1,721,202 research outputs found
PERAN MASJID ABDURROHIM DALAM MENINGKATKAN SPIRITUAL PERSONEL TNI AU DI KOMPLEK LANUD ADISUTJIPTO YOGYAKARTA (1970-2016)
Masjid Abdurrohim merupakan salah satu masjid yang ada dilingkungan TNI
AU Lanud Adisutjipto Yogyakarta, masjid ini dibangun untuk meningkatkan spiritual
keagamaan masyarakat Komplek TNI AU Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Sejak awal
berdirinya masjid ini mengalami banyak perkembangan baik dari arsitektur masjid,
aktifitas masjid dan fungsinya sebagai bangunan keagamaan yang berada di dalam
Komplek TNI AU Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Disini peneliti membahas sejauh
mana peran Masjid Abdurrohim dalam meningkatkan kualitas spiritual personel TNI
AU Lanud Adisutjipto Yogyakarta, ada beberapa hal yang kami rumuskan dalam
rumusan masalah, yang pertama, Bagaimana sosial masyarakat komplek TNI AU
Lanud Adisutjipto Yogyakarta ?, kedua, Seperti apa aktifitas Masjid Abdurrohim
dalam meningkatkan spiritual Personel TNI AU Lanud Adisutjipto ?. dan ketiga,
Bagaimana Peran Masjid Abdurrohim dalam ushanya meningkatkan kualitas spiritual
personel TNI AU Lanud Adisutjipto?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi. Pendekatan sosiologi
digunakan dalam mengkaji peran Masjid Abdurrohim, hal ini karna kajian ini
termasuk kajian sosial, dalam garis besarnya kajian ini ingin mengungkapkan
bagaimana kebudayaan Islam dalam lingkungan TNI AU Lanud Adisutjipto
Yogyakarta. Teori yang digunakan adalah teori peranan sosial sebagai salah satu
konsep sosiologi paling sentral yang didefinisikan dalam pengertian pola-pola atau
norma-norma perilaku yang diharapkan dari orang yang menduduki posisi tertentu
dalam struktur sosial, dalam hal ini adalah masjid dan pengurus Masjid Abdurrohim
TNI AU Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah
heuristik, pengumpulan sumber melalui kajian pustaka dan wawancara. Kemudian
dilakukan verifikasi, interpretasi, dan penulisan.
Hasil penelitian ini, Pertama, Masjid Abdurrohim sebagai sumber aktifitas
kegiatan keagamaan Personel TNI AU Lanud Adisutjipto. semua aktifitas kegamaan
tidak lain dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman seluruh personel TNI AU
Lanud Adisujipto dalam pemahamannya terhadap agama, dengan mengadakan
kajian-kajian, baik dalam kajian mingguan bulanan bahkan tahunan, Kajian ini tidak
hanya dilaksanakan oleh personel TNI AU Lanud Adisutjipto, namun juga diikuti
muslimat komplek Lanud Adisutjipto, dan para purnawirawan TNI AU Lanud
Adisutjipto, selain itu Pengurus Masjid Abdurrohim Lanud Adisutjipto juga
melaksanan pendidikan dari anak-anak sampai remaja. ke Kedua, pengurus Masjid
Abdurrohim berperan penting dalam tradisi juang satuan TNI AU Lanud Adisutjito,
ataupun dalam masyarakat Komplek Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Dalam satuan
Personel TNI AU Lanud Adisutjipto melaksana upacara hari bakti Lanud Adisutjo
dengan beberapa agenda-agenda. Bagi masyarakat Komplek Lanud Adisutjipto
pengurus Masjid Abdurrohim sangat berperan penting dalam setiap acara keagamaan
yang ada di masyarakat komplek TNI AU Lanud Adisutjipto, baik pernikahan,
Pemakaman, tahlilan dana acara-acara ke agamaan lainnya
Auliya Abdurrohim Suwantika's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Auliya Abdurrohim Suwantika's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Auliya Abdurrohim Suwantika's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Peran K.H. Abdurrohim Al Baqir dalam mengembangkan Asrama Pesantren Ta'limul Qur'anil Adhim Bungah Gresik 1972-2003 M
Skripsi ini mengkaji tentang Peran K.H. Abdurrohim Al-Baqir Dalam Mengembangkan Asrama Pesantren Ta’limul Qur’anil Adhim Bungah Gresik 1972-2003 M. Dari judul tersebut muncul beberapa pembahasan yang menjadi kajian skripsi ini sebagaimana tercantum dalam rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimanakah Biografi K.H. Abdurrohim Al-Baqir (2) Bagaimana Sejarah dan Perkembangan Asrama Pesantren Ta’limul Qur’anil Adhim Bungah Gresik 1972-2003 M(3) Bagaimana Peran K.H. Abdurrohim Al-Baqir Dalam Mengembangkan Asrama Pesantren Ta’limul Qur’anil Adhim Bungah Gresik. Penulisan skripsi ini disusun dengan menggunakan metode penelitian sejarah yaitu heuristik (pengumpulan data), verifikasi (kritik terhadap data), interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan sejarah). Pendekatan yang digunakan penulis untuk menjawab permasalahan tersebut menggunakan pendekatan historis dan sosiologis yang bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja yang terjadi di masa lampau serta mengungkap segi-segi sosial dari peristiwa yang dikaji seperti peranan sosial, status sosial, dan sebagainya. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori peranan yang mendefinisikan peranan sebagai seperangkat harapan-harapan yang dikenakan pada individu yang menempati kedudukan sosial tertentu. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) K.H Abdurohim Al-Baqir merupakan anak yang lahir dari pasangan ibu Afifah dan ayah Baqir. Ia lahir di Gresik, pada tahun 1941 (2) Asrama Pesantren Ta’limul Qur’anil Adhim didirikan oleh K.H. Abdurohim Al-Baqir pada tahun 1972 karena diminta oleh Kiai Ali Maksum. Pesantren ini berkembang pesat hingga mempunyai ratusan santri dan telah menelurkan alumni-alumni berkualitas. (3) Peranan yang dilakukan K.H. Abdurrohim Al-Baqir dalam mengembangkan APTQ ialah menjadi penasehat spiritual, membekali santrinya ketrampilan, dan memberdayakan santri. Langkah-langkah yang dilakukannya cukup membuat pesantren APTQ makin berkembang dan maju
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Pembuatan Job MIx Formula untuk Porus Aspal dan Evaluasi Campuran dari Penerapan pada Jalan Lingkungan
ABSTRAK Yahya Abdurrohim, 2016.Pembuatan Job Mix Formula untuk Porus Aspal dan Evaluasi Campuran dari Penerapan pada Jalan Lingkungan. Skripsi. Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta Semakin berkembangnya zaman, lahan terbuka hijau sebagai daerah resapan air menjadi kurang, maka dikembangkan teknologi Aspal Porus sebagai perkerasan jalan yang ramah lingkungan. Komposisi penyusun Aspal porus terdiri dari agregat seragam, aspal dan filler. Untuk memperoleh hasil yang dapat digunakan di Lapangan maka perlu diadakan penghamparan berdasarkan data di Lab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Marshall Test, Porositas dan Densitas dari Aspal Porus di lapangan dan membandingkannnya dengan hasil uji di Laboratorium. Penelitian ini terdiri atas pengujian agregat, pengujian Aspal, dan pengujianhasil coring di Lapangan. Bahan yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Sungai Progo. Setelah didapatkan kadar aspal optimum kemudian dibuat benda uji di Laboratorium. Berdasarkan kadar aspal optimum di laboratorium di buat job mix Formula untuk skala Lapangan. Pada saat penghamparan di lapangan dilakukan pemadatan dengan tiga variasi gilasan. Kemudian dilakukan coring dan selanjutnya diuji di laboratorium. Dari Pengujian didapatkan nilai karakteristik Marshall Aspal Porus di Laboratorium dengan pengikat SBS E-60, yaitu stabilitas 643,98 kg, nilai densitas 1,7 gram/cc, nilai porositas sebesar 26,91 %, nilai flow sebesar 2,51 mm, dan nilai Marshall Quotient sebesar 265,07 kg/mm. Sedangkan pengujian hasil coring di lapangan mempunyai nilai yaitu stabilitas 199.91 kg, nilai densitas 1,67 gram/cc, nilai porositas sebesar 28.1 %, nilai flow sebesar 3,4 mm, dan nilai Marshall Quotient sebesar 59.64 kg/mm. KATA KUNCI: Aspal Porus, Aspal SBS E-60, Marshall Test, Porositas
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
DAKWAH MELAUI KESENIAN WAYANG KULIT (STUDI METODE KH. ABDURROHIM KI JOKO GORO-GORO DI DESA WONOWOSO KECAMATAN KARANG TENGAH KABUPATEN DEMAK)
Masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah bagaimana metode dakwah yang dilakukan oleh KH. Abdurrohim melalui kesenian wayang di Desa Wonowoso Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak.
Dalam menjawab permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan data yang paling menentukan hasil penelitian didapatkan dari tehnik wawancara dan dokumentasi....
- …
