1,720,983 research outputs found

    Perlindungan Sosial Anak Usia Sekolah Melalui Program Keluarga Harapan di Desa Mangepong Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto.

    Full text link
    Hasil penelitian ini adalah anak usia sekolah di Desa Mangepong memiliki perlindungan sosial dalam Program Kelurga Harapan (PKH). Perlindungan sosial dalam Program Keluarga Harapan di Desa ini ditujukan kepada anak yang sedang bersekolah di bangku SD, SMP, dan SMA. Kondisi sosial anak usia sekolah di Desa Mangepong adalah segala sesuatu yang menyangkut situasi atau keadaan anak usia sekolah, dimana kondisi tersebut terbagi menjadi tiga kategori, yaitu kondisi kesehatan, kondisi ekonomi orang tua, dan rutinitas anak usia sekolah. Anak-anak usia sekolah di Desa Mangepong ini mendapat jaminan pendidikan dari PKH. Jaminan pendidikan tersebut berupa bantuan langsung tunai yang ditujukan untuk anak usia sekolah di bangku SD, SMP, dan SMA. Bantuan untuk anak SD sebesar Rp. 125.000/3 bulan, anak SMP sebesar Rp. 187.000/3 bulan, dan anak SMA sebesar Rp. 250.000/3 bulan. Bantuan-bantuan tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah seperti pakaian sekolah, sepatu, buku dan alat-alat belajar. Rutinitas anak usia sekolah di Desa Mangepong adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan oleh anak usia sekolah, baik di lingkungan sekolah, maupun di luar lingkungan sekolah. Rutinitas tersebut adalah belajar, bermain, dan membantu orang tua dirumah. Penulis berharap agar penelitian ini dapat memberi pemahaman terhadap pembaca khususnya tentang Perlindungan Sosial Anak Usia Sekolah Melalui Program Keluarga Harapan Di Desa Mangepong Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, serta kondisi sosial anak usia sekolah. Penulis juga berharap agar penelitian ini dapat berguna sebagai referensi untuk pembaca kedepannya

    Analisis Bahasa Jurnalistik Berita Utama pada Harian Berita Kota Makassar (Edisi September 2017)

    Full text link
    Hasilnya, penggunaan bahasa jurnalistik pada berita utama BKM didapatkan bahwa: 1) Komunikatif 90%, 2) Spesifik 100%, 3) Jelas Makna 95%, 4) Hemat Kata 85 %. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa jurnalistik pada berita utama BKM tergolong tinggi. Sehingga kesimpulannya, harian BKM telah mengimplementasikan penulisan bahasa jurnalistik dengan baik. Dengan demikian diharapkan wartawan dilapangan memerhatikan lagi penulisan beritanya dan menyesuaikan dengan bahasa jurnalistik

    KONSELING INDIVIDU MEMBENTUK PRIBADI BERKARAKTER SISWA DI SMA NEGERI 2 BARRU

    Full text link
    Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu bagaimana layanan konseling individu dalam membentuk pribadi berkarakter siswa di SMA Negeri 2 Barru? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan konseling individu membentuk pribadi berkarakter siswa di SMA Negeri 2 Barru. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, jenis penelitian pre-eksperimen model pre-test post-test one group design yaitu eksperimen yang dilakukan pada satu kelompok tanpa kelompok pembanding. Populasi penelitian adalah siswa SMA Negeri 2 Barruyang berjumlah 778. Metode sampel adalah purposive sampling. Yang akan diteliti adalah siswa yang bermasalah pada persoalan karakter sebanyak 6 orang. Hasil penelitian menunjukkan nilai persentase tertinggi yang diperoleh sebesar 33%yangberada pada interval 80-87. Hal ini berarti bahwa penerapan konseling pribadi siswa bermasalah pada perilaku dan karakter sebelum perlakuan berada pada kategori rendah dan sangat rendah. Nilai persentase tertinggi yang diperoleh sebesar 33% yangberada pada interval 97-100. Ini berarti bahwa penerapan konseling pribadi siswa yang bermasalah pada perilaku dan karakter setelah diberikan perlakuan berada pada kategori sangattinggi atau baik sekali, pada uji hipotesis dengan uji t menunjukkan bahwa: ttabel 2,571< t0 4,59.Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Terjadi peningkatan persentase nilai siswa dari sebelum dan sesudah perlakuan, pada pretes berkategori rendah dan sangat rendah, pada postes berkategori sangat tinggi. Dan terdapat perbedaan skor secara signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukannya konseling individu terhadap pembentukanpribadi berkarakter siswa di SMA Negeri 2 Barru

    EFEKTIVITAS PELAKSANAAN E-COURT DALAM PENYELESAIAN PERKARA DI PENGADILAN NEGERI MASAMBA

    Full text link
    ABSTRAK Amiluddin, 2022. “Efektivitas Pelaksanaan E-court Dalam Penyelesaian Perkara di Pengadilan Negeri Masamba”. Skripsi Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Anita Marwing dan Nirwana Halide. Skripsi ini membahas tentang Efektivitas Pelaksanaan E-court Dalam Penyelesaian Perkara di Pengadilan Negeri Masamba. Penelitian ini bertujuan: guna mengetahui, memahami dan mengungkap implementasi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 tentang administrasi perkara dan persidangan di Pengadilan. Mengetahui dan memahami tingkat efektivitas penyelesaian perkara secara e-court di Pengadilan Negeri Masamba. Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 merupakan revisi terhadap Peraturan Mahkamah Agung sebelumnya, yaitu: Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan secara Elektronik, salah satu alasan lahirnya sistem e-court yaitu dilatarbelakangi oleh kebutuhan pelayanan dalam beperkara yaitu lebih mudah, murah, cepat dan efisien. Kebutuhan pelayanan tersebut sulit untuk dicapai tanpa didukung oleh teknologi informasi, sehingga kehadiran PERMA Nomor 1 Tahun 2019 merupakan jawaban atas sebagian problematika yang dihadapi dalam proses berperkara di Pengadilan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan study kasus, menggunakan metode yuridis empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga langkah yaitu reduksi data terhadap instansi yang berkaitan dengan penerapan e-court, display data atau penyajian data hasil penelitian, sehingga ditarik kesimpulan yang menjawab permasalahan dari penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas proses penyelesaian perkara menggunakan sistem e-court sangat efektif, dikarenakan telah banyak digunakan dalam penyelesaian perkara di PN Masamba, dan juga mampu menciptakan proses penyelesaian perkara yang sederhana, cepat dan biaya yang digunakan lebih ringan. Kendala dalam di PN Masamba yaitu sumber daya manusia, koneksi internet dan minat penggunaan e-court masyarakat, adapun solusi yang diberikan oleh Pihak PN Masamba yaitu dengan memberikan sosialisasi terhadap setiap pengunjung yang hadir di PN Masamba tentang aplikasi e-court, memberikan bantuan cara pengoperasian e-court kepada pengguna yang kurang memahami penggunaan e-court, dan menyebarkan informasi tentang sistem aplikasi e-court melalui website PN Masamba. Kata kunci : Efektivitas, E-court, Pengadilan Negeri Masamba

    Dinamika Implementasi KTSP dalam Pembelajaran SKI di MTsN Model Makassar

    No full text
    Tesis ini membahas dinamika implementasi KTSP dalam pembelajaran SKI. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1. Mendeskripsikan proses implementasi KTSP dalam pembelajaran SKI di MTsN Model Makassar, 2. Hambatan pada implementasi KTSP dalam pembelajaran SKI di MTsN Model Makassar, dan 3. Memetakan upaya solutif atas hambatan pada implementasi KTSP dalam pembelajaran SKI di MTsN Model Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di MTsN Model Makassar dan informan penelitian yakni pendidik mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), peserta didik, Kepala dan Wakil Kepala MTsN Model Makassar. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta teknik pengolahan data menggunakan tipe deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1. Proses implementasi KTSP dalam pembelajran SKI di MTsN Model Makassar meliputi perencanaan pembelajaran yang terdiri dari pengembangan program dan penyusunan silabus dan RPP. serta pelaksanaan pembelajaran dan evalusi sesuai dengan KTSP, 2. Hambatan pada implementasi KTSP dalam pembelajran SKI di MTsN Model Makassar meliputi kurangnya alokasi waktu yang tersedia serta padatnya materi SKI, permasalahan dari pribadi peserta didik, RPP tidak terlaksana dengan maksimal, dan materi pada bab tertentu masih sulit disampaikan oleh pendidik dan untuk diaplikasikan sehari-hari sehingga tujuan pembelajaran yang ingin dicapai kurang tercapai dengan maksimal, dan 3. Upaya solutif atas hambatan pada implementasi KTSP dalam pembelajran SKI di MTsN Model Makassar meliputi diadakannya kegiatan ekstrakulikuler, pihak madrasah berkerjasama dengan lembaga-lembaga lain, kreatifitas pendidik, dan mendatangkan para ahli sesuai dengan materi yang dipelajari. Implikasi penelitian ini, bagi madrasah, perlu mengadakan seminar dan pelatihan tentang KTSP khususnya untuk madrasah yang belum dapat menyusun KTSP sendiri, sehingga dapat mengimplementasikan kurikulum yang telah mereka susun dan melakukan pengembangan yang berkelanjutan. Kepada pendidik, hendaknya meningkatkan pemahaman terhadap KTSP, dan juga meningkatkan kinerja baik dalam merencanakan pembelajaran dan penilaian sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik

    ANALISIS KEPATUHAN WAJIB PAJAK BUMI DAN BANGUNAN BERDASARKAN REALISASI PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BUTON TENGAH TAHUN 2021

    No full text
    Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tingkat kepatuhan Masyarakat Buton Tengah terhadap Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan tingkat realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Buton Tengah Tahun 2020-2022. Kepatuhan wajib pajak untuk mentingkatkan Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Buton Tengah Tahun 2020-2022. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif kuantitatif dan metode Teknik pengumpulan data menggunakan Dokumentasi, Studi Literatur dan Wawancara. Penelitian dilakukan di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Buton Tengah pada Tanggal 17 Juli 2023 samapai dengan 17 September 2023. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa 1. Presentase kepatuhan Wajib Pajak Bumi dan Bangunan Kabupaten Buton Tengah Tahun 2020-2022 masih di kategorikan sangat patuh. 2. Jumlah Realisasi penerimaan PBB Kabupten Buton Tengah Tahun 2020 sebesar Rp. 780.412.831,- , Tahun 2021 sebesar Rp. 736.501.951,- dan Tahun 2022 sebesar Rp. 713.413764,-. Berdasarkan kriteria kepatuhan wajib Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2020-2022 Masyarakat Kabupaten Buton Tengah masih dikategorikan sangat patuh, dan Penurunan Realisasi penerimaan PBB Kabuapten Buton Tengah Tahun 2021 dan Tahun 2022 karena masih banyak Masyarakat yang belum sadar bayar pajak dan kondisi Masyarakat Daerah Kabuapaten Buton Tengah sebagian merantau serta adanya pandemi Covid-19

    Financial Feasibility of a Crab Fishing Business in Pajukukkang Village, Bontoa District, Maros Regency

    Full text link
    This study aims to analyze the financial feasibility of the blue swimming crab fishing business in Pajukukkang Village, Bontoa District, Maros Regency. The analysis was conducted by calculating profit, the revenue-to-cost ratio (R/C Ratio), and the payback period (Payback Period). The research method used was quantitative descriptive with data collection techniques through observation, interviews, and literature study. There were 112 crab fishermen, so 20% of the population was taken as the research sample, resulting in a sample of 23 crab fishermen. The results show that business profits vary depending on the season. During the peak season, profits reach IDR 11,454,056, while during the transition season, profits drop to IDR 4,300,664. The feasibility analysis using the R/C Ratio shows values of 2.38 in the peak season and 1.77 in the transition season, indicating that the business is viable. Additionally, the Payback Period analysis reveals that the investment can be recovered within 2.75 years or approximately 2 years and 9 months. Based on these findings, it can be concluded that the blue swimming crab fishing business in Pajukukkang Village has good financial prospects and is feasible for further development

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Peranan Koperasi Sebagai Penyedia Kebutuhan Nelayan di Kabupaten Barru

    Full text link
    This research aims to study the cooperative roles as fisherman’s need provider (a Case study at Budi Bahari Cooperative, Barru Regency).  The major Problem that was interesting to discuss was how the cooperative roles as fisherman’s need to fulfill specifically as a capital, equipment and daily needs provider, and to affect the consumer purchase decision at Budi Bahari Cooperative. This study used a case study to assess the Budi Bahari Cooperative performance related to fishermen’s catch and daily life.  Purposive sampling method was used with respondents from Budi Bahari’s Cooperative staffs and five fisherman groups (25 people). Data were collected through direct interview for all respondents and were analyzed using chi square method. Results showed that Budi Bahari Cooperative gave sizeable role by loan capital, supply equipment and daily needs of cooperative’s members who work as a fisherman. Hence, the purchase decision was not influenced by the price, and but it was affected by product type, and goods distribution
    corecore