1,721,448 research outputs found

    THE PRACTICE REHEARSAL PAIR STRATEGY TOWARDS STUDENTS’ SPEAKING ABILITY AT THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMA N 2 LUBUK ALUNG

    No full text
    The purpose of this research was to find the effect of the application of Practice Rehearsal Pairs strategy Towards Students’ Speaking Ability At The Tenth Grade Students of SMAN 2 Lubuk Alung. This research is an experimental research. The population was all students in class X SMAN 2 Lubuk Alung school year 2015/2016. The samples selected were X1class as the experimental class and X3 class as the control class. The research was conducted for 8 meetings. The research began by providing treatment to the experimental class by using Practice Rehearsal Pair strategy and control class by using conventional technique. At the end of the research, students were given a speaking test as an instrument to determine the result of the strategy used. The technique of analyzing data was the hypothesis t-test, which was used to test the difference in mean and standard deviation of the two samples. Based on the analysis of data obtained, tcalculate = 5.12 and ttable = 2.05. Because tcalculate (5.12) > ttable (2.05), then H0 was rejected and Hi was accepted, so it can be concluded that the application of Practice Rehearsal Pair strategy provides a significant effect towards students’ speaking ability at SMAN 2 Lubuk Alung

    Perancangan Rebranding Rumah Makan Bakmi Alung

    Get PDF
    Bakmi Alung merupakan salah satu rumah makan yang berada di Jakarta Barat. Bakmi Alung selalu memberikan cita rasa yang original dan pelayanan yang terpadu bagi para pelanggannya. Sayangnya, saat ini Bakmi Alung belum memiliki identitas visual yang konsisten dan nama Alung sendiri sudah dimiliki HAKI oleh brand lain dengan kode kelas yang sama. Melalui pengumpulan data secara kualitatif dengan wawancara, observasi, studi eksisting, studi referensi, dan FGD menunjukan bahwa adanya kekeliruan terhadap identitas yang dimiliki. Sedangkan secara kuantitatif dengan penyebaran kuesioner mengatakan bahwa identitas yang dimiliki pada saat ini belum memiliki ciri khas dan tidak konsisten. Maka dari itu penulis melakukan rebranding pada rumah makan Bakmi Alung sebagai salah satu solusi dari permasalahan yang berkembang pada saat ini dengan target usia 20 ­ 30 tahun. Dalam melakukan perancangan rebranding penulis menggunakan teori yang dikemukakan oleh Alina Wheeler sebagai pedoman perancangan

    PENGEMBANGAN KAPASITAS DALAM PENGELOLAAN HUTAN NAGARI OLEH DINAS KEHUTANAN DI NAGARI SALIBUTAN LUBUK ALUNG KECAMATAN LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN

    Get PDF
    Yogi Arian, 1510842030, Pengembangan Kapasitas dalam Pengelolaan Hutan Nagari oleh Dinas Kehutanan di Nagari Salibutan Lubuk Alung Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman, Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang 2022. Dibimbing oleh: Dr. Desna Aromatica, S.AP, M.AP dan Wewen Kusumi Rahayu, S.AP, M.Si. 181 halaman dengan referensi 15 buku teori, 6 buku metode, 4 skripsi, 7 jurnal, 11 peraturan, dan 7 website internet. Nawacita dalam bentuk reforma agraria berupa perhutanan sosial bertujuan memberikan kewenangan kepada nagari untuk mengelola hutannya sendiri. Program perhutanan sosial ditujukan untuk masyarakat yang hidup didalam maupun sekitar hutan yang dibagi kedalam 5 (lima) skema perhutanan sosial. Hutan Nagari adalah lembaga perhutanan sosial yang dikelola oleh LPHN. Dinas Kehutanan selaku pihak yang diamanatkan dalam Peraturan Gubernur nomor 52 tahun 2018 perlu melakukan pengembangan kapasitas sumber daya manusia, organisasi, maupun sistem agar LPHN mampu mengelola hutan nagari sesuai ketentuan yang berlaku. Sejak tahun 2013-2021 LPHN Nagari Salibutan Lubuk Alung berhasil meraih total lebih dari 18 penghargaan dengan berbagai kategori, hal ini membuktikan bahwa LPHN Nagari Salibutan Lubuk Alung merupakan lembaga perhutanan sosial terbaik dan konsisten dalam melaksanakan pengelolaan hutan nagari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengembangan kapasitas dalam pengelolaan hutan nagari oleh Dinas Kehutanan di Nagari Salibutan Lubuk Alung Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten padang Pariaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis menggunakan teori tingkatan pengembangan kapasitas menurut GTZ yaitu tingkat individu, tingkat organisasi, dan tingkat sistem. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa upaya pengembangan kapasitas LPHN Nagari Salibutan Lubuk Alung pada tingkat individu, organisasi, dan sistem dalam mendukung pengelolaan hutan nagari sudah berjalan cukup baik. Namun masih perlu peningkatan terhadap pemberian motivasi berupa reward dan penyampaian kemajuan kepada LPHN lain. Selain itu perlu adanya penganggaran untuk kepastian finansial pengurus LPHN Nagari Salibutan Lubuk Alung supaya kemungkinan mantan penebang liar kembali lagi menjadi penebang liar jadi semakin kecil. Serta perlunya pemberian kendaraan operasional bagi LPHN Nagari Salibutan Lubuk Alung dalam menjalankan pengelolaan hutan nagari. Kata Kunci: Pengembangan Kapasitas, Pengelola Hutan Nagari. LPHN Nagari Salibutan Lubuk Alung

    PEWARISAN RABAB PIAMAN DI KECAMATAN LUBUK ALUNG KABUPTEN PADANG PARIAMAN

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kondisi Rabab Piaman dalam kehidupan masyarakat dewasa ini dan pewarisannya dalam kehidupan masyarakat di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Kenyataannya yang ditemukan sekarang seniman tradisi Rabab Piaman bertarung melawan perubahan nilai akibat modrenisasi, yang mengakibatkan menurunya eksistensi pertunjukanya dalam masyarakat kecamatan Lubuk Alung. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengkuti langkah-langkah Miles dan Huberman. Pengumpulan data dilakukan dengan obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pewarisan Rabab Piaman terdiri dari bagian-bagian yang saling terkait satu sama lainnya, yaitu pewarisan enkulturasi dan pewarisan sosialisasi. Selanjutnya, dari  hasil penelelitian juga ditemukan bahwa sistem pewarisan Rabab Piaman di kecamatan Lubuk Alung mempunyai cara tersendiri. Secara tradisi ada dua tahapan dalam pewarisan Rabab Piaman di Nagari Lubuk alung, yaitu; (1) pewarisan secara non fisik, yakni Melengkapi syarat-syarat baraja (belajar) Rabab Piaman, dan (2) pewarisan secara fisik, yakni praktik belajar memainkan Rabab Piaman. Kata Kunci:  Pewarisan, Rabab Piaman,  kecamatan Lubuk Alun

    Studi Kelayakan Ekonomi ( Jalan Alternatif Lubuk Alung - Sicincin )

    Get PDF
    Studi kelayakan jalan alternatif antara Lubuk Alung dan Sicincin bertujuan untuk menghasilkan keuntungan ekonomi. Selain keuntungan ekonomi, Ruas Lubuk Alung – Sicincin akan mengurangi kemacetan lalu lintas. Studi ini membahas analisis kelayakan sebelum pembangunan jalan dengan menganalisis lalu lintas yang akan melintasi jalan eksisting serta lalu lintas jalan yang direncanakan melalui peramalan untuk menentukan antisipasi jumlah kendaraan pada tahun rencana yang akan datang dengan menggunakan data pertumbuhan lalu lintas dari Manual Desain Perkerasan Jalan. Untuk mengetahui persentase jumlah mobil yang menggunakan jalan raya saat ini dan yang direncanakan, juga dilakukan analisis Trip Assigment. Baik sudut pandang ekonomi dan lalu lintas diberikan untuk penelitian kelayakan. Kelayakan ekonomi mengkaji nilai penghematan waktu dan biaya operasional kendaraan (BOK), serta nilai BCR (Benefit Cost Ratio) dan NPV (Net Present Values), sedangkan kelayakan lalu lintas membandingkan derajat kejenuhan (Dj) jalan eksisting dan jalan alternatif yang direncanakan. Studi mengungkapkan derajat kejenuhan (Dj) pada kondisi kawasan yang sudah ada sebelumnya sebesar 0,94 (Jalan Eksisting Lubuk Alung – Sicincin) setelah pembangunan jalan baru. Jalan Alternatif Lubuk Alung – Sicincin memiliki derajat kejenuhan 0,42 pada awal tahun rencana dan derajat kejenuhan 0,85 pada akhir tahun rencana (2038). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pembangunan Jalan Alternatif Lubuk Alung – Sicincin dimungkinkan dari segi lalu lintas dan ekonomi karena BCR = 1,32 > 1 dan NPV = Rp. 2.150.121.405.331 > 0

    Surat Tugas Pengabdian SMA 1 Sumbar dan Lubuk Alung 2018

    Get PDF
    Surat Tugas Pengabdian SMA 1 Sumbar dan Lubuk Alung 201

    PENGELOLAAN PASAR SEBAGAI KEKAYAAN NAGARI DI NAGARI LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN

    Get PDF
    Pasar Nagari merupakan bagian daripada harta kekayaan nagari. Keberadaan Pasar Nagari sangat erat kaitannya dengan keberadaan dari Nagari itu sendiri. Pengelolaan Pasar Nagari haruslah dilakukan oleh Pemerintahan Nagari dengan tetap mengakui keberadaan masyarakat Hukum Adat. Pengaturan pengelolaan pasar sebagai kekayaan nagari diatur dalam Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 2 Tahun 2007 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan Nagari, pengelolaan dan pemanfaatan harta kekayaan nagari dilakukan oleh Pemerintahan Nagari berdasarkan Peraturan Nagari. Pemerintahan Nagari yang merupakan pemerintahan terendah di Indonesia memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam mengelola Pasar Nagari, karena Pasar Nagari merupakan bagian daripada harta kekayaan nagari yang dimiliki oleh Nagari.Penelitian pengelolaan pasar sebagai kekayaan nagari di Nagari Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini difokuskan pada 3 (tiga) masalah, yaitu: (1) Bagaimana pengelolaan pasar sebagai kekayaan nagari pada masa Pemerintahan Desa di Nagari Lubuk Alung ? (2) Bagaimana pengelolaan sebagai kekayaan nagari pada masa kembali ke Pemerintahan Nagari di Nagari Lubuk alung ? (3) Bagaimana koordinasi antara KAN dengan Pemerintahan Nagari dalam pengelolaan Pasar Nagari di Nagari Lubuk Alung sebagai kekayaan nagari ? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis sosiologis, yaitu dengan cara meneliti data di lapangan. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara semi-structured.Data sekunder sebagai data pendukung dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan studi dokumen.Penelitian ini besifat deskriptif.Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, (1) Pasar Nagari Lubuk Alung merupakan Pasar Nagari yang berada di Nagari Lubuk Alung yang didirikan diatas tanah kaum Suku Panyalai. (2) Pengelolaan Pasar Nagari baik pada masa Pemerintahan Desa sampai kembali ke Pemerintahan Nagari tidak mengalami perubahan, secara keseluruhan Pengelolaan Pasar Nagari Lubuk Alung dikelola oleh KAN, terdiri dari perencanaan dilakukan oleh Komisi dan Penghulu Pasar, Pemanfaatan Pasar Nagari Lubuk Alung juga dirasakan oleh pihak ketiga yaitu masyarakat diluar Nagari Lubuk Alung, Pengawasan Pasar Nagari dilakukan oleh KAN dan Penghulu Pasar terhadap Penghulu Pasar, (3) tidak adanya koordinasi anatara KAN dan Pemerintahan Nagari dalam pengelolaan Pasar Nagari Lubuk Alung

    EFEKTIVITAS PEMANFAATAN LABOR IPA DI SMA NEGERI 1 LUBUK ALUNG

    No full text
    This study aims to describe the effectiveness of the utilization of the science laboratory of SMA Negeri 1 Lubuk Alung. The population in this study were students who had used the science lab at SMA Negeri 1 Lubuk Alung, science teacher and manager of the science laboratory with a sampling technique that is purposive sampling. Data collection was carried out through a questionnaire to determine the effectiveness of the use of science laboratories. Analysis and discussion are carried out in quantitative descriptive way. Based on the analysis of the data obtained by research findings that the utilization of the science laboratory in SMA Negeri 1 Lubuk Alung as a whole scores 78.0% which is classified as an effective category

    “MENGUKUR RASIO LIKUIDITAS BANK NAGARI KC LUBUK ALUNG PADA SAAT PANDEMI COVID-19”

    Get PDF
    Likuiditas adalah kemampuan untuk memenuhi dana (cash flow) dengan segera dengan biaya yang sesuai terutama kewajiban dana jangka pendek. Mencapai cadangan yang dibutuhkan berdasarkan ketetapan Bank Sentral adalah tujuan dari manajemen likuiditas. Melalui manajemen likuiditas, bank harus berupaya memperkecil dana yang menganggur karena dapat mengurangi tingkat profit bank. Penelitian dengan judul “Mengukur Rasio Likuiditas Bank Nagari KC Lubuk Alung Pada Saat Pandemi Covid-19”, memiliki rumusan masalah bagaimana perhitungan rasio likuiditas dan bagaimana bentuk pengendalian likuiditas yang dilakukan Bank Nagari KC Lubuk Alung. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat rasio likuiditas pada Bank Nagari KC Lubuk Alung dan mengetahui pengedalian likuiditas yang dilakukan Bank Nagari KC Lubuk Alung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Adapun sumber data yang digunakan adalah metode analisa deskriptif dengan memberikan gambaran bagaimana hasil pengukuran rasio Bank Nagari KC Lubuk Alung sebelum dan saat terjadinya pandemi covid-19 serta bagaimana bank menemukan cara dalam pengendalian likuiditas. Dan juga menggunakan metode kuantitatif dengan mengukur data yang telah didapatkan dalam bentuk angka dengan teori yang dibahas sehingga dapat ditemukan perhitungan dari masalah tersebut dan diambil kesimpulan. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan likuiditas Bank Nagari KC Lubuk Alung hampir keseluruhan dari rasio dikategorikan sehat, artinya PT. Bank Nagari KC Lubuk Alung harus berusaha untuk mempertahankan rasio likuiditas yang telah dicapai dan jangan sampai peningkatan melebihi bobot nilai yang telah ditentukan sesuai standar. Untuk rasio polis investasi (investing policy ratio) didapat perhitungan yang belum sesuai target dengan kategori kurang sehat, untuk itu sebaiknya dilakukan penjualan aset seperti likuidasi surat berharga untuk memenuhi kewajiban terhadap nasabahnya. Asset yang sulit dipasarkan diberikan solusi promo bunga agar mudah dipasarkan. Kredit yang diberikan oleh PT. Bank Nagari KC Lubuk Alung harus dikelola dan dikendalikan dengan baik. Seperti pengalokasian kredit harus didasarkan pada syarat dan ketentuan yang ketat serta juga diliat potensi usaha yang akan dikembangkan

    KARAKTERISTIK DAN IMPLEMENTASI TANAH LIAT DI LUBUK ALUNG SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KERAMIK HIAS

    Get PDF
    Tanah liat sebagai bahan baku keramk memiliki karakteristik berbeda-beda. Karakteristik suatu tanah liat berpengaruh pada kualitas sebuah karya keramik. Artikel ini adalah hasil penelitian karakteristik tanah liat di Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman dan diimplementasikan menjadi bahan baku pembuatan keramik hias. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengembangan kriya keramik. Penelitian ini menggunakan mentodologi penelitian tindakan serta mengimplementasikan tanah liat menjadi keramik hias. Tanah liat Lubuk Alung merupakan tanah jenis earthenware yang memiliki karakteristik kurang plastis, berwarna terakota dan memiliki perentase susut kering 10% serta susut bakar 11% (800°C). Tanah liat Lubuk Alung dicampur dengan tanah liat plastis daerah Talawi Sawahlunto  untuk  dapat dijadikan bahan pembuatan keramik hias kategori tembikar
    corecore