136 research outputs found

    Pengontrol Baterai pada PLTS dengan Menggunakan Battery Control Regulator

    No full text
    ABSTRAK   Batubara, Andri. 2011. Pengontrol Baterai pada PLTS dengan Menggunakan Battery Control Regulator. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Arif Nur Afandi, S.T., M.T   Kata kunci : Battery Control Regulator, PLTS. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah peralatan pembangkit listrik yang merubah cahaya matahari menjadi listrik. PLTS sering juga disebut Solar Cell, atau Solar Photovoltaic, atau Solar Energy. Dengan konsep yang sederhana yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik, dimana cahaya matahari adalah salah satu bentuk energi dari Sumber Daya Alam. Cahaya matahari akan dikonversi menjadi energi listrik. Dan arus listrik itu akan disalurkan ke beban dan sebagian disimpan ke baterai. Pada saat cuaca mendung atau hujan cahaya matahari tidak bisa diterima dengan baik oleh panel surya sehingga menyebabkan ketidakstabilan arus listrik yang diterima dan disimpan ke baterai. Namun, panel surya tetap mampu menghasilkan listrik selama terdapat cahaya matahari. Selain itu sering kali terjadi kerusakan pada baterai dikarenakan ketidakstabilan pengisian tersebut. Dari masalah ini maka diperlukan adanya alat yang dapat mengontrol dan menstabilkan arus agar pengisian ke baterai juga tidak berlebih. Penggunaan Battery Control Regulator sangatlah tepat karena alat ini digunakan  untuk mengontrol dan mengatur arus searah yang diisi ke baterai dan disalurkan dari baterai ke beban. Sehingga kerusakan yang ditimbulkan seperti baterai cepat ngedrop dapat diminimalkan. Hasil dari pengujian tugas akhir ini dapat disimpulkan bahwa kerusakan yang terjadi pada baterai dapat diminimalkan karena pengisian baterai berlebihan dapat dihindari setelah menggunakan Battery Control Regulator SDDC 12-10A

    TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA TERHADAP PENGELOLAAN AIR BERSIH

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi perusahaan pertambangan batubara khususnya dalam tanggug jawab dalam kurangnya air bersih akibat perusahaan serta kebijakan yang masih banyak kekurangan. Fokus penelitian ini tanggung jawab perusahaan pertambangan batubara terhadap lingkungan khususnya pengelolaan air bersih dan implementasi hukumnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian Hulum Empiris dengan pendekatan socio-legal. Hasil kajian Tanggung jawab perusahaan pertambangan batubara terhadap air bersih dan pengelolaanya, berdasarkan Parturan Pemerintah Republik Indonesia No. 47 Tahun 2012 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, sudah melaksanakan tanggung jawab sebagai subjek hukum terhadap lingkungan yakni air bersih dengan implementasi hukum yakni berupa sumur bor yang sudah dianggarakan oleh perusahaan pertambngan batubara dalam anggaran tahunan sebagai tanggung jawab perusahaan pertambangan. Sejalan juga dengan Peraturan Daerah Kalimantan Tengah No. 11 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, setiap perusahaan pertambangan yang menjalani usaha dengan ukuran modal sepuluh milyar wajib menjalankan tanggung jawab sebagai subjek hukum.Kata kunci: Tanggung Jawab, Perusahaan Pertambangan, Batubar

    Preferensi Politik Pemilih terhadap Kemenangan Calon Perseorangan pada Pemilihan Kepala Daerah Langsung di Kabupaten Batubara Periode 2008-2013 ( Studi Kasus : Perilaku Politik Pemilih di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara )

    No full text
    Pemilihan umum adalah salah satu momentum penting dalam perjalanan politik sebuah negara yang menganut sistem politik demokrasi. Pemilihan umum adalah untuk memilih Pemimpin Negara/ Pemerintahan yang nantinya akan menentukan jalannya sebuah sistem pemerintahan. Salah satu bentuknya adalah Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada). Namun, dalam perjalanannya pemilihan kepala daerah banyak mengalami perubahan. Pada era orde lama (UU No.18/1965) Kepala Daerah yang diusulkan oleh DPRD diangkat dan diberhentikan oleh Presiden (gubernur) atau Menteri dalam Negeri (Walikota/ Bupati) ke era orde baru yang hampir mirip namun, Kepala Daerah dipilih oleh presiden tanpa mempertimbangkan usulan suara mayoritas DPRD sampai pada masa reformasi yang melahirkan UU No.32 Tahun 2004 tentang pemilihan kepala daerah secara langsung dan berlanjut pada revisi UU No.32 Tahun 2004 melahirkan UU No.12 Tahun 2008.UU No.12 Tahun 2008 ini tentang perubahan terhadap UU No.32 Tahun 2004 mengenai pelaksanaan otonomi daerah. Hal yang paling berbeda dari Undang-Undang ini mengenai pemilihan kepala daerah. Dimana didalam undang-undang sebelumnya, kepala daerah dipilih langsung dari partai politik atau gabungan partai politik, sedangkan dalam undang-undang ini, pemilihan kepala daerah secara langsung dapat mencalonkan pasangan calon tanpa didukung oleh partai politik, melainkan calon perseorangan yang dicalonkan melalui dukungan dari masyarakat yang dibuktikan dengan dukungan tertulis dan fotokopi KTP. Perubahan sistem pemilihan umum ini melahirkan preferensi politik/ pilihan politik yang berbeda bagi masyarakat di Batubara tepatnya di Kecamatan Lima Puluh. Kemenangan calon perseorangan menjadi sebuah babak baru dalam preferensi politik Indonesia. Perubahan ini berkaitan dengan perilaku politik masyarakat yang tidak lagi melihat partai sebagai ”penyambung lidah rakyat”. Hal inilah yang menarik minat penulis untuk meneliti, faktor apa saja yang menentukan perubahan preferensi politik masyarakat batubara khususnya masyarakat di Kecamatan Lima Puluh ini ?84 HalamanSkripsi Sarjan

    Tanggung jawab perusahaan pertambangan batubara terhadap lingkungan (pengelolaan air bersih Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi perusahaan pertambangan batubara khususnya dalam tanggug jawab dalam kurangnya air bersih akibat perusahaan serta kebijakan yang masih banyak kekurangan. Fokus penelitian ini tanggung jawab perusahaan pertambangan batubara terhadap lingkungan khususnya pengelolaan air bersih dan implementasi hukumnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian Hulum Empiris dengan pendekatan socio-legal. Hasil kajian Tanggung jawab perusahaan pertambangan batubara terhadap air bersih dan pengelolaanya, berdasarkan Parturan Pemerintah Republik Indonesia No. 47 Tahun 2012 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, sudah melaksanakan tanggung jawab sebagai subjek hukum terhadap lingkungan yakni air bersih dengan implementasi hukum yakni berupa sumur bor yang sudah dianggarakan oleh perusahaan pertambngan batubara dalam anggaran tahunan sebagai tanggung jawab perusahaan pertambangan. Sejalan juga dengan Peraturan Daerah Kalimantan Tengah No. 11 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, setiap perusahaan pertambangan yang menjalani usaha dengan ukuran modal sepuluh milyar wajib menjalankan tanggung jawab sebagai subjek hukum. ABSTRACT This research is motivated by coal mining companies, especially in the responsibility for the lack of clean water due to the company and policies that are still many shortcomings. The focus of this study is the responsibility of coal mining companies to the environment, especially clean water management and legal implementation. The research method used in this study is the type of empirical research with socio-legal approach. The results of the assessment of the responsibility of coal mining companies to clean water and its management, based on the Government of the Republic of Indonesia no. 47 of 2012 on social and Environmental Responsibility, has carried out the responsibility as a subject of law on the environment, namely clean water with the implementation of the law in the form of boreholes that have been budgeted by coal mining companies in the annual budget as the responsibility of mining companies. In line with the Central Kalimantan regional regulation no. 11 of 2012 on the implementation of Corporate Social and Environmental Responsibility, every mining company that operates a business with a capital size of ten billion is obliged to carry out responsibility as a subject of law

    Perancangan Kantor Bupati Batubara dengan pendekatan regionalisme

    Get PDF
    INDONESIA: Kab. Batubara merupakan kabupaten baru yang mekar dari Kab. Asahan. DPR menyetujui Rancangan Undang-Undang pembentukannya tanggal 8 Desember 2006. Sebagai Kabupaten yang sudah memiliki struktur kepemerintahan, penduduk dan juga wilayah, Pemkab Batubara haruslah memiliki sarana dan prasarana kepemerintahan sebagai wadah aktivitas/kegiatan pemerintahan kabupaten batubara untuk melaksanakan tugas pelayanan masyarakat umum. Namun setelah mengamati beberapa tahun kebelakang, Kabupaten Batubara belum juga memiliki kantor bupati yang bersifat permanen, ditambah lagi ada rencana untuk pembangunan kantor Bupati Batubara di Lima Puluh Kota. Atas dasar isu ini, penulis ingin merancang kantor Bupati Batubara dengan Pendekatan Regionalisme. Pemilihan pendekatan regionalisme ini dimaksudkan untuk memunculkan identitas kabupaten batubara sebagai kabupaten yang memiliki keciri khasan melayu. Pedekatan ini menggunakan prinsip regionalisme dengan studi preseden menggunakan Istana Niat Limalaras. Desain kantor yang dirancang menggunakan material kayu untuk menyelaraskan perancangan yang penulis buat dengan kondisi perkantoran lain yang ada di kabupaten batubara. ENGLISH: Batubara Regency is a new district from Asahan Regency. The DPR approved the Draft Law on its formation on December 8, 2006. As a district that already has a governance structure, population, and territory, the Batubara Regency Government must have government facilities and infrastructure as a forum for the activities of the coal district government to carry out public service duties. However, after observing the past few years, Batubara Regency does not yet have a permanent regent's office, plus there are plans for the construction of a Batubara Regent's office in Lima Puluh City. Based on this issue, the author wants to design the office of the Coal District Head with a Regionalism Approach. The choice of this regionalism approach is intended to bring out the identity of the coal district as district that has Malay characteristics. This approach uses the principle of regionalism with precedent studies using the Limalaras Intentional Palace. The office design is designed using wood materials to align the design that the author made with the conditions of other offices in the Batubara district. Arab: وافق مجلس النواب الشعبي على .الوصاية على أساهان باتوبارا ريجنسي هي منطقة جديدة من مشروع قانون بشأن تشكيله في ٨ ديسمبر ٦٠٠٢ .وباعتبارها منطقة لديها بالفعل هيكل إداري وسكان وإقليم ، يجب أن يكون لدى حكومة باتوبارا ريجنسي مرافق حكومية وبنية تحتية كمنتدى ألنشطة منطقة الفحم الحكومة للقيام بواجبات الخدمة العامة. ومع ذلك ، بعد مراقبة السنوات القليلة الماضية ، باتوبارا مكتب وصي دائم ، باإلضافة إلى وجود خطط لبناء مكتب باتوبارا ريجنسي لم يكن لدى بنا على هذه المسألة ، يريد المؤلف تصميم مكتب رئيس منطقة الفحم ء .مدينة ليما بولوه في ريجنت بنهج اإلقليمية. يهدف اختيار نهج اإلقليمية هذا إلى إبراز هوية منطقة الفحم كمنطقة لها خصائص تم .الماليو. يستخدم هذا النهج مبدأ اإلقليمية مع الدراسات السابقة باستخدام قصر ليماالرا متعمد تصميم تصميم المكتب باستخدام مواد خشبية لمواءمة التصميم الذي صممه المؤلف مع ظروف المكاتب األخرى في منطقة الفحم

    Rancang Bangun Mesin Pencetak Briket Batubara

    Get PDF
    Proses pembuatan briket batubara melalui beberapa tahapan yaitu proses penghancuran batubara, pencampuran serbuk batubara dengan tapioca sebagai perekat, dan pencetakan briket batubara. Pada umumnya pengoperasian mesin pencetak briket batubara masih secara manual dimana operator menarik tuas ke bawah dengao tangan atau diinjak dengan kaki. Karena kwalitas hasil pencetakan yang kurang, maka penulis berinsiatif untuk memperbaiki kinerja alat tersebut. Perbaikan alat ini adalah dengan melakukan perhitungan terhadap gaya penekanan, membuat rangka yang lebih ekonomis, memperbaiki cetakan dengan sekali cetak menghasilkan 7 buah briket dengan berat @ 30gram, menambahkan fixture, dan memperbaiki sistem kerja dengan menggunakan sistem hidraulik. Dari hasil perhitungan didapatkan gaya tekan untuk mencetak briket batubara sebesar 25223,9 N, dengan spesifikasi silinder aktuator sebagai berikut :Dpiston = 0,080 m, Drod = 0,025 m, Stroke = 0,060 m, Tekanan maksimum = 98 bar. Setelah itu didapatkan tekanan perencanaan pada silinder sebesar 5,8x10pangkat 5 N/m , kapasitas pompa 2,81x10pangkat -5 m3/detik dan daya motor 225 Watt. =================================================================================================================================== The process of coal briquette through several phases. smashing the coal, coal dust mixing with tapioca as adhesive, and printing briquette coal. In general, the operation of the machine is still printing briquette coal operator manually where the operators pull down the lever with the hand or press it with foot. Because the quality of printing results that are less, the author bas some initiatives to improve the performance of these tools. Improvements to this tool is to make the calculation of the force of pressure, to create the framework more economical, to improve the printing of briquette, which once printing can produce 7 briquettes with each briquette have 30gram of weight, add the fixture, and improve the performance with using a hydraulics system. Results that obtained from the calculation of the force of pressure to print briquette of coal which have 25,223.9 N, with the specification of cylinder actuator as follows: Dpiston = 0.08 m, 0.025 m = Drod, Stroke = 0.06 m, maximum pressure = 98 bar. After that, was found that the pressure on the planning of cylinder which have 5,8x10pangkat5 N/m2 , capacity of pumps 2,81x10pangkat -5 m3/s and 225 Watt motor power

    Implementasi Algoritma Vigenere Cipher dan Algoritma Even-Rodeh Code pada Pengamanan dan Kompresi File

    No full text
    Perkembangan Teknologi menghasilkan aplikasi-aplikasi baru yang memudahkan manusia dalam proses pengiriman file. Karena kemudahan aplikasi-aplikasi tersebut diakses oleh manusia, maka tidak menutup kemungkinan terjadinya manipulasi atau kebocoran file dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Di sisi lain ukuran data juga menjadi salah satu faktor untuk mempercepat proses pengirimannya. Penggabungan teknik kriptografi dan kompresi merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Kriptografi merupakan tulisan yang terahasiakan dan umumnya mengacu pada bagian enkripsi dalam membangun sebuah sistem untuk mengirimkan pesan rahasia. Kompresi adalah proses untuk memperkecil ukuran data sehingga dapat menyimpan data lebih banyak dan mempercepat proses transmisi data. Algoritma yang digunakan pada penelitian ini adalah Vigenere Cipher dan Even- Rodeh Code. Sistem dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman C#. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamanan dan kompresi file menggunakan Vigenere Cipher dan Even-Rodeh Code dapat mengembalikan isi file semula secara utuh. Pengujian algoritma Vigenere Cipher menunjukkan waktu rata-rata proses enkripsi yaitu 8327,8 ms dan dekripsi yaitu 7929,2 ms. Pengujian algoritma Even- Rodeh Code menunjukkan bahwa ukuran file hasil kompresi pada beberapa sampel percobaan dengan ukuran berbeda berbanding lurus dengan ukuran file awal sebelum dikompresi, dengan rata-rata waktu kompresi 338,8 ms , Rc 1,02, Cr 97.14%, Ss 2,85 % dan Br 9920,27.Technologies development has produced new applications that facilitate humans in the process of sending files. Because the ease of these applications are accessed by humans, then does not rule out the occurance of manipulation or leakage of files from irresponsible parties. On the other hand, the size of the data is also becomes one of the factor to accelerate the delivery process. Combining cryptography and compression techniques is one solution that can be done to overcome the problem. Cryptography is the secret writing and generally refers to the encryption section to build a system for sending secret messages. Compression is a process to reduce the size of the data so that it can store more data and speed up the data transmission process. The algorithms used in this research are Vigenere Cipher and Even-Rodeh Code. This system is built using the C# programming language. The results shows that file security using Vigenere Cipher cryptography and Even-Rodeh code compression algorithm can restore the original file contents completly. Vigenere Cipher algorithm testing shows that the average time of encryption process is 8327.8 milliseconds and decryption is 7929.2 milliseconds. The Even-Rodeh Code algorithm testing shows that the size of compression file in several experimental samples of different sizes is directly proportional to the size of initial file before being compressed, with an average time of compression is 338.8 milliseconds, Ratio of Compression is 1.02, Compression Ratio is 97.14%, Space Saving is 2,85% and Bitrate is 9920.27.Skripsi Sarjan

    RANCANGAN MINE SEQUENCE PADA PENAMBANGAN BATUBARA UNTUK MEMENUHI TARGET PRODUKSI PIT J NORTH PT MULTI HARAPAN UTAMA, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    PT Multi Harapan Utama (PT MHU) adalah perusahaan pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang bergerak di bidang pertambangan batubara. PT MHU berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Salah satu area kerja PT MHU adalah pit J North, di mana sistem penambangan yang digunakan adalah sistem tambang terbuka dengan metode open pit coal mining. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan teknis penambangan batubara dari bulan Februari hingga April 2023. Berdasarkan desain bulan Februari 2023, didapatkan volume overburden sebesar 2.188.953 Bcm dan batubara sebesar 121.899 ton dengan SR 17,38 : 1; pada bulan Maret 2023, didapatkan volume overburden sebesar 2.206.138 Bcm dan batubara sebesar 117.476 dengan SR 18,78 : 1; pada bulan April 2023, didapatkan volume overburden sebesar 1.965.037 Bcm dan batubara sebesar 107.229 ton dengan SR 18,33 : 1. Rancangan disposalterletak di sebelah timur dari pit. Luas dari disposal adalah 52,7 Ha dengan kapasitas sebesar 8.640.258 Lcm. Berdasarkan desain, disposal yang diterapkan adalah teracce dump karena topografi di daerah penelitian relatif landai (author)

    E-Culture Design in Batubara District by Implementing Web-Based Crowdsourcing Methods

    Get PDF
    The development of technology today is very rapid and makes it easier for humans to access various information that they want to know by using technology in the form of the internet. E-Cultural is a cultural digitization system that utilizes internet technology to increase efficiency in the field of culture, especially in terms of documentation, dissemination of information as well as knowledge of elements of culture. At this time, web-based information regarding tourism and culture of Batubara Regency is not yet available, the public can only introduce it through social media such as Facebook, Instagram and other media. Lack of legal media at the Batu Bara District Youth, Sports and Culture Service and Tourism to promote tourism and culture in the Batubara District. This prompted the author to create a legal system so that the Batubara Regency Cultural Sports Youth Service can promote tourism and culture by involving the global community. Therefore, this research uses the crowdsourcing method, namely that there is unlimited involvement and regardless of background for everyone who wants to make a contribution, whether paid or free. In the system that I will create, the global community can play a role in updating data or information on the website as well as using the waterfall development method, namely analysis, design, implementation and testing. The results of the development of E-Culture in Batubara Regency using the crowdsourcing method have had a good impact, by making it easier for the local community to promote culture and tourism in their are
    corecore