1,721,181 research outputs found

    Andini Putri (Manajemen ZISWAF)

    No full text
    Zakat diwajibkan atas beberapa jenis harta dengan berbagai syarat yang harus dipenuhi. Syarat-syarat ini dibuat untuk membantu pembayar zakat agar dapat membayar zakat hartanya dengan hati rela sehingga target suci sebagaimana yang disyariatkan dapat terealisasi

    Andini Putri J's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Andini Putri J's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Andini Putri J's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KPU KOTA PEKANBARU DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PENYANDANG DISABILITAS DALAM PEMILIHAN UMUM 2019

    Full text link
    ABSTRAK Andini Putri Nabilah Purba, (2023) : Peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Penyandang Disabilitas Dalam Pemilihan Umum 2019. Salah satu indikator keberhasilan pemilu adalah tingkat pasrtisipasi yang tinggi. Tingginya partisipasi menjamin legitimasi pemerintahan dan perlindungan hak pilih warga negara, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Peraturan Komisi Pemilihan Nomor 10 tahun 2018 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum, menjelaskan bahwa KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu memiliki tanggung jawab dalam mendorong partisipasi masyarakat. Pada pemilu 2019, tingkat partisipasi pemilih penyandang disabilitas di Kota Pekanbaru termasuk rendah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran KPU Kota Pekanbaru dalam meningkatkan partisipasi pemilih penyandang disabilitas dalam pemilihan umum 2019 serta faktor penghambat KPU Kota Pekanbaru dalam meningkatkan partisipasi pemilih penyandang disabilitas dalam pemilihan umum 2019. Penelitian ini berjenis penelitian hukum empiris. Sifat penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan efektivitas hukum. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan metode purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Analisis data dalam penelitian ini dengan motode deskriptif kualitatif, kemudian penulis menarik kesimpulan dengan metode induktif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa KPU Kota Pekanbaru telah berupaya untuk menjalankan peranannya dalam meningkatkan partisipasi pemilih penyandang disabilitas dalam Pemilihan Umum 2019. Namun upaya tersebut belum optimal. KPU Kota Pekanbaru dalam menjalankan peranannya tersebut masih memiliki berbagai hambatan sehingga tingkat partisipasi pemilih penyandang disabilitas di Kota Pekanbaru masih sangat rendah. Adapun peran yang telah dilakukan oleh KPU Kota Pekanbaru yaitu melakukan sosialisasi kepada pemilih penyandang disabilitas, melakukan koordinasi antar instansi, membentuk relawan demokrasi, membuka kesempatan untuk menjadi penyelenggara pemilihan umum kepada penyandang disabilitas, dan menciptakan pemilihan umum yang aksesibilitas. Adapun faktor penghambat KPU Kota Pekanbaru dalam meningkatkan partisipasi penyandang disabilitas dalam pemilihan umum 2019 yaitu dipengaruhi oleh faktor keluarga, faktor ekonomi, dan yang terakhir faktor anggaran. Kata Kunci : Partisipasi Politik, Penyandang Disabilitas, Komisi Pemilihan Umum (KPU

    PENGARUH SOCIAL SERVICESCAPE TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION YANG DIMODERASI OLEH HEDONIC VALUE : Survei terhadap tamu yang sudah menginap di Aryaduta Bandung

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui social servicescape terhadap behavioral intentions yang dimoderasi oleh hedonic value di Aryaduta Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dan verifikatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menyebarkan kuesioner. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah tamu individu yang sudah menginap di Aryaduta Bandung. Teknik pegambilan sampel menggunakan systematic random sampling dan diperoleh sebanyak 114 responden. Teknik analisis statistik yang digunakan yaitu MRA (Moderated Regression Analysis) dengan menggunakan aplikasi SPSS Statistic 23 for Windows. Hasil pengujian yang telah dilakukan dalam penelitian ini memperoleh bahwa secara simultan social servicecape berpengaruh signifikan terhadap behavioral intentions yang dimoderasi oleh hedonic value. Secara parsial, kedua dimensi social servicescape, yaitu employee servicescape dan customer servicescape berpengaruh signifikan terhadap behavioral intention yang dimoderasi oleh hedonic value. ABSTRACT Shaumy January Andini Putri, 1503671, "Social Servicescape on Behavioral Intentions Moderated by Hedonic Value" under the guidance of Dr. Vanessa Gaffar, SE.Ak, MBA. and Gitasiswhara, SE.Par, MM This study aims to determine the social servicescape of behavioral intentions moderated by hedonic value at Aryaduta Bandung. The research method used in this research is descriptive and verificative. Data collection techniques used were distributing questionnaires. The population in this study are individual guests who have stayed at Aryaduta Bandung. Sampling technique using systematic random sampling and obtained as many as 114 respondents. The statistical analysis technique used is MRA (Moderated Regression Analysis) using the SPSS Statistics 23 for Windows application. The results of tests conducted in this study found that simultaneous social servicescape significantly affected behavioral intentions moderated by hedonic value. Partially, the two dimensions of social servicescape, employee servicescape and customer servicescape significantly influence on behavioral intention moderated by hedonic value. Keywords: social servicescape, hedonic value, behavioral intentions

    PEMIKIRAN SAYYID SABIQ TENTANG HAK ASUH ANAK AKIBAT PERCERAIAN YANG DISEBABKAN MURTAD DALAM KITAB FIQIH SUNNAH

    Full text link
    ABSTRAK ANDINI PUTRI (2024) : Pemikiran Sayyid Sabiq Tentang Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Yang Disebabkan Murtad Dalam Kitab Fiqih Sunnah Islam melarang seorang pria muslim menikah dengan wanita non muslim begitu juga sebaliknya, jika dalam suatu perkawinan yang fasakh dikarenakan salah satu dari suami istri murtad maka putuslah ikatan perkawinannya, murtadnya salah satu dari pasangan suami istri erat sekali hubungannya dengan pemeliharaan anak (Hadhanah) setelah mereka bercerai. Dalam hal ini terdapat semacam perbedaan tentang kebolehan orangtua yang murtad melaksanakan pengasuhan terhadap anaknya. Sebagian ulama membolehkan orangtua yang murtad menjadi pengasuh bagi anaknya dengan alasan bahwa kasih sayang hadhanah tidak akan berbeda dengan dengan adanya perbedaan agama, namun Sayyid Sabiq berbeda pendapat, bahwa beliau menghukumi seseorang yang murtad adalah penting karena kemurtadan akan dapat memutuskan sesorang dari beberapa hubungan keluarga maupun masyarakat misalnya dalam hak kewarisan, pernikahan dan hadhanah. Dalam skripsi ini penulis akan membahas mengenai pemikiran Sayyid Sabiq tentang hak asuh anak akibat perceraian yang disebabkan oleh murtad dalam kitab fiqih sunnah. Ada beberapa rumusan masalah yang akan penulis teliti untuk memecahkan permasalahan tersebut diantaranya: pertama, bagaimana pemikiran Sayyid Sabiq tentang hak asuh anak akibat perceraian yang disebabkan murtad dalam kitab fiqih sunnah, kedua, bagaimana dalil yang digunakan sayyid sabiq dalam menentukan hak asuh anak akibat perceraian yang disebabkan murtad dalam kitab fiqih sunnah, ketiga, bagaimana analisa terhadap pemikiran Sayyid Sabiq tentang hak asuh anak akibat perceraian yang disebabkan murtad dalam kitab fiqih sunnah. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari data primer yaitu kitab fiqih Sunnah jilid 3 kemudian data sekunder berupa buku buku kemudian data tersier berupa artikel dan lain sebagainya. Kemudian dianalisa menggunkan metode content analys yaitu metode yng digunakan untuk mengidentifikasi, mempelajari kemudian melakukan analisis terhadap apa yang diselidiki. Kesimpulan pada Skripsi ini adalah bahwa Sayyid Sabiq melarang orangtua yang murtad menjadi pengasuh anaknya karena pengasuhan anak (hadhanah) ini berhubungan dengan penguasaan dan Allah SWT sekali kali tidak membolehkan orang kafir untuk menguasai orang isam, kemudian perwalian dalam hadhanah Ini memilki derajat yang sama dengan perwalian dalam harta warisan dan pernikahan dan Sayyid Sabiq menambahkan orangtua yang murtad dikhawatirkan akan mempengaruhi keselamatan agama anak. Kata Kunci : Sayyid Sabiq, Hak asuh anak, Murtad, Fiqih Sunna

    PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATANHIV/AIDS TERHADAP PENGETAHUAN IBURUMAH TANGGA MENGENAI HIV/AIDS

    No full text
    Poltekkes Kemenkes SemarangProgram Studi Diploma IV Kebidanan Magelang2017ABSTRAKAde Rista Septia Andini Putri Suharto, Ribkha Itha Idhayanti, MunayarokhPengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan HIV/AIDS terhadap Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Mengenai HIV/AIDS75 hal + 7 tabel + 3 gambar + 11 lampiranData kumulatif dari tahun 1993 s/d September 2015 (Birohumas Jateng, 2016) menunjukkan bahwa angka kejadian HIV di Kabupaten Temanggung sebanyak 239 kasus, lebih tinggi dibanding dengan Kabupaten di sekitarnya. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan kuesioner di Desa Dangkel Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung,didapatkan hasil pedukuhan Dangkel 70% tidak mengetahui tentang HIV/AIDS dan belum pernah diberikan penyuluhan untuk mengenai HIV/AIDS untuk ibu rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu rumah tangga mengenai HIV/AIDS.Penelitian ini dilakukan di desa Dangkel kecamatan Parakan kabupaten Temanggung. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain one group pretest posttest. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 60 ibu rumah tangga. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan HIV/AIDS terhadap pengetahuan ibu rumah tangga terhadap HIV/AIDS dengan nilai p value 0,000 dan z hitung sebesar -6,082.Berdasarkan hasil penelitian diharapkan ibu rumah tangga meningkatkan pengetahuan mengenai HIV/AIDS untuk menambah wawasan ibu mengenai HIV/ AIDS. Pihak Puskesmas disarankan melakukan kerjasama dengan instansi terkait seperti KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) untuk datang ke desa guna melakukan skrinning dan penyuluhan secara rutin.Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, pengetahuan ibu rumah tangga, HIV/AID

    FASHION MAHASISWA PEREMPUAN SEBAGAI KOMUNIKASI ARTIFAKTUAL (Studi Gaya Berpakaian Mahasiswa UIN SATU Tulungagung)

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Fashion Mahasiswa Perempuan Sebagai Komunikasi Artifaktual (Studi Gaya Berpakaian Mahasiswa UIN Satu Tulungagung)” ini ditulis oleh Andini Putri Sekar Kinasih, NIM. 126304211009, dengan pembimbing Amrullah Ali Moebin, S.Pd.I., M.I.Kom. Kata Kunci : Komunikasi Artifaktual, Fashion, Ekspresi diri, Identitas diri. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis, memahami gaya berpakaian mahasiswa sebagai bentuk komunikasi artifaktual yang mencerminkan identitas dan nilai-nilai sosial. Teori yang digunakan Komunikasi Artifaktual dan Komunikasi Non Verbal mahasiswa mempertimbangkan berbagai faktor dalam memilih busana, seperti kesopanan, norma, budaya, dan tren terkini yang dipengaruhi oleh media sosial. Mahasiswa UIN Satu Tulungagung menunjukkan kreativitas dalam berpakaian, baik dalam acara formal maupun nonformal, yang mencerminkan profesionalisme dan identitas mereka. Melalui pilihan fashion yang beragam, mahasiswa tidak hanya membangun citra diri tetapi juga memperkuat komunikasi nonverbal dalam interaksi sosial. Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang (1) Cara Berbusana Mahasiswa UIN Satu Tulungagung; (2) Fashion sebagai bentuk komunikasi artifaktual mahasiswa UIN Satu Tulungagung untuk mengekspresikan diri; dan (3) fashion mahasiwa UIN Satu Tulungagung diekspresikan dimedia sosial. Metode Penelitian dengan menggunakan penelitian Kualitatif deskriptif yaitu menjelaskan kajiannya dengan menganalisis fakta secara sistematis dari objek pembahasan yang diteliti. Sumber data yang diteliti yakni data wawancara. Pendekatan yang dilakukan dalam mempelajari tulisan dari sudut pandang ilmiah. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa:(1) Cara Berbusana Mahasiswa UIN Satu Tulungagung. mengenakan Outfit sesuai dengan kaidah agama dengan memperbarui kedalam pakaian modern tanpa menghilangkan kaidah sosial maupun kaidah dalam agama. (2) Fashion sebagai bentuk komunikasi Artifaktual mahasiswa UIN Satu Tulungagung untuk mengekspresikan diri. Fashion dapat dianggap sebagai lapisan luar seseorang yang menyimpan pesan yang ingin disampaikan serta mencerminkan gaya busana yang dipengaruhi oleh lingkungan. (3) fashion mahasiwa UIN Satu Tulungagung mengekspresikan pada media sosial. akses yang luas kepada internet dan media sosial, yang sangat memengaruhi pola pikir, gaya hidup, dan preferensi melalui pakaian, baju yang dipilih. menciptakan gaya baru yang unik dan mencerminkan nilai-nilai yang dianut

    Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dan Group Investigation (GI) Berbantuan Media Belajar Mobile Learning Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Pemrograman Web Kelas X MM di SMK Negeri 10 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Andini Putri L, Rizka. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dan Group Investigation (GI) Berbantuan Media Belajar Mobile Learning Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Pemrograman Web Kelas X MM di SMK Negeri 10 Malang . Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd., (II) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom.   Kata kunci: Model Pembelajaran, Problem Based Instruction, Group Investigation, Mobile Learning, Hasil Belajar Proses pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas belajar yang dilakukan oleh dua orang atau lebih sehingga terjadi suatu interaksi yang saling memberikan umpan balik. Untuk melakukan proses pembelajaran, guru harus aktif dan cerdas dalam pemilihan model pembelajaran di dalam kelas. Pemilihan model pembelajaran yang sesuai akan berdampak pada hasil belajar siswa. Model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas belajar siswa harus melibatkan siswa secara aktif ikut andil dalam proses pembelajaran, diantaranya adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dan model pembelajaran Group Investigation (GI). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dan Group Investigation (GI). Penelitian ini, menerapkan model pembelajaran yang dilakukan pada siswa kelas X jurusan Multimedia di SMKN 10 Malang pada mata pelajaran Pemrograman Web dengan berbantuan media belajar berbasis mobile learning. Bentuk penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental Research atau penelitian semu dengan menggunakan metode penelitian antara lain uji coba instrumen, uji prasyarat analisis, dan uji hipotesis. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini antara lain adalah hasil nilai rata-rata ranah kognitif siswa kelas PBI dan kelas GI mempunyai daya beda sebesar 6,11 dengan perolehan nilai kelas PBI lebih tinggi dibandingkan dengan kelas GI. Hasil nilai rata-rata ranah afektif siswa mempunyai daya beda sebesar 7,2 dengan perolehan nilai kelas GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelas PBI. Hasil nilai rata-rata ranah psikomotorik siswa kelas PBI dan kelas GI mempunyai daya beda sebesar 0,22 dengan perolehan nilai antara kelas PBI dan kelas GI hampir sama. Hasil hipotesis dari penerapan kedua model pembelajaran PBI dan GI menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ranah kognitif siswa yang signifikan antara kelas yang menerapkan model pembelajaran PBI dan GI dengan perbedaan nilai 80,37 dan 74,26
    corecore