9 research outputs found

    PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PEMBIASAAN DAN KETELADANAN (Studi Multisitus di Madrasah Ibtida’iyah Negeri 1 Kota Kediri dan Madrasah Ibtida’iyah Negeri 2 Kota Kediri)

    No full text
    ABSTRAK ARI SUSETIYO, 2019. “PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PEMBIASAAN DAN KETELADANAN (Studi Multisitus di MIN 1 Kota Kediri dan MIN 2 Kota Kediri) ” Tesis, Program Studi Pascasarjana Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah. Pembimbing Drs. H.Muwahidsulhan M.Ag. dan Dr.Hj. Elfi Mu’awanah, M.Pd. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pembiasaan, Keteladanan Semakin majunya peradaban dan kebudayaan manusia, ternyata kemajuan itu mempunyai dampak yang besar pula terhadap karakter anak, penerapan pendidikan karakter sangat diperlukan disekolah, agar tidak terjadi lost generation, yaitu hilangnya generasi bangsa yang berkarakter, cinta tanah air dan religius. Dari fenomena tersebut, penulis mencoba untuk dapat menganalisa Penelitian dilakukan di MIN Bandar Kidul Kota Kediri, Adapun dalam penelitan ini tujuan yang ingin dicapai yaitu pertama, bagaimana pendidikan karakter berbasis pembiasaan di MIN 1 Kota Kediri dan Pembiasaan Pendidikan karakter di MIN 2 Kota Kediri? Kedua, Bagaimana Pendidikan Karakter berbasis keteladanan di MIN 1 Kota Kediri dan keteladanan di MIN 2 Kota Kediri? , ketiga bagaimana keberhasilan pendidikan karakter berbasis pembiasaan dan keteladanan di MIN 1 Kota Kediri dan di MIN 2 Kota Kediri? Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif,jika ditinjau dari sudut kemampuan atau bias dibilang bias memberikan informasu atau penjelasan termasuk penelitan deskriptif. Jenis penelitiannya menggunakan 3 point yaitu : place, person, paper. Dari peserta didik, guru,walikelas, kepala madrasah, dan semua elemen yang ada dilingkup Madrasah. Teknik pengumpulan data juga menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Analisis melalui pengumpulan data dan juga dibuat catatan-catatan penting deskripsi. Hasil penelitiannya adalah (1) pendidikan karakter berbasis pembiasaan di MIN 1 Kota Kediri dan di MIN 2 Kota Kediri sudah terterwujud melalui pembiasaan, kegiatan sholat dhuha, baris berbaris sebeluam masuk kelas, hafalan asmaul husna dan hafalan surat-surat pendek tertentu (2) Dengan adanya keteladanan guru di MIN 1 dan MIN 2 Kota Kediri peserta didik mempunyai karakter NasionalismeReligius, (3) Keberhasilan pendidikan karakter berbasi pembiasaan dan keteladanan di MIN 1 Kota Kediri dan di MIN 2 Kota Kediri yang diantaranya cinta tanah air,religius, jujur,bertanggung jawab, mandiri,humanis, cinta lingkungan, dan mempunyai akhlak yang baik. pendidikan karakter berbasis pembiasaan dan keteladanan yang ada di sekolah dasar / Madrasah Ibtida’iyah sangat penting, karena mereka adalah anak yang masuk golden age (usia emas), dalam arti anak harus diberi contoh dan melaksanakan hal-hal yang baik

    Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Menggunakan Model Discovery Learning

    No full text
    This study was conducted with the aim to determine the use of discovery learning model in order to improve the learning outcomes of students of Islamic cultural history subjects in madrasah ibtida’iyah miftahul huda in chapter islam enters Indonesia. Imrove the learning outcomes of class VI students in madrasah ibtida’iyah miftahul huda. This study ia a class action research (PTK) consists of the first stage of planning, action, observation, and reflection. In the process of collecting data including, observation, tests and documentation. Data were processed using quantitative data analysis. The result of this study indicate that the learning model of discovery learning can improve the learning outcomes of students of Islamic cultural history subjects in madrasah ibtida’iyah miftahul huda. In the first stages of the first meeting of students (37,93%) who have achieved KKM, while the other 15 students or in percentage (62,06%) has not been achieved, in the first cycle of the second meeting showed that completed as many as 12 students (58,62%) and unfinished as many as 11 students (41,37%) students, in the second cycle of the first meeting of the students obtained completeness (75,86%) as many as 17 students from 23 students graduated in achieving KKM standarts, 6 students (24,13%) who have not reached the standards of KKM, the second cycle of the second meeting proved there is an increase in students who achieve KKM, of the total 23 students in class VI who have reached KKM as many as 21 students (93,10%) and who have not reached KKM there are 2 students (6,89%) increased. Learning outcomes of Islamic cultural history based on these results it can be concluded that by using the discovery learning model can improve student learning outcomes in the subject of Islamic cultural history. Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui penggunaan model Discovery Learning agar dapat  meningkatkan hasil bepembelajaran siswa mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtida’iyah Miftahul Huda pada bab Islam masuk di Indonesia. Dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI di Madrasah Ibtida’iyah Miftahul Huda. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari tahapan pertama yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan juga refleksi.Pada proses pengumpulan data diantaranya, observasi, tes dan dokumentasi. Data diolah dengan menggunakan analisis data kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelaajran sejarah kebudayaan islam di Madrasah Ibtida’iyah Miftahul Huda. Pada tahapan siklus I pertemuan pertama 8 siswa (37,93%) yang telah mencapai KKM, sedangkan 15 siswa lainnya atau dalam presentase (62,06%) belum tercapai, pada siklus I pertemuan kedua menunjukkan yang tuntas sebanyak 12 siswa (58,62%) dan yang belum tuntas sebanyak 11 siswa  (41,37%) siswa, Pada siklus II pertemuan pertama ketuntasan siswa didapat  (75,86%) sebbanyak 17 siswa dari 23 siswa lulus dalam mencapai standar KKM, 6 siswa (24,13%) yang belum mencapau standar KKM, ssiklus II pertemuan kedua terbukti ada peningkatan siswa yang mencapai KKM, dari keseluruhan 23 siswa dikelas VI ang telah mencapai KKM sebanyak 21 siswa (93,10%) dan yang belum mencapai KKM ada 2 siswa (6,89%), meningkat. Haisl belaajr SKI Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan memakai model Discovery learning dapat meningkatkan hasil  belaajar siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan islam. &nbsp

    Teknologi Digital dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak Pada Kurikulum Merdeka

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang teknologi digital dalam pembelajaran, Pendidikan memainkan peran fundamental dalam pembangunan karakter dan moral generasi muda, terutama melalui pendidikan agama. Mata pelajaran Aqidah Akhlak bertujuan menanamkan keyakinan dan perilaku sesuai ajaran Islam. Namun, metode pengajaran tradisional perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi untuk menarik minat siswa. Kurikulum Merdeka memperkenalkan pendekatan fleksibel yang mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran, termasuk Aqidah Akhlak. Penggunaan teknologi digital, seperti e-learning, aplikasi pendidikan, dan multimedia interaktif, dapat meningkatkan efektivitas pengajaran dan mempersiapkan siswa menghadapi era digital. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi teknologi digital dalam pembelajaran Aqidah Akhlak pada Kurikulum Merdeka dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Analisis dilakukan melalui teknik analisis isi, mengevaluasi manfaat dan tantangan implementasi teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital dapat meningkatkan pemahaman, motivasi, partisipasi, dan efisiensi pembelajaran. Selain itu, teknologi memungkinkan personalisasi pembelajaran dan mempersiapkan siswa dengan keterampilan digital yang esensial. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan metode pengajaran Aqidah Akhlak yang lebih modern dan efektif

    Kegiatan Ekstrakurikuler Tari dalam Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Siswa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik siswa, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh dengan triangulasis sumber dan metode. Sedangkan untuk menganalisis data, tahapan-tahapan yang dilakukan adalah mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tari di laksanakan seminggu sekali yakni pada hari sabtu pukul 11.45-13.00 WIB. (2) faktor pendukung berasal dari dukungan pihak sekolah, wali murid, serta semangat para siswa, sedangkan faktor penghambat berasal dari kurang konsistennya jadwal latihan antara guru dan siswa, kurangnya guru yang mengajar, serta sarana dan prasarana madrasah yang belum memadai

    Peran Lazisnu Kota Kediri Dalam Penguatan Ketahanan Masyarakat Era Pandemi Covid-19

    No full text
    Artikel ini membahas perihal peran Lazisnu Kota Kediri dalam menghadapi tantangan pada pandemic Covid-19. semua sektor terdampak, ekonomi, pendidikan, kesehatan, Untuk itu Lazisnu Kota Kediri ditengah masyarakat yang serba kekurangan, Lazisnu Kota Kediri mencoba untuk menjadi solusi ditengah pandemi, memberikan sedikit asa bagi masyrakat Nahdliyin, diantaranya ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, Penelitian ini menggunakan metode kualtitaif eksploratif dengan pendekatan deskriptif. Dengan diperoleh data wawancara dan observasi, Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lazisnu Kota Kediri telah melakukan upaya. Ini ditunjukkan dengan cara memberikan beasiswa bagi anak yatim piatu binaan, Yatim binaan Lazisnu (Yabila) pada sektor pendidikan, Ekonomi Konsumtif, ekonomi konsumtif dengan cara memberikan bantuan makanan, kegiatan-kegiatan pendampingan ekonomi produktif dengan cara memberikan program kambing bergilir

    Peran Lazisnu Kota Kediri Dalam Penguatan Ketahanan Masyarakat Era Pandemi Covid-19

    No full text
    Artikel ini membahas perihal peran Lazisnu Kota Kediri dalam menghadapi tantangan pada pandemic Covid-19. semua sektor terdampak, ekonomi, pendidikan, kesehatan, Untuk itu Lazisnu Kota Kediri ditengah masyarakat yang serba kekurangan, Lazisnu Kota Kediri mencoba untuk menjadi solusi ditengah pandemi, memberikan sedikit asa bagi masyrakat Nahdliyin, diantaranya ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, Penelitian ini menggunakan metode kualtitaif eksploratif dengan pendekatan deskriptif. Dengan diperoleh data wawancara dan observasi, Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lazisnu Kota Kediri telah melakukan upaya. Ini ditunjukkan dengan cara memberikan beasiswa bagi anak yatim piatu binaan, Yatim binaan Lazisnu (Yabila) pada sektor pendidikan, Ekonomi Konsumtif, ekonomi konsumtif dengan cara memberikan bantuan makanan, kegiatan-kegiatan pendampingan ekonomi produktif dengan cara memberikan program kambing bergilir

    Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Pandemi Covid yang tak kunjung usai membuat semua sektor menjadi lumpuh, termasuk di sektor pendidikan, banyak orang dalam keterbatasan, termasuk anak. Seharusnya diberikan pendidikan dengan maksimal di sekolah. Untuk mengurangi fenomena yang ada yaitu Covid-19, Diberlakukan Surat Edaran nomor 4, yang berisi tentang pelaksanan pembelajaran dari rumah. Dengan adanya pembatasan, maka diberlakukan pembelajaran jarak jauh, aktivitas belajar dilakukan di rumah, untuk itu guru perlu membuat suatu rancangan, guna memberikan pembelajaran jarak jauh menjadi menarik memerlukan kreativitas. Untuk itu penulis tertarik melakukan penelitian ini. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan bersifat library research atau studi pustaka. Untuk memaparkan kreativitas para pendidik dalam penerapan pembelajaran jarak jauh, Caranya dengan membaca, mencatat, menggambar sesuai dengan pokok bahasan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ada keterhubungan dengan pandemic Covid-19, untuk itu Pendidik memberikan edukasi mengenai Covid-19, yakni dengan bahaya serta cara pencegahannya dengan menggunakan hand sanitizer, masker, serta peralatan protocol yang lain. Wali murid mendampingi siswa dan mengerjakan tugas,  mengambil foto dan video anaknya ketika melaksanakan aktivitas belajar.  Sebagai bentuk laporan

    Dinamika Peluang dan Tantangan Kurikukulum Merdeka pada Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang dinamika peluang dan tantangan kurikulum merdeka pada sekolah tingkat dasar yang ada pada sekolah dasar dan juga madrasah ibtida’iyah, Menghadapi era saat ini, yaitu era society 5.0, dimana kemajuan dari era, dari zamannya seharusnya memberikan tambahan gunaa memudahkan para pendidik untuk memberikan wawasan ilmu yang lebih mudah dan jangkauan keilmuan yang berbeda dari kurikulum sebelumnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni library research, yang mana data-data dikumpulkan melalui beberapa artikel-artikel, buku, website, dan penunjang lain. Pemerintah menggagas ini utamanya dengan tujuan memberikan pendidikan yang berkualitas. Konsep ini sejalan dengan era saat ini, yaitu era society 5.0, yangmana memadukan antara perkembangan pada teknologi dengan memdaukan skill pendidik, guru, ataupun dosen, memang pada era society 5.0 ini guru dituntut untuk memiliki keterampilan, guru mmberikan pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan peserta didik, Untuk mewadahi itu semua pemerintah memberikan solusi dengan menyediakan platform merdeka untuk berbagai akses terkait kurikulum merdeka yang mana tersedia bahan ajar, macam-macam pelatihan, untuk itu guru difasilitasi hal tersebut guna mengembangkan kreativitas dan inovatif dalam mengembangkan bahan ajar. Dan yang terakhir dari tantangan dan peluang pada kurikulum merdeka sekolah dasar tentu harus didukung semua elemen sekolah, kepala sekolah atau kepala madrasah, waka kurikulum, guru, orang tua wali murid saling bekerjasama untuk kemajuan

    IMPLEMENTATION OF TAHFIDZ PROGRAM USING BAGHDADIYAH METHOD IN FORMING STUDENTS CHARACTER

    No full text
    This study discusses the method of Bagdadiyah in tahfidz program at SDIT Al-Azhar. Today's students mostly just memorize it because of the demands of the school in fact the lack of formation of the character of responsibility in children. Based on the description above, the purpose of this study is to determine the initial preparation of tahfidz program baghdadiyah method, second to determine the implementation of tahfidz program baghdadiyah method in shaping the character of bilingual students responsibility SDIT Al-Azhar kediri, this study uses a qualitative approach type. Data sources in this study using primary data and secondary data. This study uses data analysis techniques such as data reduction, data presentation and Conclusion. The results of this study is to conclude that the tahfidz program baghdadiyah method in forming the character of responsibility has been formed through routine habits that are carried out every day such as deresan, murojaah
    corecore