1,721,306 research outputs found

    Citraan Dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi

    Full text link
    ABSTRACT Yon Mariono. 2017. Thesis. "Internal Imagery of the 5 Tower Novels by Ahmad Fuadi". This research is entitled Citraan in the novel Negeri 5 Menara by Ahmad Fuadi. The problems studied in this thesis: (1) How are the images related to the human senses or the five senses contained in the novel Negeri 5 Menara by Ahmad Fuadi?. The theory that the researcher uses to analyze this research is the theory of Burhan Nurgiyantoro (2014). This research is a qualitative research with descriptive method and applying hermeneutic technique. The type of research used is library research. This research is useful to add references to literary studies, especially literary criticism. The practical benefit of this research is that it can provide input to the author himself in particular, as well as various other parties in writing scientific papers, especially those related to imagery in the story. The theoretical benefits of this research contribute to the development of literary theories and also apply and deepen research from the literary aspect. After analyzing the results, the researchers found that the images contained in the novel Negeri 5 Menara by Ahmad Fuadi are visual imagery, auditory imagery, motion imagery, tactile imagery and also olfactory imagery. The imagery used by the author Ahmad Fuadi is an attempt to express something and tries to bring the reader as if they can see, hear, or feel what is in the author's words

    KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL ANAK RANTAU KARYA AHMAD FUADI

    Full text link
    Permasalahan penelitian adalah struktur pembangun novel, konteks sosial pengarang, cermin masayakat dalam novel, dan fungsi sosial sastra yang terdapat pada novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi, manfaat penelitian ini menambah pengetahuan mengenai analisis terhadap sastra dan membantu pembaca untuk memahami isi makna yang diungkapkan pada novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan struktur pembangun novel, konteks sosial pengarang, sastra sebagai cerminan masayarakat dalam novel dan fungsi sosial sastra pada novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian pada novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi sangat dipengaruhi oleh struktur pembangun novel, konteks sosial pengarangnya, sastra sebagai cerminan masyarakat dan fungsi sosial sastra yang terdapat dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi yang sangat baik

    KEDWIBAHASAAN DALAM NOVEL NEGERI 5 MENARA KARYA AHMAD FUADI

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kedwibahasaan dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan kajian sosiolinguistik. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah kedwibahasaan dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kutipan-kutipan kedwibahasaan dalam Negeri Lima Menara karya Ahmad Fuadi. Sumber data dalam penelitian  ini adalah  novel  Negeri Lima Menara karya Ahmad Fuadi. Teknik pengumpulan data dengan teknik studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan model analisis Milles dan Huberman. Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam novel Negeri Lima Menara karya Ahmad Fuadi melibatkan pemakaian delapan bahasa, yakni: bahasa Indonesia, bahasa Minang, bahasa Batak, bahasa Sunda, bahasa Jawa. Selain itu juga menggunakan beberapa bahasa asing seperti bahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Prancis

    PEMBARUAN PESANTREN DALAM NOVEL NEGERI LIMA MENARA KARYA AHMAD FUADI KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA

    No full text
    Analyzing this problem is the modernity of Islamic boarding school as reflected in Novel Negeri Lima Menara (NLM) by Ahmad Fuadi. The aim of this analysis is to reveal and describe the modernity Islamic school of the novel NLM. The analysis uses sociological literary theory as scalpel. his analysis shows: 1) the process of creating T NLM novel�s cannot be separated from the social context of the author, Ahmad Fuadi expresses his experience when he has been studying in islamic boarding schoo

    Analisis Gaya Bahasa Hiperbola Dan Personifikasi Pada Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi

    Full text link
    Tujuan penelitian ini ada (1) Mendeskripsikan gaya bahasa hiperbola dan personifikasi yang terdapat dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. (2) Mendeskripsikan makna gaya bahasa hiperbola dan personifikasi dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data tertulis yang terdapat pada novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Sedangkan data yang diambil meliputi pembacaan intensif novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi, lalu didokumentasi dan dianalisis. Data yang dianalisis berupa frase atau kalimat yang mengandung gaya bahasa hiperbola dan personifikasi dalam novel tersebut. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu (PUP). Hasil penelitian ini menunjukkan (1) gaya bahasa hiperbola yang terdapat dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi adalah sebanyak 37 buah dan gaya bahasa personifikasi sebanyak 30 buah. (2) Makna gaya bahasa hiperbola dan personifikasi pada novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi diperoleh dengan menafsirkan kalimat yang mengandung gaya bahasa hiperbola dan personifikasi. Makna gaya bahasa hiperbola yang diperoleh 37 buah dan gaya bahasa personifikasi sebanyak 30 buah. Makna gaya bahasa hiperbola dan personifikasi pada novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi adalah sebagai penegasan dan untuk memperindah gaya bahasa. Sebagai penegasan yaitu agar pembaca bisa turut merasakan dan menciptakan imajinasi berdasarkan hiperbola dan personifikasi yang ditulis oleh Ahmad Fuadi. Selain itu penegasan pada novel Negeri 5 Menara digunakan untuk menciptakan image dari penulis itu sendiri agar muncul ciri khas kesusastraan atas karyakaryanya

    Analisis Psikologi Sastra dalam Novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi

    Full text link
    Psikologi sastra adalah disiplin penelitian sastra yang membicarakan persoalan persoalan manusia dari aspek kejiwaan. Psikologi dan sastra mempunyai persamaan yaitu sama-sama berguna bagi sarana mempelajari aspek kejiwaan manusia. Bedanya, di dalam novel perwatakan yang diperankan oleh tokoh merupakan hasil imajinasi pengarang yang dituangkan lewat karya sastra. Hal inilah yang membuat penulis tertarik menganalisis psikologi yang terdapat dalam novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi. Masalah dalam penelitian: 1) Bagaimanakah perwatakan tokoh dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi? 2) Bagaimanakah konflik tokoh yang terdapat dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi?. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori tentang perwatakan tokoh yaitu Nurgiyantoro (2010), Hamidy (2012), Minderop (2013), Endraswara (2013), Aminuddin (2014). Sedangkan teori tentang konflik tokoh yaitu Nurgiyantoro (2013). Pendekatan yang peneliti gunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian ini perpustakaan, metode yang digunakan metode content analysis atau kajian isi dengan menggunakan teknik hermeneutik. Hasil penelitian menyimpulkan: 1) Perwatakan tokoh yang terkandung dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi adanya perwatakan (1) Hepi: nakal, ingin tahu, marah, pandai bergaul, sungguh-sungguh, patuh, berani, rajin dan maaf, (2) Martiaz: tegas, setia dan tekun, (3) Datuk Marajo Labiah: Alim, (4) Salisah: lemah lembut, (5) Pandeka Luko: bijaksana, (6) Lenon: alim, (7) Attar: Setia kawan, dan (8) Zen: Penakut (1). 2) Konflik internal dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi dialami oleh tokoh (1) Hepi: Hepi menyimpan rasa sedih dan marah karena ayahnya telah meninggalkan dirinya di Kampung Tanjung Durian (2) Martiaz: Martiaz tidak tega untuk meninggalkan Hepi tetapi menguatkan diri untuk meyakinkan dirinya bahwa Jakarta tidak baik untuk Hepi dan (3) Datuk Marajo Labiah: Datuk merasa menyesal karena ketika bekerja di sebuah kantor kerap kali menerima uang yang dianggapnya tidak halal, namun tetap diterimanya. Dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi juga terdapat konflik eksternal. Konflik eksternal dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi dialami antara (1) Tokoh Hepi dengan Martiaz: Hepi marah kepada Martiaz karena ingin meninggalkan dirinya di Kampung Tanjung Durian, (2) Tokoh Hepi dengan Pencuri: Hepi mencoba menangkap maling dan mengalami perselisihan dan perbenturan fisik, dan (3) tokoh Hepi dengan Lenon: Hepi melakukan kesalahan ketika mengantarkan pembeli, pada saat itu Lenon sangat marah dan terjadilah perselisihan antara mereka berdua

    Nilai Sosial dalam Novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi

    Full text link
    Penelitian ini meneliti tentang nilai sosial dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai sosial yang terdapat dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra yaitu ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara sastrawan, karya sastra, dan masyarakat secara keseluruhan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah nilai sosial dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Subjek penelitian ini yaitu teks novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode baca, simak, dan catat (BSC). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Teknik yang digunakan untuk hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil analisis data terhadap novel Anak Rantau karya Ahamd Fuadi dapat disimpulkan bahwa nilai sosial yang terdapat dalam novel ini terdapat 27 data nilai sosial. Data tersebut diantaranya; (1) kasih sayang: nilai pengabdian 3 data, nilai tolong menolong 4 data, nilai kekeluargaan 2 data, nilai kesetiaan 2 data, nilai kepedulian 4 data; (2) tanggung jawab: nilai rasa memiliki 2 data, nilai disiplin 2 data, nilai empati 3 data; (3) keserasian hidup: nilai toleransi 1 data, nilai kerja sama 3 data, dan nilai demokrasi 2 data

    NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL RANTAU 1 MUARA KARYA AHMAD FUADI

    Full text link
    ABSTRAK Ahmad Hafiz Alhafsih (2022) : Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Rantau 1 Muara Karya Ahmad Fuadi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang tekandung dalam novel Rantaiu 1 Muara karya Ahmad Fuadi. Jenis penelitian menggunakan penelitian kepustakaan (Library Research). Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) yang berhubungan dengan isi yang terkandung dalam buku Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi terdapat nilai pendidikan karakter yang berhubungan dengan religius dan nilai pendidikan karakter yang berhubungan dengan kerja keras. Nilai-nilai pendidikan karakter yang paling dominan didalam aspek religius adalah bertawakal dan nilai-nilai pendidikan karakter yang paling dominan didalam aspek kerja keras adalah bersungguh-sungguh. Nilai-nilai karakter lainnya adalah ikhlas, rajin beribadah, berdoa, bersyukur, pantang menyerah, mempunyai cita-cita, dan kreatif. Kata kunci : Pendidikan Karakter, Novel Rantau 1 Muar

    Aspek Psikologi dan Nilai Moral Tokoh Utama dalam Novel ?Anak Rantau? Karya Ahmad Fuadi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek psikologi dan nilai moral tokoh utama dalam novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif. Objek penelitian yang menjadi sumber data primer adalah dalam novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi. Analisis data yang dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan mengidentifikasi data, menyeleksi data, mereduksi data, dan menginterpretasi data. Data yang terkumpul kemudian dianalisis halaman demi halaman dari aspek psikologi dan nilai moral tokoh utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi mengandung aspek psikologi tokoh utama dengan unsur id 48,57% yaitu dengan 68 temuan, unsur ego 30,71% yaitu dengan 43 temuan, dan unsur superego 20,71% yaitu dengan 29 temuan. 2) novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi mengandung aspek nilai moral tokoh utama dengan unsur moral individu 48,53% yaitu dengan 66 temuan, unsur moral sosial 34,56% yaitu dengan 47 temuan, dan unsur religi 16,91% yaitu 23 temuan

    Adverbia Penanda Aspek Dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi

    No full text
    This study was conducted to describe the use of adverbs in Novel Negeri 5 Menara Work Ahmad Fuadi. This research is a qualitative research using descriptive method. The data in this study are words that include the use of adverbs in Novel Negeri 5 Menara Work Ahmad Fuadi. The data are collected in the following way, (1) reading and comprehending the entire contents of novel Negeri 5 Menara Work Ahmad Fuadi; (2) marking the parts in the form of words that the research aims; and (3) to inventory the data contained in the novel text. The examination of data validation in this study uses a detailed description technique. After data is collected, then analyzed by the following steps, (1) identifying the data, (2) classifying the data, (3) interpreting the data, and (4) summing up the data. The conclusion of this research is the use of adverbs in Novel Negeri 5 Menara Work Ahmad Fuadi is found. The statement is evidenced by the phrase in the Novel Negeri 5 Menara Work Ahmad Fuadi shows the appearance of adverbs of aspect markers. The research finds in the Novel Negeri 5 Menara Work Ahmad Fuadi adverbs aspect marker as many as 69 data for the use of adverbs as aspect markers
    corecore