1,722,223 research outputs found

    Peran Abdul Haris Nasution dalam Pembebasan Irian Barat (1957-1962)

    Full text link
    This article seeks to describe one of the Dutch-Indonesian conflict, the liberation of West Irian. The focus of this study is the role of Abdul Haris Nasution in the Liberation of West Irian in 1957-1962. The method used in this study is historical research method which is carried out through four stages: heuristic, criticism, interpretation, and historiography. Abdul Haris Nasution’s role in this event was taking over Dutch companies, establishing the National Front for the Liberation of West Irian (FNPIB) and becoming its chairman, also TNI diplomacy by buying weapons and mision abroad to hear other countries’ responses regarding West Irian

    Peran Abdul Haris Nasution dalam pembebasan Irian Barat (1957-1962)

    Full text link
    Konferensi Meja Bundar (KMB) sebagai platfrom Indonesia menuntut janji Belanda menyerahkan kedaulatan tidak berhasil menyelesaikan satu masalah yaitu Irian Barat. Setelah setahun, Irian Barat tetap dikuasai oleh Belanda. Perundingan Bilateral memang dilakukan tetapi tidak ada hasilnya karena Belanda selalu mempersulit. Untuk menyelesaikan masalah ini, Indonesia melakukan dua hal yaitu bidang diplomasi dan militer. Salah satu tokoh yang ikut berjasa terhadap upaya Pembebasan Irian Barat ini adalah Abdul Haris Nasution. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Pertama, latar belakang kehidupan dan karier militer. Kedua, posisi Abdul Haris Nasution dalam politik pada Kabinet “Karya” Djuanda, Kabinet Kerja I, II, dan III. Ketiga, peran Abdul Haris Nasution dalam pembebasan Irian Barat (1957-1962). Adapun Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang kehidupan, karier militer, beserta posisi Abdul Haris Nasution dalam Kabinet dalam upaya pembebasan Irian Barat, serta peranannya (1957-1962). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah empat tahapan metode penelitian sejarah yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Abdul Haris Nasution berasal dari Sumatera Utara dari keluarga pedagang. Memasuki usia sekolah, dia banyak membaca buku yang membuatnya tertarik pada politik dan militer. Dia bergabung dengan korps perwira cadangan Belanda dan memperoleh kepangkatan militer. Dia pun banyak mendapatkan penghargaan dari dalam maupun luar negeri. Posisinya dalam kabinet terkait Pembebasan Irian Barat, dalam Kabinet “Karya” Djuanda (1957-1959) sebagai KSAD, Kabinet Kerja I (1959-1960) dalam Menteri Kabinet Inti menjadi Menteri Keamanan Pertahanan. Selain itu, merangkap menjadi Menteri Negara Ex-officio sebagai Menteri atau KSAD, Kabinet Kerja II (1960-1962) terdaftar sebagai Menteri Anggota Kabinet Inti sebagai Menteri Keamanan Nasional juga masuk dalam Menteri Bukan Anggota Kabinet Inti sebagai Menteri atau KSAD, dan Kabinet Kerja III (1962-1963) menduduki Wakil Menteri Pertama dalam Bidang Pertahanan dan Keamanan sebagai Wakil Menteri Pertama Koordinator dalam Bidang Pertahanan dan Keamanan. Kemudian menjadi Menteri atau KSAD dalam bidang Keamanan dan Pertahanan. Adapun peranannya dalam Pembebasan Irian Barat yaitu pengambilalihan perusahaan-perusahaan Belanda, mendirikan Front Nasional Pembebasan Irian Barat dan menjadi ketuanya, serta diplomasi TNI dalam pembelian senjata dan misi ke luar negeri untuk mendengar respon negara-negara lain mengenai Irian Barat

    Abdul Haris Nasution dalam peristiwa Bandung Lautan Api 1946M

    Full text link
    Peristiwa Bandung Lautan Api merupakan salah satu bentuk perjuangan rakyat Bandung dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Turut serta Abdul Haris Nasution sebagai salah satu tokoh penting dalam perjuangan rakyat yang diakhiri dengan membumihanguskan kota. Sebagai Panglima Divisi III, Nasution bertanggungjawab atas keputusan bumi hangus kota setelah melalui intruksinya beberapa waktu sebelumnya. Berdasarkan uraian di atas, terdapat rumusan masalah sebagai berikut: pertama, bagaimana situasi dan kondisi kota Bandung sebelum dan sesudah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia 1945? Kedua, bagaimana posisi dan keterlibatan Abdul Haris Nasution dalam peristiwa Bandung Lautan Api? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui situasi dan kondisi kota Bandung sebelum dan sesudah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia 1945 sebagai kondisi peristiwa Bandung Lautan Api dan untuk mengetahui posisi dan keterlibatan Abdul Haris Nasution dalam peristiwa Bandung Lautan Api. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian sejarah yang pada pelaksanaannya dilakukan melalui empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sebagai hasil dari penelitian ini, diketahui Bandung menjadi tempat penyebaran berita terkait proklamasi Indonesia 1945. Masyarakat Bandung sangat antusias menyambut berita kemerdekaan yang belum lama diraih, meskipun keadaan kota masih belum aman dari pasukan Jepang yang berkeliaran. Dalam situasi semangat perjuangan, berita kehadiran sekutu untuk pendudukan kembali menjadi persoalan serius. Perjuangan dilanjutkan untuk memberikan perlawanan terhadap tentara sekutu yang mendesak penyerahan kota Bandung. Sebagai Panglima Divisi III Priangan, Nasution memimpin perlawan rakyat dan para pejuang, baik dengan mengangkat senjata ataupun berdiplomasi. Namun, Nasution kemudian mengambil sebuah keputusan untuk bumi hangus kota, supaya musuh tidak dapat menguasai kota secara utuh. Tanggal 24 Maret 1946, Bandung seperti Lautan Api dengan api yang menyala-nyala hampir di setiap sudut kota

    Abdul Haris Indrakusuma's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Abdul Haris Indrakusuma's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Jelitadarling.Co / Nurul Aqilah Abdul Haris

    Full text link
    Jelitadarling.Co is business that carries out business online for cosmetics products. Cosmetics product that now are trending which is lip matte. This lip matte have three code of colors , Balada, Klasik and Pop rock. This business provide a great deals with customers where they not have to pay expensive to be beauty. This product very convinient and customers can take care of their lips while make up

    Abdul Haris Indrakusuma's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    PEMANFAATAN MEDIA TAWAS, ARANG AKTIF DAN SISTEM AERASI PADA PENGOLAHAN LIMBAH SLUDGE DEMPUL DI INDUSTRI KAROSERI

    Full text link
    Abdul Haris Firmansyah. 2016. Pemanfaatan Media Tawas, Arang Aktif dan Sistem Aerasi pada Pengolahan Limbah Sludge Dempul di Industri Karoseri. TESIS. Pembimbing I : Dr. Mohammad Masykuri, M.Si, II : Inayati S.T, M.T, Ph.D. Program Studi Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta
    corecore