54 research outputs found

    Manajemen Wisata Religi pada Makam Syekh Muhammad Nafis al-Banjari di Desa Binturu Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong

    No full text
    Proses kegiatan manajemen agar tempat wisata dapat dikelola dengan baik, seperti adanya kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan yang memiliki peranan yang sangat besar dalam pengelolaan kegiatan islami pada wisata religi, terutama dalam manajemen wisata religi pada makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek utama dari penelitian ini adalah Ketua Pokdarwis, para peziarah dan masyarakat sekitar Wisata Religi pada Makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan 1) Manajemen wisata religi pada makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan telah terlaksana dan berjalan dengan baik. Namun, pada aspek perencanaan meskipun telah dilakukan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang, untuk jangka panjang hanya perencanaan terkait haul yang dilaksanakan satu tahun sekali, dan keberlangsungan makam dimasa mendatang belum ada perencanaan. 2) Pelaksanaan manajemen pada makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari didukung oleh beberapa faktor, yakni adaya sarana dan prasarana yang cukup lengkap dan memadai, adanya peluang kerja bagi masyarakat sekitar dan dapat meningkatkan perekonomian, sumber dan dana pengelolaan makam yang terpenuhi, pengelolaan makan juga dipantau oleh pemerintah daerah, penyediaan fasilitas WIFI dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sedangkan faktor yang menghambat antara lain, belum tersedianya fasilitas rak sandal untuk peziarah, jalan akses menuju kubah terbilang sempit untuk roda empat berpapasan, serta tidak adanya petunjuk arah pada jalan menuju Makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjar

    Manajemen Wisata Religi pada Makam Syekh Muhammad Nafis al-Banjari di Desa Binturu Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong

    No full text
    Proses kegiatan manajemen agar tempat wisata dapat dikelola dengan baik, seperti adanya kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan yang memiliki peranan yang sangat besar dalam pengelolaan kegiatan islami pada wisata religi, terutama dalam manajemen wisata religi pada makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek utama dari penelitian ini adalah Ketua Pokdarwis, para peziarah dan masyarakat sekitar Wisata Religi pada Makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan 1) Manajemen wisata religi pada makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan telah terlaksana dan berjalan dengan baik. Namun, pada aspek perencanaan meskipun telah dilakukan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang, untuk jangka panjang hanya perencanaan terkait haul yang dilaksanakan satu tahun sekali, dan keberlangsungan makam dimasa mendatang belum ada perencanaan. 2) Pelaksanaan manajemen pada makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari didukung oleh beberapa faktor, yakni adaya sarana dan prasarana yang cukup lengkap dan memadai, adanya peluang kerja bagi masyarakat sekitar dan dapat meningkatkan perekonomian, sumber dan dana pengelolaan makam yang terpenuhi, pengelolaan makan juga dipantau oleh pemerintah daerah, penyediaan fasilitas WIFI dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sedangkan faktor yang menghambat antara lain, belum tersedianya fasilitas rak sandal untuk peziarah, jalan akses menuju kubah terbilang sempit untuk roda empat berpapasan, serta tidak adanya petunjuk arah pada jalan menuju Makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjar

    Al Saj’u fī Kitābi al Ḍiyā’i al Lāmi’i (Dirāsatun fī ‘Ilmi al Badī’i)

    No full text
    This study aims to find out the kinds of things in the addiyaullami book, to know the purpose of the poems in the addiyaullami book. This research was conducted using a qualitative method with a descriptive approach. The data source of this research is the addiyaullami' book. Data collection techniques used are reading and note-taking techniques. The type of research used is literature review. There are two sources of data used, the first primary data source used is the book addiyaullami 'by Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin Sheikh bin Abi Bakri bin Salim. Meanwhile, the secondary data sources used are books and journals related to the topic of this research. The results of this study indicate that there are rhyme three kinds of 'addiyaullami', namely 'mutorrof, rhyme muttawazi and rhyme murasa' whichever mutorof there are as many as thirty fasilah then alone mutawazi there are eight fasilah and rhyme murassa' there is as much as one fasilah. Rhyme the most' are 'muttorofs and all types rhyme that were studied amounted to rhyme thirty-nine. Then the purpose of the poems in the addiyaullami' book contains thirty-one al-maddah, five al-fahri, thirteen al-hikmah, one al-i'tidzar, one al-hamasah, one al-wasfi. and al-Hamasah as much as one

    MANAJEMEN PRODUKSI PROGRAM PODCAST DI ASHIIL TV PEKANBARU

    No full text
    ABSTRAK Nama : Muhammad Fahri Ramadansyah Jurusan : Ilmu Komunikasi Judul : Manajemen Produksi Program Podcast di Ashiil TV Pekanbaru Ashiil TV merupakan stasiun televisi yang bergerak di bidang dakwah Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kehadiran institusi dan gerakan berbagi ilmu keagamaan di dunia siber atau dikenal dengan cyberreligion. Sebagai media dakwah berbasis internet, Ashiil TV Pekanbaru berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Maka melalui program podcast Proud of Sunnah, Ashiil TV Pekanbaru membutuhkan manajemen produksi yang matang demi suksesnya mensyiarkan kajian Kitabullah Al-Qur'an dan memasyarakatkan sunnah Rasulullah Salallahu'alaihi wasallam. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui bagaimana manajemen produksi program podcast di Ashiil TV Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori penelitian ini adalah manajemen produksi yang dikemukakan Morissan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, Ashiil TV Pekanbaru menentukan target siaran dan memilih konsep di tahap perencanaan. Mengatur jadwal produksi dan publikasi, membagi wewenang di tahap pengorganisasian. Melaksanakan proses produksi di tahap pelaksanaan. Uji kelayakan konten dan evaluasi di tahap pengawasan. Kesimpulan dari hasil penelitian berdasarkan rating-nya, podcast Proud of Sunnah Ashiil TV Pekanbaru mengalami peningkatan jumlah audiens di media sosial. Podcast Proud of Sunnah kini telah memiliki jumlah rata-rata antara 600 hingga 700 audiens pada kanal Youtube dan rata-rata 1000 audiens pada media sosial Facebook. Ini mengindikasikan bahwa podcast Proud of Sunnah melaksanakan manajemen produksi POAC dan masyarakat semakin menyukai program podcast tersebut sebagai alternatif media dakwah di dunia siber. Kata Kunci: Podcast, Program, Manajemen Produks

    TERMA “AL-ISLAM” PERSPEKTIF TAFSIR NUSANTARA

    No full text
    ABSTRAK Tesis ini berjudul “Terma al-Isla>m Perspektif Tafsir Nusantara” ditulis oleh Moh. Fahri Ali dengan dua pembimbing yaitu Dr. Hj. Salamah Noorhidayati, M.Ag dan Dr. H. Ahmad Zainal Abidin, M.A Kata Kunci: al-Isla>m, Tafsir Nusantara, Eksklusif, Inklusif, Pluralis Penelitian tentang terma al-Islam sebenarnya sangat populer, akan tetapi yang fokus mengkaji pada 4 ayat saja yaitu An [3]:19 dan 85, al-Ma>’idah [5]:3 dan al-An‘a>m [6]:125 sejauh ini belum ada. Terma al-Isla>m ini menarik untuk dikaji melalui tafsir, sebab sejauh ini begitu banyak yang mendalami terma tersebut dengan disiplin-disiplin ilmu yang lain. Terlebih lagi, menariknya penelitian ini adalah tafsir yang digunakan untuk membaca terma al-Isla>m adalah tafsir Nusantara dari periode klasik hingga periode modern. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana wawasan umum terma “al-Isla>m”? 2) Bagaimana penafsiran terma al-Isla>m dalam Tafsir Nusantara secara periodik? 3) Bagaimana tipologi penafsiran “al-Isla>m” dalam tafsir Nusantara tinjauan paradigma teologi eksklusif, inklusif dan pluralis?. Adapun jenis penelitian ini adalah Library Research (Studi Kepustakaan) dengan sumber primernya berasal dari literatur kitab-kitab tafsir Nusantara. Adapun analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis. Kesimpulan yang dapat diuraikan dari penelitian ini yang pertama, terma al-Isla>m secara umum dapat dipahami sebagai agama Islam, sikap pasrah dengan penuh kesadaran dan tunduk kepada Tuhan. Kedua, dalam tafsir Nusantara periode pertengahan al-Isla>m dimaknai “Islam”. Periode kedua memiliki perubahan secara redaksional yaitu agama tauhid yang memiliki syari’at mulia disertai penjelasan dengan teori sabab nuzul, munasabah dan qira’ah. Kemudian periode ketiga dimaknai Islam, agama Islam, sikap pasrah, tauhid, tunduk, tidak menyekutukan, agama para nabi, agama Nabi Muhammad dan agama yang memiliki syari’at shalat. Ketiga, dari seluruh tafsir yang berjumlah 12, hanya satu tafsir yang memiliki nuansa pluralitas dalam penafsirannya yaitu Tafsir al-Azhar, namun pada bagian tertentu saja. Sehingga, ia lebih layak dimasukkan ke dalam kategori eksklusif. Adapun selainnya adalah berteologi eksklusif yaitu Tarjuma>n al-Mustafi>d, Marah} Labid, Tafsir Al-Furqan, Tafsir Qur’an Karim, Tafsir an-Nuur, Tafsir al-Bayan, Terjemah dan Tafsir al-Qur’an; Bahasa Arab dan Latin, Tafsir al-Qur’an, Tafsir Rahmat, Tafsir al-Mishbah dan Al-Qur’an dan Tafsirnya

    NILAI MORAL DAN TELADAN DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY

    No full text
    This article begins when Fahri helps people who are being tortured by his father but Fahri asks Maria for help as an intermediary to help Naura. Where in this story Fahri is an Indonesian young man who studies at Al Azhar Egypt. The purpose of this study is to describe the wisdom and example of the values contained in the novel verses of love by Habiburrahman El shirazy. In this study, the author uses data or document collection methods to add insight and information such as taking references from the internet or books. The research results include the following. 1) There is a moral value in the story. 2) There is a character named Aisha, a pious, patient, and kind woman who managed to approach Fahri. 3) This Fahri figure is a man who has a lot of religious knowledge. Keywords: Moral Values, Good Example, Humble and Patient.                                                                                                            Abstrak Artikel ini dimulai ketika Fahri menolong orang yang disiksa oleh ayahnya namun Fahri meminta pertolongan Maria sebagai perantara menolong Naura. Dimana dalam cerita ini Fahri adalah seorang pemuda Indonesia yang menimba ilmu di Al Azhar Mesir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang hikmah dan teladan tentang nilainilai yang terkandung di dalam novel ayat-ayat cinta karya Habiburrahman El shirazy. dalam kajian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data atau dokumen untuk menambah wawasan dan informasi seperti mengambil referensi dari internet maupun buku. Hasil penelitian diantaranya sebagai berikut. 1) Terdapat nilai moral dalam cerita tersebut. 2) Terdapat tokoh yang bernama Aisha, seseorang wanita yang shalihah, sabar, dan baik hati yang berhasil mendekati Fahri. 3) Sosok Fahri ini adalah seorang laki-laki yang memiliki banyak ilmu agama.  Kata Kunci: Nilai-Nilai Moral, Teladan yang Baik, Rendah Hati dan Sabar

    Peran Muhammad Abduh Terhadap Modernisme Pemikiran Ahmad Dahlan Tahun 1890-1912

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk membahas lebih dalam apa yang menyebabkan pemikiran modernism Islam berkembang di tahun 1890-1912, dimulai dari keadaan Mesir tahun 1800-an, keberadaan institusi Al-Azhar, sebagai pusat keilmuan, sebab munculnya ide pembaruan, pelopor pembaruan sebelum Abduh, kemunculan Abduh sebagai pembaru di Mesir, ide pembaruan Abduh sampai ke Indonesia yang kemudian mempengaruhi Ahmad Dahlan sehingga berdiri Persyarikatan Muhammadiyah pada tahun 1912 M. Metodologi penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat langkah, yakni: (1) Heuristik merupakan kegiatan mencari sumber untuk mendapatkan data-data, pada tahap ini peneliti mencari sumber melalui literasi berupa buku dan jurnal yang relevan sebagai bahan refrensi peneltian melalui perpustakaan, sumber primer didapatkan berupa majalah Al-Manar yang merupakan karya Muhammad Abduh, dan sumber sekunder meliputi buku bertema pembahasan pemikiran modernisme Islam dan Muhammadiyah yang di tulis oleh peneliti lain yang memiliki keterkaitan dan relevan; (2) Kriritk sumber yaitu melakukan kritisi terhadap sumber-sumber yang ditemukan; (3) Interpretasi, yaitu penafsiran sumber-sumber yang telah dilakukan kritik sumber sebelumnya; (4) Historiografi yaitu penulisan sejarah setelah melewati tiga tahapan heuristik, kritik sumber, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Muhammad Abduh sebagai pelopor gerakan modernisme Islam di Mesir yang memiliki pengaruh hingga ke seluruh dunia, dengan ide pembaruanya tentang modernisasi pemikiran Islam maka ia mengajak umat Islam untuk bangkit dari ketertinggalan untuk mengejar Barat dan meninggalkan sifat jumud dan sinkrittisme yang mengunci pola pikir dari keterbukaan dan kemajuan zaman. Pengaruh Muhammad Abduh tersebar melalui orang-orang yang berpergian haji dikarenakan kota suci (Makkah) menjadi pusat interaksi antar umat Islam di seluruh dunia selain itu pengaruhnya juga tersebar melalui majalah Al-Manar yang diterbitkannya, salah seorang yang terisnpirasi Abduh ialah Ahmad Dahlan yang kemudia mendirikan sebuah organisasi gerakan pembaruan bernama Muhammadiyah

    PENGARUH FAKTOR SOMATIS TERHADAP STRES KERJA PADA PROMOTOR VIVO SMARTPHONE DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    No full text
    Stress kerja merupakan suatu respon emosional dan fisik yang bersifat mengganggu atau merugikan yang terjadi pada saat tuntutan tugas. Tugas tidak sesuai kemampuan, keinginan kerja. Stress dapat memicu munculnya gangguan kesehatan pada pekerja seperti gangguan psikologi yang mengakibatkan menurunnya produktivitas tenaga kerja. Tujuan penelitian ini menganalisis faktor somatis terhadap stress kerja pada promotor vivo di Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study,yaitu variabel independen dan dependen diamati pada periode waktu yang sama. Besar sampel minimal dihitung menggunakan rumus slovin, dengan menggunakan system random sampling didapatkan 40 responden. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dengan taraf signifikan 0.05. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh antara Umur dengan stress kerja (0.885), tidak ada pengaruh antara Jenis Kelamin dengan stress kerja (0.998), tidak ada pengaruh antara variable stres kerja dengan Status gizi (1.000), Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor somatis terhadap stress kerja

    PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DI MI AL ABAYYINAH

    No full text
    This research begins with the low social studies learning outcomes of class IV students at MI Al Bayyinah Dramaga, Bogor Regency, to obtain class IV social studies learning outcomes at MI Al Bayyinah Dramaga, Bogor Regency by using a contextual teaching and learning approach. From the data analyzed, this research uses a contextual teaching and learning approach using research instruments, namely observation, tests, syllabus, lesson plans, teacher observation sheets, student observation sheets, and documents. This research produces data on student learning outcomes in social studies subjects in class IV at MI Al Bayyinah Dramaga, Bogor Regency before the implementation of contextual teaching and learning, showing that around 68% of students scored below the KKM with an average of 47.69% compared to that set at MI which is 65. .00. There are 7 students who reach the KKM standard, while there are 19 students who have not reached the KKM standard. After implementing the contextual teaching and learning approach in cycle 1, all 26 students achieved the KKM with an average score of 90.38, the learning level/learning completeness was 100%. This proves that the application of the CTL (Contextual Teaching and Learning) approach can improve social studies learning outcomes for class IV students at MI Al Bayyinah Dramaga, Bogor Regenc

    Dongeng Sebagai Sarana Meningkatkan Budaya Literasi Siswa Kelas 3 Kelurahan Sindang Barang

    No full text
    Budaya literasi merupakan kemampuan membaca dan menulis serta mampu menggunakan dalam kehidupan, budaya ini menjadi sangat penting sebagai kompetensi bagi setiap individu termasuk siswa, budaya literasi ini harus dibiasakan dengan berbagai cara dan sarana agar siswa terbiasa untuk membaca dan lahir darinya imajinasi dan rasa ingin tahu dari kisah-kisah tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran dongeng sebagai sarana meningkatkan budaya literasi siswa kelas 3 sekolah dasar di Kelurahan Sindang Barang, dilaksanakan sejak Januari sampai Maret 2022. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan datanya dengan angket. Angket dikembangkan untuk mengetahui literasi sebelum dan sesudah diceritakan dongeng, diberikan pada 11 siswa kelas 3 sekolah dasar dengan purposive sampling kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dongeng; dapat memberikan dorongan bagi siswa untuk mendengarkan lebih banyak, berani mencertakan ulang dongeng, berani mendongeng cerita sendiri, mau membaca lebih banyak, menulis apa yang diceritakan, senang dengan buku cerita,dan mau menulis sendiri cerita untuk dongeng
    corecore