11 research outputs found
Pengaruh Umur Starter terhadap Rendaman Nata Nira Aren
Aren (Arenga pinnata, Merr) was one type of palm tree of the family was well known area of the tropics because of various benefits. Starting from the root, stem, bark, leaves, fruits, fibers up to the treetops. The variables in this study were age starter as the independent variable and the yield of sugar as a variable independent. Design used a completely randomized design (CRD) consisting of three treatments with three replications. Each repeat unit there were 3 observations. So that the overall number of observation units 3 x 3 x 3 = 27. The treatment used in this study, namely: A1 = Age starter 4 days, A2 = Age 6 day starter, starter A3 = Age 8 days. The parameters measured in this study is the yield produced nata, nata yield measured by weighing the first nata formed have drained for 1 hour and then divided by the volume of juice used. Data obtained with the variation (F test) to see the effect on the level sig α = 0.01. When the results showed a treatment effect of the test followed by LSD α = 0.01. The results showed that age affects the formation of nata starter
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMP SANTA THERESIA LANGGUR MELALUI MEDIA VISUAL KARIKATUR HUMOR
Melalui pemanfaatan media visual karikatur humor dalam pembelajaran biologi, penelitian yang merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Santa Theresia Langgur. 32 siswa kelas VIII SMP Santa Theresia Langgur dijadikan sebagai subjek penelitian. Analisis deskripsi kuantitatif adalah metodologi yang digunakan untuk menganalisis data. Dua siklus kegiatan pembelajaran—perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), dan variabel refleksi—digunakan selama penelitian ini. Tes yang diberikan pada setiap akhir siklus berupa pilihan ganda dan deskripsi yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar siswa. Analisis statistik deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan 53,96 persen dan pada siklus II 81,77 persen, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa. Kriteria ketuntasan hasil belajar pada siklus II sebesar 90,62 persen, yang termasuk dalam kriteria ketuntasan pada siklus II, dan ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 56,25 persen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa KKM yang ditentukan sekolah 75% lebih tinggi, telah meningkat
PERBANDINGAN METODE DISKUSI DAN METODE RESITASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SIWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH SMP PROTESTAN MAKASSAR
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perbedaan antara kelas yang diajar menggunakan metode diskusi dan metode resitasi tentang sistem peredaran darah pada kelas VIII SMP protestan Mkassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metode diskusi dan metode resitasi pada materi system peredaran darah kelas VIII SMP Protestan Makassar tahun ajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII semester I SMP Protestan Makassar tahun 2019/2020 dan di peroleh sampel sebanyak 45 siswa. Sampel ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok diskusi (kelas A) dan kelompok resitasi (Kelas B).Desain penelitian yang digunakan adalah Matcing Pretest-Post-test Control Group Desain. Dengan analisis statistic deskriptif untuk motivasi dan analisis statistic inferensial untuk hasil belajar dan secara manual dianilisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji kesamaan 2 mean. Dari analisis diatas motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi metode diskusilebih tinggi dari pada hasil belajar biologi dengan menggunakan metode resitasi pada materi sistem peredaran darah pada manusia. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa ada perbedaan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode diskusi dan metode resitasi pada materi system peredarandarahkelas VIII SMP Protestan Makassar TahunAjaran 2019/2020. Nilai pada metode diskusi lebih efektif dibandingkan dengan nilai pada metode resitasi.Kata Kunci : Perbandingan Metode Diskusi, Metode Resitasi, Motivasi dan Hasil Belaja
MENGIDENTIFIKASI JAMUR PATOGEN PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa) DI KECAMATAN TABANG KABUPATEN MAMASA SULAWESI BARAT
Jamur patogen pada tanaman bawang merah dan untuk mengamati sayatan bawang merah yang terserang jamur”. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan pengamatan langsung dilapangan. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Permasalahan pada penelitian ini yaitu penyebab tumbuhnya jamur patogen pada tanaman bawang merah serta bagaimana cara mengatasi jamur tersebut. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi penyebab tumbuhnya jamur patogen pada tanaman bawang merah dan bagaimana cara untuk mencegah jamur tersebut. Sedangkang teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur patogen terdapat pada umbi bawang merah yang berwarna ungu adalah jamur patogen Alternaria porri. Sedangkan jamur berwarna hitam bersekat itu adalah konidium jamur yang membusuk. Jamur patogen Alternaria porri merupakan jamur yang biasa menyebabkan kematian pada tanaman bawang merah jamur bercak ungu ini lebih mudah menyerang pada saat kondisi lagi lembab.Kata Kunci : Identifikasi jamur patogen (Alternaria porri) bawang mera
PENGARUH METODE JOYFUL LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA LEGO PADA MATERI DNA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK
Learning motivation is a fundamental determinant of students’ academic success and achievement. However, DNA structure material is often perceived as tedious due to its conceptual complexity and conventional teaching methods. This study aims to analyze the effect of a Lego media-based joyful learning approach on enhancing students\u27 motivation in learning DNA structure. The research adopts a quantitative methodology, with participants consisting of 30 Class XII Science students from SMA Negeri 18 Makassar. Motivation data was collected using a 12-statement ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) questionnaire and analyzed through descriptive statistical techniques. The collected data included total scores and mean scores obtained by students. Response options followed a 3-point Likert scale, ranging from highly positive to highly negative (e.g., always, sometimes, never). The findings demonstrate that joyful learning using Lego media significantly improves both learning quality and student motivation. This is evidenced by the students\u27 responses across 12 statement aspects, achieving an average score of 86.3. The interactive and engaging nature of the method actively involved students in the learning process. Thus, it is concluded that Lego-based joyful learning is highly effective in boosting student motivation in DNA structure material.Motivasi belajar sejatinya sangat menentukan keberhasilan maupun prestasi siswa. Pada materi struktur DNA cenderung terlihat membosankan karena kompleksitas konsep dan metode pembelajaran yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode joyful learning berbasis media lego terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada materi struktur DNA. Metode penelitian disini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian melibatkan seluruh peserta didik yang berada di kelas XII IPA SMA Negeri 18 Makassar dengan jumlah 30 peserta. Data motivasi dikumpulkan melalui angket ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) berjumlah 12 pernyataan. Setelah data dikumpulkan lanjut dianalisis dengan teknik analisi deskriptif statistik. Data yang terkumpul pada penelitian ini yaitu, berdasar total skor perolehan siswa dan mengetahui rerata skor yang didapatkan. Penentuan jenis pilihan jawaban dari angket berpaduan pada skala Likert melalui 3 kategori jawaban. Jawaban setiap item instrument yang menggunakan skala Likert dengan ekspektasi yang sangat positif sampai sangat negatif, berupa kata-kata seperti selalu, sesekali dan tidak pernah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran joyfull learning menggunakan media lego dapat meningkatkan kualitas hingga motivasi dalam belajar siswa. Hasil tersebut dapat dilihat pada tanggapan siswa dalam 12 aspek pernyataan mendapatkan skor rata-rata 86,3. Karena pembelajarannya menyenangkan dan membuat siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran, dapat tersimpulkan bahwa metode joyful learning dengan lego begitu efektif meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi DN
KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI PANTAI KABUPATEN KEPULAUAN ARU KECAMATAN ARU SELATAN UTARA
Gastropoda adalah hewan bercangkang yang berjalan dengan menggunakan perutnya, hewan ini berperan dalam rantai makanan dan beberapa spesies dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein hewani. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi keanekaragaman gastropoda di pantai Kabupaten Kepulauan Aru kecamatan aru selatan utara. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi langsung pada empat pantai yang terdapat di kebupaten kepulauan aru kecamatan aru selatan utara pada bulan juli 2020, penelitian ini dilakukan pada pukul 08:00-11:00 WIT dengan menggunakan metode transek-plot sistematis. Penelitian ini dilakukan pada empat pantai yaitu, pantai fatujuring, pantai maekor, pantai bansal dan pantai tabarfane. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 24 spesies gastropoda yang diamati dan terbagi kedalam 12 famili. Keragaman gastropoda yang paling tinggi terdapat di pantai bansal (H’=2.07) dan paling rendah di pantai tabarfane (H’=0.89). Rendahnya keragaman gastropoda pada pantai tabarfane disebabkan karena letaknya yang berdekatan dengan sungai. Kata Kunci: Keanekaragaman, Gastropda, Kepulauan Aru
Edukasi Literasi Keuangan Digital pada Siswa SMA Negeri 2 Pangkep
Perkembangan teknologi digital di era modern telah membawa berbagai kemudahan, termasuk dalam pengelolaan keuangan. Namun, rendahnya literasi keuangan digital di kalangan generasi muda berisiko menyebabkan kesulitan dalam mengelola keuangan secara efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan pemahaman tentang literasi keuangan digital kepada siswa SMA Negeri 2 Pangkep. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya pengelolaan keuangan secara digital yang bijak, aman, dan efektif. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, workshop, dan simulasi penggunaan aplikasi keuangan digital. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa setelah pelaksanaan edukasi, terjadi peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa tentang keuangan digital, baik dari sisi keamanan, penggunaan, maupun manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
ANALISIS ISI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA NEGERI 12 MAKASSAR BERDASARKAN KESESUAIAN DAN KELENGKAPAN ISI SESUAI STANDAR KURIKULUM 2013
Analisis isi rencana pelaksanaan pembelajaran biologi SMA Negeri 12 Makassar berdasarkan kesesuaian dan kelengkapan isi sesuai standar kurikulum 2013. Permasalahan pada penelitian ini yaitu: “Apakah ada Kesesuaian dan Kelengkapan Isi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Biologi Buatan Guru SMA Negeri 12 Makassar Berdasarkan Kesesuaian dan kelengkapan Isi Sesuai dengan Standar Kurikulum 2013”. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan ialah deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Tingkat kesesuaian dan Kelengkapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Biologi Buatan Guru SMA Negeri 12 Makassar berada pada kategori cukup sesuai dan sangat sesuai.Kata kunci: RPP Biologi, Standar kurikulum 2013.Analisis isi rencana pelaksanaan pembelajaran biologi SMA Negeri 12 Makassar berdasarkan kesesuaian dan kelengkapan isi sesuai standar kurikulum 2013. Permasalahan pada penelitian ini yaitu: “Apakah ada Kesesuaian dan Kelengkapan Isi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Biologi Buatan Guru SMA Negeri 12 Makassar Berdasarkan Kesesuaian dan kelengkapan Isi Sesuai dengan Standar Kurikulum 2013”. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan ialah deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Tingkat kesesuaian dan Kelengkapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Biologi Buatan Guru SMA Negeri 12 Makassar berada pada kategori cukup sesuai dan sangat sesuai.Kata kunci: RPP Biologi, Standar kurikulum 2013
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BUKU SAKU MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN YANG VALID DAN PRAKTIS
Penelitian ini adalah penelitian dan pengembanagan (Research and Development). Permasalah dalam penelitian ini yaitu “Bagaimanakah pengembangan buku saku materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan, serta kelayakan dan kepraktisan buku saku”. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yaitu: 1) Analysis (Analisis), 2) Design (Desain), 3)Delelopment (Pengembangan) 4) Implemention (Implementasi) dan 5) Evaluation (Evaluasi). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) Kouesioner, (2) Dokumentasi, Sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantiatif. Hasil dari penelitian dan pengembangan (Research and Development) ini yaitu memenuhi kriteria sangat valid dengan hasil validasi dari ahli hasil analisi kevalidan buku saku dengan perolehan skor skor 3,65 yang berada pada kategori sangat valid. Dan nilai kepraktisan yang diperoleh dari hasil penilain mahasiswa pada kategori valid dengan perolehan skor 3,24. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar buku saku struktur dan fungsi jaringan tumbuhan valid dan praktis dan dapat digunakan digunakan sebagai sumber belajar.Kata kunci: Pengembangan Bahan Ajar, Buku Saku, Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuha
PENGARUH PEMANFAATAN DAUN PANDAN WANGI (Pandanus Amarillyfolius) DAN BATANG SERAI (Andropogon nardus) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI PEMBASMI KUTU BERAS (Sitophylus oryzae)
This study aims to determine whether there is an effective effect of fragrant pandan leaf powder (Pandanus amarillyfolius) and lemongrass stems (Andropogon nardus) as natural insecticides on the optimal death of rice bugs (Sitophylus oryzae). This research is an experimental research conducted in the biology laboratory of Patompo University. The experiment was designed using a completely randomized design (CRD) with the concentration of pandan leaf powder (P.amarillifolius) and lemongrass stem (A.nardus) which were varied, namely P0 (0), P1 (60 gram fragrant pandan leaf powder), P2 (60gram lemongrass stem powder), P3 (60gr fragrant pandan leaf powder + 60gr lemongrass stem powder). Based on the results of the study for rice flea mortality, it can be seen that the average of each concentration is P0 (0%), P1 = 56.7%, P2=66.7%, and P3 = 73.3%. Of these concentrations, it can be seen that the best concentration as a natural insecticide for rice flea mortality is P3 with an average mortality of 73.3%. Based on the results of the analysis, it can be seen that the value of F count> F table (6.333> 5.14) or sig value <0.05 (0.033 <0.05), so it can be concluded that H0 is rejected, which means that there is a significant effect of utilizing fragrant pandanus leaves and lemongrass stems as a natural insecticide against rice fleas. So it can be said that fragrant pandanus leaf powder (P.amarillyfolius) and lemongrass stems (A.nardus) can have an effective effect and as a natural insecticide against the death of rice fleas (S.oryzae).Keywords: Pandanus amarillyfolius, Andropogon nardu, Sitophylus oryzae
