59 research outputs found

    Pengembangan Bahan Ajar Digital Matakuliah Perencanaan Instalasi Listrik untuk Mengurangi Miskonsepsi Standarisasi dan Normalisasi Bentuk Simbol pada Mahasiswa TE UM

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Ade Citra. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Digital Matakuliah Perencanaan Instalasi Listrik untuk Mengurangi Miskonsepsi Standarisasi dan Normalisasi Bentuk Simbol pada Mahasiswa TE UM. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang.   Kata Kunci: Bahan Ajar, Perencanaan Instalasi Listrik, Mengurangi Miskonsepsi, Standarisasi dan Normalisasi Bentuk Simbol. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: (1) membuat bahan ajar digital yang membahas tentang standarisasi dan normalisasi bentuk simbol matakuliah perencanaan instalasi listrik untuk mengurangi miskonsepsi mahasiswa D3 TRO dan S1 PTE, (2) menguji kelayakan bahan ajar untuk matakuliah perencanaan instalasi listrik tentang standarisasi dan normalisasi bentuk simbol, (3) mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar untuk mengurangi miskonsepsi tentang standarisasi dan normalisasi bentuk simbol. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan model penelitian Sugiyono dengan 10 tahap penelitian dan pengembangan. Uji kelayakan bahan ajar dilakukan oleh dua dosen ahli Teknik Elektro, mahasiswa D3 TRO angkatan 2015, mahasiswa D3 TRO angkatan 2016 dan mahasiswa S1 PTE angkatan 2015 untuk mengevaluasi kelayakan isi dan media menggunakan instrumen berupa angket. Sedangkan uji efektivitas bahan ajar menggunakan metode Certainty of Response Index (CRI) dengan bentuk soal pilihan ganda disertai indeks keyakinan jawaban melalui kegiatan pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan bahan ajar perencanaan instalasi listrik tentang standarisasi dan normalisasi bentuk simbol memperoleh presentase kelayakan sebesar 83% dari dua dosen ahli yang artinya bahan ajar layak digunakan, 88% dari mahasiswa D3 TRO angkatan 2015 yang artinya bahan ajar sangat layak digunakan, sedangkan persentase 90% diperoleh dari mahasiswa D3 TRO angkatan 2016 dan S1 PTE 2015 yang artinya bahan ajar sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Sedangkan dari hasil uji efektivitas bahan ajar diperoleh persentase kategori paham konsep meningkat sebanyak 70%, kategori miskonsepsi berkurang sebanyak 39%, dan kategori tidak paham konsep juga berkurang sebanyak 28%. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini terbukti bahwa bahan ajar perencanaan instalasi listrik sangat layak digunakan. Bahan ajar juga mampu mengurangi miskonsepsi dan meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa D3 TRO dan S1 PTE tentang materi standarisasi dan normalisasi bentuk simbol

    STRATEGI BRANDING MELALUI PENGGUNAAN BRAND AMBASSADOR DI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) KANTOR PUSAT BANDUNG (Studi Kasus ST 12 sebagai Brand Ambassador)

    Get PDF
    ABSTRAK STRATEGI BRANDING MELALUI PENGGUNAAN BRAND AMBASSADOR DI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) KANTOR PUSAT BANDUNG (Studi Kasus Penggunaan ST 12 sebagai Brand Ambassador) Kristina Ade Putri Noviyanti 1204120101 Sebelum tahun 2009 PT Kereta Api Indonesia mengalami keterpurukan dalam perjalan karirnya, dikarenakan pelayanan PT Kereta Api Indonesia yang memburuk. Sehingga, PT KAI merasa perlu melakukan beberapa strategi komunikasi pemasaran, untuk mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat pada transportasi kereta api. PT KAI sadar perusahaan yang bergerak dibidang jasa, harus memiliki citra yang positif sebagai kunci untuk mendapat kepercayaan konsumen ataupun calon konsumen nantinya. Hal ini yang dilakukan oleh PT KAI sebagai perusahaan yang menawarkan jasa dibidang moda transportasi kereta api. Salah satu strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan PT KAI, melalui penggunaan brand ambassador atau duta merek. Penggunaan brand ambassador merupakan salah satu strategi komunikasi pemasaran perusahaan untuk mendekatkan produk atau merek kepada konsumen, sehingga terjadi kedekatan secara emosional (Shimp 2003:455). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif studi kasus dengan pendekatan paradigma kontruktivisme. Dimana data yang diperoleh melalui observasi, menggunakan wawancara tersetruktur, serta melalui data dokumentasi yang diberikan informan kepada peneliti.. Yang selanjutnya hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Kereta Api Indonesia (persero) menggunakan brand ambassador untuk meningkatkan citra perusahaan melalui kegiatan komunikasi pemasaran terintegrasi, yaitu periklanan, humas & publisitas, serta acara & pengalaman. Namun pada pelaksanaannya, ST 12 dirasa tidak cukup mempresentasikan kereta api, sehingga tujuan PT KAI untuk membangun citra tidak tercapai. Kata kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, Brand Ambassador, Membangun Citra Merek, Metode Kualitatif, Transportas

    Hubungan Harga Diri dan Konformitas dengan Perilaku Konsumtif pada Remaja Putri di Kelas XI SMK Negeri 3 Kota Pematangsiantar

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian adalah: 1. Mengetahui hubungan antara harga diri dengan perilaku konsumtif pada remaja putri di kelas XI SMK Negeri 3 Kota Pematangsiantar 2. Mengetahui hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja putri di kelas XI SMK Negeri 3 Kota Pematangsiantar dan 3. Mengetahui hubungan antara harga diri dan konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja putri di kelas XI SMK Negeri 3 Kota Pematangsiantar . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitstif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 3 Kota Pematangsiantar yang berjumlah 56 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda

    Pengembangan Bahan Ajar Digital Mata Kuliah Perencanaan Instalasi Listrik untuk Mengurangi Miskonsepsi Standarisasi dan Normalisasi Bentuk Simbol pada Mahasiswa TE UM

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Ade Citra Kurnia Melati. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Digital Mata Kuliah Perencanaan Instalasi Listrik untuk Mengurangi Miskonsepsi Standarisasi dan Normalisasi Bentuk Simbol pada Mahasiswa TE UM. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang.   Kata Kunci: Bahan Ajar, Perencanaan Instalasi Listrik, Mengurangi Miskonsepsi, Standarisasi dan Normalisasi Bentuk Simbol.   Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: (1) membuat bahan ajar digital yang membahas tentang standarisasi dan normalisasi bentuk simbol mata kuliah perencanaan instalasi listrik untuk mengurangi miskonsepsi mahasiswa D3 TRO dan S1 PTE, (2) menguji kelayakan bahan ajar untuk mata kuliah perencanaan instalasi listrik tentang standarisasi dan normalisasi bentuk simbol, (3) mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar untuk mengurangi miskonsepsi tentang standarisasi dan normalisasi bentuk simbol. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan model penelitian Sugiyono dengan 10 tahap penelitian dan pengembangan. Uji kelayakan bahan ajar dilakukan oleh dua dosen ahli Teknik Elektro, mahasiswa D3 TRO angkatan 2015, mahasiswa D3 TRO angkatan 2016 dan mahasiswa S1 PTE angkatan 2015 untuk mengevaluasi kelayakan isi dan media menggunakan instrumen berupa angket. Sedangkan uji efektivitas bahan ajar menggunakan metode Certainty of Response Index (CRI) dengan bentuk soal pilihan ganda disertai indeks keyakinan jawaban melalui kegiatan pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan bahan ajar perencanaan instalasi listrik tentang standarisasi dan normalisasi bentuk simbol memperoleh presentase kelayakan sebesar 83% dari dua dosen ahli yang artinya bahan ajar layak digunakan, 88% dari mahasiswa D3 TRO angkatan 2015 yang artinya bahan ajar sangat layak digunakan, sedangkan persentase 90% diperoleh dari mahasiswa D3 TRO angkatan 2016 dan S1 PTE 2015 yang artinya bahan ajar sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Sedangkan dari hasil uji efektivitas bahan ajar diperoleh persentase kategori paham konsep meningkat sebanyak 70%, kategori miskonsepsi berkurang sebanyak 39%, dan kategori tidak paham konsep juga berkurang sebanyak 28%. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini terbukti bahwa bahan ajar perencanaan instalasi listrik sangat layak digunakan. Bahan ajar juga mampu mengurangi miskonsepsi dan meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa D3 TRO dan S1 PTE tentang materi standarisasi dan normalisasi bentuk simbol.   ABSTRACT  Putri, Ade Citra Kurnia Melati. 2018. The Development of Digital Teaching Material on Planning of Electrical Installation to Reduce Misconceptions of Standardization and Normalization on Symbol Form for UM TE Students. Thesis, Electrical Engineering Education Study Program, Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, State University of Malang.   Keywords: Teaching Material, Planning of Electrical Installation, Reducing Misconception, Standardization and Normalization on Symbol Form.   The purposes of this research and development are: (1) to create digital teaching material that discuss about standardization and normalization on symbol form for electrical installation planning course to reduce misconception of the students D3 TRO and S1 PTE, (2) to test the feasibility of teaching material for electrical installation planning course about standardization and normalization on symbol form, (3) to know the effectiveness in using of teaching material to reduce misconceptions about the standardization and normalization on symbol form. The kind of this research is Research and Development (R & D) which is based on research model of Sugiyono for 10 stages of research and development. The feasibility test of the teaching material is done by two lecturers of Electrical Engineering, the students of D3 TRO class on batch 2015, the students of D3 TRO class on batch 2016 and the students of S1 PTE class of batch 2015 to evaluate the feasibility of content and media by using questioner instrument. While the effectiveness test of instructional materials uses Certainty of Response Index (CRI) method with the multiple choice question form and belief index through pre-test and post-test activities. The result of research showed that the level of eligibility for electrical installation planning materials about standardization and normalization on symbol form got feasibility percentage of 83% from two expert lecturers which means that the materials can be used, the percentage of 88% for the student D3 TRO 2015 which means that the material is very good to use, while the percentage of 90% is obtained from the students of D3 TRO 2016 and S1 PTE 2015 which mean that the materials are very good to use it for learning process. While the result research of the effectiveness test of teaching material got the percentage of concept category increased by 70% percentage, misconception category reduced 39%, and the category does not understand the concept which is also reduced by 28% percentage. The conclusion of this Research and Development is teaching material electrical installation planning is very good to use. That teaching material can reduce misconceptions and improve the understanding of the concept for the stduents of D3 TRO and S1 PTE about the standardization and normalization on symbol form

    Interpretasi Tutupan Lahan di Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Model Toba Samosir Unit XIV Menggunakan Citra Landsat 8

    No full text
    ADE PUTRI N HARAHAP :Interpretation of Land Cover in KPHL Model Toba Samosir Unit XIV use Landsat 8. Supervised by RAHMAWATY and RISWAN. Information about land cover is very important for existence a KPH to help KPH related to the forest management. The purpose of this research were toanalyzed land cover in 2014, to classifies land cover based on land cover time and mapping land cover. This research did in April until May 2015. The method which used in this research is supervised classification using image of landsat 8. The result of this research showing that 5 land cover class in KPHL Toba Samosir Unit XIV region. They are secondary dryland forest, forest plantations, dryland farming, shrubs, and water. The recommendation are fix management strategy as more empower society in dryland farming management doing land rehabilitation use non timber forest products and manage environmental service and ecotourism.68 HalamanSkripsi Sarjan

    Pengaruh Edukasi Gizi Melalui Akun Instagram Dalam Meningkatkan Pengetahuan Anemia

    Get PDF
    Remaja putri termasuk kelompok yang beresiko mengalami anemia gizi besi. Remaja putri mengalami peningkatan kebutuhan zat gizi terutama zat gizi besi. Hal ini terjadi akibat dari siklus menstruasi yang mulai terjadi pada fase remaja putri. Selain itu, remaja putri mulai memperhatikan bentuk tubuh sehingga menjalani diet yang berlebihan. Salah satu faktor penyebab terjadinya perilaku tersebut adalah pengetahuan anemia yang rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan edukasi pengetahuan anemia pada remaja putri. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah melalui Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui media sosial Instagram terhadap pengetahuan anemia remaja putri di Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang. Metode penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental dengan one group pretest-posttest design yang melibatkan 222 sampel di Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wicolxon. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan responden, dari skor 63,96 menjadi 72,64. Uji statistik menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan (p-value 0,000). Tidak ada perbedaan signifikan tingkat pengetahuan anemia mahasiswi antar jurusan. Edukasi melalui akun Instagram berpengaruh terhadap pengetahuan anemia mahasiswi di Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang. Peneliti selanjutnya dapat menjadikan remaja putri yang berada di masa awal (12-15 tahun) untuk menjadi subjek penelitian berikutnya

    Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Google Earth Engine Dan Citra Landsat 8 OLI: (Studi Kasus Kabupaten Belitung Timur)

    Get PDF
    Google Earth Engine (GEE) merupakan platform pemrosesan data spasial yang menerapkan sistem teknologi cloud computing. GEE mampu menghasilkan data dan informasi spasial permukaan bumi menggunakan satelit multi-temporal  secara masif pada citra satelit dengan cepat, areal yang luas, dan akurat. Kajian ini bertujuan untuk menyajikan penerapan teknik cloud computing dari GEE dalam menentukan kelas jenis tutupan lahan di Kabupaten Belitung Timur. Citra Landsat 8 OLI (Operational Land Imager) digunakan dalam proses interpretasi citra berdasarkan periode pengamatan satelit tahun 2021 sampai 2023 dengan resolusi spasial 30 meter. Setiap tahap kajian diproses menggunakan instruksi dalam bentuk script yang dijalankan dengan sistem Machine Learning (ML) yang ada pada GEE. Teknik Classification and Regression Tree (CART) dipilih karena kemampuannya dalam menganalisis data secara cepat dengan tingkat akurasi yang baik. Dihasilkan 4 kelas tutupan lahan yaitu: vegetasi, badan air, penambangan timah terbuka, dan lahan terbangun. Nilai overall accuracy yang didapatkan mencapai 0.93 dan nilai kappa accuracy mencapai 0.81. Kajian ini memperlihatkan teknik pemrosesan citra berbasis cloud computing GEE yang dapat menghasilkan peta klasifikasi tutupan lahan Kabupaten Belitung Timur

    PERANCANGAN ALAT BANTU PADA PROSES PENYARINGAN BERAS UNTUK MEMPERBAIKI AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING (Studi Kasus: UD. Citra Tani)

    Get PDF
    Pekerja pada penggilingan padi di UD. Citra Tani dalam mengangkat beban masih secara manual material handling. Pekerja di penggilingan padi khususnya pada aktivitas pengambilan beras yang memiliki sikap tubuh yang tidak ergonomis dan dipaksakan seperti badan membungkuk dan membawa beban yang terlalu berat merupakan penyebab terjadinya cedera pada pinggang dan punggung. Sikap kerja tersebut termasuk kedalam sikap kerja tidak alamiah. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui berat ringannya beban pekerjaan, level resiko yang ditimbulkan pada aktivitas pengambilan beras serta memberikan usulan perbaikan terhadapnya. Nordic Body Map digunakan untuk identifikasi keluhan operator. Metode REBA digunakan untuk memberikan penilaian postur kerja dari operator. Penilaian resiko pekerjaan manual material handling dengan metode Indikator Kunci-LMM, serta penilaian beban kerja fisik berdasarkan Cardiovasculair load %CVL. Penilaian terhadap postur kerja pada proses pengambilan beras menunjukkan skor REBA 12 dengan penjelasan level resiko sangat tinggi dan level tindakan 4 yang berarti bahwa dilakukan perbaikan sekarang juga. Hasil beban kerja fisik cardiovascular %CVL pada kelima operator di penggilingan padi adalah diperlukannya perbaikan. Sedangkan hasil penelitian dengan indikator kunci LMM pada elemen kerja mengambil beras dari alat penyaring di dapatkan final score >50 yang artinya situasi beban kerja yang tinggi. Oleh sebab itu, dilakukan perbaikan pada stasiun penyaringan beras dengan merancang suatu alat bantu untuk menurunkan level resiko pekerja. Rancangan alat bantu yang diilustrasikan dengan pemodelan 2D menghasilkan penurunan level resiko kerja yaitu skor REBA menjadi 3 yang menunjukkan level resiko rendah. Hasil dari indikator kunci LMM menunjukkan penurunan final score <10 yaitu tidak diperlukan perbaikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rancangan alat bantu pada proses penyaringan beras dapat mengurangi level resiko kerja

    PERANCANGAN SISTEM KOMPRESI CITRA DIGITAL DENGAN TRANSFORMASI WAVELET PADA ANDROID

    Get PDF
    ABSTRAKSI: Dalam kehidupan sosial, seiring dengan semakin tingginya resolusi kamera telepon seluler kebanyakan orang tidak pernah lupa untuk mengabadikan momen-momen mereka dan saling membagikannya. Mengingat praktisnya pengiriman lewat internet namun terbatasnya kuota yang ditawarkan oleh provider, maka diperlukan suatu kompresi terhadap foto agar kuota terpakai menjadi lebih hemat. Karena itulah penulis terdorong untuk menyusun tugas akhir ini.Pada tugas akhir ini dirancang sebuah sistem untuk kompresi-dekompresi citra digital pada platform Android yang bernama Image Compressor. Pada sistem ini dipilih metode transformasi wavelet sebagai salah satu metode yang dapat digunakan untuk pemampatan citra digital. Wavelet yang digunakan adalah wavelet yang cukup terkenal yaitu Discrete Wavelet Transform (DWT) dua dimensi dengan level dekomposisi satu. Selanjutnya diimplementasikan menggunakan perangkat Eclipse sebagai alat bantu pemrograman untuk kemudian dianalisis pengaruhnya terhadap kualitas citra rekonstruksi. Program akan dijalankan pada OS Android.Sistem Image Compressor ini sudah mampu melakukan proses kompresi maupun dekompresi. Tingkat keberhasilan kompresi mencapai 86,33% dengan rasio kompresi rata- rata sebesar 48,27%. Nilai MOS, MSE, dan PSNR berturut-turut adalah 4,19; 13,83 dan 36,72 dB dengan waktu kompresi rata-rata sebesar 76 detik dan waktu dekompresi rata- rata sebesar 18 detik.Kata Kunci : kompresi citra digital, Discrete Wavelet Transform, Android.ABSTRACT: In social life, by the increases of camera resolution on smartphone most of people never forget to capture their moments and share to each other. In case how easy it is to send by internet but the internet quota offered by provider is limited, image compression to reduce the amount of quota is needed. It has encouraged the author to create this thesisIn this thesis, designed a system to compress and decompress digital images on Android platform, named Image Compressor. Wavelet transform method is chosen in this system as one of method that can be used for compression of digital images. Type of wavelet used is famous, it’s two dimension Discrete Wavelet Transform (DWT) with first level of decomposition. Then it applied using Eclipse as programming device to analyze the effects toward the quality of reconstruction images. Program will be running on Android.Image Compressor system has been able to do compression and decompression process. The success level reached 86,33% with 48,27% compression ratio. The values of MOS, MSE and PSNR are 4,19; 13,83 and 36,72 dB with average compression time 76 seconds and average decompression time 18 seconds.Keyword: digital image compression, Discrete Wavelet Transform, Android

    Klasifikasi Penyakit pada Daun Tomat dengan Algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) Berdasarkan Ekstraksi Fitur Warna dan Invariant Moment

    No full text
    Indonesian people are very fond of and generally consume tomatoes. However, diseases in tomato plants often occur if they are not given proper treatment and disease control. Of course this will affect crop yields in tomato commodities. Therefore we need an application that can help tomato farmers to classify tomato leaf diseases in making decisions for the management of tomato leaf diseases. The application of a system that can classify is built using color feature extraction and invariant moment as well as a classification algorithm, namely KNN. Then used tomato leaf image data that has been segmented as many as 900 images with 9 types of diseases, namely bacterial spots, early rot, normal, yellow curly tomato leaf virus, spider mites, tomato mosaic virus, leaf fungus, septoria leaf spot, and late blight. leaf. The results of testing with tomato leaves resulted in an accuracy value of 77%, recall of 77.1%, Precision of 77% and F1-Score of 77.05% using the confusion matrix evaluation method. The use of the K-NN algorithm with color feature extraction and invariant moment produces the best accuracy at small K, namely K = 1 and the higher the value of K does not make the percentage accuracy of the classification process more accurate because there are so many different types of classification that must be tested.Masyarakat Indonesia sangat gemar dan umum mengkonsumsi buah tomat. Akan tetapi, penyakit pada tanaman tomat sering terjadi apabila tidak diberikan perawatan dan pengendalian penyakit yang baik. Tentunya hal tersebut akan berpengaruh pada hasil panen di komoditas tomat. Oleh karena itu dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat membantu para petani tomat untuk mengklasifikasikan penyakit daun tomat agar penyakit daun tomat dapat terkendali. Penerapan sistem yang dapat mengklasifikasikan dibangun menggunakan ekstraksi fitur warna dan invariant moment serta dengan algoritma klasifikasi yaitu KNN. Maka digunakan data citra daun tomat yang telah disegmentasi sebanyak 900 citra dengan 9 jenis penyakit yaitu bintik bakteri, busuk awal, normal, virus daun tomat kuning keriting, tungau laba-laba, virus mosaik tomat, jamur daun, bercak daun septoria, dan penyakit busuk daun. Hasil pengujian dengan daun tomat menghasilkan nilai accuracy sebesar 77%, recall sebesar 77,1%, Precision sebesar 77% dan F1-Score sebesar 77,05% menggunakan metode evaluasi confusion matrix. Penggunaan algoritma K-NN dengan ekstraksi fitur warna dan invariant moment menghasilkan akurasi terbaik pada K yang kecil yaitu K=1 dan semakin tinggi nilai K tidak membuat semakin akurat persentase akurasi dari proses klasifikasi karena begitu beragamnya jenis klasifikasi yang harus diuji.84 HalamanSkripsi Sarjan
    corecore