479 research outputs found

    IMPLEMENTASI INTERNATIONAL SHIP & PORT SECURITY (ISPS CODE) DAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) KEAMANAN PADA KAPAL MV. AFRICAN FOREST DI PELABUHAN DOUALA, AFRIKA BARAT

    Get PDF
    Andhi Setiawan,2016, NIT:49124372.N, ” Implementation of the International Ship & Port Security (ISPS Code) and Standard Operating Procedure (SOP) of Security on MV. African Forest at the Port of Douala, West Africa”Program of Diploma IV Nautical Department Merchant Marine Polythecnic of Semarang, Material Supervisor (I): Capt.Wisnu Handoko, M.Sc and Methodologi and Writing tutors (II): Tony Santiko, S.ST., M.Si. Security is a condition of the ship and the port is free of dangers that have relations with the crime in this case the theft and stowaways. Referring to the authors conducted research with the formulation of the problem, namely how to implement the ISPS Code and Standard Operating Procedure on board MV. African Forest and efforts are made to keep the implementation of the ISPS Code and SOPs in accordance with international standards. International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code) is a rule that comprehensive information regarding measures to improve the safety of ships and port facilities that aims to provide standardized, consistent framework for evaluating risk, allows the government to offset changes in threat with a case of changing the value of the vulnerability of the shipsandport facilities through determination of the level of safety and security measures as appropriate. In this thesis research method used was descriptive qualitative method is a method carried out by observation, documentation, interview, literature and internet browsing methods. The discovery of stowaway on board and theft tool load, the result of a lack of knowledge and understanding of the crew in the implementation of the ISPS Code, a lack of familiarization of the implementation of security on board and implementation of Standard Operating Procedure (SOP) was not maximum. Steps to solve this problem is to provide guidance on all the material in the ISPS Code and the Standard Operating Procedure (Security Briefing), doing familiarisation and monitoring against the crew when they are on duty. The conclusions is gives a briefing on all the material contained in the ISPS Code and Standard Operating Procedure, conduct familiarization, conduct surveillance against crew. The authors suggest is to giving of material regarding the ISPS Code and Standard Operating Procedure should be given continuously, familiarization of the ISPS Code and SOP implemented as much as possible, and to maximize the role of an active officer in the tasks performed by the crew. Key words: Implementation, ISPS Code, Standard Operating Procedure

    Hubungan Pengelolaan Pembelajaran dan Perilaku Belajar dengan Prestasi Belajar TIK Siswa Kelas XI di SMA Negeri 8 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Setiawan, Andhi. 2010. Hubungan Pengelolaan Pembelajaran dan Perilaku Belajar dengan Prestasi Belajar TIK Siswa Kelas XI di SMA Negeri 8 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setiadi C.P.,M.Pd., M.T. (II) Arif Nur Afandi, S.T.,M.T.   Kata Kunci:   Pengelolaan Pembelajaran, Perilaku Belajar, dan Prestasi Belajar TIK   Pelaksanaan pengelolaan pembelajaran harus efektif dan efisien. Pengelolaan ini nantinya akan mengembangkan kesadaran peserta didik untuk belajar, dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung bagi perkembangan peserta didik. Seorang guru dalam mengelola pembelajaran akan melakukan suatu proses perubahan positif pada tingkah laku siswa. Perubahan tersebut ditandai dengan berubahnya pengetahuan, pemahaman, sikap, keterampilan, kecakapan dan kompetensi serta aspek lain pada diri siswa sehingga menimbulkan perubahan dalam prestasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran (X1); (2) Mendeskripsikan perilaku belajar siswa (X2); (3) mendeskripsikan prestasi belajar TIK (Y) siswa kelas XI di SMA Negeri 8 Malang; (4) Mengungkap hubungan X1 dan Y; (5) Mengungkap hubungan X2 dan Y dan (6) Mengungkap tingkat hubungan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional. Metode sampling yang dipakai adalah proporsional random sampling dengan responden 150 siswa. Analisis diperoleh dengan menggunakan teknik regresi linear ganda, yaitu untuk mengetahui besarnya hubungan (X1) dan (X2) dengan (Y). Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS for Windows release 16.             Hasil penelitian ini: (1) X1 dalam kategori sangat tinggi yaitu sebanyak 71 responden (47%); (2) X2 dalam kategori tinggi sebanyak 81 responden (54%); (3) Y dalam kategori tinggi 97 responden (65%). Nilai koefisien korelasi parsial antara X1 dengan Y yaitu Ry1 sebesar 0,484. Nilai koefisien korelasi parsial antara X2 dengan Y yaitu Ry2 sebesar 0,548. Besarnya nilai koefisien korelasi ganda 2 prekditor antara X1 dan X2 dengan Y yaitu R sebesar 0,724.             Kesimpulan penelitian ini: (1) X1 berada dalam kategori sangat tinggi, X2 dan Y berada dalam kategori tinggi; (2) Ada hubungan positif antara X1 dengan Y dengan sig. = 0,00 < 0,05; (3) Ada hubungan positif antara X2 dengan Y dengan sig. = 0,00 < 0,05; (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 dengan Y dengan sig. = 0,00 < 0,05. Variabel Pengelolaan Pembelajaran dan Perilaku belajar memberi sumbangan efektif terhadap prestasi belajar sebesar 27%, sedangkan yang 73% disebabkan variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

    'Resting' and 'Fremantle Terzinas' Poems by author Hersri Setiawan (Translation into English by David T. Hill)

    No full text
    In late February 1993, Indonesian author Hersri Setiawan arrived for a brief visit to Australia to participate in the Perth Writers' Festival at the Fremantle Arts Centre. A former political prisoner held for nine years in detention without trial, he managed to leave Indonesia several years ago and now lives in the Netherlands as a political exile. These poems have been translated by David T. Hill

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Mobile Bermuatan Problem Based Learning Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Pada Kelas X Program Keahlian TKJ di SMK Negeri 12 Malang

    No full text
    RINGKASAN Setiawan, Andhi 2018. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Mobile Bermuatan Problem Based Learning Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Pada Kelas X Program Keahlian TKJ di SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Ir. SyaadPathmanthara, M.Pd. (2)I Made Wirawan, S.T., S.S.T., M.T. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pengembangan, Komputer dan Jaringan Dasar, Problem Based Learning Berdasarkan wawancara terhadap guru TKJ SMK Negeri 12 Malang selama ini dalam proses pembelajaran Komputer dan Jaringan Dasar semua proses berpusat pada guru. Hal tersebut dikarenakan siswa tidak memiliki media untuk belajar sendiri. Selain itu materi yang didapat siswa hanya dari materi yang diberikan oleh pendidik berupa slide presentasi. Tentunya selama proses pembelajaran siswa memiliki kecepatan pemahaman yang berbeda-beda. Ada yang memiliki kecepatan belajar cepat memahami materi yang disampaikan oleh guru dan ada juga yang memiliki kemampuan yang lambat dalam menerima materi yang disampaikan. Hal ini menyebabkan siswa yang memiliki kecepatan belajar yang tinggi harus bersabar mengikuti siswa lainnya yang kecepatan belajarnya masih lambat. Media pembelajaran merupakan salah satu jenis bahan/sumber ajar yang banyak digunakan dalam proses pembelajaran sebagai salah satu sumber belajar yang dapat dilakukan sendiri. Didalam media pembelajaran ini terdapat simulasi masalah-masalah yang akan diselesaikan oleh siswa. Permasalahan-permasalahan dalam media pembelajaran ini dikembangkan melalui penugasan-penugasan yang nantinya akan menemui permasalahan pada bagian pengerjaannya. Permasalahan pada media pembelajaran ini tidak lepas dari masalah di dunia kerja karena diharapkan dari siswa SMK akan langsung turun ke dunia kerja. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan metode ADDIE dengantahapan 1)Analyze, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation dan, 5) Evaluation. Pengembangan ini menghasilkan media pembelajaran berbasis mobile, media ini memiliki berbagai fitur seperti KI/KD, materi pembelajaran, kuis dan kalkulator ip. Media pembelajaran ini diharapkan dapat membantu siswa dalam belajar. Media ini sudah diujicobakan kepada murid kelas 10 TKJ di SMKN 12 Malang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa angket dan observasi. Angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup yang mana pada angket telah disediakan jawaban dan kolom penilaian, sehingga responden dapat menjawab pada kolom yang telah disediakan. Pengembangan ini menghasilkan media dan telah mendapat kan hasil validasi ahli materi 1 sebesar 97,82%, ahli materi 2 sebesar 88,04%, ahli media sebesar 95,23%, kelompok kecil sebesar 88,97% dan, kelompok besar sebesar 87,76% yang berarti pengembangan ini sangat valid. Based on interviews with TKJ SMK Negeri 12 Malang teachers during this time in the Computer and Basic Network learning process all the processes were teacher-centered. This is because students do not have the media to learn on their own. In addition, the material obtained by students is only from the material provided by educators in the form of presentation slides. Of course, during the learning process students have different speeds of understanding. There are those who have the speed of learning quickly to understand the material delivered by the teacher and there are also those who have the ability to be slow in receiving the material delivered. This causes students who have high learning speeds must be patient to follow other students whose learning speed is still slow. Learning media is one type of material / resource that is widely used in the learning process as one of the learning resources that can be done alone. In this Learning Media there are simulations of problems that will be solved by students. The problems in this learning media are developed through assignments which will later encounter problems in the part of the process. The problem with this learning media cannot be separated from problems in the world of work because it is expected that vocational students will immediately go down to the world of work. Development of this learning media uses the ADDIE method with stages 1) Analyze, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation and, 5) Evaluation. This development produces mobile-based learning media, this media has various features such as KI / KD, learning materials, quiz and ip calculators. This learning media is expected to help students in learning. This media has been tried out to 10th grade students of TKJ at Malang Vocational High School 12. The instrument used to collect data in this study is a questionnaire and observation. The questionnaire used in this study is a closed questionnaire which in the questionnaire answers and assessment columns have been provided, so that respondents can answer in the column provided. This development resulted in media and had obtained the results of material expert 1 validation of 97.82%,material expert 2validation at 88.04%, media experts at 95.23%, small groups at 88.97% and large groups at 87.76% which meant that this development was very valid. Keywords :Learning Media, Development, Computer and Networks Basic, Problem Based Learnin

    Identification and Development of Tourism Potential to Increasing the Number of Visitors in Kampoeng Batik Laweyan Surakarta

    Get PDF
    Kampoeng Batik Laweyan is a tourist destination that began to develop again in 2004. The condition of an area is determined as a tourist destination that must have 4A components (attractions, accessibility, amenities, and ancillary). Kampoeng Batik Laweyan already has 4A components, but there are still shortcomings and problems. The purpose of this study was (1) to find out what tourism products (4A) contained in Kampoeng Batik Laweyan, (2) to determine the effect of the development of these tourism products on increasing the mber of visitors in Kampoeng Batik Laweyan. This study uses the method of observation, interviews, questionnaires, and documentation. The research findings show that there is a development of tourist attractions including, man made resources such as educational tourism, puppet show, and pantomime. Accessibility to Kampoeng Batik Laweyan are good, the road conditions are good, and there are sign directions. Kampoeng Batik Laweyan also has amenities consisting of accommodation (hotel, homestay, restaurant), and other facilities such as prayer rooms, shelters, signposts, and trash bins. The Ancillary or Kampoeng Batik Laweyan institution is managed openly and democratically by Development Forum of Kampoeg Batik Laweyan/FPKBL . An increase in the number of visits and in educational tourism over the past 3 years, both domestic and foreign tourists. Based on the results of the questionnaire, 90% of visitors want to come back to Kampoeng Batik Laweyan (repeater), 100% of visitors will spread information about Kampoeng Batik Laweyan to friends, relatives, family, and others. With the development carried out by the manager, the number of visitors is increasing

    Pelaksanaan prosedur akuntansi pajak penghasilan pasal 21 atas gaji pegawai tetap pada PT Asuransi jasa Indonesia cabang Jember

    No full text
    Perusahaan sebagai unit usaha dapat digolongkan dalam kelompok kecil, menengah dan besar. Ukuran tersebut dapat didasarkan atas kriteria besamya modal. Demikian pula dalam perusahaan jasa baik jenis maupun frekuensi, modal yang diperlukan juga cukup besar. Selain itu orang atau sekumpulan orang mendirikan perusahaan, salah satunya untuk mendapatkan keuntungan demi kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan membutuhkan beberapa orang karyawan. Semakin banyak jumlah karyawan maka semakin besar pula perusahaan tersebut. Oleh karena itu masalah penggajian merupakan masalah yang paling pokok dan merupakan salah satu tanggung jawab manajemen untuk menyusun suatu aturan tentang penggajian yang dapat memuaskan karyawan dalam perusahaan tersebut. Seperti kita ketahui bersama bahwa negara kita adalah negara hukum, dimana sesesuatunya diatur oleh hukum. Salah satunya adalah hukum mengenai perpajakan. Peranan pajak di Indonesia sangatlah penting, karena penerimaan pajak tersebut oleh negara digunakan untuk pembangunan disegala bidang. Dengan mengetahui betapa pentingnya peranan pajak di negara kita, maka kita sebagai warga negara Indonesia yang baik harus ikut serta menyukseskannya

    PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA PERIMBANGAN, UKURAN (SIZE) PEMERINTAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH YANG DIMEDIASI OLEH BELANJA MODAL (Studi Kasus Pada Pemerintah Daerah di Jawa Tengah Tahun 2014-2016)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan ukuran (size) pemerintah terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah dengan belanja modal sebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan realisasi APBD dari 35 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah periode 2014-2016. Dengan menggunakan teknik metode sensus, maka diperoleh jumlah sebesar 105 data pengamatan. Alat analisisnya adalah path analysis dan sobel test, dimana sebelumnya telah dilakukan uji asumsi klasik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal , sedangkan dana perimbangan dan ukuran (size) pemerintah berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Pendapatan asli daerah berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah, dana perimbangan berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Sedangkan ukuran (size) pemerintah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah . belanja modal mampu menjadi variabel intervening antara dana perimbangan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah, sedangkan belanja modal tidak mampu menjadi variabel intervening antara pendapatan asli daerah dan ukuran (size) pemerintah terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Kata Kunci : Pendapatan asli daerah, Dana perimbangan, Ukuran (size) pemerintah, kinerja keuangan pemerintah daerah

    Slank, Musik, dan Kepentingan

    Get PDF
    Selama ini kita salah memandang musik hanya sebagai sebuah peristiwa seni yang netral dan tanpa bias. Musik sejak awal harus diklasifikasikan dalam dua kategoriberbeda. Pertama, ia adalah sebentuk karya seni bunyi yang dinikmati sisi estetisnya. Ide penciptaan bisa berasal dari mana saja, tapi tujuannya tetaplah memberi kenikmatan estetis pada pendengar. Kedua, karena kodratnya yang demikian, musik seringkali digunakan sebagai katalisator dalam menyampaikan pesan-pesan tertentu. Artinya musik tidak lagi netral, tapi berpihak. Hal itulah yang membedakan musik dengan kicauan burung. Sama-sama indah, tapi yang satu tak bisa disebut musik. Musik itu dilandasi dengan aspek kesengajaan, tidak hadir secara spasial. Kesengajaan maksud inilah yangdiperdebatkan, menempatkan musik “dalam bingkai kepentingan”. Tapi mari, walaupun sulit, kita lepaskan keterkaitan musik dengan penciptanya. Lepaskan musik dari beban-beban kepentingan musisinya. Biarkan bunyi musik itu mengalun, dinyanyikan, dan disenandungkan dalam peluh perjuangan mencari keadilan. Death of the author, adagium lawas bilang demikian. Tak ada salahnya kita tetap menyanyikan lagu-lagu Slank bertema sosial, kritikan, bahkan kebencian pada korupsi dengan lantang. Barangkali kini, yang menyanyikan itu semua bukan lagi Slank, tapi kita

    Pengaruhgaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan dengan motivasikerja sebagai variabel interveningstudi padakaryawan Koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syari’ah ( kspps ) baitul maal wat tamwil( bmt ) Bina ummat sejahtera (bus) lasem

    Get PDF
    Penelitian ini akan meneliti apakah gaya kepemimpinan, kompensasi dan motivasi kerja akan meningkatkan kinerja karyawan baik secara parsial maupun berganda. Pertanyaan penelitian bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan, bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan kompensasi terhadap kinerja karyawan dan bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. penelitian ini bertujuan untuk menganalisispengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan, menganalisispengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan serat menganalisis pengaruh gaya kepemimpinankompensasi terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening.Hipotesis penelitian gaya kepemimpinan, kompensasi dan motivasi kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.Serat gaya kepemimpinan, kompensasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening.Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan KSPPS BMT Bina Ummat Sejahtera Kantor Cabang PusatLasemKabupaten Rembang sebanyak 172 0rang.Sampel penelitian ini adalah karyawan di Kantor Cabang Pusat KSPPS BMT Bina Ummat Sejahtera Lasem sebanyak 132 orang. Analisis data dalam penelitian menggunakan program Strutural Equation Modelling (SEM) yang dioperasikan melalui AMOS yang sudah sering digunakan Model kausalitas AMOS menjelaskan masalah pengukuran dan truktur dan selanjutnya digunakan untuk menganalisis dan menguji hipotesis.Kesimpulan penelitian gaya kepemimpinan, kompensasi, motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan di Kspps BMT BUS Lasem. gaya kepemimpinandan kompensasi berpengaruh secara langsung terhadap kinerja di KSPPSBMTBUSLasemmotivasi sebagai variabel intervening
    corecore