78 research outputs found
mikrohabitat dan relung ekologi hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens) dan laba-laba serigala (Pardosa pseudoannulata) pada tanaman padi varietas IR 64
ABSTRAK Araniri, Imam Nuruddin. 2011. Mikrohabitat dan Relung Ekologi Hama Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens) dan Laba-laba Serigala (Pardosa pseudoannulata) pada tanaman Padi varietas IR 64. Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Fatchur Rohman, M.Si, (II) Dr. H. Abdul Gofur, M.Si. Kata Kunci: Mikrohabitat, Relung Ekologi, Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens), dan Laba-laba Serigala (Pardosa pseudoannulata) Hama wereng batang coklat dan predatornya laba-laba serigala mendiami tempat yang paling sesuai bagi pemenuhan persyaratan hidupnya. Serangga hama Wereng batang coklat yang merupakan mangsa bagi Laba-laba serigala, makan dengan menghisap cairan batang dari tanaman Padi, secara tidak langsung Labalaba serigala juga akan mendiami tempat yang sama dengan Wereng batang coklat. Permasalahan yang dapat dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah mikrohabitat dan relung ekologi hama dan predatornya serta bagaimanakah perkembangan hama Wereng batang coklat dan predator Laba-laba serigala pada tanaman padi selama fase vegetatif dan fase generatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mikrohabitat dan relung ekologi serta mengetahui perkembangan populasi hama Wereng batang coklat dan Laba-laba serigala dalam fase vegetatif dan fase generatif pada tanaman padi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2010. Tempat penelitian di Persawahan desa Sekarjoho, kecamatan Prigen, kabupaten Pasuruan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua jumlah individu wereng batang coklat dan laba-laba serigala yang ada pada areal sawah, dan sampelnya diambil pada individu yang tercuplik pada setiap titik pengamatan, baik pada batang , daun, maupun buahnya. Pengamatan dilakukan pada tanaman padi fase vegetatif dan fase generatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikrohabitat hama wereng batang coklat adalah pada bagian batang dari tanaman padi sedangkan mikrohabitat labalaba serigala juga berada pada bagian batang dari tanaman padi. Relung aktivitas pada serangga hama wereng batang coklat dan laba-laba serigala adalah pada sore hari. Populasi hama wereng batang coklat berkembang pesat pada saat tanaman padi memasuki fase vegetatif, sedangkan populasi laba-laba serigala cenderung stabil baik pada fase vegetatif maupun fase generatif, dikarenakan laba-laba serigala tidak hanya memangsa hama wereng batang coklat.
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU AGAMA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR SISWA
Abstrak
Kompetensi merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam melaksanakan tugas mengajarnya. kompetensi guru merupakan kemampuan dan kewenangan guru dalam melakasanakan profesi keguruannya. Sedangkan kata profesional berasal dari kata sifat yang berarti pencahariaan dan sebagai kata benda yang berarti orang yang mempunyai keahlian seperti guru, hakim, dan sebagainya. Dengan kata lain, pekerjaan yang bersifat profesional adalah pekerjaan yang sebelumnya telah dipersiapkan dengan melalui pelatihan dan pendidikan sebelumnya.
Seorang Guru Agama harus memiliki kompetensi profesional dalam mengajar yang diharapkan mampu meningkatkan minat belajar siswa, karena minat belajar menentukan terhadap keefektifan kondisi belajar-mengajar mereka, khususnya pada mata pelajaran PAI. Minat belajar adalah kecenderungan dan keinginan yang besar yang menyebabkan seseorang siswa tertarik dalam mengikuti materi pelajaran dengan disertai perasaan senang
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Sikap Keberagamaan yang Toleran
Tolerance education needs to be taught at school because it is very important to keep the harmony between the religious people in our country in the plural. Islamic Religious Education teachers play a role in teaching and learning to students about Islam that is tolerant and the rahmatan lil alamin, so as not to be exposed to radical Islam understanding. The research uses the Library Research method, namely: research conducted using literature (libraries), whether in the form of books, records, and reports of research results from previous research. The role of Islamic education teachers to instill a tolerant attitude of religion is to give examples to his children with a disdiscriminatory attitude does not provide a social status of economic, religious, language, skin tone, and other Etc. Always promote cooperation or dialogue when there are problems related to religious tolerance, giving understanding of Islamic teachings that are tolerant, moderate and Rahmatan Lil Alamin
People of a Half-Way House
In this article, the famous Somali author Nuruddin Farah writes about his family and other Somalis who fled their country.Qoraaga soomaaliyeed ee caanka ah, Nuuruddiin Faarax, wuxuu maqaalkan kaga hadlayaa sida reerkiisa iyo soomaali kale ay uga qaxeen dalkooda.In questo articolo, il celebre autore somalo Nuruddin Farah scrive della sua famiglia e degli altri somali fuggiti dal proprio paese.File not available: the publishing house has not allowed the publication in Open Access. Original document currently not available at the Centre for Somali Studies, as belonging to Prof. Annarita Puglielli's private collection.Faylku diyar ma ah waayo daabacaha ma oggola in lagu nashariyo "Open Access". Qoraallo aan haatan laga helayn Xarunta Cilmibaarista Soomaaliyeed, maadaama ay yihiin qoraallo u gaar ah Prof. Annarita Puglielli.File correlato non disponibile per mancata autorizzazione da parte della casa editrice alla pubblicazione in Open Access. Documento originale attualmente non disponibile presso il Centro Studi Somali in quanto appartenente alla collezione privata della Prof. Annarita Puglielli
Witnessing Contemporary Somalia from Abroad. An Interview with Nuruddin Farah
Interview with Nuruddin Farah conducted by Minna Niemi at the Gothenburg Book Fair in September 2010. The author discusses about his career, his most recent trilogy and the political situation in contemporary Somalia.Wareysigii Nuuridiin Faarax oo ay la yeelatay Minna Niemi oo ku sugnayd Bandhig Buugaageed lagu qabtay Gothenberg Sebtember 2010. Qoraagu wuxuu ka hadlayaa waxqabdkiisa, qoraalladiisi ugu dambayay iyo xaaladda siyaasadeed ee maanta ka taagan Soomaaliya.Intervista a Nuruddin Farah condotta da Minna Niemi alla Gothenburg Book Fair nel settembre 2010. L'autore parla della sua carriera, la sua più recente trilogia e la situazione politica della Somalia contemporanea
Women and Metaphors in Nuruddin Farah's "Sweet and Sour Milk" and "Sardines"
The author presents a study on the role of feminine characters and on the large use of metaphor in two Nuruddin Farah's novels published in 1979 and 1981: "Sweet and Sour Milk" and "Sardines".Qoraagu wuxuu muujinayaa baaris ku saabsan dowrka shakhsiyaadka dhaddigeed iyo balaaqada ballaaran ee loo adeegsaday labada qiso ee uu qoray Nuruddiin Faarax, oo la kala daabacay 1979 iyo 1981: "Latte Agrodolce" iyo "Sardine".L'autrice presenta uno studio sul ruolo dei personaggi femminili e sull'ampio uso della metafora in due romanzi di Nuruddin Farah pubblicati rispettivamente nel 1979 e nel 1981: "Latte Agrodolce" e "Sardine".Thomas Labahn (ed.
Integration of Islamic Religious Education and Digital Technology in Shaping Students' IMTAQ Character in the Digital Age
Particularly in terms of forming students' Iman and Taqwa (IMTAQ), digital revolution in the era of Society 5.0 offers fresh opportunities and difficulties for Islamic religious education (PAI). In the middle of pervasive false information, moral deterioration, and poor digital ethics among students, the urgency of integration between Islamic beliefs and digital technology is becoming even more critical. This paper attempts to examine the combined model of Islamic education and digital technology in the development of students' IMTAQ character and highlight conceptual flaws in earlier studies. This study employs a qualitative technique applied in line with a literary study methodology. Content analysis was used to examine data gathered from pertinent scientific papers, books, and research reports released in 2019–2020. The results reveal that even with different digital innovations applied in PAI, integrated learning models, digital religious character evaluation, and parent and online community engagement still suffer gaps. This work practically provides a reference for curriculum creation and Islamic digital learning methodologies and theoretically in the form of issue mapping and preliminary design of the PAI-Technology-IMTAQ integrated model. This paper suggests the creation of digital media-based IMTAQ character evaluation tools and more experimental-based studies
nilai - nilai multikultural dalam pendidikan agama Islam
Indonesia adalah negara yang majemuk yang terdiri dari berbagai suku, agama dan ras yang berbeda, sehingga rentan sekali dengan gesekan-gesekan yang dapat menyulut perpecahan bangsa dan negara. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dapat menyatukan perbedaan-perbedaan tersebut. Walaupun Indonesia merupakan negara berpenduduk majemuk yang multietnis, tetapi secara moril dipersatukan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ikaâ€.Kerukunan umat beragama yang ada di Indonesia perlu di rawat dan dijaga, sehubungan banyaknya kasus-kasus kekerasan yang melibatkan faktor-faktor agama. Prinsip-prinsip toleransi dalah kehidupan beragama akan terlaksana apabila seorang muslim memberikan kebebasan dalam memeluk agama sesuai dengan keyakinannya dan menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masingngan keyakinannya dan menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masin.Pendidikan memegang peranan penting dalam meluruskan pemahaman Islam yang keliru kepada pemahaman Islam yang â€Rahmatan lil allaminâ€. Pendidikan adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik dengan harapan supaya menjadi manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.Menurut Kurikulum bahwa Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani ajaran agama Islam dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama hingga terwujudnya kesatuan dan persatuan bangsa.Pendidikan Islam harus memiliki konsep pendidikan Islam yang multikultuaralis. Karena dalam implementasi pendidikan Islam masih ada yang mengajarkan Islam secara tekstual saja tanpa dibarengi kajian kontextual, sehingga menimbulkan pemahaman Islam yang keliru.Toleransi (tasâmuh) adalah modal utama dalam menghadapi keragaman dan perbedaan (yanawwu'iyyah). Toleransi bisa bermakna penerimaan  kebebasan  beragama  dan perlindungan  undang-undang  bagi hak  asasi  manusia  dan  warga  negara.  Toleransi  adalah  sesuatu  yang mustahil  untuk  dipikirkan  dari  segi  kejiwaan  dan  intelektual  dalam hegemoni sistem-sistem teologi yang saling bersikap ekslusif
Nation and Narrative: A Study of Nuruddin Farah’s Maps
The article entitled "Nation and Narrative: A Study of Nuruddin Farah\u27s Maps" attempts a postcolonial reading of the text trying to froground the assertion of a national self. The manner in which literature offers itself as a powerful platform to assert national identity and the novel adroitly doing the same would serve as the main thrust areas. Elaborate study on the concept of nation as expounded by critics like Homi Bhaba , Benedict Anderson and the like would serve as the background of the analysis. The notion of national identity and the construction of an image of Somalia as attempted by the author stand as testimony to the same. The author trying to reiterate his lost national self and how he skillfully uses literature as its medium, as part of the postcolonial agenda, is the focus point of the article
- …
