629 research outputs found
Foto jurnalistik karya wartawan Harian Bola: Study analisis semiotika Roland Barthes dalam buku jejak Taufik Hidayat di Indonesia Terbuka Karya Erly Bahtiar
INDONESIA:
Perkembangan teknologi yang mengiringi perjalanan fotografi membuat bahasan mengenai fotografi selalu memunculkan hal-hal baru. Termasuk dalam foto bulutangkis, sebenarnya terdapat banyaak makna-makna yang disampaikan, baik itu dari semangat perjuangan atlete,keluh kesah, serta psikis seorang atlete yang berpengaruh terhadap prestasi yang dicapainya. Maka dari itu penulis tertarik untuk menganalisis foto yang terkandung dalam buku “Jejak Tauufik Hidayat di Indonesia Terbuka” karya Erly Bahtiar ini..Tujuan penelitian ini untuk mencari makna denotasi, konotasi, dan mitos foto mengenai Taufik Hidayat seorang atlete bulutangkis, dalam buku “Jejak Taufik Hidayat di Indonesia Terbuka” karya fotografer Media Harian Bola Erly Bahtiar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif,dan teori yang digunakan adalah analisis semiotika Roland Barthes untuk mencari makna denotasi, konotasi, dan mitos, dengan diperkuat pustaka dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan dari peneltian ini adalahm makna denotasi yang didapatkan dari ketujuh foto tersebut terdapat maksud yang ingin ditunjukan oleh fotografer kepada pembaca mengenai Taufik Hidayat. Kemudian makna konotasi menjelaskan makna di balik kepribadian serta keluh kesah Taufik Hidayat dan kesemua fotonya tidak terdapat manipulasi yang membuat keadaan foto berbeda dengan realita. Terakhir untuk makna mitos dijelaskan dengan kepercayaan yang berkembang di masyarakat.
ENGLISH:
Technological developments that accompany the journey of photography make the discussion of photography always bring new things. Excerpted from badminton photos, actually provided a lot of meanings that were conveyed, both from the spirit of the struggle of athletes, complaints, and psychic athletes who fought against the achievements they achieved. Therefore, the authors are interested in analyzing the photos contained in the book "Traces of Tauufik Hidayat in Indonesia Open" by Erly Bahtiar this ..The purpose of this study is to find the meaning of photo denotations, connotations, and myths about Taufik Hidayat in athletes' badminton, in the book "Traces of Taufik Hidayat in the Indonesian Open", Harian Bola Erly Bahtiar's media artwork.The method used in this research is qualitative, and the theory used is semiotic analysis of Roland Barthes to look for the meaning of denotation, connotation, and theory, using literature and documentation.The results obtained from this research are that the denotation meaning obtained from the seven photographs is intended to be shown by the photographer to the reader regarding Taufik Hidayat. Then the connotation meaning explained the meaning behind Taufik Hidayat's personality and grievances and all his photos did not include manipulations that made the photo different from reality. Lastly for the meaning of myth developed with trust that developed in the community
Pengembangan Media Komputer Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Biologi Tentang Sistem Saraf Manusia Untuk Siswa Kelas Xi Sma Dr. Soetomo Surabaya
PENGEMBANGAN MEDIA KOMPUTER PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI TENTANG SISTEM SARAF MANUSIA UNTUK SISWA KELAS XI SMA DR. SOETOMO SURABAYA Andri Wahyu Hidayat. Prof. Dr. Mustaji, M.PdKurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu PendidikanUniversitas Negeri SurabayaKampus Lidah [email protected] Abstrak : Pengembangan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pengembangan media komputer pembelajaran yang diterapkan di SMA Dr. Soetomo. Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa siswa kelas XI IPA SMA Dr. Soetomo banyak mengalami kesulitan pada materi sistem Saraf pada Manusia. Adapun tujuan dari diadakan pengembangan media komputer pembelajaran yaitu untuk menghasilkan media dalam bentuk komputer pembelajaran (CAI) pada mata pelajaran biologi tentang sistem saraf pada manusia untuk siswa kelas XI IPA SMA Dr. Soetomo Surabaya. Diharapkan dengan adanya media komputer ini dapat memudahkan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Produk media yang dihasilkan dari kegiatan pengembangan ini terdiri dari (1) Program media komputer pembelajaran yang dikemas dalam bentuk CD, (2) Bahan Penyerta media komputer pembelajaran, (3) Perangkat pembelajaran yang berupa RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) mata pelajaran Biologi tentang sistem saraf manusia dengan menggunakan media komputer pembelajaran.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Adapun prosedur uji coba produk pengembangan media komputer pembelajaran melalui tiga tahapan, yaitu uji coba perseorangan (ahli materi, ahli media, dan siswa), uji coba kelompok kecil (terdiri dari 10 siswa) dan uji coba kelompok besar (kelas XI IPA 2). Uji coba perseorangan yaitu uji coba yang dilakukan kepada seorang ahli materi (guru mata pelajaran biologi kelas XI SMA Dr. Soetomo Surabaya), ahli media, dan tiga orang siswa dengan memiliki karakteristik kurang pandai, sedang dan pandai.Berdasarkan hasil uji ahli materi yang meliputi aspek daya tarik tampilan audio dan visual program, pengertian terhadap tujuan program, isi materi program dan petunjuk pengoperasian program adalah 86,46% (baik sekali), hasil uji ahli media yang meliputi aspek daya tarik tampilan audio dan visual program serta petunjuk pengoperasian program menyatakan 87,5% (baik sekali), hasil uji coba siswa perorangan, uji coba siswa kelompok kecil, dan uji coba siswa kelompok besar yang meliputi aspek daya tarik tampilan audio dan visual program, isi materi program serta petunjuk pengoperasian program secara berturut turut memperoleh 80,08% (baik sekali), 82,64% (baik sekali), 91,12% (baik sekali). Setelah diterapkan media komputer pembelajaran pada siswa kelas XI IPA 2 SMA Dr. Soetomo Surabaya melalui uji pre-test dan post-test dapat diketahui bahwa siswa yang menggunakan media komputer pembelajaran hasilnya lebih baik daripada siswa lainnya yang tidak menggunakan.Kata kunci : Pengembangan, media komputer pembelajaran, mata pelajaran Biologi tentang Sistem Saraf Manusia  
Tafsir audiovisual: Analisis epistemologi penafsiran Ustaz Adi Hidayat pada Channel YouTube Adi Hidayat Official
ABSTRAK
Skripsi ini berawal dari fenomena penyebaran kajian tafsir al-Qur’an melalui platform media sosial. Salah satu media sosial yang secara konsisten mengunggah video kajian tafsir al-Qur’an adalah channel YouTube Adi Hidayat Official. Tafsir tersebut disampaikan oleh Dr. Adi Hidayat, Lc. M.A., seorang ulama dari Pandeglang, Banten. Melalui video-video kajian tafsirnya, Ustaz Adi Hidayat berupaya mengarahkan masyarakat kembali kepada petunjuk al-Qur’an dan hadis Nabi Saw, serta menginspirasi kecintaan kepada keduanya. Mengingat bahwa sebuah karya tafsir tidak lepas dari berbagai kecenderungan mufasir, baik itu akibat kondisi sosial budaya, pengaruh politik, ilmu pengetahuan, konteks kelahiran tafsir tersebut, dan lainnya, kajian epistemologi tafsir menjadi isu keilmuan yang penting untuk dikaji guna memahami sebuah penafsiran. Artikel ini hadir untuk mengungkap secara mendalam bagaimana epistemologi pemikiran Ustaz Adi Hidayat dalam proses penafsirannya di media YouTube. Fokus kajian ini adalah membahas mengenai sumber dan metode penafsiran Ustaz Adi Hidayat dalam menjelaskan tafsir al-Qur’an, serta validitas Ustaz Adi Hidayat dalam menafsirkan al-Qur’an.
Metode penelitian dalam kajian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif yang bersifat etnografi virtual, yaitu mengumpulkan berbagai data dan informasi yang terdapat di lingkungan online serta video-video penafsiran yang diunggah di channel YouTube Adi Hidayat Official. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis untuk menghasilkan penjelasan yang detail, lengkap, dan sistematis. Untuk memahami sumber, metode, dan validitas penafsiran Ustaz Adi Hidayat, penulis menggunakan pendekatan filsafat, yaitu epistemologi.
Hasil kajian ini menunjukkan bahwa penafsiran Ustaz Adi Hidayat termasuk dalam kategori tafsir bi al-ma’tsur dan tafsir bi al-ra’yi. Ia menggunakan sumber penafsiran berupa riwayat yang sahih dan kuat, baik dari al-Qur’an maupun hadis. Ustaz Adi Hidayat juga merujuk pada hasil ijtihad dan pemikiran mufasir terdahulu dalam kitab tafsir, kaidah bahasa Arab, serta ilmu yang ditekuni olehnya. Dalam menyampaikan penafsirannya, Ustaz Adi Hidayat cenderung menggabungkan dua metode, yaitu metode mauḍhui (tematik) dan metode tahlili (analitis). Penafsiran Ustaz Adi Hidayat dinilai benar karena sesuai dengan tiga teori kebenaran dalam filsafat ilmu, yaitu teori koherensi, teori korespondensi, dan teori pragmatis.
ABSTRACT
This thesis begins with the phenomenon of spreading the study of the interpretation of the Qur'an through social media platforms. One of the social media that consistently uploads videos of the study of the interpretation of the Qur'an is the Adi Hidayat Official YouTube channel. The interpretation was delivered by Dr. Adi Hidayat, Lc. M.A., a scholar from Pandeglang, Banten. Through his tafsir study videos, Ustaz Adi Hidayat seeks to direct people back to the guidance of the Qur'an and the Prophet's hadith, and inspire love for both. Given that a work of tafsir cannot be separated from the various tendencies of the mufasir, whether it is due to socio-cultural conditions, political influences, science, the context of the birth of the tafsir, and others, the study of tafsir epistemology becomes an important scientific issue to be studied in order to understand an interpretation. This article is here to reveal in depth how the epistemology of Ustaz Adi Hidayat's thoughts in the process of interpretation on YouTube media. The focus of this study is to discuss the sources and methods of Ustaz Adi Hidayat's interpretation in explaining the interpretation of the Qur'an, as well as the validity of Ustaz Adi Hidayat in interpreting the Qur'an.
The research method in this study is library research with a qualitative approach that is virtual ethnography, namely collecting various data and information contained in the online environment as well as interpretation videos uploaded on the Adi Hidayat Official YouTube channel. The data collected is then analyzed using descriptive-analytical methods to produce detailed, complete, and systematic explanations. To understand the sources, methods, and validity of Ustaz Adi Hidayat's interpretation, the author uses a philosophical approach, namely epistemology.
The results of this study show that the interpretation of Ustaz Adi Hidayat is included in the category of tafsir bi al-ma'tsur and tafsir bi al-ra'yi. He uses sources of interpretation in the form of valid and strong narrations, both from the Qur'an and hadith. Ustaz Adi Hidayat also refers to the results of ijtihad and the thoughts of previous mufasirs in the book of interpretation, the rules of Arabic, and the science he is engaged in. In delivering his interpretation, Ustaz Adi Hidayat tends to combine two methods, namely the mauḍhui (thematic) method and the tahlili (analytical) method. Ustaz Adi Hidayat's interpretation is considered correct because it is in accordance with the three theories of truth in the philosophy of science, namely coherence theory, correspondence theory, and pragmatic theory.
مستخلص البحث
تنطلق هذه الورقة من ظاهرة نشر دراسة تفسير القرآن عبر فضاء وسائل التواصل الاجتماعي. ومن بين وسائل التواصل الاجتماعي التي دأبت على رفع مقاطع فيديو لدراسات تفسير القرآن الكريم قناة عدي هدايات الرسمية على اليوتيوب. وقد قام بتقديم التفسير الدكتور عدي هدايت، ماجستير. M.A. وهو عالم من بانديغلانغ، بانتن. ويحاول الأستاذ عدي هدايات من خلال فيديوهاته التفسيرية أن يعيد المجتمع إلى هدي القرآن والحديث النبوي الشريف، ويحاول أن يكون محبًا لهما معًا. معتبراً أن العمل التفسيري لا ينفصل عن الميول المختلفة للمفسر، سواء أكان ذلك ناتجاً عن الظروف الاجتماعية والثقافية، أو المؤثرات السياسية، أو العلمية، أو السياق الذي ولد فيه التفسير، وغيرها. لذا، فإن دراسة علم التفسير بالمأثور تصبح إشكالية علمية ملحة لا بد من معالجتها من أجل معرفة التفسير. وفي هذا البحث نحاول في هذا البحث أن نكشف بشكل كبير عن كيفية إبيستمولوجيا فكر الأستاذ عدي هداية في عملية التفسير على اليوتيوب. ويناقش محور الإشكال في الدراسة مصادر ومناهج تفسير الأستاذ عدي هداية في تفسير القرآن الكريم، وكذلك معايير صحة تفسير الأستاذ عدي هداية في تفسير القرآن الكريم.
منهج البحث في هذه الدراسة هو البحث المكتبي ذو المنهج الكيفي الذي يتسم بطبيعة إثنوغرافية افتراضية، أي جمع البيانات والمعلومات المختلفة الموجودة في البيئة الإلكترونية بالإضافة إلى مقاطع الفيديو التفسيرية التي تم تحميلها من قبل قناة عدي هدايات الرسمية على اليوتيوب. وعلاوةً على ذلك، يتم تحليل البيانات باستخدام المنهج الوصفي التحليلي من أجل إنتاج تفسير مفصل وكامل ومنهجي. ولمعرفة مصدر تفسير الأستاذ عدي هدايات وطريقته وصحة تفسيره، يستخدم المؤلف منهجًا فلسفيًا وهو نظرية المعرفة.
ومن خلال هذه الدراسة يتبين لنا أن تفسير الأستاذ عدي هداية يدخل في باب التفسير بالمأثور والتفسير بالرأي. فهو يستخدم مصادر التفسير في شكل روايات صحيحة وقوية، سواء من القرآن أو الحديث. كما يرجع الأستاذ عدي هداية إلى نتائج الاجتهاد وأفكار المفسرين السابقين في كتاب التفسير، وقواعد العربية، والعلم الذي يشتغل به. ويميل الأستاذ عدي هداية في تقديم تفسيره إلى الجمع بين طريقتين، هما الطريقة الموضوعية والطريقة التحليلية. ويُقال إن تفسير الأستاذ عدي هدايت صحيح لأنه يتوافق مع نظريات الحقيقة الثلاث في فلسفة العلم، وهي نظرية التماسك ونظرية التطابق والنظرية التطابقية والنظرية البراغماتية
Karakteristik Kitab Nadoman Nurul Hikmah Karya Hidayat Suryalaga
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kitab Nadoman Nurul Hikmah beserta alasan penggunaannya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisis dan metode hermeneutik berdasarkan hubungan triadik (teks-reader/author-audience). Adapun sifat penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research). Dalam prosesnya, penulis menggunakan dua kategori sumber data, sumber data primer dan sekunder. Dalam penelitian ini penulis menemukan beberapa hal mengenai karakteristik kitab Nadoman Nurul Hikmah. Karakter khas kitab Nadoman Nurul Hikmah tercermin pada dua aspek: Pertama, postur nadhomannya yang sederhana. Nadoman Nurul Hikmah cenderung lebih longgar dalam menerjemahkan bahasa sumber, Hidayat Suryalaga tidak menjadikan redaksi ayat sebagai sumber, tetapi ia berusaha menuangkan interpretasinya sendiri. Kedua, struktur dan gaya bahasa dalam Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga menggunakan struktur dan gaya bahasa yang sederhana, ia menggunakan bahasa Sunda yang populer dan kontekstual. Nadoman Nurul Hikmah jauh lebih tepat disebut sebagai terjemah tafsiriyah al-Qur’an daripada disebut sebagai sebuah kitab tafsir. Dalam kitabnya Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga menyertakan nilai-nilai kesundaan, hal tersebut tidak lepas dari tujuan ditulisnya kitab Nadoman Nurul Hikmah ini. Adapun nilai-nilai yang terdapat dalam kitab Nadoman Nurul Hikmah ini diantaranya adalah nilai kesundaan Silih Asih – Silih Asah – Silih Asuh, nilai kesundaan Rawayan Jati dan nilai kesundaan Sabilulungan
ANALISIS SENI GRAFIS KARYA SENIMAN HIDAYAT PERIODE BERKARYA TAHUN 1991 - 1995 : Biografi dan karyanya
Seni grafis adalah cabang dari seni rupa kelompok karya seni murni yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak mencetak. Istilah seni grafis termasuk kedalam bentuk reproduksi atau penggandaan menggunakan mesin fotografi atau penggambaran pada plat. Pada awalnya pengertian seni grafis sama sekali tidak ada kaitannya dengan cetak mencetak. Dalam penelitian ini penulis akan meneliti tentang bagaimana tema dari karya Hidayat dan bentuk visualisasi, serta ingin mengetahui tentang media yang digunakan, teknik yang sering digunakan oleh Hidayat dan proses berkarya Grafis dari makna karyanya. Dari beberapa macan tentang Seni Grafis, maka akan dianalisis yaitu karya seni grafis karya Hidayat dari periode tahun 1991-1995, sekaligus dengan Biografi dan Karyanya. Hidayat sering menghasilkan karya-karya grafis yang cukup menarik. Oleh karena itu penulis sangat antusias sekali untuk meneliti karya-karya seni grafis Hidayat. Bagi penulis sendiri ini termasuk orang pertama meneliti karya Hidayat periode tahun 1991-1995. Dari pemecahan masalahnya penulis mengambil metode kualitatif deskriptif, permasalahan yang menarik untuk dikaji dari topik penelitian ini, yaitu tentang tema, bentuk visualisasi, media, teknik, proses dan makna seni grafis karya Hidayat periode tahun 1991-1995, menjadi sebuah masalah yang perlu dirumuskan dan dipecahkan. Secara umum kesimpulan seni grafis karya Hidayat, seni grafis Hidayat sangat besar pengaruhnya terhadap suatu karya, khususnya seni grafis periode tahun 1991-1995 memiliki keterkaitan yang mempengaruhi satu sama lain. Dalam pembuatan tema kebanyaka dari periode 1991-1995 menggunakan tema tentang keagamaan yang berceritakan tentang kisah nabi. Karya Hidayat menggunakan media pisau cukil, tinta hitam, hardboard, gosokan yang terbuat dari tambang. Dalam berkarya seni Grafis Hidayat juga sering menggunakan cetak tinggi (Relief print), dan sering menggunakan obyek hewan ikan yang digunakan dalam karyanya. Makna dari seni grafis Hidayat banyak mengangkat tentang kisah nabi, dan hewan ikan yang memiliki kesucian, cerita tentang alam, karya Hidayat banyak mengambil dari alam seperti gambaran hewan-hewan yang dibuat dalam karyanya.
Abstract
Printmaking is a branch of the fine arts group that pure artwork creation process using the technique of printing his work. The term of art in the form of graphics including reproduction or multiplication using photography or drawing machine at the flat. At first the definition of printmaking has absolutely nothing to do with print print . In this study the authors will examine how the theme of the work Hidayat and shape visualization , and want to know about the media used , a technique often used by Hidayat and the Graphics of the meaning of his work . Of some sort of Graphic Arts , it will be analyzed , namely graphic art works from the period 1991-1995 Hidayat , once with Biography and His work . Hidayat often produce graphic works are quite interesting . Therefore, the authors are very enthusiastic to examine the works of graphic art Hidayat . For the author 's own works include the first examining Hidayat year period from 1991 to 1995 . Of solving the problem the authors take a qualitative descriptive method , which is interesting to study the problems of this research topic , which is about the theme , shape visualization , tools, techniques , processes and meaning of works of graphic art Hidayat -year period 1991-1995 , became a problem that needs to be formulated and solved . General conclusions Hidayat works of graphic art , graphic arts Hidayat very large influence on the work , especially printmaking year period 1991-1995 has linkages that affect each other . Most Comforta theme in the making of the period 1991-1995 using the theme of religion which tells the story of the prophet . Hidayat works using the media blade woodcut, black ink, hardboard, rub made of mine. In the Graphic art work Hidayat also often use high print (relief print), and frequent use of animal objects used fish in his work. The significance of the graphic arts Hidayat much about the story of the prophet raised, and the significance of the animal fish that has sanctity, stories about nature, Hidayat works much like a picture taken from nature animals made in his work. There are also about the nature of the differences
RETORIKA DAKWAH USTADZ ADI HIDAYAT DALAM AKUN YOUTUBE
ABSTRAK
Retorika sangat penting bagi seorang dai dalam menyampaikan pesan
dakwahnya kepada masyarakat/mad’u, terlepas dari latar belakang
masing – masing setiap dai itu sendiri. bagi seorang dai, yang
senantiasa menyampaikan dakwah kepada masyarakat/mad’u, Karena
itu apa yang disampaikan harus bisa mengambil hati mad‟u dan
menyentuhnya. Ustadz Adi Hidayat memiliki kemampuan untuk
menggunakan teknik-teknik retorika yang efektif. Misalnya, dia dapat
menggunakan gaya berbicara yang emosional, seperti penggunaan
intonasi suara yang kuat atau perubahan tempo dalam pidatonya untuk
menarik perhatian dan menekankan poin-poin penting.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Gaya Retorika
Dakwah Ust Adi Hidayat dalam video tentang “[Klik Adi] Menjawab
Argumen Semua Agama sama di channel youtube Adi Hidayat
Officiall”. Adapun jenis penelitian yang penelitian gunakan adalah
penelitian kualitatif dan sifat penelitian bersifat penelitian deskriptif,
Metode yang digunakan untuk melengkapi penelitian ini digunakan
metode dokumentasi dan observasi.
hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam video yang diamati
penulis mulai bulan maret 2022 - Oktober 2023, retorika dakwah
ustadz adi hidayat dalam akun youtube terdapat, Gaya bahasa yang
terdiri dari gaya bahasa berdasarkan pilihan kata yaitu gaya bahasa
resmi, gaya bahasa tidak resmi, gaya bahasa percakapan, gaya bahasa
berdasarkan nada, Gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat yaitu
gaya bahasa klimaks, Paralelisme, Antitesis, gaya bahasa repetisi yaitu
Tautotes. Gaya suara Ustadz Adi Hidayat dalam menyampaikan
dakwahnya memperhatikan irama suara yakni pitch dan pause. Serta
mampu meletakkan jeda pada bagian tertentu sehingga mad‟u
memahami isi ceramah apa saja yang disampaikan oleh Ustadz Adi
Hidayat dengan tempo yang pas, santai. Tidak terlalu cepat dan tidak
terlalu lambat. Dan Gaya gerak tubuh Ustadz Adi Hidayat selain
menggunakan bahasa verbal, ustadz Adi Hidayat juga menggunakan
bahasa non verbal, mulai dari pakaian berpakaian rapi dan sopan
menggunakan baju batik lengkap dengan peci berwarna putih ,
Memberikan senyuman disaat menyampaikan ceramahnya. Dia
mengerakkan tangan, jari, dan sorotan mata sebagai komunikasi non
verbal yang mana untuk memperteguh, menekankan komunikasi
verbalnya.
Kata kunci : Retorika Dakwah, Youtube, Ustadz Adi Hidayat
iii
ABSTRACT
Rhetoric is very important for a preacher in conveying his da'wah
message to the community / mad'u, regardless of the background of
each preacher himself. For a preacher, who always delivers da'wah to
the community / mad'u, therefore what is conveyed must be able to
take mad'u heart and touch it. Ustadz Adi Hidayat had the ability to
use effective rhetorical techniques. For example, he may use an
emotional speaking style, such as the use of strong intonation of voice
or a change in tempo in his speech to attract attention and emphasize
key points.
This study aims to find out how Ust Adi Hidayat's Da'wah Rhetoric
Style in the video about "[Klik Adi] Answering the Arguments of All
Religions is the same on Adi Hidayat Officiall's youtube channel".
The type of research that the research uses is qualitative research and
the nature of the research is descriptive research, the method used to
complement this research is used documentation and observation
methods.
The results showed that in the video observed by the author from
March 2022 - October 2023, Ustad Adi Hidayat's da'wah rhetoric on
the YouTube account contained, Language style consisting of
language style based on word choice, namely official language style,
unofficial language style, conversational language style, language
style based on tone, Language style based on sentence structure,
namely climax language style, Parallelism, Antithesis, repetition style
i.e. Tautotes. Ustadz Adi Hidayat's voice style in delivering his da'wah
pays attention to the rhythm of the sound, namely pitch and pause. As
well as being able to put pauses in certain parts so that mad‟u
understand the content of any lecture delivered by Ustadz Adi Hidayat
with the right tempo, relaxed. Not too fast and not too slow. And
Ustad Adi Hidayat's gestures style in addition to using verbal
language, Ustadz Adi Hidayat also uses non-verbal language, ranging
from neatly dressed and polite clothes using batik clothes complete
with white peci, giving a smile when delivering his lecture. He moves
his hands, fingers, and eyes as nonverbal communication whic
h is to reinforce, emphasizing his verbal communication.
keywords: Retorika Dakwah, YouTube, Ustadz Adi Hidaya
ANALISIS SISTEM PRODUKSI DAN DISTRIBUSI PORTAL SASTRA LITERA (SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)
Hidayat, Ma'ruf. 2018. "Analysis of Production Systems and Distribution of Portal Sastra Litera (A Study of Sociology of Literature)" Thesis (S-1) of Indonesian Literature. Faculty of Humanities, Diponegoro University. Semarang. Supervisor Laura Andri Retno Martini, S. S., M. A
Portal Sastra Litera is a website managed by Lembaga Literasi Indonesia. This site is located at www.litera.co.id. Portal sastra Litera was established because it was intended to present quality literature works on the internet. Editor of portal sastra Litera applies a selection system that is quite strict for sender of literature such as short stories and poetry.
In general, the theory used is the theory of production and distribution and the theory of cyber literature understanding, while the approach is the sociology of literature. The research method used is a mixed methods. The related data is collected using interview, read, and note techniques. The data is presented in two forms, namely narratively for qualitative data and in the form of tables, diagrams, and graphs for quantitative data.
This study aims to, first find out the history of the founding of portal sastra Litera. Second, to reveal and describe production system of portal sastra Litera. Third, to reveal and describe the distribution system of portal sastra Litera. Finally is to reveal and describe the appreciation given by the editor of portal sastra Litera. This research also dismissed the stigma of cyber literature which is often considered to be of poor quality literature.
Keywords: Production, Distribution, Appreciation, Selection, Liter
Karakteristik tafsir dalam kitab Nadoman Nurul Hikmah karya Hidayat Suryalaga
INDONESIA :
Tesis ini berjudul “Karakteristik Tafsir dalam Kitab Nadoman Nurul Hikmah karya Hidayat Suryalaga”. Fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah persoalan karakteristik (teknis, gaya bahasa, sistematika, metode, sumber dan corak) Nadoman Nurul Hikmah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kitab Nadoman Nurul Hikmah beserta alasan penggunaannya. Guna menjawab permasalahan dan mencapai tujuan yang dimaksud, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode: Pertama, metode deskriptif analisis. Metode ini dilakukan untuk mengulas wilayah ‘bagaimana’ teknis dan sistematika penyusunan, metode, sumber dan corak penafsirannya. Kedua, metode hermeneutik berdasarkan hubungan triadik (teks-reader/author-audience). Metode ini ditunjukkan untuk mengulas wilayah ‘mengapa’ Hidayat suryalaga menggunakan teknis dan sistematika penyusunan kitabnya seperti itu.
Adapun sifat penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research). Dalam prosesnya, penulis menggunakan dua kategori sumber data, sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer adalah kitab Nadoman Nurul Hikmah itu sendiri, sedangkan sumber data sekunder terdiri dari buku-buku penelitian sebelumnya tentang Hidayat Suryalaga, kemudian buku-buku sejarah tafsir Nusantara yang digunakan penulis untuk mengembangkan landasan teori, dan buku-buku lain yang terkait dengan penelitian ini.
Menjawab persoalan di atas, penulis menemukan beberapa hal mengenai karakteristik kitab Nadoman Nurul Hikmah. Karakter khas kitab Nadoman Nurul Hikmah tercermin pada dua aspek: (1) Postur nadhomannya yang sederhana. Nadoman Nurul Hikmah cenderung lebih longgar dalam menerjemahkan bahasa sumber, Hidayat Suryalaga tidak menjadikan redaksi ayat sebagai sumber, tetapi ia berusaha menuangkan interpretasinya sendiri. (2) Struktur dan gaya bahasa dalam Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga menggunakan struktur dan gaya bahasa yang sederhana, ia menggunakan bahasa Sunda yang populer dan kontekstual. Dalam penulisan nadhomannya Hidayat Suryalaga menggunakan 4 baris seperti halnya puisi Arab. Sedangkan jumlah suku kata pada umumnya menggunakan 8 suku kata. Nadoman Nurul Hikmah jauh lebih tepat disebut sebagai terjemah tafsiriyah al-Qur’an daripada disebut sebagai sebuah kitab tafsir. Karena dalam setiap bait nadhomannya, beliau memberikan penjelasan suatu ayat berdasarkan pemahamannya. Dalam kitabnya Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga menyertakan nilai-nilai kesundaan, hal tersebut tidak lepas dari tujuan ditulisnya kitab Nadoman Nurul Hikmah ini. Adapun nilai-nilai yang terdapat dalam kitab Nadoman Nurul Hikmah ini diantaranya adalah nilai kesundaan Silih Asih – Silih Asah – Silih Asuh, nilai kesundaan Rawayan Jati dan nilai kesundaan Sabilulungan.
ENGLISH :
This thesis is entitled “Characteristics of Interpretation in the Book of Nadoman Nurul Hikmah by Hidayat Suryalaga”. The focus of discussion in this study is the problem of characteristics (technical, style of language, systematics, methods, sources and style) of Nadoman Nurul Hikmah. This study aims to determine the characteristics of the Nadoman Nurul Hikmah book and the reasons for its use. In order to answer the problems and achieve the intended goals, in this research method the authors use the method: First, descriptive analysis. This method is carried out to review the technical and systematic ‘how’ areas of preparation, methods, sources and patterns of interpretation. Second, the hermeneutic method is based on a triadic relationship (text-reader/writer-audience). This method is shown to review the area of 'why' Hidayat Suryalaga uses the techniques and systematics of preparing his book like that.
The nature of this research is library research. In the process, the authors use two categories of data sources, primary and secondary data sources. The primary data source is the Nadoman Nurul Hikmah book itself, while the secondary data sources consist of previous research books on Hidayat Suryalaga, then books on the history of interpretation of the Archipelago which the author uses to develop theoretical foundations, and other books related to research this.
Answering the questions above, the writer found several things about the haracteristics of the book Nadoman Nurul Hikmah. The distinctive character of the Nadoman Nurul Hikmah book is reflected in two aspects: (1) Its simple nadhom posture. Nadoman Nurul Hikmah tends to be more loose in translating the source language. Hidayat Suryalaga does not use the editorial verse as a source, but he tries to put his own interpretation into it. (2) The structure and style of language in Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga uses a simple structure and style of language, he uses popular and contextual Sundanese. In writing his nadhom, Hidayat Suryalaga uses 4 lines like Arabic poetry. While the number of syllables generally uses 8 syllables. Nadoman Nurul Hikmah is far more accurately described as a translation of the tafsiriyah of the Qur'an than as a book of interpretation. Because in each of his nadhoms, he gives an explanation of a verse based on his understanding. In his book Nadoman Nurul Hikmah Hidayat Suryalaga contains Sundanese values, this cannot be separated from the purpose of writing this book Nadoman Nurul Hikmah. The values contained in the book Nadoman Nurul Hikmah include the Sundanese values of Silih Asih – Silih Asah – Silih Asuh, the Sundanese values of Rawayan Jati and the Sundanese values of Sabilulungan.
ARAB :
تحمل هذه الأطروحة عنوان "خصائص التفسير في كتاب نادومان نور الحكمة لهداية سوريالاغا". محور المناقشة في هذه الدراسة هو مشكلة الخصائص (التقنية، أسلوب اللغة، النظاميات، الأساليب، المصادر والأسلوب) لنادومان نور الحكمة. تهدف هذه الدراسة إلى تحديد خصائص كتاب نادومان نور الحكمة وأسباب استخدامه. ومن أجل الإجابة على التساؤلات وتحقيق الأهداف المنشودة، استخدم الباحث في هذه الدراسة الأساليب التالية: أولاً، المنهج الوصفي التحليلي. يتم تنفيذ هذه الطريقة لمراجعة مجالات "كيفية" الإعداد الفنية والمنهجية والأساليب والمصادر وأنماط التفسير. ثانياً، يعتمد المنهج التأويلي على العلاقات الثلاثية (النص-القارئ/المؤلف-الجمهور). يتم عرض هذه الطريقة لمراجعة مجال "لماذا" يستخدم هداية سوريالاغا التقنيات والمنهجيات لإعداد كتابه بهذه الطريقة. وطبيعة هذا البحث هي البحث المكتبي. في هذه العملية، يستخدم المؤلف فئتين من مصادر البيانات، مصادر البيانات الأولية والثانوية. مصدر البيانات الأساسي هو كتاب نادومان نور الحكمة نفسه، أما مصادر البيانات الثانوية فتتكون من كتب بحثية سابقة عن هداية سوريالاغا، ثم كتب تاريخ تفسير الأرخبيل التي يستخدمها المؤلف لوضع الأسس النظرية، وغيرها من الكتب المتعلقة بهذا البحث. وفي الإجابة على الأسئلة أعلاه يجد الكاتب عدة أمور حول خصائص كتاب نادومان نور الحكمة. تنعكس الشخصية المميزة لكتاب نادومان نور الحكمة في جهتين: (1) وضعية النادوم البسيطة. يميل نادومان نور الحكمة إلى أن يكون أكثر مرونة في ترجمة اللغة المصدر، ولا يستخدم هداية سوريالاغا الآية الافتتاحية كمصدر، لكنه يحاول وضع تفسيره الخاص فيها. (2) بنية اللغة وأسلوبها في هداية سوريالاغا يستخدم نادومان نورالحكمة بنية وأسلوب لغة بسيطين، فهو يستخدم اللغة السوندانية المشهورة والسياقية. في كتابته، يستخدم هداية سوريالاغا أربعة أسطر مثل الشعر العربي. مع أن عدد المقاطع يستخدم ثمانية مقاطع عموما. يوصف نادومان نور الحكمة بأنه ترجمة لتفسير القرآن بشكل أكثر دقة من كونه كتاب تفسير. لأنه في كل مقطع نادومان يقدم تفسيرا للآية بناء على فهمه. في كتابه نادومان نور الحكمة لهداية سوريالاغا يتضمن القيم السوندانية، وهذا لا يمكن فصله عن الغرض من كتابة هذا الكتاب نادومان نور الحكمة. أما النتيجة الواردة في كتاب نادومان نورالحكمة تشمل على سيليه آسيه – سيليه آساه – سيليه آسوه، وروايان جاتي وسابيلولونجان
Pertumbuhan padi Oryza sativa L. pada berbagai metode pelumpuran tanah di Kabupaten Ciamis dan Pemerintahan Kota Banjar Propinsi Jawa Barat
Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman semusim yang tumbuh
subur pada lailan yang jenuh air, bahkan tergenang pada masa pertumbuhannya.
Penggenangan menyebabkan terbentuknya lumpur, dimana pelumpl1ran tanah
sawah dapat meningkatkan hasil produksi padi karena akar padi dapat tumbuh
bebas tanpa terhambat oleh lapisan yang keras (De Datta, 1998)
Menurut Kalyubi (2002), metoda pelumpuran tanah tidak berpengaruh
nyata terhadap kinerja teknis dan agronomis·alat dan mesin pengolah tanah yang
digunakan. Kine~ja teknis alat yang menggunakan garu sisir lebih tinggi
dibandingkan dengan metoda tradisional (cangkul), dengan nilai IP dan IK pada
lintasan ke tiga berturut-turut adalah 50 % dan 86.89 % untuk garu sisir, serta
49.33 % dan 85.78 % untuk eara tradisional (cangkul). Tinggi padi setelah 8
minggu (56 HST) pada tanah sawah yang proses pelumpurannya menggunakan
garu sisir dan eangkul berturut-turut adalah 75.19 cm dan 76.60 em
Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi meliputi pemupukan, jen:s
padi yang ditanam, dan faktor pengolahan tanah (pelumpuran), tetapi di
masyarakat yang dianggap mempengaruhi produktivitas padi hanya faktor pupuk
dan jenis padi, sehingga diperlukan suatu penelitian untuk mengetahui pengaruh
pengolahan tanah sawah terhadap produktivitas padi dengan metoda pelumpuran
yang lain, yaitu dengan alat pelumpuran gelebeg dan garu sisir, serta tenaga
hewan (kerbau).
Tanaman padi memerlukan media lumpur bagi pertumbuhannya. Untuk
pertumbuhan yang sesuai bagi tanaman padi, seluruh permukaan tanah sawah
harus berada dalam keadaan berlumpur yang halus dan lunak sehingga akar padi
dapat tumbuh dengan bebas tanpa dihambat oleh lapisan tanah yang keras.
Keadaan lumpur ini dibentuk oleh bajak atau eangkul yang kemudian digaru
bersamaan dengan pemberian air irigasi yang cukup (Wirjodiharjo, 1952).
Menurut Koga (1992), pelumpuran adalah proses dimana tanah menjadi
struktur granulasi atau menjadi butir-butir yang disebabkan oleh air yang
berlebihan dan pengolallan tauah yang berlebihan. Menurul Adachi (1992),
pelumpuran adalah proses membuat bongkah-bongkah tanah dan agregat-agregat
tanah terdispersi atau terurai, hancur dan menjadi sedimen. Dengan demikian
pori-pori makro pada lapisan akan dikurangi oleh pelumpuran sehingga laju
p;:rkolasinya berkurang. Tujuan pelumpuran adalah untuk memecahkan tanah
dalam bagian yang sekeeil-keeilnya yang disebut cairan ko!oid, eairan yang
dapa! mengendap di permukaan lanah sehingga merupakan per:sai yang tidak
mudah ditembus oleh air perkolasi (Siregar, 1981).
Gelebeg adalah alat pengolah tanah sawah yang dipasang pada alat gandeng
traktor. Gelebeg biasanya digunakan pada traktor buatan lokal rancangan IRRl.
Gelebeg diguIlakall uiltuk pengoialtan trula.h primer dan Sekll!lder (Wijanto, 1996).
Garu sisir mempunyai bilah-bilah plat besi yang mempunyai bentuk seperti sisir,
dapat digunakan pada tanah sawah (basah) dan juga tanah kering. Bagian-bagia11
utama garu sisir adalah : mata sisir, kerangka kuat dan batang tarik. Kegunaan
garu sisir adalah untuk menghancurkan, meratakan dan membenamkan sisa-sisa
tanaman yang sudah terbajak (Pratomo, 1983).
Penelitian dilaksanakan pada lahan sawah di Kabupaten Ciamis dan
Pemerintahan Kota Banjar Propinsi Jawa Barat. Parameter-parameter yang
diamati pada penelitian ini adalah indeks pelumpuran (puddling indeks), indeks'
kelunakan tanah (sa.finess afpuddled soil index), efisiensi lapang (field efficiency),
tinggi tanaman, dan bobot kering biomassa padi. Bahan, alat dan mesin yang
digunakan selama penelitian antara lain adalah tanah, air, traktor roda dua,
gelebeg, garu sisir, cangkul, pita ukur dan patok, stopwatch, bola golf dengan
berat 45.9 g dan dianleter 42.8 em, tabung-tabung plastik ukuran 50 ee, timbangan
digital, dan oven.
Penelitian dilaksanakan dalam 3 tahapan, yaitu : (a) tahap I : sebelum
pereobaan lapangan, (b) : tahap 2: saat pereobaan lapangan, (c) : tahap 3 :
sesudah pereobaan lapangan. Urutan kegiatan pada tahap 1 adalah identifikasi
traktor roda dua, identifikasi gelebeg, garu sisir, dan bajak singkal, pengumpulan
data deskripsi lahan pereobaan tempat penelitian. Pada tahap 2 dilakukan
pengambilan data pada proses pengolahan sawah di setiap lokasi pcngukuran yang
terletak di Kabupaten Ciamis dan Pemerintahan Kota Banjar Ppropinsi Jawa Barat
untuk perhitungan indeks pelumpuran (puddling index), indeks kelunakan tanah
(softness of puddled soil index), efisiensi lapang. tinggi tanaman padi, dan bobot
kering biomassa padi. Alat yang dipergunakan selama proses pelumpuran adalah
bajak singkal, garu sisir, gelebeg, dan eangkul, serta traktor roda dua. Pengukuran
parameter dilakukan pada tiga petakan sav:ah untuk setiap lo;':asi penelitian dan
pada setiap petakan sawah dilakukan 5 titik pengukuran. Pada tahap 3 dilakukan
analisis hasil pengolahan tanah. Hasil pengolahan data adalah berupa kurva
hubungan antara indeks pelumpuran (rp) daa indeks kelur.akan (IK) tanah hasil
pelumpuran dengan tinggi tanaman dan bobot kering biomassa padi. Selanjutnya
dipelajari hubungan antara IK dan IP dengan traktor roda dua yang berimplemen
bajak singkal, gelebeg dan garu sisir, tenaga hewan serta tenaga manusia dengan
tinggi tanaman dan bobot kering biomassa tanaman padi.
Nilai indeks pelumpuran dari pelumpuran tanah sawah yang
menggunakan gelebeg, garu sisir, garu sisir yang ditarik tenaga hewan (kerbau),
dan eangkul berturut-turut adalah sebesar 61.21 %,55.97 %, 59.09 %, dan 47.01
%, sedangkan untuk indeks kelunakan berturut-turut adalah sebesar 80.27 %, 83.4
%, 81. CJ3 %, dan 76.31 %. Nilai efisiensi lapang pelumpuran tanah sawah
menggunakan gelebeg, garu sisir, dan garu sisir ditarik tenaga hewan (kerbau)
berturut-turut adalah 54.65 %, 45.19 %, dan 22.72 %.
Daya tumbuh padi setelah 60 hari setelah tanam (60 HST) dengan
implemen bajak singkal dan gelebeg meneapai bobot kering biomassa sebesar
25.81 gram/rumpun (6.45 ton/ha) dan tinggi tanaman sebesar 81.76 em dengan
waktu penanaman benih 4 h'lri setelah proses pe!llm!Jur'ln daD. niJai TP s",hes'lf
61.67 %, serta IK sebesar 82 %, sedangkan imp1emen bajak singkal dan garu sisir
dengan bobot kering biomassa hanya 20.25 gramirumpun (5.06 ton/ha) dan tinggi
tanaman sebesar 64.49 em yang dieapai pac!a kondisi tanah dengan nilai indeb
pelumpuran sebesar 54.56 % dan nilai indeks kelunakan sebesar 88.33 %. serta
waktu penanaman benih 6 hBri setelah pelumpuran.
Rasio uv merupakan perbandingan antara kecepatan linear pisau rotari
(rotor) dengan kecepatan maju traktor. Nilai indeks pelumpuran hasil pelumpuran
tanah dengan menggunakan gelebeg lebih tinggi dibandingkan garu sisir karena
disebabkan oleh gerakan dari masing-masing implemen. Dalarn mengolah tanah,
gelebeg bergerak searah maju traktor sebagai penarik (kecepatan maju traktor (v)
= 1) dan melakukan gerakan berputar (kecepatan linear rotor (u) = 1) sehingga
memiliki rasio uv = I sedangkan pada implemen garu sisir bergerak hanya searah
maju traktor saja (v = 1) serta u = 0, sehingga rasio uv garu sisir = 0. Selain gerak
imp lemen, persentase tekstur tanah (pasir, debu, liat) tempat pelumpuran
dilakukan memberikan pengaruh terhadap hasil pelumpuran yang diperoleh.
Makin kecilnya ukuran jarah makin luas pennukaan efektif yang dimilikinya,
sehingga daya jerap tanah semakin tinggi (Soepardi, 1983). Pad a lahan tempat
proses pelumpuran, semakin tingginya kandungan pasir dalam suatu tekstur
mengakibatkan daya menahan aimya makin rendah (perkolasi cepat) sehingga
pada proses pelumpuran air dan tanah sangat sulit untuk bercampur dan
membentuk suatu pasta yang akan mengakibatkan nilai indeks pelumpuran yang
maksimum sulit tercapai. Sedangkan jika makin tinggi kandungan liat dan debu
akan mengakibatkan nilai indcks pelumpuran makin tinggi.
Penelitian tentang topik ini dapat dilanjutkan dengan penambahan lokasi
untuk pengukuran bobot kering biomassa dan tinggi tanaman padi serta
melakukan pengukuran nilai indeks pelumpuran dan indeks kelunakan pada setiap
lintasan pelumpuran .. Pengukuran terhadap nilai indeks pelumpuran dan indeks
kelunakan dilakukan sesaat sebelum penanaman padi dapat dilanjutkan pada
penelit:an selanjutnya
- …
