812 research outputs found
Engaging with Pierre Bourdieu’s conceptual resources in educational research
Featured expert: Dr Maksud Ali, University of Dundee, UKInterviewer and editor: Dr Xuan Minh Ngo, University of St Andrews, U
Engaging with Pierre Bourdieu’s conceptual resources in educational research
Featured expert: Dr Maksud Ali, University of Dundee, UKInterviewer and editor: Dr Xuan Minh Ngo, University of St Andrews, U
High-stakes Tests as Gatekeepers:Interrogating Test Architecture in Bangladesh
In this post, Maksud Ali, Obaidul Hamid & Ian Hardy from the University of Queensland, discuss their recent paper ‘Ritualisation of testing: problematising high-stakes English-language testing in Bangladesh‘, published in COMPARE, 2020 (vol 50, Issue 4)
Revisiting the orality-literacy relationship and its implications for English language teaching in Bangladesh
This paper focuses on different concepts of literacy and their implications for TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages). Taking a critical perspective, the study examines the traditional concept of literacy and illuminates how a narrow approach to literacy may lead to a conflict between national policy text and the actual pedagogic practices. Therefore, the author advocates for situating contemporary TESOL pedagogy within a broader concept. In addition, the study examines how literacy is embedded with orality, and whether the link between them has any implications for English language education in Bangladesh. It is argued here that since different cultures and societies do not adhere to a single set of literacy practices, an awareness of learners’ and other stakeholders’ socio-cultural concepts of literacy in a society is essential for TESOL practitioners in order for their materials and methods to be socio-culturally responsive. The study has implications for policy makers, materials writers and TESOL practitioner
THE IMAGE OF BERUNI IN THE NOVEL “IBN SINO” BY MAKSUD QORIEV
The article analyzes the interpretation of the episodic image of Beruni in the novel by Maksud Koriev “Ibn Sino”. Despite the fact that the image of Beruni in the novel is episodic, the author managed to reveal, within the limits of the novel's capabilities, his characteristic features as a historical personality and a great scientist
AF'AL AL KALAMIYYAH LI AL AWAMIR FI SURAH ALI IMRAN (DIRASAH TAHLILIYYAH TADAWULIYYAH)
Surat Ali Imran adalah termasuk golongan surah madinah terdiri dari 200 ayat.
Surat ini berisi tentang problem Al Quran, peringatan Allah terhadap orang kafir, bukti
Allah tentang keesaannya, agama yang diridhoi Allah swt, siksa Allah swt terhadap
orang-orang yang membunuh para nabi, berpalingnya orang yahudi terhadap siksa
allah, larangan berpihak kepada orang kafir, bukti cinta kepeda Allah swt dan lain-lain.
Skripsi ini berjudul “Af-a’lul Kalamiyyah lil Awaamiri Fi as-Surah Ali Imran
(Dhirosah Tahliliyyah Tadawuliyyah” . Adapun penelitian ini terdiri dari dua batasan
masalah yaitu : (1) Apa saja fi’il Amr dan fungsinya dalam surah Ali Imran? (2) Apa
saja tujuan dan maqsud dari fi’il Amr dalam surah Ali-Imran dengan menggunakan
teori tindak tutur. Sebagaimana yang kita ketahui teori tindak tutur dipelopori oleh J.L
Austin yang mana tindak tuturnya terdiri dari lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Namun
dalam penelitian ini, peniliti berusaha memperkenalkan tindak tutur menurut ulama’
Arab yang berbeda dalam menganalisis dan menerapkan tindak tutur untuk mengetahui
maksud dan tujuan suatu ujaran. Adapun tindak tutur ulama’ Arab dalam menemukan
maksud dan tujuan sebuah ujaran mereka terlebih dahulu menganalisisnya dari segi
fi’lul isnadiy, fi’lul ihaliy, fi’lul dilaliy, al-iqtidho’ istilzamul mantiqiy lalu kemudian
fi’lul injaznya. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah (library research)
dengan cara membaca dan menelaah sumber-sumber bacaan yang mendukung
penelitian ini.
Adapun hasil dari penelitian ini adalah (1) akan terlihat perbedaan analisis pada
teori tindak tutur J.L Austin dan teoti tindak tutur ulama’ Arab (2) kita akan
menemukan maksud dan tujuan dari kalimat perintah dalam surah Ali Imran baik
secara khusus maupun secara umum dengan menggunakan teori tindak tutur. Dalam
penelitian ini, peneliti membahas 20 kalimat perintah dalam surah Ali-Imran, dalam
kalimat perintah tersebut peneliti menemukan kalimat perintah berfungsi untuk
menyeru, mencela dan mengancam, menghina dan merendahkan, memperingatkan,
petunjuk dan nasehat, do’a dan permohona
Studi analisis pendapat Aasghar Ali Engineer tentang keadilan poligami
Poligami adalah perkawinan antara satu laki-laki dengan beberapa istri dalam waktu bersamaan. Keadilan merupakan kunci utama agar poligami dapat dilakukan dalam perkawinan. Skripsi ini membahas tentang pendapat salah satu tokoh pemikir kotemporer yaitu Asghar Ali Engineer. Dengan karakteristik penafsiran historis-kontekstual menjadikan pemikirannya menarik untuk diulas. Penelitian ini mengusung dua pembahasan masalah yaitu mengenai bagaimana istinbat Asghar Ali Engineer dalam menetapkan hukum dan apakah pendapatnya tentang keadilan poligami sudah valid kebenarannya sehingga dapat dijadikan sebagai rujukan dalam pengambilan hukum Islam kedepannya.
Jenis penelitian ini adalah library research (kualitatif). Bahan-bahan yang terkait dengan skripsi ini meliputi beberapa buku karangan Asghar Ali Engineer seperti The Qur’an, Women And Modern Society, What I Believe, Islam And Its Relevance To Our Age dan lain-lain. Kemudian penulis mengangkat beberapa teori, kitab-kitab para ahli dan karangan ilmiah terkait dengan pemikiran Asghar Ali Engineer guna dijadikan rujukan dalam penelitian ini.
Asghar Ali Engineer menjadikan Al-Qur'an dan h}adi>s sebagai sumber hukum utama dan menafsirkannya secara historis-kontekstual. Menurutnya, Al-Qur'an memiliki 2 aspek yaitu normatif (abadi) dan kontekstual (berubah). Asghar Ali Engineer juga mengambil beberapa hadist yang sesuai dengan pola berfikirnya serta pendapat beberapa ulama klasik dan kontemporer. Asghar Ali Engineer menyatakan bahwa penafsiran seseorang sangat tergantung pada kehidupan sosio-kultural dan sudut pandang dunia. Al-Qur'an juga dikatakan terbentang oleh waktu dengan bukti adanya perbedaan pendapat antara ulama klasik dan modern. Selain itu, filsuf dan pemikir barat seperti Niaz Fatehpuri, Bertrand Russell dan Das Kapital Marx juga mempengaruhi cara berfikir Asghar Ali Engineer dalam menafsirkan hukum. Dari pemikiran Asghar Ali Engineer ia menyetujui adanya praktik poligami tetapi ia menyatakan bahwa monogami merupakan perkawinan yang diharapkan dan patut dipertahankan jika tiada sebab yang sangat darurat dan alasan yang kuat. Terdapat tiga jaminan keadilan yang harus dipenuhi jika menginginkan poligami. Di antaranya adalah penggunaan harta anak yatim secara adil, dengan menafsirkan maksud Q.S. Al-Nisa>′: 3 Al-Asghar menjadikan hal ini alasan utama bagi suami jika menginginkan poligami. Adanya jaminan nafkah yang diberikan kepada istri-istri menjadi sesuatu yang harus dipenuhi, jaminan nafkah Asghar Ali Engineer tergolong mudah dengan memberikan batas minimal secara rinci. Terakhir adalah adanya jaminan pembagian cinta dan kasih sayang secara rata, namun menurut Asghar Ali Engineer hal itu tidak mungkin bisa dilakukan dengan menafsirkan Q.S. Al-Nisa>′: 129. Mayoritas ulama juga berpendapat bahwa hal tersebut mustahil bisa dilakukan, namun Asghar Ali Engineer memasukkannya dalam jaminan keadilan poligami dengan menyatakan bahwa maksud Al-Qur'an sebenarnya adalah ingin menjadikan monogami sebagai pernikahan yang ideal
Neoliberalism Shaping English Language Teaching in Bangladesh:A Critical Examination
This chapter provides a nuanced analysis of how neoliberalism has come to shape the English Language Teaching (ELT) policy field in Bangladesh. Employing a qualitative approach, and drawing on document analysis, we traced neoliberal influences in the field since the 1990s. Our analysis reveals an ideological shift towards linguistic instrumentalism in Bangladeshi ELT as a result of the country’s promotion of neoliberal policies in the context of globalisation. In the emerging neoliberal environment, communication skills in English are commodified and are represented as a form of human capital in the job market, as these skills are believed to enhance individuals’ employability. From this perspective, investment in ELT is construed as investment in human capital, which is broadly linked to macro-level economic development. Being motivated by this market-relevant agenda for economic development, education authorities in Bangladesh have introduced Communicative Language Teaching as a pedagogical means to developing citizens’ human capital which would be compatible with the demand of the employment market. These shifts in policy and pedagogy have been facilitated by global aid agencies, which have played a significant role in introducing employment-orientation in ELT. Importantly, the policy foci towards instrumentalism required neoliberalisation of the ELT field itself through deregulation and privatisation.</p
dieksis persona dalam naskah drama "Ma`Satu Zainab", karya Ali Ahmad Baktsir (kajian pragmatik)
ABSTRAK Deiksis Persona dalam Naskah Drama “Ma’satu Zainab”, Karya Ali Ahmad Baktsir (Kajian Pragmatik). Bahasa sangatlah berperan penting dalam kehidupan sehari- hari. Karena bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh manusia untuk berinteraksi dan menukar informasi. Penggunaan bahasa tidaklah hanya berperan dalam kehidupan nyata, tetapi bahasa juga digunakan dalam karya-karya sastra fiksi yang salah satunya adalah naskah drama. Naskah drama “Ma’satu Zainab” adalah salah satu karya Ali Ahmad Baktsir yang menceritakan keadaan mesir pada tahun 1800-an saat menjadi tanah jajahan Prancis. Dalam naskah drama tersebut ditemukan beberapa tuturan yang menggunakan deiksis. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui deiksis apa saja yang digunakan dalam naskah drama “Ma’satu Zainab”, karya Ali Ahmad Baktsir dan maksud dari penggunaan deiksis tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik, yaitu metode yang digunakan untuk menemukan permasalahan dengan cara mendeskripsikan fakta untuk dianalisis. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatik. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut:ditemukan 138 tuturan yang menggunakan deiksis persona yang termasuk di dalamnya deiksis luar tuturan (eksoforis) dan deiksis dalam tuturan (endoforis). Dari data yang diambil sebagai semple (20%) ditemukan deiksis persona pertama 5 data, deiksis persona kedua 16 data, dan deiksis persona ketiga 7 data. Adapun maksud dari i penggunaan deiksis dalam naskah drama “Ma’satu Zainab”, karya Ali Ahmad Baktsir adalah penghormatan, penegasan marah, penghinaan, godaan, kasih sayang, sanjungan, penyingkatan, kekhawatiran, dan pemberitahuan.i
Gelanggang permainan dan hiburan hiburan rakyat (kesannya keatas sosial dan senibina) / Sohaimi Ali
Perkataan'gelanggang' mengikut pengertian dari sudut bahasa raembawa maksud suatu tempat di roana orang ramai berkumpul untuk tujuan melihat sesuatu yang akan dipertontonkan, atau suatu tempat di mana seseorang sec?ra individual atau berkumpulan melakukan sesuatu dengan raaksud untuk msmpamerkan,Dari segi istilah pula, gelanggang rakyat raembawa maksud tempat di mana orang ramai berkunroui untuk melakukan segala perkar untuk berhibur dan bersukaria samada menonton atau ikut serta beraktiviti untuk ditonton,dalam konteks ini segala aktiviti lebih bersifat kebudayaan dan aktiviti kebiasaan masyarakat atau bersifat tradisi.Dalam kajian akhir ini, pentafsiran- gelanggang rakyat lebih merangkumi permainan, hiburan dan kesenian tradisional bagi mengenal pasti unsur-unsur dan fakta-fakta tertentu yang boleh diketengahkan sebagai kesimpulan dan cadangan terhadap kaitannya dengan perkembangan senibina Melayu. Kajiselidik yang.dilakukan adalah terturapu di sekitar daerah pantai tiraur terutajnanya di negeri Kelantan dan Terengganu yang masih raengekalkan fungsi tradisi. gelanggang permainan rakyat di sesetengah tempat
- …
