668 research outputs found

    Use of chromatographic-based techniques and chemometrics for halal authentication of food products: A review

    No full text
    Halal food products are requisite to be consumed by Muslim communities in the world. The standard methods capable of quantifying non-halal components are very urgent. This review highlights the chromatographic methods and chemometric or multivariate data analysis that offer reliable techniques to provide the separation capacity in halal authentication analysis. This review article was written from reputable worldwide databases including Web of Science, Scopus, and PubMed, between January and February 2022. The keywords were “halal research,” “food analysis,” “chromatography,” “chemometrics” and “authentication.” Chromatographic-based techniques in combination with chemometrics of multivariate analysis, a powerful statistical analysis to manage huge data generated from analytical measurement, could be used to identify potential markers to differentiate halal and non-halal samples. Chromatogram and peak separation profiles resulted as the instrument responses can be further evaluated for determination as well as quantification of halal and non-halal components in food products. Combination of chromatographic-based method and chemometrics techniques with some scenarios can be applied for halal research on food products. © 2022 Laela Hayu Nurani, Florentinus Dika Octa Riswanto, Anjar Windarsih, Citra Ariani Edityaningrum, Any Guntarti and Abdul Rohman. Published with license by Taylor & Francis Group, LLC. © 2022, Published with license by Taylor & Francis Group, LLC. © 2022 Laela Hayu Nurani, Florentinus Dika Octa Riswanto, Anjar Windarsih, Citra Ariani Edityaningrum, Any Guntarti and Abdul Rohman

    STRATEGI PEMENANGAN SULISTYO WETI ARIANI DALAM PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN KABUPATEN REMBANG TAHUN 2019

    No full text
    Strategi pemenangan calon anggota dewan merupakan suatu rencana yang dipersiapkan oleh calon anggota dewan dalam kurun waktu tertentu dengan menjaga sumber daya yang bertujuan untuk memperoleh kemenangan dalam pemilihan umum. Penelitian ini tentang strategi pemenangan Sulistyo Weti Ariani dalam Pemilu anggota dewan Kabupaten Rembang tahun 2019. Sulistyo Weti Ariani merupakan calon anggota dewan yang yang terpilih pada Pemilu anggota dewan tahun 2009, 2014 dan pada Pemilu 2019 terpilih kembali dengan mendapatkan 4.204 suara. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui strategi pemenangan yang digunakan oleh Sulistyo Weti Ariani dalam Pemilu anggota dewan Kabupaten Rembang tahun 2019. (2) Mengetahui faktor-faktor pendukung yang mempengaruhi kemenangan Sulistyo Weti Ariani dalam Pemilu anggota dewan Kabupaten Rembang tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian meliputi sumber data primer dan sekunder. Alat dan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi. Data penelitian yang terkumpul dianalisis meliputi pengumpulan data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemenangan yang digunakan Sulistyo Weti Ariani yaitu strategi politik ofensif dan defensif menurut Peter Schroder yang meliputi pembentukan tim sukses, segmentasi, pembentukan citra, pendekatan terhadap tokoh masyarakat dan pengawalan massa. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi pemenangan Sulistyo Weti Ariani adalah berkat terpilih menjadi anggota dewan pada Pemilu anggota dewan tahun 2009 dan 2014, serta menjalankan bisnis, Ia mendapatkan banyak jaringan, popularitas dan modal yang semuanya menjadi pendukung terpilihnya Sulistyo Weti Ariani. Saran peneliti pada penelitian ini yaitu bagi Caleg terpilih agar dapat melaksanakan program-program kerja yang diusung pada masa kampanye, serta hal-hal yang dapat membawa kesejahteraan masyarakat di Dapil II Kabupaten Remban

    PERBESARAN CITRA MENGGUNAKAN METODE WAVELET

    Get PDF
    Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Perbesaran citra merupakan salah satu cabang dalam pengolahan citra digital, yang sering dibutuhkan dalam berbagai aplikasi seperti dalam bidang kedokteran, multimedia, dan dalam citra satelit. Seiring makin berkembangnya teknologi, makin banyak pula metode yang digunakan untuk perbesaran citra. Pada penelitian ini, proses perbesaran citra dilakukan menggunakan metode wavelet. Jenis filter induk wavelet yang digunakan, yaitu haar, daubechies 4, daubechies 6, daubechies 8, dan coiflet 1. Langkah-langkah proses perbesaran citra adalah sebagai berikut: transformasi wavelet diskrit, yaitu mendekomposisi citra inputan dengan menggunakan algoritma pyramida. Kemudian hasil dekomposisi (koefisien wavelet) dikalikan dengan dua dan diletakkan dalam matrik yang berukuran dua kali citra inputan pada sisi pojok kiri atas, sedangkan elemen matrik yang lain diisi nol. Setelah dilakukan proses transformasi wavelet invers (proses rekonstruksi) terhadap matrik tersebut, dihasilkan nilai untuk citra output (hasil perbesaran). Proses di atas memanfaatkan dua buah fungsi filter, yaitu low-pass filter (scaling function) dan high-pass filter (wavelet function). Dari uji coba yang dilakukan pada perangkat lunak ini terhadap lima filter induk wavelet yang digunakan, filter haar mempunyai nilai MSE (Mean Square Error) terkecil. Uji coba juga menunjukkan bahwa karakteristik citra asli, seperti standard deviasi juga mempengaruhi besarnya nilai MSE. Kata Kunci : Transformasi Wavelet, Algoritma Pyramida, MSE.</p

    PENGARUH CITRA MEREK DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI BRAND INNISFREE

    No full text
    Penelitian ini berjudul pengaruh citra dan harga terhadap minat beli Brand Innisfree. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil kajian mengenai variabel citra, variabel harga, dan variabel minat beli terhadap Brand Innisfree serta menganalisis seberapa besar pengaruh citra dan harga terhadap minat beli konsumen pada brand Innisfree. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode deskriptif-verifikatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa di Kota Bandung dengan jumlah sampel 111, yang disebar melalui kuisioner dengan google form. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel citra merek terhadap minat beli Brand Innisfree. Terdapat pula pengaruh variabel harga terhadap minat beli Brand Innisfree. Dan terdapat pengaruh antara citra merek dan harga terhadap minat beli Brand Innisfree

    Kompresi Citra Digital Menggunakan Metode Kombinasi Wavelet-PCA Image Compression Using Hybrid Wavelet-PCA Method

    Get PDF
    ABSTRAKSI: Kebutuhan terhadap bandwidth jaringan komunikasi dan kapasitas media penyimpanan yang besar menjadi sebuah isu yang sangat penting pada saat sejumlah data citra digital disimpan atau ditransmisikan. Agar efisiensi kapasitas bandwidth dan kapasitas media penyimpanan menjadi lebih baik, maka dilakukan kompresi terhadap data citra sebelum disimpan atau ditransmisikan. Kompresi dilakukan untuk menghilangkan redundancy yang terkandung dalam data, dengan cara meminimalkan jumlah bit yang merepresentasikan data citra. Setelah itu baru dilakukan dekompresi terhadap data citra yang ingin ditampilkan kembali atau setelah proses transmisi selesai dilakukan.Pada tugas akhir ini dikembangkan suatu aplikasi kompresi citra digital yang menggunakan metode kombinasi Wavelet-PCA. DWT (Discrete Wavelet Transform) merupakan teknik mendekomposisi data citra digital menjadi empat subband yaitu subband aproksimasi (LL), subband horizontal (LH), subband vertikal (HL), dan subband diagonal (HH). Transformasi wavelet yang digunakan adalah wavelet CDF 9/7. Pada transformasi wavelet ini citra ditransformasi melalui proses symmetric extension untuk mengurangi efek tepi saat proses konvolusi. Kelebihannya yaitu citra dekompresi lebih baik bahkan untuk tepinya. PCA betujuan menangkap variasi total pada citra dan menjelaskan variasi t.0ersebut dengan variabel-variabel yang jumlahnya lebih sedikit, berarti selain PCA menghasilkan karakteristik data, PCA juga melakukan reduksi dimensionalitas data. Sedangkan kuantisasinya menggunakan kuantisasi skalar. Penggabungan berbagai metode ini menghasilkan sistem kompresi yang bersifat lossy compression.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, ternyata system ini memiliki performansi yang baik berdasarkan rasio kompresi, PSNR serta nilai MOSnya. Rasio kompresi rata-rata yang dihasilkan sistem ini sekitar 70% - 90%. Sedangkan nilai PSNR berada antara range 20-40dB, suatu nilai yang mencakup nilai PSNR standar kompresi citra yaitu 30dB. Nilai MOS yang dihasilkan pun tinggi dengan rata-rata sebesar 4,4033 untuk level dekomposisi 1 yang berarti berada dalam kategori citra yang baik (good).Kata Kunci : kompresi citra, transformasi wavelet diskrit, PCA, lossy compression, rasio kompresi, PSNR, MOSABSTRACT: Requirement to bandwidth of network of communications and big storage media capacities become a very important issue when a number digital image had to be kept data transmitted. For efficiency of capacities bandwidth and capacities storage media become better, so compression image data has to be done before the data kept or transmitted. Compression do to eliminate the redundancy which implied in the data, by minimization sum up the beet which representated of image data. Afterwards do decompression to image data which wish re-presented or after transmission process have been done.In this final duty developed a digital application compression image using method of combination Wavelet-PCA. DWT (Discrete Wavelet Transform) representing technique to decomposed image data become four subband that is subband aproximation (LL), subband horizontal (LH), vertical subband (HL), and subband diagonal (HH). Wavelet Transform used is wavelet CDF 9/7. At this transformation wavelet is image transformed through process of symmetric extension to lessen the edge effect of moment when convolusion process is done. Its excess that is better decompression image even for the edge of its. PCA needed catch the total variation at image and explain the the variation of with the variable which its amount is slimmer, meaning besides PCA yield the data characteristic, PCA also do dimensional reduction of the data. While its quantization use the scalar quantization. Affiliation of various this method yield the compression system having the character of lossy.Based on analysis which have been done, in the reality this system own the good performance pursuant to compression ratio, PSNR and also the MOS. Compression ratio mean yielded by this system about 70%-90%. While value PSNR reside in among range 20dB-40dB, a value including value of PSNR of standard of image compression that is 30dB. Value MOS yielded high even also with the mean of equal to 4,4033 for the level of decomposition 1 meaning to stay in the good image category.Keyword: image compression, discrete wavelet transform, PCA, lossy compression, compression ratio, PSNR and MOS

    GAMBARAN POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK DAN STATUS NUTRISI PADA REMAJA SMA DI SMA KRISTEN CITRA BANGSA DI KOTA KUPANG

    Get PDF
    The background of the author doing this research is because of the problem of nutritional status in adolescents, namely how the description of diet, physical activity and nutritional status of teenagers at Citra Bangsa Christian High School in Kupang City. Then this study aims to analyze the description of diet, physical activity, and nutritional status in Citra Bangsa Christian High School Teenagers in Kupang City. The research method conducted by the author is survey research using descriptive research methods. This research was conducted at the Citra Bangsa Christian High School in Kupang City and the informants in this study were students or writers who conducted research in collecting the data needed. The authors conducted research using interview techniques by using questionnaires to obtain answers from students regarding information about diet, physical activity, and nutritional status in adolescents systematically. From the results of research conducted by the author on the description of eating patterns, physical activity, and nutritional status in adolescents, which shows that from 140 respondents, 31 respondents (22.1%) have a high eating pattern, 99 respondents (77.7%) have a high dietary pattern. eat enough by answering questions, and 10 respondents (7.1%) have a poor diet. While in the physical activity section of 140 respondents, 46 respondents (32.9%) had a high level of physical activity, 61 respondents (43.6%) had a moderate level of activity, and 33 respondents (23.6%) had a high level of physical activity. which is lacking. And on the nutritional nutritional status of 140 respondents, 36 respondents (25.7%) had a "thin" nutritional status, 92 respondents (65.7%) had a "Normal" nutritional status, and 12 respondents (8.6%) had a nutritional status. Nutrition "Fat", while the nutritional status of obesity was not obtained. Keywords: Diet, Physical Activity, Nutritional StatusLatar belakang penulis melakukan penelitian ini karena melihat dari masalah status nutrisi pada remaja yaitu bagaimana gambaran pola makan, aktivitas fisik dan status nutrisi terhadap remaja SMA Kristen Citra Bangsa di Kota Kupang. Kemudian penelitian ini bertujuan Untuk menganalisa gambaran pola makan,&nbsp; aktivitas fisik, dan status nutrisi pada Remaja SMA Kristen Citra Bangsa di Kota Kupang. Metode penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah penelitian survey dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian ini penulis lakukan di sekolah SMA Kristen Citra Bangsa Kota Kupang dan informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa atau penulis yang melakukan penelitian dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan penulis melakukan penelitian menggunakan Teknik wawancara dengan cara menggunakan kuesioner untuk mendapatkan jawaban dari siswa mengenai informasi tentang pola makan, aktivitas fisik, dan status nutrisi pada remaja secara sistematis. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis tentang gambaran pola makan, aktivitas fisik, dan status nutrisi pada remaja yang menunjukkan bahwa Dari 140 responden didapatkan 31 responden (22,1%) memiliki pola makan yang tinggi, 99 responden (77,7%) memiliki pola makan yang cukup dengan menjawab pertanyaan, dan 10 responden (7,1%) memiliki pola makan yang kurang. Sedangkan pada bagian aktivitas fisik dari 140 responden didapatkan 46 responden (32,9%) memiliki tingkat aktivitas fisik yang tinggi, 61 responden (43,6%) memiliki tinggkat aktivitas sedang, dan 33 responden (23,6%) memiliki tingkat aktivitas fisik yang kurang. Dan pada status nutrisi&nbsp; nutrisi dari 140 responden didapatkan 36 responden (25,7%) memiliki status nutrisi “Kurus”, 92 responden (65,7%) memiliki status nutrisi “Normal”, dan 12 responden (8,6%) memiliki status Nutrisi “Gemuk”, sedangkan status nutrisi obesitas tidak didapatkan. Kata Kunci: Pola Makan, Aktivitas Fisik, Status Nutris

    Skema Citra Identitas pada Metafora dalam Lagu-Lagu Kings Of Convenience: Kajian Semantik Kognitif

    Get PDF
    Penelitian skema citra identitas ini dilakukan menggunakan metode kualitatif. Data penelitian diambil dari lirik lagu-lagu Kings of Convenience, berjudul Mrs. Cold, Love Is A Lonely Thing dan Cayman Islands dari situs internet. Teori yang digunakan adalah skema citra, bentuk dan jenis metafora yang terdapat pada data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan teori Cruse dan Croft (2004) terdapat spesifik skema citra identitas sebanyak 14 data. Skema citra identitas yang muncul didukung oleh teori Sprecher dan Duck (1994) yang membagi skema citra identitas menjadi dua, yaitu kesesuaian (matching) dan superimposisi (superimposition). Teori skema citra identitas ini dapat diaplikasikan di dalam berbagai bidang, salah satunya yaitu ilmu linguistik yang berhubungan dengan semantik kognitif. Jenis skema citra identitas sesuai ditemukan 12 data, sedangkan skema citra superimposisi ditemukan 2 data. Setelah itu pengklasifikasian jenis metafora yang muncul menggunakan teori Lakoff dan Johnson (2003), ditemukan 6 metafora struktural dan 8 metafora ontologis

    Pengaruh Bauran Pemasaran Eceran (Retailing Mix) terhadap Citra Merek Hypermart Sun Plaza Medan

    No full text
    Dalam usaha memenangkan persaingan bisnis pada era teknologi yang sangat cepat ini, kualitas produk bukan lagi satu-satunya menjadi komoditas yang dapat dibanggakan, karena setiap pelaku bisnis pasti dapat membuat produk yang berkualitas sangat tinggi. Pembentukan citra atau image yang baik di benak konsumen dapat menjadi kekuatan peritel dalam memperebutkan calon konsumen potensial dan mempertahankan konsumen yang ada. Karena itu, perusahaan ritel harus membuat strategi yang berkaitan dengan pembentukan citra merek agar konsumen tidak beralih ke peritel lain. Penelitian ini merupakan penelitian terhadap bauran pemasaran eceran (retailing mix) terhadap citra merek Hypermart Sun Plaza Medan. Adapun bauran pemasaran eceran terdiri dari lokasi, merchandise, harga, promosi, atmosfer dalam gerai, dan retail service. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran eceran (retailing mix) terhadap citra merek Hypermart Sun Plaza Medan. Memenuhi tujuan tersebut, peneliti menggunakan model Regresi Linear Berganda. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis statistik. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji statistik, yaitu Uji F dan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi, merchandise, harga, promosi, atmosfer dalam gerai, dan retail service secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap niat pembelian ulang di Toserba Carrefour Plaza Medan Fair. Hasil ini dapat dilihat pada analisis regresi linear berganda dengan koefisien determinasi (adjusted R2) sebesar 59,3% berarti bahwa pengaruh lokasi, merchandise, harga, promosi, atmosfer dalam gerai, dan retail service citra merek sebesar 59,3%. Pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa harga adalah variabel yang paling dominan mempengaruhi citra merek dengan tingkat korelasi 63,39%.117 HalamanSkripsi Sarjan

    A study of early indication citation metrics

    No full text
    Research outputs are growing in number and frequency, assisted by a greater number of publication mediums and platforms via which material can be disseminated. At the same time, the requirement to find acceptable, timely, objective measurements of research "quality" has become more important. Historically, citations have been used as an independent indication of the significance of scholarly material. However, citations are very slow to accrue since they can only be made by subsequently published material. This enforces a delay of a number of years before the citation impact of a publication can be accurately judged. By contrast, each new citation establishes a large number of co-citation relationships between that publication and older material whose citation impact is already well established. By taking advantage of this co-citation property, this thesis investigates the possibility of developing a metric that can provide an earlier indicator of a publication's citation impact. This thesis proposes a new family of cocitation based impact measures, describes a system to evaluate their effectiveness against a large citation database, and justifies the results of this evaluation against an analysis of a diverse range of research metric

    EKUITAS MEREK HAND BODY LOTION CITRA DI KALANGAN MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

    No full text
    Research is a descriptive study with survey method. It is titled with “The Analysis of The Elements of Citra Hand Body Lotion’s Brand Equity (A Survey over The Female Students of Faculty of Economic, Malang University of Muhammadiyah).The objective of research is to understand the customer’s awareness rate on Citra Hand Body Lotion, to acknowledge what attributes are related to Citra Hand Body Lotion which are associated with the brand image, to examine the customer’s perceived quality of Citra Hand Body Lotion, and to observed the customer loyalty rate of Citra Hand Body Lotion. It is indicated that top of mind for Citra Hand Body Lotion’s is counted for 89 or 89 %. Result of brand loyalty variable shows that respondent may be classified as switcher. Cochran Test determines that the association which is producing the brand image of Citra Hand Body Lotion is the attribute of softening and humidifying benefits. Result of the analysis of importance-performance diagram insists that the indicator to protect skin from UV ray can be entered to Quadrant I meaning that it has high importance but with low performance of Citra Hand Body Lotion.</jats:p
    corecore