17 research outputs found
THE RELATIONSHIP BETWEEN STUDENTS’ SELF�EFFICACY AND THEIR SPEAKING PERFORMANCES AT THE SECOND-GRADE STUDENTS OF SMAN 3 PALOPO
ABSTRAK
Tendri Sa’nah Mursalim, 2022. “The Relationship between Students’ Self�Efficacy and Their Speaking Performance at the
Second-Grade Students of SMAN 3 Palopo”. Thesis
English Study Program Educational Department in the
State Islamic Institute of Palopo. Supervised by
Masruddin and Andi Tenrisanna Syam.
This thesis discusses the relationship between students' self-efficacy and their
speaking performance. This study aims to determine whether there is a
relationship between students' self-efficacy and their speaking performance. This
type of research is quantitative correlation with an explanatory method that
focuses on disclosing the relationship between variables. The population is all
second grade science in the 2021/2022 academic year at SMAN 3 Palopo.
Sampling was carried out using Simple Random Sampling with the Slovin
formula. The sample used was 78 students. Data obtained through questionnaires
and tests. Furthermore, the data of this study were analyzed using a correlational
test. The results of this study indicate a positive and significant relationship
between variable X (self-efficacy) and variable Y (speaking performance). the
correlation coefficient between the two variables is 0.542 and the significance
value (ρ) is 0.000.
Keywords: Self-Efficacy, Speaking Performanc
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA KRITIS BERBASIS SQ3R KELAS V SDN 437 KARIAKO KEC. PONRANG SELATAN KAB. LUWU
ABSTRAK
Andi Tenri Bali, 2023. “Pengembangan Bahan Ajar Membaca Kritis Berbasis
SQ3R Kelas V SDN 437 Kariako Kec. Ponrang Selatan Kab. Luwu”.
Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Dibimbing oleh Hj.Nursyamsi dan Mirnawati
Skripsi ini membahas tentang pengembangan bahan ajar membaca kritis
berbasis SQ3R kelas V SDN 437 Kariako. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis validitas, praktikalisasi, dengan media membaca kritis SQ3R pada
kemampuan membaca peserta didik kelas V SDN 437 Kariako. Jenis penelitian ini
adalah penelitian pengembangan, dengan populasi seluruh Siswa SDN 437
Kariako. Pengambilan jumlah sampel 20 responden Metode yang digunakan adalah
mix-methods yang terdiri atas empat tipe yaitu embedded, explanatory, exploratory,
dan triangulation.
Hasil analisis dari penelitian ini adalah praktikalitas bahan ajar modul
berbantuan model pembelajaran membaca kritis berbasis SQ3R dengan materi
sejarah peradaban Indonesia di kelas V SDN 473 Kariako memperoleh hasil yang
sangat memuaskan dan positif dengan dengan nilai akhir yang diperoleh dari hasil
uji kepraktisan sebesar 96,75% dengan kategori sangat praktis berdasarkan respon
uji coba terbatas dengan 20 peserta didik dan seorang pendidik yakni guru kelas V
dengan nilai akhir yang diperoleh dari hasil uji kepraktisan sebesar 92,85% dengan
kategori sangat praktis.
Kata Kunci: Bahan Ajar, Membaca Kritis, SQ3
IMPLEMENTASI HUKUM LARANGAN MEMBERI UANG ATAU BARANG KEPADA GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MAKASSAR
The prohibition of giving money or goods to homeless people and beggars in Makassar City is regulated in Article 49 of Regional Regulation Number 2 of 2008 concerning the Development of Street Children, Homeless People, Beggars and Singers. This ban was issued to prevent the development and spread the number of homeless and beggars and minimize or free public places from the presence of homeless people and beggars. This study aims to analyze the implementation and application of sanctions for giving money or goods to homeless people and beggars. The results of the study show that the implementation of the rules regarding the prohibition giving money or goods to homeless people and beggars in Makassar City has not gone well. The indicators are that there are still policy objectives that have not been achieved, the number of officers is not proportional to number (riders) and the size of the area, the unavailability of adequate facilities/facilities, and the low level of public legal awareness. The lack of coordination between related agencies and the absence a government account to collect money from fines resulted in the implementation/enforcement of sanctions for giving money or goods to homeless people and beggars in Makassar City.Larangan memberi uang atau barang kepada gelandangan dan pengemis di Kota Makassar diatur dalam Pasal 49 Perda Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis, dan Pengamen. Dikeluarkannya larangan ini untuk mencegah berkembang dan meluasnya jumlah penyebaran gelandangan dan pengemis serta untuk meminimalkan atau membebaskan tempat-tempat umum dari keberadaan gelandangan dan pengemis. Penelitian bertujuan menganalisis pelaksanaan serta penerapan sanksi bagi pemberi uang atau barang kepada gelandangan dan pengemis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aturan tentang larangan memberi uang atau barang kepada gelandangan dan pengemis di Kota Makassar belum berjalan dengan baik. Indikatornya yaitu masih adanya tujuan kebijakan yang belum tercapai, jumlah petugas tidak sebanding dengan jumlah (pengendara) dan luas wilayah, tidak tersedianya sarana/fasilitas yang memadai, serta rendahnya tingkat kesadaran hukum masyarakat. Kurangnya koordinasi antara instansi terkait serta belum adanya rekening pemerintah untuk menampung uang hasil denda mengakibatkan penerapan/penegakan sanksi bagi pemberi uang atau barang kepada gelandangan dan pengemis di Kota Makassar belum terlaksana
Studi Etnofarmakologi Obat Tradisional Penyakit Darah Tinggi Di Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong
Penggunaan obat tradisional mempunyai sejarah yang panjang dan menjadi bagian integral dalam upaya kesehatan di Indonesia. Tumbuhan obat menjadi bahan utama obat tradisional, telah dimanfaatkan turun temurun oleh masyarakat di Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Pemanfaatan sumber daya alam untuk pencegahan dan mengatasi berbagai penyakit, salah satunya adalah penyakit darah tinggi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui jenis dan bagian tumbuhan, cara pengolahan, takaran pengobatan dan lama waktu pengobatan serta untuk mengetahui senyawa yang terkandung pada tumbuhan obat sehingga dapat memberikan efek farmakologi. Penelitian dilakukan secara deskriptif menggunakan metode kualitatif dan teknhik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Wawancara dilakukan secara langsung kepada sampel (sandro dan penderita) bersifat semi terstruktur dengan menggunakan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian didapatkan 16 jenis tumbuhan obat dari 15 famili dan bagian yang digunakan antara lain daun (57%), buah (19%), umbi (6%), kulit (6%), rimpang (6%) dan batang (6%). Cara pengolahannya yaitu direbus, diseduh, diparut dan dikonsumsi langsung. Jumlah takaran pengobatan dalam jumlah ganjil yaitu 3,5 atau 7 helai dan lama waktu penggunaan 2-5 hari. Senyawa yang berperan dalam menurunkan tekanan darah yaitu senyawa allisin, scopoletin dan xeronin, quercetin, flavonoid, alkaloid, saponin, kalium, apigenin, mineral, kalium, kalium sitrat, flavonol dan kurkumin
DYNAMICS OF TERNATE INDIGENOUS PEOPLES IN THE ELECTION FOR GOVERNOR OF NORTH MALUKU YEAR 2024: DINAMIKA MASYARAKAT ADAT TERNATE DALAM PEMILIHAN GUBERNUR MALUKU UTARA TAHUN 2024
This study examines the dynamics of the indigenous people of Ternate in the process of the 2024 North Maluku Governor Election. The focus of the research is directed at how customary structures, genealogical relationships, cultural values, and the role of indigenous leaders affect political orientation and voting behavior. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, direct observation, and analysis of relevant documents. The results of the study show that the indigenous people of Ternate play a significant role in shaping the map of political contestation through customary mechanisms, kinship solidarity, and the use of local identity symbols. Political support is not only built on rational considerations, but is also related to emotional and historical ties rooted in sultanate traditions, soa structures, and the influence of bobato and informal figures. This study concludes that the political dynamics of the indigenous people of Ternate reflect a blend of traditional values and modern political practices, which as a whole make an important contribution to the local democratic process in North Maluku in the 2024 gubernatorial election
Organizational Performance in Electronic-Based Public Services at the Class II Baubau Harbor Master and Port Authority Office
This study aims to describe organizational performance including Quality, Quantity, Timeliness, Effectiveness, Independence and Work Commitment and describe electronic-based public services including SPBE Objectives, Non-Corruption SPBE, SPBE Costs and Time, SPBE Scope, SPBE Mandatory and SPBE Principles. This study uses a qualitative descriptive design that collects data by means of observation, interviews with informants. The data is tabulated as needed and then the data is analyzed qualitatively descriptively including data reduction, data presentation and drawing conclusions so that it can produce an understanding and is proven by data analysis techniques and the validity of the data findings. The results of this study indicate that to see Organizational Performance at the Baubau Class II Harbormaster and Port Authority Office according to Robbins (2006) in Sebayang (2017) is formed from six Indicators, namely: a) Quality of work; b). Quantity of work; c). Timeliness; d). Effectiveness; f). Commitment. to maintain membership and electronic-based public services at the Baubau Class II Harbormaster and Port Authority Office according to Presidential Regulation (Perpres) Number 95 of 2018 including: a). SPBE objectives; b). Non-corruption of SPBE; c). SPBE costs and time; d). SPBE scope; e). SPBE mandatory; f). SPBE principles. Suggesting for further research to be improved by completing administrative documents and always conducting socialization and implementation of policies, and continuing to monitor and evaluate SPBE for service users
TEKNOLOGI PENGAWETAN TELUR ITIK DENGAN MENGGUNAKAN DAUN TREMBESI (SAMANAE SAMAN)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawetan menggunakan daun trambesi terhadap kualitas telur itik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Maret 2022 dilaboratorium peternakan Universitas Al Asyariah Mandar. Pengawetan pada penelitian ini adalah penggunaan daun trambesi dengan sebanyak 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, perlakuan P0, telur direndam tanpa larutan daun Trambesi, P1 telur direndam dengan daun trambesi konsentrasi 5%, P2 telur direndam dengan daun trambesi konsentrasi 10%, P3 telur direndam dengan daun trambesi konsentrasi 15%. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter yang diamati adalah diameter kuning telur, tinggi kuning telur, diameter putih telur,tinggi putih telur,tebal kerabang, berat telur,diameter telur, tinggi telur. Berdasarkan hasil penelitian, pengawetan telur denngan daun trambesi berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap tinggi albumin, berat telur, tinggi telur dan diameter telur tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap diameter kuning telur dan tinggi kuning telur,diameter putih telur, ketebalan cangkang. Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan P1 (telur direndam dengan daun trambesi konsentrasi 5%
Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Angkatan Darat dr. R. Ismoyo Kendari Tahun 2018
ABSTRAKLatar Belakang: Pengelolaan obat merupakan salah satu segi manajemen rumah sakit yang sangat penting dalam penyediaan pelayanan kesehatan secara paripurna. Ketidakefisienan dalam pengelolaan obat akan memberi dampak negatif bagi rumah sakit, baik secara medik, sosial maupun secara ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Angkatan Darat dr. R. Ismoyo Kendari Tahun 2018 yang meliputi tahap seleksi, perencanaan, pengadaan, penyimpanan, distribusi dan penggunaan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif dan concurent menggunakan metode randomized sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan panduan wawancara. Lembar observasi digunakan untuk mendokumentasikan data yang diperoleh terkait data pengelolaan obat sedangkan panduan wawancara digunakan untuk mendukung data observasi yang diperoleh melalui lembar observasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa kesesuaian item obat yang tersedia dengan DOEN sebesar 59,06%, presentase jumlah item obat yang direncanakan dan yang diadakan sebesar 100%, presentase kesalahan faktur sebesar 3,22%, frekuensi tertundanya pembayaran faktur 0%, ketepatan data jumlah obat pada kartu stok 100%, presentase stok mati sebesar 1,64%, nilai Turn Over Ratio (TOR) adalah 4,85 kali, presentase peresepan dengan nama generik sebesar 90,5% dan presentase peresepan antibiotik sebesar 20,83%. Simpulan: Pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Angkatan Darat dr. R. Ismoyo Kendari Tahun 2018 pada tahap perencanaan dan tahap penggunaan sudah efisien, sedangkan tahap seleksi, pengadaan, penyimpanan dan tahap distribusi belum efisien.Kata Kunci: Pengelolaan Obat, Instalasi Farmasi, RSAD dr. R. Ismoy
Systemic Deployment of Trichoderma asperellum in Theobroma cacao Regulates Co-occurring Dominant Fungal Endophytes Colonization
Endophytic Trichoderma inoculated into roots have been known to colonize above
ground tissues of cacao. In this study, we evaluated Trichoderma asperellum spread and
impact on endophytic fungi occurring naturally in leaf, stem and root tissues after application
through foliar spraying, stem infusion, and soil drenching into cacao seedling of two, four, and
five months old respectively. This fungus was isolated from all plant tissues, although by stem
infusion was not detected in leaf tissues, and regulated different co-occurring fungal endophytes
influenced by seedling age. Dominant endophytes detected were Fusarium 1 and 3 in seedlings
used for foliar spraying, morphospecies 1 and 3, and Lasiodiplodia 1 in seedlings used for stem
infusion, and Lasiodiplodia 2, 3 and 4, and Paecilomyces in seedlings used for soil drenching.
In general, these dominant fungi were more numerous in tissues of the control than in those
inoculated with T. asperellum over three weeks post inoculation, but instead four weeks post
inoculation. The pattern changed in tissues following soil drenching where higher colonization
of dominant fungi in treated seedlings began earlier. These data showed that T. asperellum can
deploy systemically, through the application of foliar spraying, infusion, and soil drenching, to
almost all parts of the cacao plant even in the presence of endogenous fungal endophytes and
the last fungi their self can reach high colonization in the presence of T. Asperellum. Therefore,
this presence together of introduced and co-occurrence of endophyte fungi could potentially
be used to develop a method for suppressing cacao pathogens
Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Pemanfaatan Kulit Buah Kakao (Theobroma Cacao L.) sebagai Produk Suplemen Antioksidan
Pemanfaatan limbah kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) menjadi produk suplemen kesehatan antioksidan berupa sediaan kapsul. Kegiatan pengÂabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mengenalkan bahwa limbah KBK yang dibuang oleh petani berupa cangkang menjadi limbah perkebunan yang tidak termanfaatkan dan menjadi sumber penÂcemaran. Senyawa fenolik sebagai antioksidan dari limbah KBK berkhasiat mengÂhambat aktivitas radikal bebas pada tubuh manusia. Kandungan 6 – 9% protein kasar dari KBK telah dimanfaatkan dengan baik sebagai produk suplemen herbal antiÂoksidan. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Agustus 2022 yang merupakan bagian program pengabdian masyarakat unggulan Universitas Lampung. Pemanfaatan KBK sebagai produk kapsul suplemen herbal antioksidan, menciptakan kondisi lahan perkebunan kakao menjadi bersih, terhindar dari penyakit seperti busuk buah serta mengendalikan serangan hama. PelakÂsanaan PKM bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kesejahteraan dan kapasitas masyarakat kelompok tani kakao Pekondoh. Melalui dukungan pemanÂfaatan serta pemberdayaan potensi sumber daya pekon (desa) dengan cara penyuluhan pembuatan produk sediaan kapsul suplemen antiÂoksidan dari limbah KBK. Hasil pelaksanaan PKM telah diterapkan dengan baik dengan memanÂfaatkan limbah KBK menjadi produk olahan sediaan kapsul WAKLATDO®. Pengetahuan serta pemahaman masarakat sebelum dan setelah terlibat dalam kegiatan pengabdian berbeda cukup signifikan. Pemanfatan KBK sebelum pendampingan (pre-test) adalah 27.33% dan setelah (post-test) adalah 80,12%. Hasil dapat dikatakan bahwa kegiatan pengabdian yang dilakukan cukup membawa dampak baik akan pengeÂtahuan dalam pemanfaatn KBK. 
