunikasi Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Siswa di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Medan
ABSTRAK Pola Komunikasi Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Siswa di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Medan dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning yang dikembangkan oleh USAID PRIORITAS. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan oleh guru dalam mengembangkan keterampilan siswa di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Medan, serta untuk mengetahui keterampilan apa saja yang berkembang pada siswa di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Medan.Penelitianini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memfokuskan pada analisis studi kasus. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma konstruktivisme. Dalam penelitian ini, peneliti mewawancarai 8 orang informan yang terdiri dari 4 orang guru dan 4 orang siswa yang sesuai dengan kategori yang telah ditentukan oleh peneliti. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah guru sebagai tenaga pendidik yang mengajar di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Medan, serta siswa yang belajar di sekolah tersebut tepatnya di kelas IX Plus 1.Subjek penelitian tersebut terdiri dari informan guru yang adalah Ibu Dra. Hj. Pitta Hara, ibu Tuti S.Pd, ibu Syarifa Hasibuan S.Pd, ibu Nurhayani Tanjung, serta informan siswa yang adalah Verysya Salsabila Adeliesta, Shafa Rizki Azzahra, Harun Al Fauzan dan Muhammad Febriansyah Al Arif. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah pola komunikasi yang diterapkan guru dalam mengembangkan keterampilan siswa di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Medan. Dari hasil penelitian, keempat informan guru menggunakan metode pembelajaran Contextual Teachingand Learning. Penerapan metode tersebut dapat terlihat dari proses pembelajaran di kelas.Penerapan metode tersebut dapat dilihat dari penerapan duduk berkelompok di kelas, adanya sistem diskusi dan presentasi, adanya media pembantu dalam proses mengajar dan siswa aktif di dalam proses pembelajaran. Penerapan tersebut mampu menciptakan pola komunikasi yang diterapkan di kelas. Pola komunikasi yang digunakan adalah pola komunikasi banyak arah atau komunikasi sebagai transaksi. Pola komunikasi tersebut mampu meningkatkan keterampilan siswa. Kata kunci:Guru, Siswa, Pola Komunikasi, Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learnin
- …
