1,721,102 research outputs found

    THE DEVELOPMENT STRATEGIES OF CASHEW INDUSTRY IN KENDARI CITY, SOUTHEAST SULAWESI

    Full text link
    The economic development of a region should refer to the agroindustry approach. An industry is not well developed due to the constraints of internal and external factors. This research aimed to identify the internal and external factors which could affect the development of cashew industry and determine the most effective alternative strategies applied in developing the cashew industry in Kendari Southeast Sulawesi Province. The data analysis technique used  Strength, Weakness, Opportuny and Threat (SWOT) methods. The results showed that the internal factors that most influenced the development of the cashew industry were availability of adequate labor and limited capital investment funds while the external factors that influence the development included the government support and limited access to markets. The alternative strategies of the cashew industry development in Kendari Southeast Sulawesi Province  include improving the marketing, maintaining the product quality and increasing the working capital.Keyword: development, strategy, cashew industry, SWOTAbstrakPembangunan ekonomi suatu daerah seharusnya mengacu pada pendekatan industri pertanian (agroindustri).  Suatu industri tidak berkembang dengan baik disebabkan oleh adanya hambatan faktor dari dalam maupun faktor dari luar.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi pengembangan indutri mete serta menentukan alternatif strategi yang paling efektif diterapkan dalam mengembangkan industri  mete di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis Strengtsh, Weaknesses, Opportunies and Threats (SWOT). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor internal yang paling mempengaruhi pengembangan industri mete adalah tersedianya tenaga kerja yang memadai dan dana investasi modal yang terbatas, sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi adalah dukungan pemerintah dan terbatasnya akses pasar. Adapun alternatif strategi pengembangan industri mete di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara adalah meningkatkan pemasaran, menjaga kualitas produk dan menambah modal kerja.Kata kunci: strategi pengembangan,industri mete, SWOT</p

    INVESTASI EMAS SYARIAH DALAM PERPEKTIF HUKUM ISLAM

    No full text
    Abstrak: Investasi Emas Syariah dalam Perpektif Hukum Islam. Bank Syariah menyediakan beberapa produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman yang semakin canggih, dengan adanya tekhnologi modern sekaligus persaingan di dunia global. Selain itu, pelaksanaan  produk-produk tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penyimpanan kekayaan. Seperti produk-produk penghimpunan dananya, penyaluran dana, dan pelayanan jasa keuangan. Namun dalam prakteknya ternyata tidak semuanya dapat dibenarkan oleh hukum Islam, oleh karena nya perlu dipahami lagi secara lebih mendalam supaya tidak melanggar hukum Islam yang telah ditetapkan demi kemaslahatan umat manusia. Produk perbankan yang sedang menjadi topik pembicaraan di masyarakat adalah investasi emas syariah. Tujuan  dalam tulisan Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan Investasi Emas di Bank Syariah,  dan untuk mengetahui keabsahan, keuntungan dan kelemahan dari produk Investasi Emas di Bank Syariah. Adapun dasar hukum dari investasi emas syariah adalah, Undang-Undang No. 21  Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, dan Fatwa DSN-MUI No.  77/DSN-MUI/VI/2010 tentang Jual-Beli Emas Secara Tidak Tunai. Surat Edaran BI (SE BI) Nomor 14/7/DPBS tanggal 29 Februari 2012 tentang Produk Qardh Beragunan Emas bagi Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah (UUS). fatwa DSN-MUI No. 25/DSN-MUI/III/2002 tanggal 26 Juni 2002 tentang Rahn dan Fatwa DSN MUI No. 26/DSN-MUI/III/2002 tanggal 28 Maret 2002 tentang Rahn Emas. Ada dua pendapat mengenai keabsahan dari investasi emas syariah, ada jumhur ulama yang membolehkan dan ada yang melarang

    Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 2-3 Tahun Di Desa Mattirotasi Kabupaten Maros

    Full text link
    Penelitian ini mendeskripsikan pemerolehan bahasa pada anak usia 2-3 tahun di desa Mattirotasi kabupaten Maros. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yakni penelitian yang bertujuan untuk memahami (to understand) fenomena atau gejala sosial dengan lebih menitik beratkan pada gambaran yang lengkap tentang fenomena yang dikaji daripada memerincinya menjadi variabel-variabel yang saling terkait. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode rekaman, observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah pemerolehan bahasa pada anak usia dini meliputi kata dan kelompok kata yang sesuai dengan makna dan fungsi bahasa dalam kehidupan sehari-harinya ketika berbicara dengan orang tua, saudara, teman-teman sepermainannya yang tinggal di sekitar tempat tinggal anak. Dan memperlihatkan bahwa dalam perkembangan bahasa anak bisa berbeda-beda pada setiap individunya, bisa berkembang cepat dan bisa juga berkembang dengan lamban, tergantung pada tingkat atau jenjang usianya, kemampuan orang tuanya dan lingkungan yang aktif untuk mengembangkannya.</jats:p

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBASIS MEDIA SMART APPS CREATOR PADA MATERI HORMAT DAN PATUH KEPADA ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI KELAS XI SMA NEGERI 7 LUWU TIMUR

    Full text link
    ABSTRAK Asriani, 2023. “Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Media Smart Apps Creator pada Materi Hormat dan Patuh Kepada Orang Tua dalam Pembelajaran PAI di kelas XI SMA Negeri 7 Luwu Timur ”. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo. Pembimbing (1) Bapak Prof. Dr. H. Sukirman Nurdjan, S.S., M.Pd. dan Pembimbing (2) Bapak M. Zuljalal Al Hamdany, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Media Smart Apps Creator pada Materi Hormat dan Patuh Kepada Orang Tua dalam Pembelajaran PAI di kelas XI SMA Negeri 7 Luwu Timur, dan untuk mengetahui keefektifan, validitas, kepraktisan dan praktikalitas media Smart Apps Creator dalam pembelajaran PAI di kelas XI SMA Negeri 7 Luwu Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan model Rowntree dengan tiga tahapan pengembangan yaitu perencanaan, pengembangan dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS 2 PI. Data pada penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara analisis kebutuhan peserta didik, validasi produk oleh ahli media, ahli materi, guru mata pelajaran PAI dan angket respon peserta didik. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data kevalidan dan analisis data kepraktisan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data dalam penelitian ini di ketahui bahwa keefektifan, validitas, kepraktisan dan praktikalitas produk dilakukan uji validitas oleh ahli materi, ahli media, guru mata pelajaran dan uji coba produk. Hasil validasi dari ahli media memperoleh persentase 80% dengan kategori sangat valid, hasil validasi dari ahli materi memperoleh persentase 94% dengan kategori valid, hasil validasi dari guru mata pelajaran memperoleh persentase 96% dengan kategori sangat praktis dan hasil validasi dari uji coba produk memperoleh persentase 81% dengan kategori sangat efektif. Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar Interaktif, Smart Apps Creato

    PEMBUATAN SISTEM PENGUKURAN SUDUT KEMIRINGAN BIDANG MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S51

    Full text link
    A equipment making of system angle measurement of inclination of horizontal flat has been made, it uses microcontroller AT89S51. This equipment can be used to know the level of inclination angle of flat and can be exploited to assist work of building in installation of floor, making of road, and making of aqueduct. The system consists of hardware and software. Hardware consists of potentiometer, analog to digital converter (ADC) 0804, microcontroller AT89S51, seven segment are used to present measurement angle. Software consists of program use language of assembly that is implemented at microcontroller. The prinoipal of system actifity is potentiometer will rotate to show inclination angle if put down at appropriate place of inclination of area

    Pengaruh Penggunaan Media Miniatur Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPA Kelas V MIN 3 Polman Kec. Tapango Kab. Polewali Mandar

    Full text link
    Berdasarkan analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif diperoleh nilai rata-rata peserta didik sebelum penggunaan media miniatur sebesar 50,28 dan rata-rata setelah penggunaan media miniatur 79,44. Hasil analisis statistik inferensial diperoleh t hitung 29,180 sedangkan untuk nilai t tabel sebesar 1,739 yang berarti bahwa t hitung > t tabel yaitu 29,180 > 1,739. Hal ini menunjukkan bahwa HO ditolak dan H1diterima. Bila ditinjau dari nilai signifikan H1 diterima apabila signifikan < α yaitu 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penggunaan media miniatur menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan media miniatur terhadap hasil belajar IPA peserta didik

    Pelaksanaan Pembelajaran Melukis Media Cat Air pada Kelas VIII SMP Negeri I Tompobulu Kabupaten Bantaeng

    Full text link
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan pelaksanaaan pembelajaran melukis media cat air pada siswa SMP Negeri I Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini menggambarkan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan menyesuaikan dan menggambarkan keadaan yang sebenarnya pada pelaksanaan pembelajaran melukis media cat air pada siswa kelas VIII SMP Negeri I Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah populasinya sebanyak 25 orang siswa kelas VIII.5 sekaligus menjadi sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini, adalah: 1) Kebanyakan belum mengenal teknik penggunaan cat air di dalam melukis. 2) Penggunaan warna hanya diambil sebagai pembatas objek yang dilukis tanpa melibatkan nuansa gelap terang. 3) Unsur-unsur dan prinsip-prinsip dalam melukis belum dapat dikuasai, hal ini terlihat dari goresan karyanya yang masih terlihat sangat kaku dan tidak proporsi di dalam melukis. 4) penggunaan cat air secara transparan dalam menerapkan pada lukisan belum dapat dimanfaatkan sebagaimana bahan itu digunakan dengan teknik transparan

    Uji Efek Ekstrak Metanol Daun Nangka (Artocarpus Integra Merr.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus Musculus) Jantan

    Full text link
    Telah dilakukan penelitian Uji Efek Ekstrak Metanol Daun Nangka (Artocarpus integra Merr.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus musculus) Jantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun nangka mempunyai efek dalam menurunkan kadar glukosa darah mencit yang diinduksi glukosa dan Menentukan konsentrasi yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah pada mencit. Pada penelitian ini digunakan 15 ekor mencit jantan yang yang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan, dimana tiap perlakuan terdiri dari 3 ekor. Kelompok I diberi Na CMC 1% b/v sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, dan III diberi ekstrak metanol daun nangka berturut-turut dengan konsentrasi 5% b/v, 10% b/v,dan 15% b/v, serta kelompok V diberi glibenklamid 0,002% b/v sebagai kontrol positif, yang sebelumnya telah di induksi larutan glukosa 10% lalu diukur kadar glukosa darahnya dengan menggunakan glukometer setelah 60 menit selama 5 jam berturut-turut. Data penurunan yang diperoleh diolah dengan uji statistik rancangan acak kelompok (RAK) dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun nangka dengan konsentrasi 10% dan 15% dapat menurunkan kadar glukosa darah
    corecore