113 research outputs found

    EKOLOGI SASTRA DAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL TENTANG KITA KARYA WIWIK WALUYO

    No full text
    Penelitian ini difokuskan pada analisis nilai ekologi sastra dalam novel Tentang Kita karya Wiwik Waluyo. Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana nilai ekologi dalam novel Tentang Kita karya Wiwik Waluyo dan bagaimana nilai pendidikan karakter secara ekologi dalam novel Tentang Kita karya Wiwik Waluyo. Metode yang digunakan dalam mengkaji ekologi dalam novel Tentang Kita karya Wiwik Waluyo dan pendidikan karakter adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan yang peneliti lakukan menunjukkan bahwa novel Tentang Kita karya Wiwik Waluyo memuat nilai-nilai ekologi yang terjalin secara harmonis dalam alur cerita dan karakter tokohnya. Nilai-nilai tersebut meliputi rasa hormat terhadap alam, tanggung jawab ekologis, solidaritas, kasih sayang terhadap makhluk hidup, keseimbangan alam, hidup sederhana, dan prinsip keadilan ekologis. Alur cerita dibangun dengan menggambarkan konflik-konflik lingkungan yang mendorong pembaca untuk merenung dan menyadari pentingnya menjaga alam. Setiap tindakan tokoh dalam merespons kerusakan alam menjadi refleksi dari sikap ekologis yang dapat diteladani. Selain itu, pesan moral yang terkandung dalam novel ini disampaikan secara halus namun efektif melalui simbolisasi, latar, dan interaksi antartokoh. Nilai-nilai tersebut tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetis, tetapi juga sebagai bentuk pendidikan karakter yang menyatu dengan kesadaran ekologis. Kesimpulan Novel Tentang Kita karya Wiwik Waluyo berhasil mengintegrasikan nilai-nilai ekologi secara mendalam melalui alur cerita dan karakter tokohnya. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, solidaritas, kasih sayang terhadap alam, dan keadilan ekologis tergambar jelas dalam tindakan para tokohnya. Kisah ini tidak hanya menyuguhkan narasi fiktif yang menyentuh, tetapi juga menjadi ruang reflektif tentang pentingnya kesadaran ekologis. Nilai pendidikan karakter seperti kejujuran, kerja keras, kreativitas, dan kemandirian disampaikan melalui pengalaman nyata tokoh dalam merespons isu lingkungan. Komunikasi yang bersahabat, cinta damai, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sosial muncul sebagai bagian integral dari perjuangan pelestarian alam. Semua nilai ini tidak disampaikan secara terpisah, tetapi terjalin erat dalam dinamika cerita. Dengan demikian, novel ini menjadi media efektif dalam pendidikan karakter sekaligus membangun kesadaran ekologis pembaca. Kata Kunci : ekologi, nilai ekologi, nilai pendidikan karakte

    KARAKTERISTIK ROTI TAWAR DENGAN SUBSTITUSI

    No full text
    Roti tawar merupakan salah satu jenis makanan yang berbentuk sponge, yaitu makanan yang sebagian besar volumenya tersusun dari gelembung-gelembung gas yang dihasilkan oleh yeast pada proses fermentasi. Inovasi pembuatan roti tawar dari tepung gayam yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan terigu dengan memanfaatkan komoditi lokal. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh substitusi tepung gayam terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik roti tawar dan mengetahui jumlah tepung gayam maksimal yang dapat disubtitusikan pada pembuatan roti tawar sehingga dihasilkan roti tawar dengan sifatsifat masih baik dan disukai. Pelaksanaan penelitian terdiri dari dua tahap yaitu pembuatan tepung gayam dan pembuatan roti tawar dengan substitusi tepung gayam. Tingkat tepung gayam maksimal yang dapat disubtitusikan sebanyak 10%. Roti tawar yang dihasilkan mempunyai daya kembang 91,39%; lightness 69,4; hue 103,23; kenampakan irisan yang seragam; kadar air 35,30%; kadar abu 1,74%; kadar protein 26,83%; kadar lemak 1,83%; kadar karbohidrat 35,10%; tingkat kesukaan warna 2,88 (agak suka); tingkat kesukaan aroma 2,92 (agak suka); tingkat kesukaan kenampakan irisan 2,96 (agak suka); tingkat kesukaan rasa 3,12 (suka); tingkat kesukaan tekstur 3,24 (suka); tingkat kesukaan keseluruhan 3,12 (suka

    PERAMALAN JUMLAH KASUS DEMAM BERDARAH DI KABUPATEN MALANG MENGGUNAKAN METODE FUZZY INFERENCE SYSTEM

    No full text
    Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi virus Dengue. Penyakit ini sudah menyebar luar ke seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Malang. Pemerintah dan Dinas Kesehatan di Kabupaten Malang sudah melakukan berbagai upaya seperti pencegahan dan sosialisasi, namun masih terjadi kasus pasien yang meninggal akibat penyakit berbahaya ini.Peramalan  jumlah kasus Demam Berdarah sangat penting dilakukan bagi pihak dinas kesehatan agar bisa membuat perencanaan untuk pencegahan dan pelayanan yang lebih matang dalam penanganan pasien di masa mendatang. Pada penelitian ini, digunakan metode Fuzzy Inference System  untuk meramalkan jumlah kasus Demam Berdarah di kabupaten Malang. Peramalan dilakukan dengan memproses data jumlah kasus Demam Berdarah pada tiga kelompok kecamatan berdasarkan letak geografisnya  tiap bulan dari beberapa tahun sebelumnya dengan melibatkan kepadatan penduduk. Data tersebut juga akan dibagi menjadi data training dan data testing dengan perbandingan 70:30.Tugas akhir ini menghasilkan model peramalan jumlah kasus Demam Berdarah yang memiliki nilai MAPE pada tiap kelompok kecamatan di Dataran Rendah, Dataran Sedang, dan Dataran Tinggi adalah : 6% , 12%, dan 14% sehingga hasil peramalan ini dapat dikategorikan baik

    DETEKSI DAN KOREKSI KESALAHAN INFORMASI DALAM SANDI BINER DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAMMING

    No full text
    Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Seiring semakin berkembangnya teknologi komunikasi semakin meningkat pula pelayanan dibidang informasi yang menuntut penyampaian informasi yang lebih sempurna. Kesempurnaan suatu informasi bisa meliputi kecepatan pengiriman, tidak adanya informasi yang hilang atau rusak, pengamanan, dan lain sebagainya. Dalam pengiriman informasi kadang-kadang sering terjadi kesalahan informasi yang diterima dari pengirim informasi itu sendiri. Kesalahan itu dapat diakibatkan oleh gangguan dari media transmisinya ataupun faktor-faktor lain. Perangkat komunikasi data dituntut mampu menangani masalah tersebut. Salah satu kemampuan yang diharapkan dari perangkat komunikasi data adalah dapat melakukan deteksi atau koreksi kesalahn informasi. Salah satu metode yang sering digunakan untuk mendeteksi kesalahan adalah metode hamming. Metode hamming tersebut tidak hanya mampu untuk mendeteksi kesalahan saja akan tetapi mempunyai kemampuan juga untuk mengoreksi kesalahan informasi secara otomatis tanpa harus mengirimkan informasi itu kembali. Kata kunci : Metode Hamming, deteksi kesalahan informasi, koreksi kesalahan informasi </p

    Aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan Untuk Peramalan Permintaan Barang

    No full text
    Perhitungan jumlah barang yang harus di produksi oleh suatu Perusahaan menjadi suatu hal yang sangat penting. Hal ini disebabkan oleh banyaknya akibat yang harus ditanggung oleh Perusahaan dalam rangka menangani barang-barang hasil produksi tersebut, baikitu akibat dari segi ekonomi mapun social. Oleh karena itu, peramalan jumlah permintaan pada beberapa periode waktu ke depan perlu dilakukan untuk menghindari jumlah produksi barang yang berlebihan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk peramalan adalah Jaringan Syaraf Tiruan atau biasa disebut dengan Arificial Neural Networks dengan menggunakan algoritma backpropagation. Terhadap dataset input akan dilakukan pelatihan untuk mendapatkan bobot pada masing-masing layer sehingga didapatkan suatu nilai output. Kemudian otput tersebut akan dibandingkan dengan data tes yang diberikan dan apabila error masih besar akan dilakukan pelatihan Balik dan begitu seterusnya sampai didapatkan bobot yang sesuai.Aplikasi telah diuji coba pada system sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa algoritma dapat diimplementasikan dengan baik dan didapatkan hasil peramalan yang mendekati data aslinya

    PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK NEGERI 1 TUREN KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Anggraeni, Diyanita. 2009. Pengembangan Kewirausahaan di SMK Negeri 1 Turen Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Dwi Agus Sudjimat, S.T., M.Pd; (2) Dra. Wiwik Wahyuni, M.Pd.   Kata Kunci: pengembangan, kewirausahaan, SMK Turen     Pengembangan kewirausahaan di SMK memang sangat diperlukan. Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 15, bahwa “Pendidikan Kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu”. SMK Negeri 1 Turen merupakan salah satu sekolah kejuruan negeri terfavorit di Kabupaten Malang. Sekolah ini memiliki 6 program keahlian, yaitu Tata Boga (Resto), Tata Busana (Busana Butik), Akuntansi (AK), Penjualan/PJ (Pemasaran), Administrasi Perkantoran (APK), dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan kewirausahaan di SMK Negeri 1 Turen, meliputi arah pengembangannya, kebijakan yang diambil, keterlibatan guru dan siswa, bentuk kegiatan wirausaha, faktor pendukung, dan faktor penghambat dalam mengembangkan kewirausahaan di sekolah ini. Penelitian ini menggunakan mixing methode, dimana metode kualitatif dijadikan fasilitator untuk metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data untuk metode kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam kepada kepala SMK Negeri 1 Turen. Hasil yang diperoleh melalui wawancara kemudian dijadikan dasar untuk pengembangan instrumen pengumpulan data (berupa angket) untuk penelitian kuantitatif. Angket diberikan kepada 30 orang responden guru adaptif-kewirausahaan dan guru produktif dari 6 program keahlian di SMK Negeri 1 Turen. Berdasarkan hasil angket diketahui bahwa: 86,7% responden memahami tentang arah pengembangan kewirausahaan di SMK Negeri 1 Turen; 76,67% responden pernah dilibatkan dalam kegiatan pengembangan kewirausahaan; 100% responden mengetahui bentuk-bentuk pengembangan kewirausahaan di SMK Negeri 1 Turen. Dengan demikian pengembangan kewirausahaan di SMK Negeri 1 Turen masih belum maksimal, sehingga perlu lebih ditingkatkan lagi, agar siswa memiliki keterampilan dalam berwirausaha sesuai dengan kompetensinya.

    KARAKTERISTIK ROTI TAWAR DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG GAYAM (Inocarpus edulis Forts)

    No full text
    Konsumsi terigu di Indonesia yang semakin meningkat perlu diupayakan suatu alternatif untuk mengurangi penggunaan terigu dalam pembuatan roti khususnya roti tawar. Salah satu alternatif bahan hasil pertanian yang layak untuk dikembangkan adalah gayam. Gayam (Inocarpus edulis Forts) merupakan salah satu komoditi pangan lokal. Gayam memiliki peranan penting sebagai bahan pangan masyarakat Indonesia, karena gayam merupakan salah satu sumber karbohidrat yang cukup tinggi yaitu 85,22%. Gayam memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi produk pangan maupun non pangan yang bernilai tinggi. Kandungan karbohidrat yang cukup tinggi sangat berpotensi sebagai bahan pensubstitusi roti tawar. Roti tawar merupakan salah satu jenis makanan yang berbentuk sponge, yaitu makanan yang sebagian besar volumenya tersusun dari gelembung-gelembung gas yang dihasilkan oleh yeast pada proses fermentasi. Roti tawar banyak dikonsumsi dikarenakan gizinya yang cukup tinggi terutama jika ditinjau dari kandungan karbohidratnya. Selain itu, dalam pembuatan roti tawar dapat ditambahkan tepung gayam untuk mengurangi pemakaian terigu. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai sifat-sifat roti tawar (sifat fisik, kimia dan organoleptik) dengan substitusi tepung gayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung gayam terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik roti tawar dan mengetahui jumlah tepung gayam maksimal yang dapat disubtitusi pada pembuatan roti tawar sehingga dihasilkan roti tawar dengan sifat-sifat masih baik dan disukai. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama merupakan penelitian pendahuluan, menentukan perlakuan jumlah tepung gayam yang disubstitusikan. Tepung gayam yang digunakan dalam pembuatan roti tawar dengan konsentrasi 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Tahap kedua merupakan penelitian utama, pembuatan roti tawar dengan substitusi tepung gayam. Parameter yang diamati adalah daya kembang, tekstur, warna, kenampakan irisan, stalling, kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat dan organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur, kenampakan irisan dan keseluruhan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung gayam dalam pembuatan roti tawar berpengaruh terhadap volume pengembangan, menurunkan kadar air dan kadar protein, meningkatkan kadar abu, kadar lemak dan meningkatkan kadar karbohidrat, meningkatkan tekstur, membentuk kenampakan irisan yang pori-porinya kurang kompak dan kurang seragam serta mempengaruhi tingkat kesukaan pada kesukaan warna roti tawar 2,24-4,56; aroma 2,72-4,24; rasa 2,92-4,08; kenampakan irisan 2,72-4,16; dan keseluruhan 2,76-4,24. Substitusi tepung gayam dalam pembuatan roti tawar tidak berpengaruh terhadap tingkat kesukaan tekstur 3,08- 4,08. Tingkat tepung gayam maksimal yang dapat disubtitusikan sebanyak 10%. Roti tawar yang dihasilkan pada perlakuan A2 (tepung gayam 10% dan terigu 90%) mempunyai daya kembang 91,39%; lightness 69,4; hue 103,23; kenampakan irisan; kadar air 35,30%; kadar abu 1,74%; kadar protein 26,83%; kadar lemak 1,83%; kadar karbohidrat 35,10%; tingkat kesukaan rasa 3,12; tingkat kesukaan tekstur 3,24

    Aljabar LInear dilengkapi dengan Program Matlab

    No full text
    ix, 208 hlm.; 22 c

    Aljabar linear dilengkapi dengan program matlab Ed. 1 /

    No full text
    Bibliografi. hlm. 209xvi, 208 hlm. : il. ; 23 cm
    corecore