10 research outputs found

    Produksi Zine "Nois From Da Cities: Saloko Hip Hop Salatiga"

    No full text
    Karya ilmiah berbentuk produksi zine yang berjudul “Nois From Da Cities: Saloko Hip-Hop Salatiga” bertujuan untuk memperkenalkan komunitas Saloko Hip-Hop Salatiga kepada penggemar musik hip hop, antar komunitas serta khalayak umum. Zine dipilih oleh penulis sebagai media untuk mendokumentasikan komunitas karena lebih efesien, tidak mempunyai aturan, dan memuat beragam konten dibanding media konvensional. Karya tugas akhir ini dikemas dalam zine, dimana penulis akan mencari dan mengumpulkan data dari komunitas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah obeservasi dan wawancara mendalam. Dalam perancangannya proses produksi dijabarkan menjadi tiga tahapan, yaitu proses praproduksi, produksi hingga pasca produksi. Konten yang dimuat kedalam zine merupakan penggabungan antara copywriting, foto dan ilustrasi dengan maksud estetika dan memudahkan pembaca mencerna pesan yang disampaikan oleh penulis.The scientific work in the form of zine production entitled "Nois From Da Cities: Saloko Hip-Hop Salatiga" aims to introduce the Saloko Hip-Hop Salatiga community to hip hop music fans, inter-communities, and the general public. Zines were chosen by the author as a medium to document the community because they are more efficient, have no rules, and contain a variety of content compared to conventional media. This final project is packaged in a zine, where the author will search and collect data from the community. The data collection methods used are observation and in-depth interviews. In the design, the production process is divided into three stages, namely pre-production, production and post-production. The content contained in the zine is a combination of copywriting, photos and illustrations with the intention of aesthetics and making it easier for readers to digest the message conveyed by the author

    Aktivitas Pembelajaran Daring Matakuliah Pengantar Pendidikan Berbasis Modular Object Oriented-Dynamic Learning Environment (MOODLE)

    No full text
    Pembelajaran daring merupakan kebijakan yang dipilih pemerintah Republik Indonesia selama pandemi Covid-19. Kemajuan teknologi informasi dirasa sangat membantu dalam sektor pendidikan, setidaknya mahasiswa masih mendapat pembelajaran yang terkontrol. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui kesesuaian pembelajaran daring berbasis platform modular object oriented-dynamic learning environment (MOODLE) terhadap tahapan pembelajaran. Metode literatur yang bersifat deskriptif. dipilih karena merupakan salah satu metode pengumpulan data yang digunakan dalam metodologi penelitian sosial untuk menelusuri data rekam peristiwa. Penelitian dilakukan pada rentang waktu pembelajaran semester ganjil Tahun Ajaran 2020/2021 di 3 program studi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Nusantara Bandung. Kesimpulannya platform MOODLE tersebut menyediakan berbagai menu pilihan dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bersifat sinkronus maupun asinkronus

    Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Kecerdasan Emosional Peserta Didik di SMAN 2 Sumedang

    No full text
    Pola asuh orang tua merupakan gambaran tentang sikap dan perilaku orang tua dalam berinteraksi dengan anak selama mengadakan kegiatan pengasuhan untuk membentuk perilaku anak yang baik. kecerdasan emosional memiliki peran yang sangat penting untuk mencapai kesuksesan di sekolah maupun dalam berkomunikasi di lingkungan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tau pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasan emosional di SMAN 2 Sumedang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Teknik pengumupulan data nya menggunakan angket. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa di SMAN 2 Sumedang dan sampel penelitiannya adalah kelas X dan XI berjumlah 115 siswa. Berdasarkan hasil uji normalitas diketahui nilai signifikansi 0,200. Berdasarkan uji linearitas diperoleh nilai sig 0,000. Dan Berdasarkan uji regresi terdapat nilai sig 0,17. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara pola asuh orangtua terhadap kecerdasan emosional anak

    Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching dalam Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Peserta Didik di SMA Mekar Arum Cileunyi

    No full text
    Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik, dikarenakan keterampilan berpikir kritis dapat membantu peserta didik dalam memahami materi pembelajaran dikelas dan juga berguna bagi peserta didik dilingkungan masyarakat kelak, berdasarkan hal tersebut keterampilan berpikir kritis peserta didik harus ditumbuhkan pada saat pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran PPKn, penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap guru dan peserta didik di SMA, pengambilan data dilakukan di SMA Mekar Arum Cilenyi pada kelas X MIPA 1, Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching mampu menumbuhkan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang meliputi; keterampilan merumuskna pertanyaan, menyampaikan argumen, mengumpulkan informasi dan mempertahankan argumen dan membuat kesimpulan pada saat pembelajaran berlangsung

    PENGEMBANGAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBASIS NILAI ANTI-KORUPSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN MORAL PESERTA DIDIK SMA DI KABUPATEN BANDUNG

    No full text
    Korupsi sebagai kejahatan luar biasa maka penanganannya pun harus dengan cara yang luar biasa melalui kajian multidisipliner, tidak hanya penindakan namun pencegahan melalui ranah pendidikan. Untuk menyikapinya diperlukan penguatan kecerdasan moral bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Experiential Learning berbasis nilai anti-korupsi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kecerdasan moral peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Proses penelitian mengikuti tahapan yang dikemukakan Thiagarajan sebagai penyederhanaan dari tahapan penelitian pengembangan Borg & Gall, yaitu: pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan publikasi. Penelitian dilakukan pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kondisi faktual pembelajaran Pendidikan Pancasila belum seluruhnya menginsersi nilai anti-korupsi pada aspek perencanaan, implementasi maupun evaluasi. Kondisi faktual kecerdasan moral peserta didik belum cukup baik; 2) Desain model Experiential Learning berbasis nilai anti-korupsi yang dikembangkan terdiri dari empat komponen yaitu: sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi dan sistem pendukung. Sintaks yang dikembangkan terdiri dari tahapan: ungkap pengalaman, kuatkan perilaku, interpretasi konseptual dan rancang aksi; 3) Model ini dinyatakan valid oleh tiga validator dan dinilai praktis oleh guru yang menggunakannya dalam pembelajaran. Efektivitas model ditunjukkan melalui terpenuhinya aspek: keterlaksanaan pembelajaran yang sangat baik, respons positif dari peserta didik, adanya peningkatan hasil belajar, dan peningkatan kecerdasan moral peserta didik dengan hasil positif. Terdapat suatu unsur kebaruan/ novelty, diantaranya adalah bahan ajar, media pembelajaran digital, buku guru, buku siswa serta sintaks model pembelajaran UKIR. Corruption as an extraordinary crime, therefore, its handling must be done in an extraordinary way through multidisciplinary studies, not only enforcement but also prevention through the educational realm. To address it, it is necessary to strengthen the moral intelligence of students. This study aims to develop an Experiential Learning Model based on anti-corruption values in Pancasila Education learning that is valid, practical and effective to improve the moral intelligence of students. The method used is research and development (R&D). The research process follows the stages proposed by Thiagarajan as a simplification of the stages of Borg & Gall's research and development, namely: definition, design, development, and publication. The research was conducted at Senior High Schools in Bandung Regency, West Java. The results obtained in this study indicate that: 1) The factual conditions of Pancasila Education learning have not fully inserted anti-corruption values in the planning, implementation and evaluation aspects. The factual conditions of students' moral intelligence are not yet good enough; 2) The design of the Experiential Learning model based on anti-corruption values developed consists of four components, namely: syntax, social system, reaction principle and support system. The developed syntax consists of the following stages: revealing experiences, strengthening behavior, conceptual interpretation, and designing actions; 3) This model was declared valid by three validators and was assessed as practical by teachers who used it in learning. The effectiveness of the model is demonstrated by the fulfillment of aspects: excellent learning implementation, positive responses from students, an increase in learning outcomes, and an increase in students' moral intelligence with positive results. There is an element of novelty including teaching materials, digital learning media, teacher books, student books, and the syntax of the UKIR learning model

    PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERFIKIR DAN KOMUNIKASI ANAK PANTI ASUHAN MELALUI METODE MUHADHOROH

    No full text
    Anak merupakan salah satu anugrah dari Tuhan, oleh karena itu anak wajib di didik oleh orang tua-nya, merawat dan membina serta membimbing dengan baik dan benar,sebagai wujud rasa tanggung jawab. Namun tidak sedikit anak yang kurang beruntung karena tumbuh dan besar tanpa didampingi orangtuanya, untuk menyambung hidup mereka hidup bersama dalam Panti Asuhan. Meski dengan segala keterbatasan yang ada, panti asuhan berusaha memberikan pola asuh terbaik bagi anak asuhnya termasuk dalam mengembangkan keterampilan berfikir dan komunikasi anak. Metode muhadhoroh dipilih panti asuhan insan kamil dalam melatih keterampilan itu dalam kegiatan penyampaian gagasan melalui metode muhadhoroh. Setiap anak asuh akan melalui proses berfikir mendalam untuk menyusun materi serta menentukan diksi yang tepat untuk disampaikan agar tidak terjadi diskomunikasi. Pendekatan penelitian yang dipilih adalah kualitatif dengan metodenya studi kasus sehingga data yang dihasilkan bersifat analisis-deskriptif. Adapun locus penelitian yang dilakukan bertempat di Panti Asuhan Insan Kamil Mandiri beralamat di JL. Chihanjuang No 81B Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi Provinsi Jawa bara

    KARAKTERISTIK KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) YANG MEMUAT ASPEK PENGEMBANGAN MORAL, SOSIAL DAN EMOSIONAL ANAK

    No full text
    Bentuk pendidikan prasekolah tentunya disesuaikan dengan karakteristik anak, tahapan usia perkembangan serta hakikat pembelajarannya. Melalui bermain anak dapat mengintegrasikan dan mengembangkan kemampuannya. Dalam kegiatan bermain tersebut tentunya mengacu pada karakteristik kurikulum atau program pendidikan. Dalam implementasinya di lapangan, kurikulum dikemas dengan berbagai kegiatan pembelajaran. Melalui permainan anak akan mendapatkan pengalaman belajar, Pengalaman belajar pada anak tentunya tidak hanya mengoptimalkan lingkup perkembangan anak, tetapi juga menekankan pada perubahan perilaku. Perkembangan moral, sosial dan emosional anak merupakan bagian dari enam lingkup perkembangan anak. Secara utuh tersusun dalam standar tingkat pencapaian perkembangan anak yang merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi perkembangan anak mencakup aspek nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni. Kesimpulan umum yang didapatkan yaitu karakteristik kurikulum tingkat satuan pendidikan Langgeng Garjita sudah memuat pengembangan sosial, moral dan emosional anak dimana terlihat dalam struktur kurikulum, tujuan, visi dan misi yang merujuk pada karakter belajar anak usia dini yaitu melalui bermain dan permainan

    Aktivitas Pembelajaran Daring Matakuliah Pengantar Pendidikan Berbasis Modular Object Oriented-Dynamic Learning Environment (MOODLE)

    No full text
    Pembelajaran daring merupakan kebijakan yang dipilih pemerintah Republik Indonesia selama pandemi Covid-19. Kemajuan teknologi informasi dirasa sangat membantu dalam sektor pendidikan, setidaknya mahasiswa masih mendapat pembelajaran yang terkontrol. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui kesesuaian pembelajaran daring berbasis platform modular object oriented-dynamic learning environment (MOODLE) terhadap tahapan pembelajaran. Metode literatur yang bersifat deskriptif. dipilih karena merupakan salah satu metode pengumpulan data yang digunakan dalam metodologi penelitian sosial untuk menelusuri data rekam peristiwa. Penelitian dilakukan pada rentang waktu pembelajaran semester ganjil Tahun Ajaran 2020/2021 di 3 program studi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Nusantara Bandung. Kesimpulannya platform MOODLE tersebut menyediakan berbagai menu pilihan dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bersifat sinkronus maupun asinkronus

    Global Research Trends on Student Moral Intelligence: A Bibliometric Review (2003-2023)

    No full text
    Educational institutions have a responsibility to provide students with moral understanding to be able to face moral problems in society. Researchers worldwide make various efforts to discover the best strategies and formulate them into a framework for building the moral intelligence of students. This study provides a bibliometric overview of articles published in the Scopus database with the keywords 'moral intelligence' and 'students.'The bibliometric review was conducted using data processing tools, VOSviewer and Publish or Perish (PoP). The obtained data consisted of 17 articles, following five stages of the bibliometric review process: defining search keywords, determining initial search results, refining search results, compiling statistical data, and conducting analysis. The results of the bibliometric review indicate that the publication trends related to the moral intelligence of students globally tend to fluctuate. Iran is the country with the highest number of Scopus-indexed articles on the theme of students' moral intelligence, totaling ten articles. Meanwhile, the most significant citation trend for articles occurred in 2010, with a total of 26 citations. The limited amount of research conducted on the theme of students' moral intelligence presents an opportunity for researchers to explore novelty aspects

    IMPLEMENTASI METODE DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG DALAM IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS USIA DINI

    No full text
    Pemantauan tumbuh kembang anak pada masa usia dini sangat penting untuk dilakukan dalam upaya mendeteksi  dan mengidentifikasi secara dini apabila terjadi keterlambatan atau kelainan perkembangan. Tahapan atau proses deteksi ini merupakan langkah awal bagi penanganan selanjutnya apabila anak tersebutdi identifikasi sebagai anak berkebutuhan khusus. Tindakan intervensi pada usia dini dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya dan meminimalisir dampak dari kelainan atau hambatan perkembangannya. Di Desa Tenjolaya Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, masyarakat sekitar dan guru Pendidikan Anak Usia Dini  memiliki pemahaman yang  masih rendah tentang anak berkebutuhan khusus dan bagaimana cara penanganannya.  Oleh karena itu penelitian ini ingin mengetahui bagaimana pengetahuan para guru pada jenjang pendidikan anak usia dini serta para kader posyandu dan juga masyarakat pada umumnya mengenai anak berkebutuhan khusus, bagaimana karakteristiknya serta bagaimana penggunaan kartu tumbuh kembang dalam melakukan deteksi dini. Kartu ini digunakan untuk melakukan observasi pada anak  dan dilengkapi dengan check list tanda-tanda waspada akan adanya hambatan atau kelainan yang akan memandu para guru dan kader posyandu untuk segera menemukenali adanya hambatan atau kelainan perkembangan tersebut. Pada pelaksanaanya para guru paud dan kader posyandu dapat melakukan deteksi dini hambatan perkembangan pada anak dengan menggunakan kartu tumbuh kembang
    corecore