221 research outputs found

    PEMIKIRAN KEAGAMAAN RAJA ALI HAJI

    No full text
    This article aims to describe aspects of intellectual of Raja Ali Haji. Hel well known as the exposure was so much to say perfect. From the aspects of intellectual Raja Ali Haji seen in his writings, presumably Raja Ali Haji agree with the opinion of Imam Ghazali about the power of the pen, namely that "the pen is mightier than the thousand of sword"

    Pemikiran Keagamaan Raja Ali Haji

    Get PDF
    This article aims to describe aspects of intellectual of Raja Ali Haji. Hel well known as the exposure was so much to say perfect. From the aspects of intellectual Raja Ali Haji seen in his writings, presumably Raja Ali Haji agree with the opinion of Imam Ghazali about the power of the pen, namely that "the pen is mightier than the thousand of sword"

    PEMELIHARAAN DIRI: PESAN-PESAN ETIK RAJA ALI HAJI KEPADA PENGUASA

    Get PDF
    Raja Ali Haji meyebutkan bahwa penguasa dan pembesar kejaraan harus menjaga tiga unsur kedirian manusia, yaitu unsur al- jism (jasmani, raga atau fisik), al-nafs (nafsani, jiwa atau psikis), al-rūḥ (rohani, sukma atau spirit). Ketiga unsur ini merupakan satu susunan kesatuan yang tidak dapat dipisah (integral) dan utuh (totalitas) dalam membentukan kedirian manusia. Pertama, dalam pemeliharan rohani Raja Ali Haji menyebutkan penyebab awal terjangkitnya “penyakit” rohani bagi manusia (baca: penguasa dan pembesar kerajaan) dikarenakan “kedatangan beberapa bala’ dan susah atau anwū’ul balā’. Hebatnya lagi, setelah mengidentifikasi secara detail peneyebabnya, Raja Ali Haji juga memberikan solusi dalam mengeleminir, menanggulangi atau dalam mengobati penyakit rohani tersbut.Kedua, Pemeliharan jiwa manusia sedemikian penting, sehingga Raja Ali Haji mengungkap jiwa/hati sebagai “raja” bagi raga manusia. Artinya, kalau hati itu baik pula raganya, sebagaimana kalau raja itu baik akan di rasakan kebaikannya itu oleh masyarakat. Untuk itu, manusia harus senantiasa memelihara dirinya dengan cara menyucikan hatinya (tazkiyah al-Nafs). Dan pada gilirannya manusia yang sudah dan akan selalu menyucian diri akan melahirkan akhlak baik. Pemeliharan diri dikaitakan dengan akhlak yang baik disamakan dengan memeliharan/menjaga nama baik. Ketiga, dalam pemeliharan jasmani/indera-indera ragawi manusia: lidah, mata, telinga, tangan, alat kelamin, kaki dan hati, Raja Ali Haji melakukan dua pendekatan: (i) pendekatan  “indra batini” dan (ii) “indera zahiri”. Untuk pemeliharaan indra batini ia menekankan pendekatan sufistik, misilanya memelihara ketujuh anggota badan itu dari larangan-larangan agama. Untuk pemeliharaan indra zahiri adalah lewat olah raga, menjaga pola makan, waktu tidur yang cukup serta mengatur waktu dalam melakukan hubungan seksual

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan Materi Invertebrata Kelas X MAN Pinrang (dibimbing oleh Yusminah Hala dan Alimuddin Ali).

    Get PDF
    ABSTRAK ANDI FATIMAH KADIR. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan Materi Invertebrata Kelas X MAN Pinrang (dibimbing oleh Yusminah Hala dan Alimuddin Ali). Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development), yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran biologi berbasis lingkungan dan untuk menilai kualitas perangkat biologi berbasis lingkungan yang memenuhi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Produk yang dikehendaki dalam penelitian ini adalah proses pengembangan perangkat yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran berbasis lingkungan, dan kualitas perangkat pembelajaran biologi berbasis lingkungan yang valid, praktis dan efektif. Produk tersebut terdiri dari 4 komponen, yaitu (1) RPP; (2) Buku siswa; (3) Lembar kerja siswa; (4) Tes hasil belajar untuk uji perangkat. Proses pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan modifikasi model 4-D dari Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahapan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (dessiminate) dihasilkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran berbasis lingkungan. Hasil pengembangan perangkat pembelajaran biologi berbasis lingkungan menunjukkan bahwa (1) secara umum keseluruhan komponen perangkat pembelajaran berbasis lingkungan dinyatakan valid. Hasil analisis validasi RPP Mean = 3,43 (sangat valid), buku siswa M = 3,39 (sangat valid), dan LKS M= 3,70 (sangat valid), dan THB M = 3,70 (sangat valid) (2) secara umum hasil uji coba telah memenuhi kriteria kepraktisan. Hasil pengamatan terhadap keterlaksanaan perangkat pembelajaran berbasis lingkungan selama uji coba adalah M= 1,93 (terlaksana seluruhnya) dengan R= 100% (reliabel), (3) secara umum hasil uji coba telah memenuhi kriteria keefektifan. Hasil pengamatan selama pembelajaran berbasis lingkungan adalah; (a) kemampuan guru mengelola pembelajaran berbasis lingkunga

    Values of Moral Education in the Qur'an Suroh Ali Imran Verse 134

    Get PDF
    The background to this research is the widespread decline in morals found in various circles, both with oneself and with others. This happens due to a lack of knowledge which becomes the source of reason and spiritual input, namely advice and others, even because of following one's own desires, so that morals are not controlled and become the main problems that arise among society, such as greed , difficulty controlling emotions and selfishness, making it difficult to create other good deeds. Starting from this, the author was interested in studying more deeply the values of moral education contained in the QS. Ali Imran verse 134. This aims to find out the moral values contained in the QS. Ali Imran verse 134, so that you can increase your knowledge and efforts in implementing the message and commands of Allah SWT. This research is library research whose data was obtained from two sources. The first primary source is QS. Ali Imran verse 134. The two secondary sources are in the form of commentary books, books, articles and others that support this research. The method used is the Maudhu'i method with qualitative analysis and then reprocessed using deductive, inductive and comparative methods. The results of the research show that: 1) give to each other under any circumstances. 2) restrain emotions. 3) forgive other people's mistakes. 4) do good to people who have wronged them and this is the pinnacle of the nobility of a servant's morals and devotion

    AKTOR-AKTOR PENENTU DALAM KEMENANGAN JUDAS AMIRPADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KOTA PALOPO TAHUN 2013

    Get PDF
    2016Sofyan Alimuddin, E111 11 279, Program Studi Ilmu Politik, Dengan Judul ???Aktor ??? aktor Penentu Dalam Kemenangan Judas Amir Pada Pemilihan Kepala Daerah di Kota Palopo Tahun 2013??? di bimbing oleh Prof. Dr. Kausar Bailusy, MA sebagai pembimbing Idan A. Ali Armunanto S.IP, M.Si sebagai pembimbing II.\ud \ud Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang bagaimana Judas Amir memenangkan Pemilihan Kepala Daerah di Kota Palopo pada tahun 2013 dengan peran Aktor-aktor politik di dalamnya Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di kota Palopo dengan fokus penelitian tentang Aktor-aktor Penentu Dalam Kemenangan Judas Amir pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Palopo Tahun 2013.\ud Judas Amir merupakan ketua Partai Persatuan Daerah (PPD) kabupaten luwu dan anggota legislatif Kabupaten Luwu periode 2009-2014. Pada pemilihan kepala daerah di Kota Palopo Judas Amir diusung oleh DPC partai PPD Kota Palopo, dan sejumlah partai lainnya. Ini merupakan kali kedua Judas Amir maju dalam pemilihan di kota palopo yang berlangsung pada tahun 2008 yang lalu. Judas Amir memenangkan Pemilihan Kepala Daerah di Kota Palopo pada tahun 2013 dengan peran aktor-aktor politik. Akhmad Syarifuddin, Mustahir Sidu, Henry ghalib, Yahya Ante, H. Masykur, \ud Aktor-aktor penentu inilah yang berperan penting untuk memenangkan Judas Amir, bergabungnya H. Rahmat Masri Bandaso dan H. Martin Jaya membuka kemenangan bagi Judas Amir pada putaran Kedua.\ud Aktor-Aktor ini melakukan kampanye besar besaran dan sosialisasi untuk mendukung Judas Amir untuk menduduki kursi nomor satu Kota Palopo. Dengan melakukan konsolidasi terhadap massa/ masyarakat kota Palop

    Islam Liberal dan Rasional: Kajian Atas Pemikiran Syed Ameer Ali

    No full text
    This paper presents an overview of Syed Ameer Ali’s perspectives on the causes behind the rise and decline of classical Islamic civilization. It further examines several of his key liberal-rational ideas, focusing on three main topics: (i) polygamy in Islam, (ii) slavery in Islam, and (iii) eschatological life in Islam. To provide context, this study begins with a brief biographical account of Syed Ameer Ali before delving into his intellectual contributions

    Konsep Harga Jual Mashlahah Berbasis Nilai-nilai Islam

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menemukan nilai-nilai Islam yang dapat digunakan untuk menyusun konsep harga jual Islami. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode bayani, burhani, dan irfani . Penelitian dilakukan pada pemilik dan manajemen beberapa perusahaan yang dikelola secara Islami dan beberapa cendikiawan muslim Indonesia sebagai informan. Dari berbagai macam nilai yang ada di dalam Islam, terdapat empat nilai yang dijadikan dasar untuk menyusun konsep harga jual Islami. Keempat nilai tersebut, yaitu: kejujuran, keadilan, kemanunggalan, dan kehambaan. Pemilihan salah satu nilai tersebut di dalam penyusunan konsep harga jual menentukan tingkatan keimanan dan kecintaan pedagang kepada Pencipta-nya. Tingkatan nilai terendah hingga tertinggi dari keimanan dan kecintaan pedagang dimulai dari nilai kejujuran hingga nilai kehambaan. Konsep harga jual berbasis nilai kejujuran adalah consistency market mechanism . Sedangkan berbasis nilai keadilan adalah cost-plus pricing . Sementara berbasis nilai kemanunggalan adalah adjusted price dan berbasis nilai kehambaan adalah pricing by buyers . Pada aspek epistemologi Islam, Konsep harga jual dengan metode bayani adalah murabahah dan metode burhani adalah market mechanism serta metode irfani adalah ihsan price. Secara umum, konsep harga jual Islami adalah mashlahah price , yaitu konsep harga jual yang berorientasi pada kepentingan dunia dan akhirat, material dan spiritual, serta individual dan kolektif

    ISLAMIC EDUCATION THOUGHTS OF KH. AHMAD DAHLAN AT THE YAMISA ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN 1968

    No full text
    Islamic education is an educational system based on the Qur'an and Sunnah. Kh. Ahmad Dahlan in his thoughts on Islamic education based on the Qur'an and Sunnah. This must be accompanied by other sciences or what is commonly referred to as other general sciences in order to create individuals who are rich in knowledge outside of religious knowledge. The education system at the Yamisa Islamic Boarding School, despite applying the teachings of the Qodariyah Naqsabandiyah order. But in practice in line with Kh. Ahmad Dahlan in which the Yamisa Islamic Boarding School teaches its students about religion and includes other knowledge so that the students have broad knowledge. The methodology used in making this article is to use historical research methods which consist of several stages, namely heuristics, criticism, interpretation and historiography. The research method in this article uses the historical method. The first source collection was to find information and collect data from a book entitled Kh. Ahmad Dahlan (1868-1923), Rattan the Kiai: The Life Story of Mama Uyeh. Sources from the internet such as e-books, journals entitled understanding of education, Islamic Education Thought Perspective Kh. Ahmad Dahlan (1869-1923) and Kh. Hasyim Asy'ari 1871-1947(M): Comparative study in the concept of reforming Islamic education in Indonesia. and other articles such as the thesis entitled Islamic Education Thought According to Kh. Ahmad Dahlan. As well as interviews conducted with Mr. Heri Haris Mawardi as the administrator of the Yamisa boarding school. Islamic Education KH. Ahmad Dahlan at Yamisa Islamic Boarding School, although in practice there are differences in his flow because of NU and Muhammadiyah. However, in terms of the education system, it is not much different, because the thought of Islamic education at the Yamisa pesantren also applies the same thing as KH. Ahmad Dahlan in his education system. Namely, Yamisa Islamic Boarding School also implements a non-formal education system so that the education system can keep up with the times with openness to general knowledge so that students gain knowledge related to religion and the public

    Ethical Da'wah and Leadership: Raja Ali Haji‘s Philosophical Perspectives on Moral Governance

    Get PDF
    This article examines Raja Ali Haji's thoughts on Islamic leadership based on da'wah ethics by highlighting his works, such as Gurindam Dua Belas, Thamarāt al-Muhimmah, and Tuhfat al-Nafis. Through a historical approach and textual analysis, this article explores how values such as reason, knowledge, politeness, exemplary, and deliberation are basic principles in building an ethical, communicative, and spiritual leadership model. The article finds that the ethics of da'wah, according to Raja Ali Haji is not only individual and normative but also has a strong socio-political dimension, which is in line with the theory of political da'wah and the concept of civil Islam in the contemporary context. Raja Ali Haji's thinking can be used as a normative and pedagogical framework in the formation of Muslim leaders who are responsive to the times, fair in policy, and communicative in dealing with the plurality of society. The article also highlights the challenges in realizing civilized da'wah in the era of social media and populist politics and recommends integrating da'wah ethical values into education and public leadership practices in Indonesia.
    corecore