1,721,007 research outputs found
STRESS ANALYSIS PADA STAND SHOCK ABSORBERS SEPEDA MOTOR DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE INVENTOR 2015
Dudukan Peredam Kejut (Stand Shock Absorbers) pada sepeda motor ada dua bagian atas dan bawah. Stand Shock Absorbers pada bagian atas terdapat batang poros berguna untuk menyatukan Shock Absorbers dengan rangka. Sementara yang di atas untuk memperkuat garpu agar tetap pada posisinya saat bekerja meredam getaran[1]. Pemodelan Stand Shock Absorbers menggunakan Metode Elemen Hingga dengan pembebanan sebesar 1000 N, 63.135 N ke arah vektor X dan 998.005 N ke arah vektor Y. material yang digunakan Besi Tuang dengan Massa Jenis 7.15 g/cm3, Massa 0.0408248 kg, Luas Area 5182.95 mm2 dan Volume 5709.76 mm3. Analisis tegangan menggunakan Software berbasis elemen hingga Inventor 2015. Hasil simulasi dapat ditarik kesimpulan bahwa Tegangan (Stress) yang terbesar (Maksimum Stress) terjadi ke arah vektor ZZ dengan nilai 40.3231 MPa, Regangan (Strain) yang terbesar (Maksimum Strain) terjadi ke arah vektor ZZ dengan nilai 0.000313922 ul dan Perpindahan (Displacement) yang terbesar terjadi ke arah vektor Z dengan nilai 0.0195378 mm.svip5svip5halo777 ap
PEMBUATAN ALAT PENJERNIH AIR MENGGUNAKAN ARANG SEKAM PADI DI KAMPUNG YUDHA KARYA JITU KECAMATAN RAWA JITU SELATAN KABUPATEN TULANG BAWANG PROPINSI LAMPUNG
IDENTIFIKASI TIMBULAN SAMPAH MATERIAL PADA PROYEK PERUMAHAN
Abstrak
Dalam pelaksanaan sebuah proyek konstruksi, sisa material konstruksi adalah hal yang sering dijumpai. Baik itu proyek-proyek kecil maupun proyek skala besar, seperti proyek jalan, proyek gedung, proyek jembatan maupun proyek bangunan air. Selain perkembangan pembangunan gedung, pelaksanaan proyek perumahan juga semakin meningkat. Proyek perumahan walaupun tidak sekompleks bangunan gedung namun sampah konstruksi sudah menjadi permasalahan yang perlu diteliti. Penelitian ini membahas tentang sampah material yang terjadi pada pekerjaan proyek perumahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi timbulan sampah yang terjadi pada proyek perumahan. Penelitian dilakukan terhadap dua unit rumah pada satu proyek perumahan. Sampah material diperoleh dari perhitungan volume material terpakai dan volume kebutuhan material proyek. Sampah material yang diteliti berupa material dari pekerjaan struktur dan arsitektur proyek perumahan.Sampah material dibagi atas dua jenis yaitu sampah consumable material dan sampah non-cosumable material. Hasil penelitian menunjukkan sampah material rata-rata dua rumah yang terjadi pada consumable material yaitu bata (9.79%), keramik (7.89%),granit (8.76%), besi (2.25%),semen (4.44%) kerikil (7.03%), pasir (6.60%), dan genteng (7.78%), Sedangkan untuk non-consumable material terdiri dari material bekisting yaitu kayu (61.86%) dan triplek (73.68%).
Kata Kunci : Consumable, Non-Consumable, Sampah Materia
Penerapan Model View Controller (MVC) Dengan Framework Codeigniter Pada Sistem Informasi Booking Wisata Klangon
Special Klangon is the presence of a natural viewpoint of Mount Merapi from close range and become a favorite location for the biker mountain bike rider (mountain bike / MTB). The number of visitors who come to make managers overwhelmed to serve visitors because it still uses the management system manually by using stationery and books as a medium of recording transactions every day. The booking system there is still using sms and telfon to make mistakes when logging. The research that will be done is to convert management system in Klangon Tourism Village from manual system to computerized system. With the development of software development technology in the form of framework bebasis PHP is widely used that is Codeigniter (CI). The CI framework was developed to make it easier to develop applications. The structure of the CI Framework has implemented object-oriented programming concepts and the Models-Views-Controller (MVC) approach. This research uses CI in devel-oping this application with Waterfall method. Results Making Information System Booking Klangon Tour is an online booking process that provides information about any product that is in Klangon tourism and provide tour package information and price list of the package, Users can choose existing tour packages. Finally implementation can provide the functional benefits of online ticket management. Keywords—3-6 Tour, Klangon, booking, MVC, Codeignite
Karakterisasi Sifat Fisis Dan Mekanis Paduan Cu-20%Sn Produk Bilah Gamelan Melalui Proses High Pressure Die Casting
Perunggu merupakan material terbaik untuk pembuatan alat musik seperti lonceng, simbal drum, gamelan, senar gitar dan beberapa alat musik tiup seperti terompet, saxophone dan clarinet. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik melalui proses pengecoran high pressuredie casting dari bahan paduan Cu-20%Sn. Material uji selanjutnya diuji mekanik dan uji fisis dengan pengujian kekerasan, pengujian struktur mikro
Metode penelitian ini terdiri dari beberapa pengujian, diantaranya adalahpengujian komposisi kimia, pengujian kekerasan, dan pengujian struktur mikro, dan pengujian akuistik. Setelah dilakukan pengujian komposisi kimia, bahan diproses pengecoran HPDC dan tanpa HPD, masing- masing hasil pengecoran di buat 2 spesimen untuk uji kekerasan, dan strutuk mikro, uji akuistik. Hasil dari penelitian ini dianalisis nilai kekerasannya rata- rata adalah 97,4 HRBproses HPDC, dari pada bahan yang tanpa proses HPDC dengan nilai kekarasannya 71,2HRB. Hasil pengujian akuistik diperoleh nilai rata-rata frekuensi fundamental dari proses HPDC adalah 551Hz. Dan tanpa proses HPDC adalah 375,5Hz.Hasil pengujian struktur mikro pada bahan tanpa HPDC menunjukkan terdapatnya dislokasi, sedangkan bahan tanpaHPDC menunjukkan terjadinya rekristalisasi dan pertumbuhan butir.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing pengecoran HPDC dan tanpa HPDC memiliki karakteristik kekerasan, struktur mikro dan akuistik yang berbeda Dari masing-masing pengujian
STRESS ANALYSIS PISTON SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN SOFTWARE AUTODESK INVENTOR 2015
Modifikasi adalah cara merubah bentuk suatu benda atau barang dari bentuk awaldengan bentuk selanjutnya yang berbeda agar berbeda tanpa menghilangkan fungsi asli daribenda atau barang tersebut. Objek yang sering digunakan biasanya sepeda motor, sebagaicontoh modifikasi ruang bakar. Melihat kondisi di lapangan seringkali pada saat modifikasitidak menghiraukan atau tidak mengetahui bagaimana kerusakan akibat dari hasil modifikasiruang bakar tersebut. Akibatnya kerusakan pada ruang bakar sering terjadi seperti rusaknyapiston akibat thermal ataupun tekanan yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui pengaruh modifikasi ruang bakar terhadap tegangan, regangan, dan deformasipada piston. Penelitian ini menggunakan metode simulasi, dengan jenis sepeda motor merkHonda tipe Revo 100cc tahun 2008, dengan cara mengikis pada head cylinder. Nilaipengikisan tidak dikikis (standard); 0,1; 0,2; 0,3; 0,4 dan 0,5 mm. Hasil penelitian inimengakibatkan perubahan nilai kompresi di tiap ukuran pengikisannya dan akibat daripengikisan tersebut yaitu: 147 Psi dengan nilai tegangan 633,64 Mpa, regangan 0,00573415ul, deformasi 0,0228577 mm. 156 Psi dengan nilai tegangan 672,434 Mpa, regangan0,00608522 ul, deformasi 0,0242572 mm. 167 Psi, dengan nilai tegangan 719,849 Mpa,regangan 0,0065143 ul, deformasi 0,025976 mm. 177 Psi, dengan nilai tegangan 762,954Mpa, regangan 0,00690438 ul, deformasi 0,0275228 mm. 186 Psi, dengan nilai tegangan801,748 Mpa, regangan 0,00725545 ul, deformasi 0,028922 mm. 192 Psi, dengan nilaitegangan 827,611 Mpa, regangan 0,0079895 ul, deformasi 0,029855 mm..Kata kunci: Piston, Motor Bakar, Simulasi, Autodesk Inventor 2015, Modifikasi RuangBakar.</jats:p
SIMULASI PENGARUH FRICTION, SPEED, MATERIAL, DAN TEMPERATURE TERHADAP DAMAGE PADA BLOCK PRE FORMING DENGAN METODE TAGUCHI
Pada proses pembentukan logam damage dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu beban yang bekerja pada benda kerja, temperatur pemanasan awal, dan temperatur yang disebankan gesekan antara die dan material yang akan di lakukan pre forming. Proses metal forming bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu pengerjaan panas (hot working) dan pengerjaan dingin (cold working). Pada proses pengerjaan panas dan pengerjaan dingin logam mengalami deformasi plastis dan perubahan bentuk. Pada pengerjaan panas, gaya deformasi yang diperlukan adalah lebih rendah dan perubahan sifat mekanik juga tidak siknifikan. Pada pengerjaan dingin, diperlukan gaya yang lebih besar, akan tetapi kekuatan logam tersebut akan meningkat secara signifikan. Tren penggunaan simulasi semakin meningkat dikarenakan mampu memprediksi dan menggambarkan mekanisme proses serta mendapatkan optimasi proses pre forming. Studi yang dilakukan menggunakan simulasi 3 dimensi (3D) untuk memprediksi pengaruh variasi friction, speed, material, dan temperature terhadap damage pada block pre forming. Dari hasil simulasi menunjukkan nilai damage terbesar terlihat pada spesimen nomor 9 dengan nilai damage tertinggi sebesar 0,0302 pada variasi friction sebesar 0,2; speed punch 2 inc/s, material al 2xxx, dan temperature 122 °F. Nilai damage terendah terlihat pada spesimen nomor 6 dengan nilai damage tertinggi sebesar 0,0101 pada variasi friction sebesar 0,12; speed punch 2 inc/s, material al 1xxx, dan temperature 122 °F. Nilai load prediction terbesar terlihat pada grafik 1 dengan nilai 1470 klbf. Nilai load prediction terkecil terlihat pada grafik 6 dengan nilai 15
PENGARUH KOMPOSISI RESIN POLIESTER TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK KOMPOSIT PAPAN PARTIKEL ONGGOK LIMBAH SINGKONG
PENGARUH KOMPOSISI RESIN TERHADAP KEKUATAN MEKANIK PAPAN PARTIKEL YANG DIPERKUAT SERBUK KAYU AKASIA
Faktor yang mempengarui kualitas papan partikel antara lain adalah perekat dan serbuk kayu. Perekat dengan jenis resin merupakan perekat yang cukup kuat digunakan sebagai matrik pada papan partikel (Nuryawan,2009). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan komposisi yang ideal antara resin dan serbuk kayu akasia sehingga didapatkan sifat mekanik berupa kekuatan tarik dan kekerasan yang optimum. Resin yang dipakai adalah polyester dengan variasi komposisi 40%, 50%, dan 60 %. Tahapan penelitian ini di mulai dengan pembuatan alat hotpress dan cetakan untuk pembuatan papan partikel. Kemudian papan partikel dengan variasi komposisi resin yang berjumlah 18 spesimen dibuat specimen uji sesuai standar ASTM. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil nilai kekerasan rata- rata komposit papan partikel dengan komposisi resin 40%, 50%, dan 60 % berturut turut adalah adalah 67.8 HRR, 40.2 HRR dan 56.4 HRR. Nilai kekerasan tertinggi didapat pada komposisi resin 40% dikarenakan kekuatan pada materialnya lebih merata atau homogen, sehingga menghasilkan komposit dengan nilai kekerasan yang baik. Pada komposisi resin 50%, nilai kekerasannya terendah karena perekat terkonsentrasi pada satu daerah yang menyebabkan interface partikel dan perekat menjadi lemah, disamping itu perekat juga mempunyai sifat kristalin yang tinggi. Sedangkan dari hasil pengujian tarik didapatkan data pada komposisi resin 40%, 50%, dan 60 % bernilai 10,62 N/mm2, 0.76 N/mm2, dan 8.195 N/mm2. Dari hasil pengujian ini dapat disimpulkan bahwa nilai optimal didapat pada komposisi resin 40% baik kekerasan maupun uji tarik.</jats:p
- …
