564 research outputs found

    Analisis Penerapan Akuntansi Pada PT. Fitri Indah Gemilang

    Get PDF
    Based on the description and explanation that the researchers have pointed out in the thesis, the problem formulation in this study is: Is the Application of Accounting at PT Fitri Indah Gemilang in accordance with the General Acceptable Accounting Principles ?. While the purpose of this study was to determine the suitability of the application of Financial Accounting implemented by PT Fitri Indah Gemilang with General Accepted Accounting Principles. The type of data used by the author in writing this thesis are primary data and secondary data. Data collection techniques used were interviews and documentation. Data analysis uses descriptive methods which compare data collected with relevant theories and then conclusions are drawn. Based on the results of research that has been done, it can be concluded that the presentation of fixed assets made by the company is not in accordance with generally accepted accounting principles because the company has depreciated its fixed assets within 1 year even though the use of the fixed assets has not reached 1 year. This causes the cost of depreciation to be large, having an impact on the amount of costs thereby minimizing profits. The company brings together estimates of land and buildings in one account. While the land is not depreciated and the building is depreciated. Thus, the presentation of land and buildings must be separated. The company recognizes the revenue received in the following year in the current year. This causes the revenue is recognized to be too large than it should be. The company does not calculate all costs on its posts. Such depreciation costs for equipment used in the project must be recorded as an addition to the cost of the project, but by the company recorded as administrative and general costs. Thus, the Application of Accounting at PT Fitri Indah Gemilang is not in accordance with General Acceptable Accounting Principles

    DESIGNING A BOOKLET OF AL-QUR’AN AL-AKBAR MUSEUM

    Get PDF
    DESIGNING THE BOOKLET OF AL-QUR’AN AL-AKBAR MUSEUM (FITRI ANI, 2016, 49 pages, 41 pictures, 1 diagram) The purpose of this study is to design the booklet of Al-Qur’an Al-Akbar Museum. The Research and Development Modification method by Sukmadinata et. al (2005) was used to design the booklet. The Research and Development Modification consists of preliminary study, model development and final product testing step. In preliminary study, the booklet draft was design based on the literature study, interview and observation about Al-Qur’an Al-Akbar Museum and booklet design. In model development, the booklet draft was developed by the comments of some experts in limited and wider testing. The experts were commented on the content of the booklet draft, including adding, paraphrasing, organizing and completing the information included in the booklet draft. In final product testing, the revised booklet draft was checked by two experts in terms of booklet design (background, color, fonts) and information about Al-Qur’an Al-Akbar museum. The valuable comments from the experts helped the writer to design the final booklet entitled “Al-Qur’an Al-Akbar Museum”. The booklet is expected to provide information about Al-Qur’an Al-Akbar Museum

    Jual Beli Muhaqalah Menurut Imam al-Syafi’i ( W. 204 H/819 M) Dan Imam Ahmad Ibn Hanbal (W. 241 H/855 M)

    Get PDF
    ABSTRAK Sah Fitri Ani : Jual Beli Muhaqalah Menurut Imam al-Syafi’i ( W. 204 H/819 M) Dan Imam Ahmad Ibn Hanbal (W. 241 H/855 M) Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara Imam al-Syafi’i dan Imam Ahmad Ibn Hanbal mengenai hukum jual beli muhaqalahkedua Imam menggunakan dalil yang sama tetapi metode istinbath hukumnya berbeda. Adapun rumusan masalah dipenilitian ini adalah: Bagaimana pendapat Imam al-Syafi’i dan Imam Ahmad tentang hukum jual beli muhaqalah. Apa dalil yang digunakan oleh Imam al-Syafi’i dan Imam Ahmad untuk mengistinbathkan hukum mengenai hukum jual beli muhaqalah. Bagaimana tinjauan fiqh muqaran tentang hukum jual beli muhaqalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pendapat Imam al-Syafi’i dan Imam Ahmad Ibn Hanbal mengenai hukum jual beli muhaqalah. Untuk mengetahui dan menjelaskan dalil yang digunakan oleh Imam al-Syafi’i dan Imam Ahmad Ibn Hanbal mengenai hukum jual beli muhaqalah, serta untuk mengetahui bagaimana istinbath hukum yang digunakan oleh Imam al-Syafi’i dan Imam Ahmad Ibn Hanbal mengenai hukum jual beli muhaqalah. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), yaitu dengan menelaah literatur yang berhubungan dengan pembahasan ini. Sumber data terdiri atas sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer yaitu kitab-kitab fiqh Imam al-Syafi’i dan Imam Ahmad, serta bahan hukum sekunder yaitu kitab-kitab fiqh yang berkaitan dengan penelitian. Kitab-kitab tersebut dikumpulkan, kemudian dibahas dan dianalisa dengan menggunakan metode deskriptif, deduktif, induktif, dan komparatif. Menurut analisis tinjauan fiqh muqaran, pendapat Imam al-Syafi’i lebih kuat yaitu tidak diperbolehkan jual beli apa yang belum tampak kebaikannya, dan apa yang masih berada didalam tanah. Sebagaimana penjelasan hadits dari Ibnu Umar Rasulullah melarang penjualan buah sebelum tampak baik, juga hasil tanaman yang dibulit-bulirnya sebelum aman dari kerusakan beliau melarang penjual dan pembeli. Menurut Ulama Hadits kedudukan hadits tersebut shahih serta pendapat ini lebih mashur dikalangan ulama

    Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Three Stage Fishbowl Decision Terhadap Kemampuan Belajar Matematika Pada Siswa SMK Muhammadiyah 9 Medan T.P 2016/2017

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran Three Stage Fishbowl Decision terhadap kemampuan belajar matematika pada siswa SMK Muhammadiyah 9 Medan dan seberapa signifikan berpengaruhnya metode pembelajaran Three Stage Fishbowl Decision terhadap kemampuan belajar matematika pada siswa SMK Muhammadiyah 9 MedanT.P 2016/2017. Instrument penelitian yang digunakan adalah tes berupa tes awa l(pretest) dan tes akhir (post-tes) yang terdiri masing-masingnya 5 item soal tes awal (pretest) dan 5 item soal tes akhir (post-tes). Hasil uji validitas dari 15 item soal diperoleh ada 11 item soal yang valid dan 4 item soal yang tidak valid.Sebagai populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 9 Medan yang berjumlah 93 siswa, sehingga yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI TKR yang berjumlah 68 siswa. Hasil uji reabilitas dari 15 yang valid diperoleh bahwa 11 soal yang reliable. Setelah dilakukan pengujan data kemampuan pemahaman matematika ternyata diperoleh thitung > ttabel yaitu thitung (5,34) > ttabel (1,99656). Maka Hα diteima dan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan dari uji hipotesis bahwa kemampuan belajar matematika siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Hal ini berarti terdapat pengaruh antara metode pembelajaran Three Stage Fishbowl Decision terhadap kemampuan belajar matematika pada siswa SMK Muhammadiyah 9 Medan T.P 2016/2017. Adapun besar pengeruh metode pembelajaran Three Stage Fishbowl Decision terhadap kemampuan belajar matematika materi kubus dan balok pada siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 9 Medan T.P 2016/2017 adalah sebesar 2,89 %

    ANALISIS IMPLEMENTASI KERJA SAMA TERNAK SAPI DI DESA TITIAN RESAK KECAMATAN SEBERIDA DITINJAU MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

    Get PDF
    ABSTRAK Evi Nur Fitri Ani (2021): Analisis Implementasi Kerja Sama Ternak Sapi Di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Ditinjau Menurut Perspektif Ekonomi Syariah. Penelitian ini dilatar belakangi karena melihat banyaknya masyarakat Desa Titian Resak Kecamatan Seberida yang melakukan kerjasama di bidang ternak sapi. Praktik kerjasama ini lazim dilakukan karena dianggap dapat menjadi tabungan serta dapat membantu perekonomian masyarakat. Namun, dalam prakatiknya akibat kurangnya pengetahuan mengenai bentuk-bentuk kerjasama menyebabkan tidak terpenuhinya hak serta kewajiban dari masing-masing pihak. Untuk itu tujuan dari penelitian ini ialah memberikan pemahaman kepada masyakat desa mengenai pelaksanaan kerjasama ternak sapi yang sesuai dengan pandangan ekonomi syari’ah. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana implementasi kerjasama ternak sapi yang terjadi, bagaimana sistem bagi hasil atas kerjasama ternak sapi tersebut, serta bagaimana perspektif ekonomi syariah terhadap sistem kerjasama ternak sapi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian ini adalah pemilik dan pengelola yang bekerjasama ternak sapi.yakni berjumlah 26 orang dengan pengambilan jumlah sample subjek menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) bentuk kerjasama ternak sapi yang dilakukan di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida bila dianalisis dengan menggunakan perspektif ekonomi syari’ah maka termasuk dalam bentuk kerjasama dengan akad mudharabah dengan pembagian hasil usaha dalam bentuk persentase tidak dengan menetapkan harga tertentu. (2) pada pelaksanaannya masih terdapat beberapa hal yang kurang sesuai dengan akad mudharabah diantaranya yaitu, bentuk akad hanya dalam lisan tidak ada bukti tertulisnya, tidak adanya batasan tertentu mengenai waktu kerjasama, masih adanya campur tangan pemilik modal (shahibul mal) dalam proses usaha mudharib untuk mendapatkan keuntungan yakni pada proses jual beli sapi. (3) pelaksaan bagi hasil menerapkan sistem perhitungan revenue sharing, yakni perhitungan pendapatan usaha sebelum dikurangi dengan beban usaha. Saran dari penelitian ini adalah bagi masyarakat Desa Titian Resak hendaknya ada perjanjian tertulis yang mengikat yang memuat hak dan kewajiban sipemilik modal dan pengelola. Hendaknya ada batasan waktu serta adanya kuasa penuh pengelola dalam menjalankan usaha.Selain itu hendaknya ada kejelasan mengenai perhitungan biaya-biaya perawatan yang dikeluarkan dalam mengelola ternak sapi. Hal ini tentu agar menghindari adanya salah satu pihak yang merasa terdzalimi dengan akad kerjasama tersebut. Kata kunci: kerjasama, ternak sapi, mudharabah, bagi hasi

    ANALISIS TINGKAT KREATIVITAS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI LINGKARAN PADA SISWA KELAS VIII MTs NURUL HUDA PULE TRENGGALEK TAHUN AJARAN 2017/2018

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “AnalisisTingkat Kreativitas Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Materi Lingkaran pada Siswa Kelas VIII MTs Nurul Huda Pule Trenggalek Tahun Ajaran 2017/2018” ini ditulis oleh Fitri Ani, NIM 1724143100, dibimbing oleh Dr. Muniri, M.Pd. Kata Kunci : Tingkat Kreativitas, Menyelesaikan Masalah Masalah yang terjadi dalam penelitian ini adalah masih banyaknya guru yang menekankan pemahaman tanpa memperhatikan kreativitas siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini terlihat saat siswa mengerjakan soal, mereka hanya berpatokan pada contoh yang diberikan guru. Kebanyakan siswa tidak mempunyai cara yang berbeda dari yang sudah diajarkan oleh guru, akibatnya tingkat kreativitas siswa tidak berkembang. Padahal tujuan pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan tingkat kreativitas siswa. Tingkat kreativitas sendiri dapat diketahui dan dikembangkan melalui pendekatakan penyelesaian masalah. Masalah yang digunakan berupa soal matematika non rutin atau kontekstual yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah Bagaimana tingkat kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah matematika materi lingkaran pada siswa kelas VIII MTs Nurul Huda Pule Trenggalek tahun ajaran 2017/2018? Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan tingkat kreativitas siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi lingkaran pada siswa kelas VIII MTs Nurul Huda Pule Trenggalek tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun lokasi penelitian yang dipilih adalah MTs Nurul Huda Pule Trenggalek dengan subyek penelitian 5 peserta didik berdasarkan hasil tes. Data yang digunakan adalah data hasil tes dan wawancara dengan subyek. Tes yang digunakan mencakup materi lingkaran yang berkaitan dengan luas lingkaran dan garis singgung lingkaran. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan menarik simpulan. Adapun pengecekan keabsahan data melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan atau keajegan pengamat, triangulasi dan teman sejawat melalui diskusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kefasihan dalam menyelesaikan masalah lingkaran ditunjukkan dengan kemampuan peserta didik dalam memecahkan permasalahan yang diajukan dengan satu atau lebih cara yang tepat dan hasilnya benar. Kefasihan merupakan komponen kreativitas yang dominan dicapai oleh peserta didik. (2) Fleksibilitas dalam menyelesaikan masalah lingkaran ditunjukkan dengan kemampuan peserta didik dalam memecahkan permasalahan yang diajukan dengan beberapa cara yang memiliki pendekatan berbeda secara tepat.(3) Kebaruan dalam menyelesaikan masalah ditunjukkan dengan kemampuan peserta didik dalam memecahkan permasalahan yang diajukan dengan satu cara tersendiri atau baru yang tidak digunakan oleh peserta didik lain.(4) Tingkat kreativitas tertinggi yang dicapai subyek yaitu Tingkat 4 (Sangat Kreatif) karena mampu menunjukkan kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan. (5) Tingkat 3 (Kreatif) dicapai oleh tiga subyek, dua subyek pada soal nomor 1 dan 2 dan satu subyek pada soal nomor 1 karena mampu menunjukkan kefasihan dan fleksibilitas, tingkat ini merupakan tingkat yang paling dominan dicapai oleh subyek. (6) Tingkat 1 (Kurang Kreatif) dicapai oleh satu subyek pada soal nomor 1 karena hanya mampu menunjukkan kefasihan saja. (7) Tingkat kreativitas 0 dicapai oleh dua subyek yakni subyek pertama pada nomor 1 maupun nomor 2 dan subyek kedua pada nomor dua karena tidak mampu memenuhi satu pun dari indikator kreativitas

    SANITASI PASAR WISATA TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2022

    No full text
    Politeknik Kesehatan Kemenkes SemarangJurusan Kesehatan Lingkungan PurwokertoProgram Studi Sanitasi Program Diploma TigaKarya Tulis Ilmiah, Mei 2022AbstrakSalsabila Fitri Ani ([email protected])SANITASI PASAR WISATA TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYARTAHUN 2022XVI+75 halaman: tabel,gambar, lampiranLatar Belakang; Pasar merupakan tempat umum dan tempat bertemunya penjual danpembeli yang dapat berisiko menjadi tempat penularan penyakit. Pasar memiliki posisi yangsangat penting untuk menyediakan pangan yang aman, oleh karena itu komitmen danpartisipasi aktif para stakeholder dibutuhkan untuk mewujudkan Pasar Rakyat yang bersih,aman, nyaman, dan sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sanitasiPasar Wisata Tawangmangu Kabupaten Karanganyar Tahun 2022. Metode penelitian, jenispenelitian yang digunakan yaitu deskriptif untuk memperoleh deskripsi keadaan sanitasi PasarWisata Tawangmangu. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa sanitasi di Pasar WisataTawangmangu Kabupaten Karanganyar Tahun 2022 didapatkan hasil secara keseluruhan75,45% sehingga predikat Pasar Wisata Tawangmangu diklasifikasikan sebagai Pasar SehatDasar. Skor diperoleh dari pemenuhan 83 kriteria berdasarkan Peraturan Menteri KesehatanRI Nomor 17 Tahun 2020 Tentang Pasar Sehat. Simpulan, bahwa masih terdapat beberapakriteria yang belum memenuhi peryaratan Kriteria Utama Minimal (KUM) yaitu tempat sampahtidak terpisah (sampah basah dan kering), tidak kedap air dan tidak tertutup, masih ditemukansampah berserakan di sekitar area pasar. Saran yang dapat diberikan sebaiknya pengelolapasar lebih memperbaiki sanitasi pasar yang kurang memenuhi syarat agar lebih baik.Data bacaan : 17 (1992-2021)Kata kunci : Sanitasi, PasarKlasifikasi :

    Konsepsi ibadah bagi penderita fistula ani oleh perawat dan tokoh pesantren Attarbiyah: Conception of worship for patients with ani fistula by nurses and leaders of Attarbiyah pesantren

    Get PDF
    Fistula ani merupakan kondisi kronis medis yang menimbulkan tantangan dalam menjaga kebersihan dan pelaksanaan ibadah bagi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan ulama dan peran tenaga kesehatan dalam mendampingi pasien fistula ani agar tetap menjalankan ibadah secara sah dan bermakna. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif di Pondok Pesantren Attarbiyah Sumedang, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan satu tokoh agama dan dua orang perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan pasien memerlukan penyesuaian praktik ibadah melalui konsep rukhsah (keringanan) dalam Islam, seperti tayamum dan salat posisi tertentu. Para ulama menekankan pentingnya menjaga prinsip kesucian dan ibadah sesuai dengan kemampuan, serta mendorong kolaborasi antara panduan syariah dan saran medis. Sementara itu, petugas kesehatan berperan aktif dalam memberikan dukungan fisik, emosional, dan spiritual, termasuk mengedukasi keluarga pasien dalam perawatan sehari-hari. Studi ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik berdasarkan nilai-nilai Islam dalam asuhan keperawatan, yang tidak hanya memperhatikan aspek medis, tetapi juga aspek spiritual dan psikososial pasien. Integrasi ajaran Islam, pendidikan kesehatan dan praktik perawatan modern menciptakan model perawatan yang inklusif, berempati bagi penderita fistula ani. Dengan demikian, kolaborasi antara tenaga medis dan pemuka agama menjadi kunci dalam menjembatani tantangan ibadah dan kondisi kesehatan kronis melalui pendekatan spiritual yang aplikatif dan kontekstual

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENUKARAN UANG BARU MENJELANG HARI RAYA IDUL FITRI

    Get PDF
    In Islam, money is not regarded as a commodity that can be traded as in the conventional economic system. Its utilization is limited as a medium of exchange and a measure of value. If a money in the same kind will be exchanged, the payment must be balanced and cash. The violation of these regulations resultsin the ‘fadl’ usury (Riba Fadl). This research was conducted on the basis of a fatwa Indonesian Ulema Council (MUI) Jombang East Java, which establishes the prohibition of new money exchange transactions before Idul Fitri for the indication of usury. While on the other hand, the practice is more wide spread and becomes a part of the wheels of the economy of Islamic society every Idul Fitri. The results of research show that consideration of Islamic law should be able to participate in shaping the public life and has the sensitivity to goodness (sense of maslahah). The author concludes that the practice of a new money exchange is allowed. As to the difference of exchanged money does not include the fadl usury, but it becomes wages (ujroh) which must be received by the provider of service as an income when waiting to exchange money in the bank.Keywords: Money, Usuary, Wages, Maslahah</p
    corecore