178 research outputs found
Corrigendum for: Patorani local knowledge system in fisheries resources conservation education in Galesong District South Sulawesi
We sincerely express our apology for the changes in the author list in the article entitled Patorani local knowledge system in fisheries resources conservation education in Galesong District South Sulawesi. This article was published on DOI: 10.17977/um017v28i12023p52-63, with the authors list consisting of Hasriyanti, Rusdi, Alonge Titus Adeyemi, Michel E. D. Chaves, and Erman Syarif. However, Michel E. D. Chaves issue a complaint regarding his involvement during the research and paper completion. He did not agree to the inclusion of his name in the author list. We have contacted the corresponding author for confirmation. Besides, the co-author has also confirmed the mistake in the writing of one of the author’s names, Alonge Titus Adeyemi, which should be Titus Adeyemi Alonge. The corresponding author has submitted a letter of author contribution signed by Hasriyanti, Rusdi, Titus Adeyemi Alonge, and Erman Syarif. The original article has been revised, and reasonable effort should be made to remove all references to this article
PENDIDIKAN KARAKTER PADA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BARA KARYA FEBRIALDI RUSDI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR DI SMK
This research is entitled Character Education of the Main Character in the Novel Bara by Febrialdi Rusdi as an Alternative Teaching Material in Class XII Vocational High School. This article aims to (1) find out the main character in the novel "Bara" by Febrialdi Rusdi, (2) to explain the relevance of character education in the novel "Bara" by Febrialdi Rusdi, if it is used as teaching material in SMK. This study uses a qualitative descriptive method because the data in this study are in the form of words, phrases, and sentence quotes, and do not prioritize numbers. One of the efforts to develop character education that can be developed is through novel appreciation learning. Literary learning is the novel as a type of literary work that has a function that can create a sense of concern for the work produced by the author. The teaching of novels in schools must be adapted to the needs and conditions of students, in reviewing the novel "Bara" by Febrialdi Rusdi, learning character education in characters and their relevance as teaching materials in SMK is an interesting and important research. Character education is a process of forming human character, character education aims to improve the quality of implementation and educational outcomes that lead to the achievement of character and ethical formation of students as a whole and integrated
KONFLIK SOSIAL DALAM CERITA BERSERI MERASA PINTAR, BODOH SAJA TAK PUNYA KARYA RUSDI MATHARI
Cerita berseri Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya karya Rusdi Mathari menitikberatkan konflik dan cerita pada tokoh utama, Cak Dlahom. Cak Dlahom dikenal sebagai sosok yang kurang waras, sering kali melakukan tindakan yang terlihat tidak masuk akal dan aneh. Namun, dari konflik-konflik yang muncul akibat ulah Cak Dlahom, terdapat banyak pesan dan kritik yang tersirat. Penelitian ini menggunakan teori konflik sosial dari Randall Collins. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyebab konflik yang terjadi dalam cerita berseri Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya berupa interaksi simbolik, kekuasaan, konflik struktural, solidaritas, dan konflik simbolik, serta perubahan sosial yang terjadi dalam cerita tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan mimetik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka dan simak catat, serta metode hermeneutika untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan. Hasil dari penelitian ini ditemukan sepuluh data yang mengandung penyebab konflik sosial. Data tersebut antara lain empat data yang menunjukkan penyebab konflik melalui interaksi simbolik, satu data melalui kekuasaan, satu data melalui konflik struktural, dua data melalui solidaritas, dan dua data melalui konflik simbolik. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya perubahan sosial dalam skala individu dan kelompok yang terjadi melalui pemahaman, pembelajaran, dan pertentangan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang penyebab konflik dan perubahan sosial yang terjadi dalam cerita berseri Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya karya Rusdi Mathari.
Kata Kunci: Konflik Sosial, Perubahan Sosial, Merasa Pintar Botoh Saja Tak Punya, Randall Collin
M. Ali Rusdi's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Education of the Character of the Main Characters in the Novel Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya by Rusdi Mathari (Analysis of Literature Psychology)
This research aims to describe how the character in the main character and also the structure of his personality, especially about character education in the novel by Rusdi Mathari entitled "Feeling Smart, Stupid Only Tak Have" which was analyzed using the literary psychology approach of Sigmund Freud (Id, Ego, Superego), character education itself is the basis for starting a stage of individual learning. The method used in this study is a qualitative descriptive method using a critical discourse analysis approach, which is an approach that leads that knowledge is obtained from social interaction. The data source used is one of the novels by Rusdi Mathari, the data used are the words and sentences used by the author to describe the main character taken in terms of character education. The main character in this novel is an old village resident who is considered by the residents as an insane parent, namely Cak Dlahom, but the assessment of the surrounding residents is different from what the author describes in his writing.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan karakter tokoh utama dan struktur kepribadiannya, khususnya dalam hubungan dengan pendidikan karakter dalam novel karya Rusdi Mathari yang berjudul “Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya” yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud (Id, Ego, Superego), pendidikan karakter merupakan landasan untuk memulai suatu tahap belajar individu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan analisis wacana kritis, yaitu merupakan pendekatan yang mengarah bahwa pengetahuan didapatkan dari interaksi sosial. Sumber data yang digunakan adalah salah satu novel karya Rusdi Mathari, data yang digunakan merupakan kata-kata dan kalimat yang digunakan penulis untuk mendeskripsikan tokoh utama yang diambil dari segi pendidikan karakternya. Tokoh utama dalam novel ini merupakan seorang penduduk kampung tua yang dianggap warga sebagai orangtua kurang waras yaitu Cak Dlahom, akan tetapi penilaian warga sekitarnya berbeda dengan apa yang penulis gambarkan dalam tulisannya
M. Ali Rusdi's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Evaluasi Kinerja Terminal tipe B: Studi Kasus Terminal Hamid Rusdi Kota Malang
Infrastruktur transportasi di Indonesia masih perlu banyak pembenahan dan perhatian khusus. Selain jumlahnya kurang memadai, dari aspek kualitas pelayanan infrastruktur tersebut masih cukup memprihatinkan. Penelitian ini berperan secara teoritis dalam pengembangan teori kualitas pelayanan dari aspek persyaratan pengguna dan menghasilkan atribut pelayanan baru. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, Importance-Performance Analysis (IPA), dan Quality Function Deployment (QFD). Atribut kinerja diperoleh dari persepsi pengguna yaitu penumpang terminal. Lokasi penelitian adalah terminal tipe B di Kota Malang yaitu Terminal Hamid Rusdi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terminal Hamid Rusdi sebagai terminal tipe B di kota Malang secara posisi dan lokasi yang strategis dan mendukung titik transit angkutan umum di kota Malang untuk area pelayanan bagian selatan menuju Kabupaten Malang, Lumajang, dan Blitar. Proses survei pendahuluan dan studi/kajian terdahulu mendapatkan 10 atribut kinerja yang disebut suara pengguna (voice of user), sedangkan survei lanjutan menghasilkan 54 item atribut kinerja. Hasil IPA menjelaskan bahwa atribut yang mendapatkan prioritas tertinggi adalah atribut Mendapatkan moda angkutan yang diperlukan, Jaminan kejelasan dalam pemilihan tujuan perjalanan, Berfungsinya pencahayaan (alami dan buatan), Berfungsinya penghawaan (alami dan buatan), Kondisi jalan yang baik, Kemudahan lokasi dari lingkungan, Menjangkau harga tiket, retribusi/pajak, makanan, minuman, Kemudahan mendapatkan informasi, Kedatangan dan keberangkatan tepat waktu, Waktu tunggu yang tidak lama, Masa pelayanan angkutan, Tersedia tempat penyewaan penitipan barang yang relatif aman, Ada daftar atau papan tarif per trayek yang memadai , dan Ada rambu-rambu jalur angkutan. Empat belas atribut pelayanan tersebut termasuk dalam kuadaran A dalam diagram klasifikasi kepentingan sehingga menjadi prioritas utama untuk dilakukan perbaikan oleh pihak pengelola terminal Hamid Rusdi Malang. Dari empat belas atribut pelayanan tersebut, atribut Kemudahan lokasi dari lingkungan merupakan atribut yang memiliki skor tertinggi untuk mendapatkan prioritas perbaikan sebab memiliki skor kepentingan tertinggi. Hasil analisis QFD mendapatkan 23 atribut pelayanan. Dua puluh tiga respon teknis meliputi menambah moda angkutan umum, menata pencahayaan dan penghawaan terminal, mempermudah aksesibilitas dari dan menuju terminal, melengkapi fasilitas informasi umum dan perjalanan, meningkatkan keandalan pelayanan angkutan umum, melakukan pemeliharaan fasilitas terminal, mengoptimalkan fasilitas ATM, kantin, kios dan retail, meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan, menyediakan pelayanan agen perjalanan, menyediakan tempat penyewaan penitipan barang yang relatif aman, menyediakan rambu-rambu jalur angkutan, dan meningkatkan dan menjaga kinerja jalan dalam termina
Perobahan pola kehidupan masyarakat akibat pertumbuhan industri di daerah propinsi Daerah Istimewa Aceh
Buku ini berisi tentang perubahan pola kehidupan masyarakat akibat pertumbuhan industri di daerah propinsi Daerah Istimewa Aceh yang meliputi gambaran umum pemukiman Lhok Nga dan pemukiman Lam Puuk, serta pertumbuhan dan perubahan pola kehidupan masyarakat
MAKNA DAN KEUTAMAAN DZIKIR (Studi Kitab Aż-Żikru Waddu’ā’ Wa Al-‘Ilāj Birruqo Minal Kitābi Wassunnah Karya Syaikh Sa’id Bin Ali Bin Wahf Al-Qathani)
ABSTRAK
Ibadah dzikir sangatlah penting dalam kehidupan seorang
hamba, karena dengan ada dzikir dapat menjadikan seorang hamba
bahagia di dunia maupun di akhirat. Namun masih banyak yang tidak
memahami tentang makna dari dzikir itu sendiri, sehingga keutamaan
dari dzikir itu tidak didapatkan oleh seorang hamba, karena didalam
berdzikir tidak sesuai dengan tuntunan Al-Qur‟an dan As-Sunnah.
Berdasarkan hal tersebut maka perlu adanya penelitian yang
membahas tentang dzikir, kata dzikir di dalam Al-Qur‟an yang
dijelaskan dalam kitab Mu‟jam Al-Mufahras Li-Alfadzi Al-Qur‟anil
Karim terdapat sebanyak 282 kata dalam 262 ayat pada 71 surah.
Sedangkan kata dzikir dalam kitab Aż-Żikru Waddu‟ā‟ Wa Al-„Ilāj
Birruqo Minal Kitābi Wassunnah terdapat sebanyak 20 kata dalam 17
ayat pada 13 surat. Dan pada penelitian ini penulis fokus mengkaji
ayat Al-Qur‟an yang membahas tentang makna dzikir, yaitu QS. Al
Baqarah/2: 152 dan QS. Al-Ahzab/33: 41, beserta keutamaan dzikir
yang bersumber dari kitab kitab Aż-Żikru Waddu‟ā‟ Wa Al-„Ilāj
Birruqo Minal Kitābi Wassunnah Karya Syaikh Sa‟id Bin Ali Bin
Wahf Al-Qathani. Penelitian ini menggunakan metode pemanfaatan
dokumen (library research), yaitu mengumpulkan data melalui sebuah
bacaan atau literatur-literatur yang ada kaitannya dengan pembahasan
yang diteliti. Dan sifat penelitiannya adalah kualitatif dengan desain
penelitian menggunakan metode analisis dekriptif yang berguna untuk
memaparkan gambaran komprehensif terkait objek yang diteliti.
Adapun metode analisis data sebagaimana yang diketahui bahwa
penelitian
ini
bersifat
kualitatif
dengan desain penelitian
menggunakan metode analisis deskriptif. Teknik ini akan
menguraikan fenomena makna dan keutamaan dzikir dalam Al-Qur‟an
secara sistematis dan analisis dengan cermat. Oleh karena itu
penelitian ini menggunakan metode tematik. Metode tematik atau
maudhu‟i adalah sebuah metode yang pembahasannya mengarah pada
tema tertentu, kemudian dicari pandangan Al-Qur‟an terhadap tema
yang akan dibahas dengan cara menghimpun semua ayat yang
berkaitan, selanjutnya di analisis serta dipahami ayat demi ayatnya,
lalu menghimpun ayat yang bersifat umum yang berkaitan dengan
ayat yang bersifat khusus, muthlaq dengan muqayyadnya, dan lainnya.
Serta memperkaya uraian dengan mencantumkan hadits-hadits yang berkaitan dengan tema, lalu disimpulkan dengan sebuah tulisan secara
menyeluruh.
Adapun hasil penelitian skripsi ini makna dzikir yang terdapat
di dalam kitab Aż-Żikru Waddu‟ā‟ Wa Al-„Ilāj Birruqo Minal Kitābi
Wassunnah Karya Syaikh Sa‟id Bin Ali Bin Wahf Al-Qathani adalah
ingat kepada Allah SWT. Dalam hal ini bukan berarti hanya sekedar
ingat kepada-Nya saja, tetapi ingat kepada-Nya dan disempurnakan
dengan ketaatan kepada-Nya. Lebih lanjut lagi Syaikh Sa‟id Bin Ali
Bin Wahf Al-Qathani menjelaskan bahwa pada intinya dzikir itu
adalah melepaskan diri dari sifat lalai dan lupa kepada Allah. Dzikir
yang berarti ingat kepada Allah SWT tidaklah cukup hanya sekali
saja, melainkan berbanyak-banyaklah di dalam berdzikir kepada-Nya.
Allah SWT memerintahkan seorang hamba untuk memperbanyak di
dalam berdzikir kepada-Nya, karena di dalam dzikir tersebut banyak
sekali keutamaannya, keutamaan dzikir yang terdapat didalam kitab
Aż-Żikru Waddu‟ā‟ Wa Al-„Ilāj Birruqo Minal Kitābi Wassunnah
sangatlah banyak, namun pada intinya adalah dzikir dapat menjadi
benteng bagi seorang muslim, benteng bagi kehidupan hati, kekuatan
tubuh, dan kebahagiaan ruh seorang hamba. Kemudian teori dzikir
yang digunakan Syaikh Sa‟id Bin Ali Bin Wahf Al-Qathani adalah
teori dzikir tarbiyah, yaitu suatu amaliyah dalam rangka mengingat
Allah yang dilakukan dengan tujuan untuk mendidik diri atau
membina diri, khususnya dalam aspek rohani seorang hamba, agar
lebih dekat dengan Allah dan bertakwa kepada-Nya. Selanjutnya
Syaikh Sa‟id Bin Ali Bin Wahf Al-Qathani membagi dzikir menjadi
lima macam, yang apabila ditinjau dari sisi sarana berdzikir terbagi
menjadi tiga tingkatan, yaitu dzikir jali, dzikir khafi, dan dzikir haqiqi.
Kata Kunci: Makna, Keutamaan, Dzikir, Aż-Żikru Waddu’ā’
Wa Al-‘Ilāj Birruqo Minal Kitābi Wassunnah. ABSTRACT
The practice of dhikr is very important in the life of a servant,
because dhikr can make a servant happy in this world and in the
afterlife. However, there are still many who do not understand the
meaning of dhikr itself, so that the priority of dhikr is not obtained by
a servant, because in dhirk it is not in accordance with the guidance
of the Al-Qur'an and As-Sunnah. Based on this, there is a need for
research that discusses dhikr, the word dhikr in the Al-Qur'an which
is explained in the book Mu'jam Al-Mufahras Li-Alfadzi Al-Qur'anil
Karim, there are 282 words in 262 verses in 71 surahs. Meanwhile,
the word dhikr in the book Aż-Żikru Waddu’ā’ Wa Al-‘Ilāj Birruqo
Minal Kitābi Wassunnah contains 20 words in 17 verses in 13 letters.
And in this research the author focuses on studying verses from the
Koran which discuss the meaning of dhikr, namely QS. Al-Baqarah/2:
152 and QS. Al-Ahzab/33: 41, along with the virtues of dhikr which
come from the book Aż-Żikru Waddu’ā’ Wa Al-‘Ilāj Birruqo Minal
Kitābi Wassunnah by Shaykh Sa'id Bin Ali Bin Wahf Al-Qathani. This
research uses the method of utilizing documents (library research),
namely collecting data through reading or literature that is related to
the discussion being studied. And the nature of the research is
qualitative with a research design using descriptive analysis methods
which are useful for presenting a comprehensive picture regarding the
object being studied. As for the data analysis method, it is known that
this research is qualitative in nature with a research design using
descriptive analysis methods. This technique will explain the
phenomenon of the meaning and priority of dhikr in the Al-Qur'an
systematically and with careful analysis. Therefore, this research uses
a thematic method. The thematic method or maudhu'i is a method
where the discussion focuses on a certain theme, then the view of the
Qur'an is sought on the theme to be discussed by collecting all the
related verses, then analyzing and understanding them verse by verse,
then collecting general verses related to specific verses, muthlaq with
their muqayyad, and others. As well as enriching the description by
including hadiths related to the theme, then concluding with a
comprehensive article.
As for the results of this thesis research, the meaning of dhikr
contained in the book Aż-Żikru Waddu'ā' Wa Al-'Ilāj Birruqo Minal
Kitābi Wassunnah by Shaykh Sa'id Bin Ali Bin Wahf Al-Qathani is remembering Allah SWT. In this case it does not mean just
remembering Him, but remembering Him and being perfected by
obedience to Him. Furthermore, Shaykh Sa'id Bin Ali Bin Wahf Al
Qathani explained that in essence dhikr is to free oneself from being
careless and forgetting Allah. Dhikr, which means remembering Allah
SWT, is not enough just once, but do lots of dhikr to Him. Allah SWT
commands a servant to increase his dhikr to Him, because in dhikr
there are many advantages, the advantages of dhikr contained in the
book Aż-Żikru Waddu’ā’ Wa Al-‘Ilāj Birruqo Minal Kitābi
Wassunnah are very many, but in essence dhikr can be a fortress for a
Muslim, a fortress for the life of the heart, strength of the body, and
happiness of the soul of a servant. Then the theory of dhikr used by
Sheikh Sa'id Bin Ali Bin Wahf Al-Qathani is the theory of tarbiyah
dhikr, which is an amaliyah in the context of remembering Allah
which is carried out with the aim of educating oneself or developing
oneself, especially in the spiritual aspect of a servant, to be closer to
Allah and pious to Him. Furthermore, Sheikh Sa'id Bin Ali Bin Wahf
Al-Qathani divides dhikr into five types, which when viewed from the
side of the means of dhikr are divided into three levels, namely jali
dhikr, khafi dhikr, and haqiqi dhikr.
Keywords: Meaning, Virtue, Dhikr, Aż-Żikru Waddu’ā’ Wa Al
‘Ilāj Birruqo Minal Kitābi Wassunnah
ANALISIS EFISIENSI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA LABA PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN BUMN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
2014ANALISIS EFISIENSI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA \ud
LABA PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN BUMN YANG \ud
TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA \ud
\ud
Anisah Apriliyani Rusdi \ud
Muhammad Ali \ud
M. Sobarsyah \ud
\ud
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cost Efficiency Ratio, Debt \ud
Ratio, Acid Test Ratio, dan Current Ratio terhadap Return On Equity. Data yang \ud
digunakan adalah publikasi laporan tahunan perusahaan BUMN non keuangan \ud
tahun 2008-2012. Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian \ud
berdistribusi normal. Berdasarkan uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji \ud
autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini \ud
menunjukkan bahwa data yang tersedia telah memenuhi syarat untuk menggunakan \ud
model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa \ud
variabel Cost Efficiency Ratio dan Debt Ratio secara parsial berpengaruh signifikan \ud
terhadap Return On Equity dengan nilai signifikan yang lebih kecil dari 0,05. \ud
Koefisien determinasi menunjukkan bahwa dalam model regresi sebesar 56,7% \ud
perubahan variabel Return On Equity disebabkan oleh ketiga variabel yang diteliti, \ud
sedangkan sisanya 43,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke \ud
dalam model penelitian \ud
\ud
Kata Kunci : Cost Efficiency Ratio, Debt Ratio, Acid Test Ratio, Current Ratio, Return \ud
On Equit
- …
