197,292 research outputs found
New Zealand Agribusiness Success: An Approach to exploring the role of strategy, structure and conduct on firm performance
This paper presents a framework to explore agribusiness success in New Zealand. The framework provides the basis for historical analysis. It draws on existing theory based on the structure-conduct-performance paradigm but expanded to take account of firm strategy and the analysis of value chains.Agribusiness, structure, conduct, performance, history, Agribusiness,
The Late Bronze and Early Iron Ages of Southern Canaan/ Aren M. Maeir, Itzhaq Shai, Chris McKinny.
In English.The Late Bronze Age in the Levant is a period of much interest to archaeologists, historians and biblical scholars. This is a period with intense international relations, rich in ancient sources, which provide historical data for the period, and is a crucial formative period for the peoples and cultures who play central roles in the Hebrew Bible. Recent archaeological research in Israel and surrounding countries has provided new, exciting, and in some cases, groundbreaking finds, interpretations and understanding of this period.The fourteen papers in this volume represent the proceedings of a conference held at Bar-Ilan University in 2014 (with the additional of several invited papers not presented at the conference), which provide both overviews of Late Bronze Age finds from several important sites in Israel and surrounding countries, as well as several synthetic studies on the various issues relating to the period. These papers, by and large, represent a broad view of cuttting edge research in the archaeology of the ancient Levant in general, and on the Late Bronze Age specifically.Maeir, Aren M. / Shai, Itzhaq / McKinny, Chris -- Maeir, Aren M. / Chadwick, Jeffrey R. / Dagan, Amit / Hitchcock, Louise A. / Katz, Jill / Shai, Itzhaq / Uziel, Joe -- Frumin, Suembikya I. / Melamed, Yoel / Weiss, Ehud -- Kleiman, Sabine / Koch, Ido / Webster, Lyndelle / Berendt, Karl / Sergi, Omer / Oeming, Manfred / Gadot, Yuval / Lipschits, Oded -- Ortiz, Steven / Wolff, Samuel -- Mazar, Amihai / Panitz-Cohen, Nava -- Garfinkel, Yosef / Kreimerman, Igor / Hasel, Michael G. / Klingbeil, Martin G. -- Wimmer, Stefan Jakob -- McKinny, Chris / Tavger, Aharon / Shai, Itzhaq -- Uziel, Joe / Baruch, Yuval / Szanton, Nahshon -- Chadwick, Jeffrey R. -- Fischer, Peter M. -- Stockhammer, Philipp W. -- Pfoh, Emanuel -- Koch, Ido -- Frontmatter -- Foreword / Contents -- The Late Bronze Age at Tell es-Safi/Gath and the site's role in Southwestern Canaan / The Wheat-People of Canaan / Late Bronze Age Azekah -- an almost forgotten story / A reevaluation of Gezer in the Late Bronze Age in light of renewed excavations and recent scholarship / Tel Batash in the Late Bronze Age -- a retrospect / First impression on the urban layout of the last Canaanite city of Lachish: a view from the northeast corner of the site / Lachish is Lachish on the Lachish bowl: an object lesson for reading Hieratic, with little surprising results / Tel Burna in the Late Bronze -- assessing the 13th century BCE landscape of the Shephelah / Jerusalem in the Late Bronze Age -- The Glass Half Full / Hebron in the Late Bronze Age: Discoveries of the of the American expedition to Hebron (Tell er-Rumeide) / The Transjordanian Jordan Valley in the Late Bronze Age: under Egyptian control? / Shifting meanings and values of Aegean-type pottery in the Late Bronze Age Southern Levant / Prestige and authority in the Southern Levant during the Amarna Age / Southwestern Canaan and Egypt during the Late Bronze Age I-IIA / Index1 online resource (295 p.)
Rancang Bangun Prototype Alat Pengering Tepung Pati Aren Tipe Efek Rumah Kaca (ERK)
Tepung pati aren merupakan hasil ekstraksi empulur pada batang aren. Proses pengeringan tepung pati aren bertujuan untuk memperpanjang umur simpan dan meningkatkan nilai harga jual tepung. Pengeringan tepung pati aren yang dilakukan saat ini masih menggunakan cara tradisional atau konvensional dengan menggunakan terpal sebagai lantai pengeringan. Proses pengeringan tersebut menyebabkan tepung pati aren tidak kering sempurna, membutuhkan waktu pengeringan yang lama serta berpotensi masuknya kontaminan seperti debu dan benda asing yang dapat merusak mutu tepung pati aren. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancang bangun dan uji kinerja alat pengering efek rumah kaca (ERK). Alat pengering hasil rancangan diharapkan dapat mempercepat proses pengeringan serta meningkatkan mutu tepung pati aren. Metode penelitian yang digunakan adalah metode rancang bangun alat. Tahapan penelitian, diantaranya adalah identifikasi masalah, penetapan kriteria perancangan, perancangan alat pengering tipe ERK, perhitungan analisis teknik, pembuatan gambar teknik, pembuatan alat, uji kinerja alat serta pengolahan data. Alat pengering tepung pati aren tipe ERK yang telah dibuat memiliki panjang 4 m, lebar 2 m dan tinggi 1,5 m. Rangka alat pengering menggunakan konstruksi kayu dengan atap pengering berbentuk setengah oval menggunakan plastik UV 6%. Hasil dari pengujian alat didapatkan profil suhu rata-rata alat sebesar 37,2⁰C, RH rata-rata alat sebesar 41,85%, intensitas cahaya matahari rata-rata alat sebesar 301,16 W/m2, suhu bahan rata-rata alat sebesar 31.94⁰C, kadar air hasil pengeringan bahan rata-rata sebesar 15,46% (bb), laju pengeringan rata-rata sebesar 4,10% (bb)/jam, efisiensi alat sebesar 35,94%, serta efisiensi proses pengeringan sebesar 76,69%
Pengaruh Ukuran Serbuk Aren Terhadap Kekuatan Bending, Densitas Dan Hambatan Panas Komposit Semen-Serbuk Aren (Arenga Pinnata)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh variasi ukuran serbuk aren terhadap nilai kekuatan bending, densitas dan hambatan panas dari komposit semen-serbuk aren. Komposit tersusun dari serbuk aren sebagai filler/penguat dan semen portland sebagai matrik serta CaCl2 sebagai bahan aditif. Serbuk aren yang digunakan adalah serbuk dengan diameter 0,18; 0,25; 0,42 dan 0,84 mm. Komposit dibuat dengan mencampur semen dengan serbuk aren dan melarutkan CaCl2 dengan air destilasi, kemudian dicampur jadi satu. Campuran dituang dalam cetakan dan ditekan dengan tekanan 88 kg/cm2 selama 10 menit. Komposit dilepas dari cetakan dan didiamkan pada udara terbuka selama ± 7 hari dan kemudian dioven pada suhu 50 oC sampai kandungan airnya mencapai 10-15%. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kekuatan bending dan densitas menurun seiring meningkatnya ukuran serbuk aren. Hambatan panas meningkat seiring meningkatnya ukuran serbuk aren. Kekuatan bending (12,27 MPa) dan densitas (1,52 gr/cm3) tertinggi diperoleh pada komposit dengan ukuran serbuk aren 0,18 mm. Hambatan panas tertinggi (11,97 oC/W) diperoleh pada komposit dengan ukuran serbuk aren 0,84 mm. Berdasar pada pengamatan foto hasil Scanning Electron Microscope terlihat bahwa komposit dengan serbuk aren ukuran serbuk 0,18 mm mempunyai ikatan serat dan matrik yang lebih baik dibanding dengan komposit dengan ukuran serbuk aren 0,84 m
Pengolahan Buah Aren dan Dampak terhadap Sosial-ekonomi Petani Aren (Study pada Petani Aren di Dusun Selombo Desa Bondalem Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Tahun 2013)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari penghasilan, (2) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari pemilikan barang-barang berharga, (3) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari tingkat pendidikan, (4) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari keadaan rumah tinggal, (5) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari kedudukan di dalam masyarakat, dan (6) dampak penghasilan pengolah buah aren terhadap sosial-ekonomi pengolah buah aren.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem, sedangkan objeknya adalah sosial-ekonomi pengolahan buah aren dan dampak terhadap kondisi sosial-ekonomi petani aren. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) wawancara, (2) dokumentasi, dan (3) observasi.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem, sedangkan objeknya adalah sosial-ekonomi pengolahan buah aren dan dampak terhadap kondisi sosial-ekonomi petani aren. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) wawancara, (2) dokumentasi, dan (3) observasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sosial-ekonomi pengolah buah aren ditinjau dari penghasilan sudah layak. (2) Ditinjau dari pemilikan barang-barang berharga sudah layak. (3) Ditinjau dari tingkat pendidikan belum baik. (4) Ditinjau dari keadaan rumah tinggal sudah baik. (5) Ditinjau dari kedudukan di dalam masyarakat belum baik. (6) Dampak penghasilan pengolah buah aren terhadap sosial-ekonomi pengolah buah aren sangat berpengaruh.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sosial-ekonomi pengolah buah aren ditinjau dari penghasilan sudah layak. (2) Ditinjau dari pemilikan barang-barang berharga sudah layak. (3) Ditinjau dari tingkat pendidikan belum baik. (4) Ditinjau dari keadaan rumah tinggal sudah baik. (5) Ditinjau dari kedudukan di dalam masyarakat belum baik. (6) Dampak penghasilan pengolah buah aren terhadap sosial-ekonomi pengolah buah aren sangat berpengaruh.
Kata Kunci : sosial-ekonomi, petani aren, pengolah buah aren This research is aimed to know (1) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of income, (2) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of ownership of valuables, (3) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of education level, (4) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of the state of residence, (5) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of position in society, and (6) impact revenue of the processing palm fruit.
Kata Kunci : sosial-ekonomi, petani aren, pengolah buah aren This research is aimed to know (1) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of income, (2) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of ownership of valuables, (3) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of education level, (4) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of the state of residence, (5) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of position in society, and (6) impact revenue of the processing palm fruit.
This research is descriptive. The subject of this research is in the palm fruit processing in Dusun Selombo Desa Bondalem, while socio-economic object is sugar palm fruit processing and the impact on the socio-economic conditions of palm farmers. Data in this research is done by: (1) interviews method, (2) documentation method, and (3) observation method.
This research is descriptive. The subject of this research is in the palm fruit processing in Dusun Selombo Desa Bondalem, while socio-economic object is sugar palm fruit processing and the impact on the socio-economic conditions of palm farmers. Data in this research is done by: (1) interviews method, (2) documentation method, and (3) observation method.
The results of this research showed: (1) Socio-economic of processing palm fruit is feasible in terms of income. (2) In terms of ownership of valuable goods is feasible. (3) In terms of the level of education is not good. (4) In view of the state of residence has been good. (5) In view of the position in society is not good. (6) The impact of income on the socioeconomic of processing palm fruit is very influential.keyword : socio-economic, palm growers, palm fruit processing
The results of this research showed: (1) Socio-economic of processing palm fruit is feasible in terms of income. (2) In terms of ownership of valuable goods is feasible. (3) In terms of the level of education is not good. (4) In view of the state of residence has been good. (5) In view of the position in society is not good. (6) The impact of income on the socioeconomic of processing palm fruit is very influential.keyword : socio-economic, palm growers, palm fruit processin
Konservasi Pohon Aren (Arenga Pinnata Merr) dalam Pemanfaatan Nira Aren terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Desa Padang Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues
Telah dilakukan penelitian tentang “konservasi pohon aren (Arenga pinnata Merr) dalam pemanfaatan nira aren terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Padang Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues”.Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya konservasi pohon aren (Arenga pinnata merr) serta cara yang telah dilakukan oleh masyarakat dalam pemanfaatan nira aren terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Padang Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues. Sampel dalam penelitian ini adalah beberapa perangkat desa yaitu 1 orang keuchik, 1 orang pawang hutan, 1 orang imum mukim, 1 orang tuha peut, 1 orang sekdes, 4 orang kepala dusun, dan 25 orang masyarakat yang memanfaatan nira pohon aren (Arenga pinnata merr) di Desa Padang Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo dengan keseluruhan jumlah sampel sebanyak 34 orang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik analisis data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang Konservasi Pohon Aren (Arenga pinnata Merr) menunjukkan (1) Dalam pengelolaan pohon aren di Desa Padang belum ada upaya konservasi dari pemerintah maupun masyarakat, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara budidaya pohon aren. Selama ini masyarakat hanya memanfaatkan pohon aren yang tumbuh secara liar. (2) Pemanfaatan pohon aren selama ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dalam berbagai bentuk olahan sebagai produksi gula aren, minuman berfermentasi, pembuatan tuak, kolang-kaling, atap rumah, sapu ijuk, dan sapu lidi. Dalam pemanfaatan pohon aren hanya ada aturan khusus yang tidak tertulis yang harus diikuti oleh masyarakat, pohon aren yang boleh disadap harus yang sudah berumur 10-12 tahun setelah bunga jantan mekar, sebelum memanfaatkan pohon aren, masyarakat perlu menguasai do'a-do'a terlebih dahulu atau mantra-mantra seorang pemanjat pohon aren
PERANCANGAN DAN UJI COBA ALAT EVAPORATOR NIRA AREN
Gula aren adalah salah satu jenis produk pangan yang telah dikenal sebagai bahanpelengkap pada berbagai produk pangan dan bahan campuran pada obat tradisionalatau healthy sugar. Gula aren merupakan produk hasil evaporasi nira aren yangdiperoleh dari penyadapan bunga dari pohon aren yang banyak tumbuh di Indonesia.Sayangnya potensi yang besar dari gula aren ini terbentur oleh kendala kualitas yangberada di bawah standar mutu dan berujung penolakan dari industri terhadap gulaaren lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan menguji coba alatevaporator silinder horizontal dan mempelajari pengaruh faktor kecepatanpengadukan dan bahan pengawet natrium bisulfit terhadap kualitas gula aren yangdihasilkan. Manfaat penelitian adalah untuk meningkatkan kualitas gula aren yangdihasilkan sehingga memenuhi standar mutu nasional atau SNI.Metode penelitian ini terbagi menjadi 4 tahap yaitu tahap perancangan, tahapkonstruksi alat, tahap instalasi alat dan tahap uji coba terhadap hasil konstruksi alatyang telah dibuat. Pada tahap perancangan dilakukan pemilihan tipe dan perhitungankapasitas dari komponen-komponen alat, seperti jenis dan ukuran tabung evaporator,pengaduk, motor penggerak; serta perkiraan kebutuhan energi teoritis. Pada tahapkonstruksi dan instalasi alat dilakukan pembuatan, pemasangan komponen sertaperbaikan bentuk dan ukuran sehingga alat dapat berjalan baik pada kondisi kosongdan dengan penambahan air. Sedangkan pada tahap uji coba, alat diisi dengan niraaren, lalu dilakukan pengamatan terhadap efisiensi alat serta pengaruh kecepatanpengadukan dan penambahan pengawet pada kualitas gula aren yang dihasilkan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah efisiensi aktual alat bervariasi dan masihrendah yaitu 52,96 – 82,47%; penambahan pengawet natrium bisulfit sebesar 10 ppmmengakibatkan proses evaporasi berjalan lebih cepat dibandingkan tanpa bahanpengawet; dan pengambahan pengawet tersebut tidak memberikan perbedaan rasadan aroma yang nyata terhadap gula aren yang dihasilkan. Saran yang dapatdiberikan untuk alat evaporator adalah perlunya penggantian tipe pembakar yangdigunakan, penambahan insulasi di sekitar tabung evaporator, dan penambahantermocouple dan gas flow rate controller untuk meningkatkan efisiensi alat.Sedangkan saran untuk variabel yang diamati pada saat uji coba alat adalah perlunyadilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan pengawet terhadaplaju evaporasi dan shelflife dari gula aren yang dihasilkan
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHA AIR NIRA (IE JOK MAMEH) DAN GULA AREN DI KABUPATEN ACEH BESAR
Rizka Rachmawati dengan judul skripsi Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Air Nira (le Jok Mameh) dan Gula Aren di Kabupaten Aceh Besar", dengan pembimbing pertama Bapak Ir. Edy Marsudi, M. Si dan lbu Dr. Ir. Ismayani, M. Si sebagai pembimbing kedua.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan usaha air nira dengan usaha gula aren yang terdapat di Kabupaten Aceb Besar. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan mengacak seluruh kecamatan penghasil nira aren yang ada di Kabupaten Aceh Besar, sehingga didapatlah Kecamatan Montasik dan Kecamatan Kuta Malaka. Objek penelitian ini adalah usaha air nira dan usaha gula aren.Analisis ekonomi dalam penelitian ini menggunakan metode Uji t sampel beda (Independent Sample t Test), tujuannya untuk melihat perbedaan pendapatan antara usaha air nira dengan usaha gula aren. Sementara untuk faktor-faktor yang mengaruhi motivasi usaha gula aren akan dibahas menggunakan metode deskriptif.Hasil perhitungan dengan melakukan pengujian statistik uji t dihasilkan nilai -tie -tasat (-3,848 < -2,318). Ini berarti hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha,) diterima, yaitu ada perbedaan pendapatan usaha air nira dengan usaha gula aren. Nilai ting yang negatif, menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan air nira lebih rendab dari pada rata-rata pendapatan usaha gula aren. Pendapatan usaha gula aren lebih besar dibandingkan gula aren karena dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu baban baku, dan kuantitas penjualan gula lebih besar dibandingkan air nira (ie jok uaeh). Dan Hasil wawancara dengan responden usaha gula aren diketahui bahwa motivasi usaha gula aren dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu faktor internal dan eksternal.Penggunaan kemasan yang lebih baik dan layak sangat disarankan pada usaha air nira, sehingga dapat menarik minat se:rta meyakinkan konsumen untuk mengkonsumsi air nira. Selain itu diharapkan kedepannya pohon aren mendapat perhatian sehingga pohon aren dapat dibudidayakan di Aceh. Mengingat sangat banyak manfaat yang dapat diambil dari pohon aren. Hasil yang diperoleh dari pohon aren ini memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga dapat dijadikan mata pencaharian dalam rangka meningk.aat pendapatan masyarakat Aceh, terutama pada daerab penelitiao yaitu Kabupaten Aceh Besar
Potensi dan Pemanfaatan Aren (Arenga pinnata) oleh Masyarakat di Sekitar Kawasan Taman Nasional Batang Gadis
Aren (Arenga pinnata) merupakan tumbuhan yang sejak lama dikenal sebagai tumbuhan yang memiliki banyak manfaat. Hampir semua bagian fisik dan produksi tumbuhan ini dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi. Bunga jantan, bunga betina, daun, ijuk, dan batang dari tumbuhan aren dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi tumbuhan aren (Arenga pinnata) di desa Pastap Julu di sekitar kawasan Taman Nasional Batang Gadis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode sensus. Metode ini dilakukan dengan mendata seluruh jumlah aren di kawasan penelitian dengan luas kawasan 60 hektar. Pemanfaatan tumbuhan aren (Arenga pinnata) dilihat dengan melakukan metode pengumpulan data dengan kuisioner kepada masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa potensi tumbuhan aren (Arenga pinnata) di kawasan tersebut diperoleh 256 individu aren dengan rata-rata tinggi 12 m dan rata-rata diameter 53,08 cm. Pemanfaatan tumbuhan aren (Arenga pinnata) terbesar terdapat pada bagian bunga jantan (air nira) yang selanjutnya diolah menjadi gula aren dan dapat meningkatkan pedapatan masyarakat.Skripsi Sarjan
- …
