1,721,099 research outputs found
Hubungan program pengurangan risiko bencana berbasis komunitas (PRBBK) dan ketangguhan masyarakat terhadap bencana (studi analisis implementasi program PRBBK oleh Plan International di Desa Dowan, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
DAKWAH TEORETIS DAN HISTORIS
Abstrak: Aktivitas dakwah di Indonesia mulanya sejakIslam masuk dan yang berkembang baru sebatas dakwahkonvensional, yakni dakwah secara praktis yang meliputitabligh keagamaan, propaganda politik, aplikasi ajaranIslam secara indivuduil, dan teladan hidup para da'i yangdapat dikatakan sebagai metode tradisional. Setelahbeberapa abad kemudian, lahirlah disiplin Ilmu Dakwahyang diprakarsai oleh Perguruan Tinggi Islam diIndonesia (PTAIN) pada tahun 1960 yang membukaprogram studi Dakwah seperti di Fakultas Dakwah IAINBanda Aceh.Seiring dengan kemajuan sains dan teknologi yang kianberkembang begitu pesat, tentu hal ini berdampak danmelanda berbagai bidang, baik di bidang sosial, ekonomi,budaya, politik dan sebagainya. Bahkan di bidangkeagamaan sendiri, sebagai salah satu efek kemajuan yangada, juga mengalami problem yang tidak ringan.Berkaitan dengan ini, maka para da’i perlu memahamiberbagai hal berkaitan dengan dakwah, misalnya ilmudakwah baik dari aspek teoretis maupun historis, danmateri, metode maupun media dakwah.Kata kunci : Dakwah, teoretis dan historie
SURVEI MINAT SISWA MADRASAH ALIYAH ( MA ) PESANTREN MODERN TARBIYAH KAB.TAKALAR UNTUK MELANJUTKAN STUDI DIPROGRAM STUDI ILMU OLAHRAGA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk pemperoleh jawaban atas permasalahan: 1). Seberapa besar minat siswa MA Pesantren Modern Tarbiyah Kab.Takalar untuk melanjutkan studi diprogram studi Ilmu olahraga Fakultas ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan variable mandiri. Populasi dan sampel adalah siswa MA Pesantren Modern Tarbiyah Kab.Takalar dipilih secara Non-probality sampling dengan metode sampling yang purposive yaitu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai yang dikehendaki peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya diperoleh sampel sebanyak 30 orang. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif prosentase.
Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: 1). Minat siswa Madrasah Aliyah Pesantren Modern Tarbiyah Kab.Takalar untuk melanjutkan studi diprogram studi Ilmu Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar menunjukkan kategori sedang (71,30%). Hal tersebut karena dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat mempengaruhi minat untuk melanjutkan studi seperi motivasi dari keluarga, motivasi dari guru dan teman disekolah, mata pelajaran olahraga yang ada disekolah, motivasi dari masyarakat disertai fasilititas dari program studi Ilmu Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar
Sistem Pendukung Keputusan Pembelian Komputer Personal dengan Metode AHP (ANALYTIC HIERARCHY PROCESS) dan MFEP (MULTY FACTOR EVALUATION PROCESS)
Untuk mendapatkan komputer pribadi seperti yang diharapkan, tentu saja, pembeli harus memiliki banyak informasi tentang komputer pribadi yang dijual. Tapi kadang-kadang perusahaan tidak memiliki informasi pribadi di komputer diperlukan suatu sistem pendukung keputusan untuk membantu memberikan altematif sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Banyak metode yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan. Salah satu metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Proses Hierarcy Analytical (AHP) dan Proses Evaluasi multifaktor (MFEP)
INTERELASI ORANG TUA DAN GURU DALAM PEMBINAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA DI MTS. KEPPE KABUPATEN LUWU
Tradisi Sogoh dalam perkawinan masyarakat Dusun Pule Desa Tanjunggunung Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang
مستخلص البحث
يهدف الزواج لتنظيم الأسرة كمواضيع للتعرف على تجارب التعاليم الدينية. الزوجين الذين يعيشون في مجتمع، فإنها تخضع ليس فقط لتعاليم الإسلام، ولكن أيضا ضد القواعد التي تطبق في مجتمع السكان الأصليين. المجتمع دوسون بولي قرية مقاطعة تنجونع غونونج ,فتروعان جونبنج التي تحتفظ بها الناس في جميع أنحاء أن الأزواج المحتملين في أي مكان من المنزل بين الزوج المرتقب مع العروس عبر النهر وذلك عندما توجه الزوج المنزل مجموعة مطلوب عروس للتخلص من الدجاج الكامل مع العروض التي من المجتمع المحلي وسوف يطلق الاختناق، وهذا يسمى سغوه التقاليد.
في هذه الدراسة، وهناك ثلاثة صياغة المشكلة، وهي: ۱) كيف موكب التقاليد التي نشأت في المجتمع منطقة سغوه هاملت قرية تنجونع غونونج ,فتروعان جونبنج ؟، ۲) كيف وجهات نظر قادة المجتمع المحلي حي هاملت قرية بولي قرية تنجونع غونونج ,فتروعان جونبنج ضد التقليد سغوه ؟، ۳) ما رأي الشريعة الإسلامية في قرية الي سغوه تقليد حي قرية بولي, تنجونع غونونج ,فتروعان جونبنج ؟
تصنف هذه الدراسة البحوث التجريبية باستخدام نهج نوعي، ومصادر البيانات هذه البحوث التي تم الحصول عليها من الملاحظة المباشرة والمقابلات مع قادة المجتمع المحلي والبيانات الأولية، وكذلك من الوثائق المتعلق التي تناسب موضوع كبيانات الثانوية.
وأظهرت نتائج هذه الدراسة أن تنفيذ سغوه التقاليد في الزواج في هاملت بولي له طابعه الفريد وجعل الخاصة للقرية. سغوه التفكير في معنى قول وداعا / أذونات يقصد أنه عندما يمر المخلوقات الغائب نهر حراسة النهر لذلك أي عقبات الطريق إزالة و لا تتداخل مع حفل الزفاف سيمر النهر. من وجهة نظر شعب دوسون بولي سغوه التقليد سواء نتفق أو نختلف أي اعتراض على حملها والحفاظ على تقاليد الأجداد ترك. التقاليد سغوه بما في ذلك "العرف هي ناقصة ولا يمكن استخدامها كدليل.
ABSTRACT
Marriage aims to organize the family as subjects to familiarize the experiences of religious teachings. The couple are living in a society, they are not only subject to the teachings of Islam, but also against the rules that apply in the indigenous community. Dusun community Pule Village Tanjunggunung District of Peterongan Jombang beliefs held by people around that prospective couples in which the location of the house between the prospective husband with bride across the river so when the group husbands headed home a bride is required to dispose of a chicken complete with offerings which by the local community will be called choke, that's called Sogoh tradition.
In this study, there are three formulation of the problem, namely: 1) How procession tradition that developed in the community Sogoh Hamlet Tanjunggunung Pule Village district. Peterongan Kab. Jombang ?, 2) How do the views of community leaders Hamlet Tanjunggunung Pule Village district. Peterongan Kab. Jombang against the sogoh tradition ?, 3) What view of Islamic law in the hamlet tetrhadap Sogoh tradition Tanjunggunung Pule Village district. Peterongan Kab.Jombang?
This study classified empirical research using qualitative approach, this research data sources obtained from direct observation and interviews with community leaders as the primary data, as well as from litelatur that fit the theme as secondary data.
Results of this study showed that the implementation of Sogoh tradition in marriage in Hamlet Pule has its own uniqueness and to be characteristic of the village. Sogoh thinking about the meaning of saying goodbye / permissions intended that when passing river ghoib creatures guarding the river so no road obstacles removed and does not interfere with the wedding party will pass the river. In the view of the people of Dusun Pule Sogoh tradition either agree or disagree no objection to carry and preserve the tradition as peeninggalan ancestors. Sogoh traditions including 'urf are imperfect and can not be used as evidence.
ABSTRAK
Pernikahan bertujuan untuk menata keluarga sebagai subjek untuk membiasakan pengalaman-pengalaman ajaran agama. Pasangan suami isteri tersebut hidup dalam satu masyarakat, mereka tidak hanya tunduk pada ajaran Islam, tetapi juga terhadap aturan-aturan yang berlaku dalam adat masyarakat setempat. Masyarakat Dusun Pule Desa Tanjunggunung Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang kepercayaan yang dianut oleh masyarakat sekitar bahwa calon pasangan suami istri yang mana lokasi rumah antara calon suami dengan calon istri melewati sungai maka pada saat rombongan calon suami menuju rumah calon istri diharuskan untuk membuang seekor ayam lengkap dengan sesaji yang oleh masyarakat sekitar disebut cok bakal, hal itulah yang disebut dengan tradisi Sogoh.
Dalam penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah, yaitu : 1) Bagaimana prosesi tradisi Sogoh yang berkembang di masyarakat Dusun Pule Desa Tanjunggunung Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang?, 2) Bagaimana pandangan tokoh masyarakat Dusun Pule Desa Tanjunggunung Kec. Peterongan Kab. Jombang terhadap tradisi sogoh tersebut?, 3) Bagaimana pandangan hukum islam tetrhadap tradisi Sogoh di Dusun Pule Desa Tanjunggunung Kec. Peterongan Kab.Jombang?
Penelitian ini tergolong penelitian empiris yang menggunakan metode pendekatan kualitatif, sumber data penelitian ini diperoleh dari observasi langsung serta wawancara kepada tokoh masyarakat sebagai data primer, serta dari litelatur yang sesuai dengan tema sebagai data sekunder.
Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa pelaksanaan tradisi Sogoh dalam perkawinan di Dusun Pule memiliki keunikan sendiri dan menjadi ciri khas Dusun tersebut. Sogoh memiki arti pamit/permisi bertujuan agar ketika melewati sungai makhluk ghoib yang menjaga sungai supaya halangan yang ada dijalan disingkirkan dan tidak menggangu rombongan pengantin yang akan melewati sungai. Dalam pandangan masyarakat Dusun Pule tradisi Sogoh baik yang setuju ataupun tidak setuju tidak ada yang keberatan untuk melaksanakan dan melestarikan tradisi tersebut sebagai peeninggalan nenek moyang. tradisi Sogoh termasuk ‘urf yang fasid dan tidak dapat digunakan sebagai hujjah
Tentang Whole Language dalam Pengajaran Bahasa
Whole language mengandung konsepsi bahwa bahasa merupakan gejala plural yang mempunyai keutuhan. Sebab itu, sebagai bahan pembelajaran, bahasa tidak dapat disikapi sebagai gejala yang tersegmentasikan secara artifisial melainkan disikapi sebagaimana gejala penggunaannya dalam berbagai peristiwa komunikasi. Sebagai wawasan yang ada dalam konteks pengajaran bahasa, penerapan prinsip whole language berimplikasi pada penyikapan bahasa sebagai bahan pembelajaran, bentuk pembelajaran, assessment, dan penilaian. Dalam artian luas, penerapan prinsip tersebut berimplikasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian program
DAKWAH DI INDONESIA DAN EKSISTENSINYA PADA ERA MODERN
Abstrak: Dakwah memiliki ta’rif yang banyak, akan tetapi dalam konteks ini kata dakwah dita’rifkan menyeru manusia kepada Islam yang hanif dengan keutuhan dan keuniversalannya, dengan syi’ar-syi’ar dan syari’atnya, dengan aqidah dan kemuliaan akhlaknya, dengan metode dakwahnya yang bijaksana dan sarana-sarananya yang unik, serta cara-cara penyampaiannya yang benar. Sesungguhnya kita tidak bisa memisahkan antara dakwah dengan da’inya, karena dakwah dan da’i adalah ibarat dua sisi mata uang yang saling membutuhkan dan tidak mungkin dipisahkan satu sama lain. Seorang da’i harus memahami bahwa sesungguhnya dakwah merupakan tugas para rasul Allah yang mulia. Islam hanya akan menjadi dakwah yang benar apabila dibawakan oleh seorang da’i yang fahim (paham) dan khaluuq (berakhlak). Eksistensi dakwah Islam sekarang ini, khususnya di Indonesia belum menunjukan kemajuan yang berarti. Karena dakwah masih berjalan di tempat dan masih berputar pada persoalan-persoalan klasik yang ada di masyarakat. Dakwah terkadang hanya sebatas tontonan dan tidak dijadikan tuntunan. Padahal alangkah baiknya dakwah yang telah disampaikan tersebut, menjadi tuntunan dan bisa menjadi ilmu serta nasehat yang selalu diingat.Kata Kunci: Dakwah, era modern
- …
