1,720,968 research outputs found
PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI TERHADAP PROMOSI JABATAN PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MAJENE
This study aims to determine how the level of job satisfaction of the Regional Personnel and Training Agency of Majene Regency and the factors that have a relationship with the job satisfaction of the staff of the Regional Personnel and Training Agency of Majene Regency. Qualitative research focuses on how the level of job satisfaction of the Regional Personnel and Training Agency staff of Majene Regency. Data was collected by observation, questionnaire, and documentation techniques. Processed and analyzed quantitatively by presenting frequency tables and percentages to find out the percentage of respondents' answers partially to the indicators studied. The results showed that of the four factors that influence the level of job satisfaction of the Regional Personnel and Education and Training Agency staff of Majene Regency, the suitability factor of expertise with assignments turned out to not show employee job satisfaction, identity factor assignment meaning, task autonomy factor and feedback factor turned out support the work satisfaction of the apparatus
A Study of EFL Composing Process and Writing Strategies Employed by the Eleventh Year Students of MAN 2 Bulukumba
ABSTRACT
ASRIANA. A Study of EFL Composing Process and Writing Strategies Employed by the Eleventh Year Students of MAN 2 Bulukumba (Supervised by Haryanto and Muliati,M)
The study aimed at finding out information about the students’ activities in EFL composing process, and describing the writing strategies employed by the Eleventh year students of MAN 2 Bulukumba when writing.
The research approach applied in this study was descriptive qualitative design. The data was collected by using interview and observation. The collected data was analyzed by using Huberman an Miles’ model consisting of three steps, namely: data reduction, data display and conclusion drawing and verification.
The research findings showed there are at least five steps of EFL composing process, namely pre-writing, drafting, revising, editing and publishing. In pre writing, there were three activities used by the students, they were the background-reading, the brainstorming and the imaginary – dialogue. In drafting, the students developed their ideas by using describing, defining figurate, presenting factual information, presenting a process, citing examples and summarizing. In revising, the students revised their composition by using pronouns effectively, using repeat words skillfully, using relationship words and referring synonym and the meaning of words or phrases. In editing, the students edited vocabulary, spelling, grammar and content. In publishing, the students published their draft of document in school or class wall magazine, showing with friends or teacher, and saving in portfolio. There were two strategies used by the subjects. They included a) direct strategy, that involved memory; memory for unrelated sentences and memory for substance, cognitive; using resources, translation, transferring and recombining, and compensation; adjusting the message, using synonym, and giving stress or emphasis for information b) indirect strategy, that involved meta cognitive; linking with already material, planning for a language task, self-evaluation/correction, and peer correction, affective; anxiety about coming up with the appropriate words or phrases, spellings, grammars and structures, social; asking for clarification, asking for correction, asking for help and giving help.
ABSTRAK
ASRIANA. Kajian Tentang Proses Mengarang Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing dan Strategi Menulis Pada Kls 11 MAN 2 Bulukumba (Dibimbing oleh Haryanto and Muliati,M)
Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi tentang aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh siswa pada proses mengarang bahasa Inggris sebagai bahasa asing dan menggambarkan strategi-strategi menulis yang dikerjakan oleh siswa kls 11 pada MAN 2 Tanete Bulukumba.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan lembar observasi. Data yang dikumpulkan melalui model Huberman dan Miles, yang terdiri dari tiga langkah, yaitu: reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan dan verifikasi.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada lima langkah dalam proses mengarang bahasa Inggris sebagai bahasa asing , yaitu awal menulis, draft, revisi, edit dan publikasi. Dalam awal menulis, ada tiga aktivitas yang digunakan oleh para siswa yaitu: latar belakang bacaan, brainstorming dan imajinasi dialog. Dalam drafting, para siswa telah mengembangkan ide-ide dengan penjelasan, definisi, menunjukkan informasi faktual, menunjukkan suatu proses, contoh-contoh di perkotaan dan kesimpulan. Dalam revisi, para siswa telah merevisi penggunaan kata ganti, kata yang sering diulang, rujukan kata, persamaan kata dan makna kata. Dalam edit, para siswa telah mengedit kosakata, ejaaan, struktur kalimat dan isi karangan. Dalam publikasi, para siswa telah mempublikasikan tulisannya di majalah dinding sekolah atau kelas, memperlihatkan kepada guru atau teman dan menyimpannya sebagai portofolio. Ada dua strategi yang telah digunakan ole para siswa, yaitu a)strategi langsung meliputi memory yang terdiri dari memory untuk kalimat yang tidak teratur dan memory substansi, kognitif terdiri dari penggunaan referensi, terjemahan, transfer, gabungan, dan kompensasi terdiri dari penyesuaian informasi, penggunaan persamaan kata, pemberian tekanan pada informasi penting b)strategi tidak langsung meliputi metakognitif yang terdiri dari keterkaitan materi, perencanaan tes bahasa, evaluasi diri/koreksi dan koreksi berpasangan, afektif terdiri dari kecemasan terhadap kata atau frasa, ejaan, tata bahasa dan sosial terdiri dari meminta klarifikasi, koreksi, bantuan dan memberikan bantuan
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Filantropi Islam melalui Kegiatan Zis pada Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) di Makassar
The findings of this study indicated that the economic empowerment programs conducted by Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) were in the forms of Micro Business Assistance (BUM) and Group Economic Empowerment (the utilization of
commodities in agricultural, farm, and fishery sectors). The programs were carried out by utilizing Zakat, Infaq and Alms (ZIS) from zakat contributors. Despite the occurrence of various programs, it was evident from this research that BUM program remained the major program conducted by WIZ in which the implementation ot other programs could be considered to be less optimal. However, it was also apparent from this research that living standards of mustahik had increased as they obtained assistances from BUM program. Nevertheless, further efforts need to be done in order
for mustahik to be able to run their own business so that they could own their own money and fullfil their financial needs in the future
FAKTOR-FAKTOR KESULITAN TENAGA PENDIDIK DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DAN UPAYA MENGATASINYA DI SMAN 14 LUWU UTARA
ABSTRAK
Asriana, 2023 “Faktor-Faktor Kesulitan Tenaga Pendidik Menggunakan Teknologi
Informasi dan Komunikasi dan Upaya Mengatasinya di SMAN 14 Luwu
Utara”. Skripsi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah
dan Ilmu Kependidik an Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh
Dr. H. Alauddin, M.A. selaku pembimbing I, Ali Naharuddin Tanal, S.Pd.I.,
M.Pd. Selaku pembimbing II.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya beberapa pendidik dalam
mengajar tidak menggunakan teknologi informasi, dalam hal ini tidak menggunakan
atau memanfaatkan alat-alat elektronik seperti komputer atau laptop, mengisi nilai
secara manual tanpa input atau output data di SMAN 14 Luwu Utara sehingga penulis
ingin meneliti lebih dalam mengenai faktor yang menjadi kesulitan tenaga pendidik
dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana tuntutan
pekerjaan Tenaga pendidik di SMAN 14 Luwu Utara. Kendala dan kesulitan yang
dihadapi oleh Tenaga pendidik dalam upaya pelaksanaan tuntutan pekerjaan yang
menggunakan teknologi informasi dan komunkasi serta upaya yang dilakukan untuk
mengatasi kesulitan yang dihadapi oleh tenaga pendidik dalam melaksanakan tuntutan
pekerjaan di SMAN 14 Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif
deskriptif Dengan teknik Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan
dokumentasi dengan analisis data menggunakan reduksi data penyajian data dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan tenaga pendidik di
SMAN 14 Luwu Utara telah dihadapi dengan baik. Para tenaga pendidik telah mampu
menjalankan tugas-tugas mereka sesuai dengan tupoksi masing-masing dan dengan
fokus pada kemajuan pendidikan dan pengembangan sekolah. Dua kendala utama yang
sering dihadapi adalah kendala jaringan internet yang tidak stabil dan media TIK yang
tidak memadai. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala dan kesulitan adalah
pelatihan bagi tenaga pendidik dalam penggunaan TIK. Melalui pelatihan ini, tenaga
pendidik diberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk
mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Mereka diberikan
pemahaman tentang aplikasi dan perangkat lunak pendidikan yang relevan, serta
strategi pengajaran yang inovatif dengan menggunakan TIK.
Kata Kunci: Tenaga Pendidik, Teknologi informasi dan komunikas
ANALISIS PENDAPATAN MASYARAKAT PETANI NILAM DI DESA TO’BELA KECAMATAN POREHU
ABSTRAK
Asriana,2023. “Analisis Pendapatan masyarakat Petani Nilam Di Desa Tobela
Kecamatan Porehu”. Skripsi Program Studi Ekonomi Syariah
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam
Negeri Palopo. Dibimbing Oleh Zainuddin S.
Penelitian Ini Dilakukan Di Desa Tobela Kecamatan Porehu Kabupaten
Kolaka Utara. Rumusan Masalah Penelitian : (1) Bagaimana Pendapatan tanaman
nilamDi Desa Tobela Kecamatan Porehu (2)Bagaimana Kontribusi Tanaman
Nilam Terhadap Pendapatan Keluarga Petani Di Desa Tobela Kecamatan Porehu.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Pendapatan Petani
Tanaman Nilam Di Desa Tobela Kecamatan Porehu Dan Untuk Mengetahui
Kontribusi Pendapatan Tanaman Nilam Terhadap Pendapatan Di Luar Petani
Nilam Di Desa Tobela Kecamatan Porehu Kabupaten Kolaka Utara.
Metode penelitian yang digunakan jenis penelitian Kuantitatif.Sumber
Data yang digunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik Pengumpulan
Data dilakukan secara langsung dengan melakukan observasi untuk peninjauan
langsung pada lokasi penelitian, angket digunakan untuk memperoleh informasi
yang akurat mengenai pendapatan petani nilam dengan jumlah informan sebanyak
40 orang.
Hasil penelitian menunjukkan luas lahan tanaman nilam petani di desa
tobela kecamatan porehu kabupaten kolaka utara adalah 87 are, dengan jumlah
penerimaan petani sebesar Rp.14.845.375, jumlah biaya selama masa produksi
Rp.3.785.113 dan pendapatan petani sebesar Rp.11.063.269. kontribusi
pendapatan tanaman nilam terhadap pendapatan petani nilam 78% dan pendapatan
diluar tanaman nilam 22%. Hal ini menunjukkan bahwa sumber pendapatan
tanaman nilam merupakan sumber penghasilan petani yang memberikan
kontribusi yang cukup besar terhadap pendapatan keluarga petani di desa tobela
kecamatan porehu kabupaten kolaka utara. Implikasi penelitian untuk
mendapatkan hasil produksi yang lebih meningkat maka diperlukan peran dari
pemerintah atau instansi lain agar memberikan penyuluhan kepada petani tanaman
nilam cara yang baik dalam bercocok tanam terutama dalam membudidayakan
tanaman nilam agar dapat meningkatkan pengetahuan petani dan jumlah produksi
tanaman nilam akan meningkat.
Kata kunci : Pendapatan,Tanaman , Nila
Peraturan Daerah Bernuansa Syariah di Kabupaten Bone (Telaah Atas Hukum Tatanegara Islam)
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:1)Pemberlakuan Peraturan Daerah bernuansa syariah di Kabupaten Bone dalam hal ini Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Zakat, merupakan bentuk respon pemerintah Kabupaten Bone terhadap adanya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat, yang menganggap bahwa undang-undang tersebut belum efektif dan memerlukan peraturan pelaksanaan lebih lanjut di tingkat Kabupaten Bone, diberlakukanya aturan tersebut guna menjadi payung hukum dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Bone sehingga
pengelolaan zakat lebih optimal dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama untuk menuntaskan kemiskinan dan menghilangkan kesenjangan sosial. Hal ini juga relevan dengan masyarakat Kabupaten Bone yang mayoritas muslim yang membutuhkan jaminan hak-hak beragama yang bersumber dari nilai-nilai dan norma-norma agama islam.2)Hambatan atau kendala pelaksanaan Peraturam Daerah Kabupaten Bone Nomor 13 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Zakat, yaitu kurangnya kesadaran hukum masyarakat terhadap pengelolaan zakat oleh pemerintah dan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap
pengelolah zakat oleh pemerintah serta lemahnya sanksi terhadap wajib zakat.3)Kebijakan
yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Bone sejalan dengan hukum tatanegara islam dimana pemimpin atau penguasa sebagai khalifa Allah swt diperintahkan untuk menegakkan hukum Allah untuk mengatur kehidupan masyarakat. Dengan adanya aturan yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Bone untuk pengelolaan zakat, membenarkan adanya intervensi dan peran pemerintah untuk mengelolah dengan tujuan mensejahterakan dan melindungi terhadap kepentingan publik
TELAAH HUKUM TATA NEGARA ISLAM ATAS PERATURAN DAERAH BERNUANSA AGAMA (SYARIAH)
Penyelenggaraan pemerintah daerah memerlukan aturan hukum sebagai landasan dalam melaksanakan segala urusan pemerintahan daerah. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pemberlakuan peraturan daerah yang memiliki nuansa agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis, sosiologis, dan normatif syar’i. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Zakat, merupakan respon pemerintah Kabupaten Bone terhadap Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat, yang dianggap belum efektif dan memerlukan peraturan pelaksanaan lebih lanjut di tingkat kabupaten, Perda tersebut diharapkan dapat mendorong agar pengelolaan zakat dapat lebih optimal, sehingga potensi zakat yang sangat besar dapat dimanfaatkan dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan menghilangkan kesenjangan sosial. Hambatan atau kendala pelaksanaan Perda Pengelolaan Zakat, yaitu kurangnya kesadaran hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat oleh pemerintah dan lemahnya sanksi bagi wajib zakat. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Bone sejalan dengan hukum tatanegara Islam, di mana pemimpin atau penguasa sebagai khalifah diperintahkan untuk menegakkan hukum Allah SWT untuk mengatur kehidupan masyarakat. Peraturan Daerah Nomor 13 tahun 2009 tentang Pengelolaan Zakat merupakan salah satu instrumen hukum bernuansa agama yang diberlakukan di Kabupaten Bone dalam upaya menghimpun zakat untuk selanjutnya dikelola dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat.Kata Kunci: Agama; Hukum Tata Negara Islam; Peraturan Daera
ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI KAWASAN PESISIR DAERAH PANGANDARAN JAWA BARAT
Pangandaran, Jawa Barat diketahui merupakan daerah rawan gempa karena sebelah selatan berbatasan langsung dengan samudra hindia yang merupakan salah satu zona subduksi yaitu daerah rawan gempa. Dampak yang dihasilkan dari gempa bumi ini adalah likuifaksi. Likuifaksi merupakan fenomena naiknya tekanan air pori yang mengakibatkan jenis tanah berubah dari solid ke liquid dan tegangan efektifnya berkurang atau menghilang.
Analisis potensi likuifaksi dilakukan untuk memprediksi adanya penurunan pada tanah setelah terjadinya gempa bumi dikawasan pesisir pangandaran. Analisis manual dilakukan menggunakan metode Seed (dalam Youd dkk 2001) dimana dilakukan validasi antara daerah kawasan pesisir pangandaran dengan PGA 0,5g dan 0,20g untuk PGA di kota Fukui-Jepang menggunakan data N-SPT, serta dilakukan perhitungan menggunakan aplikasi Geostudio 2004 model Quake/w dengan 2 tahap yaitu initial static dan dynamic yang diberi variasi gempa dan beban yang berbeda.
Hasil dari analisis perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan metode Seed, untuk daerah kawasan pesisir Pangandaran dengan nilai PGA 0,5g menggunakan angka keamanan sebagai patokan dengan nilai keamanan 1,55 dimana angka keamanan bernilai 1, sehingga untuk daerah kawasan Pangandaran tidak terjadi potensi likuifaksi sedangkan untuk kota Fukui-Jepang nilai PGA 0,2g menggunakan kerapatan relatif sebagai patokan dengan nilai 0,22lb/in untuk kerapatan relatif, nilai yang berada kurang dari 70% akan mengakibatkan potensi likuifaksi. Pada penggunaan Geostudio 2004 pada daerah Pangadaran dengan variasi gempa yang semakin tinggi, tekanan air porinya semakin tinggi secara signifikan dan daerah Pangandaran berpotensi likuifaksi, sedangkan pada daerah validasi dengan beban eksternal yang bervariasi, tekanan air porinya semakin kecil dan tidak berpotensi likuifaksi.
Kata kunci : Likuifaksi, metode seed, geostudio 2004, percepatan gemp
PENERBITAN SURAT BERLAYAR DI KANTOR PELABUHAN KELAS III JENEPONTO
The aim of this research is to obtain an overview of the implementation of the policy for issuing sailing approval letters at the Jeneponto Class III Port Organizing Office. The population in this study were the parties involved in the issuance of the Sailing Approval Letter, consisting of all employees at the Jeneponto Class III Port Organizing Office, totaling 18 people and port service users, totaling 15 agents. The data analysis carried out was frequency distribution. The research results show that: a. Communication is good in terms of 1) Intensity of socialization of regulations for issuing sailing approval letters, 2) Consistency in policy orders for issuing sailing approval letters and 3) Clarity of communication between officers and port service users; b. Resources are good in terms of: 1) the ability and availability of human resources implementing the policy for issuing sailing approval letters, 2) the facilities needed to support the implementation of the policy for issuing sailing approval letters: c. Attitude (disposition) is good in terms of: 1) attitude of officers and port service users, 2) response of officers and 3) discipline of officers; d. The bureaucratic structure is good in terms of: 1) implementation of SOPs, 2) division of tasks, and 3) coordination of officer
Analysis on Soil Liquefaction Potential in Pangandaran Coastal Area West Java
Pangandaran, West Java is well known as an earthquake prone area. The impact of an earthquake in a coastal area which contains saturated sand soil is liquefaction potential. This phenomenon occurs when earthquake hits, the water pore pressure increases and the effective stress becomes nil then the soil loss its shear strength. With the objective to study the liquefaction potential in Pangandaran coastal area, this analysis was conducted. Two kinds of analysis were performed by manually calculation method and using Quake Geostudio program. Seed’s method based on safety factor as a key control to determine the liquefaction potential was used. This method requires N-SPT data. The result of the analysis showed that based on Seed method with a value acceleration of earthquake is 0,5g, FS value is 1,55. This value means that Pangandaran coastal area is not susceptible to liquefaction. From the analysis using Quake, as ground acceleration increases, pore water pressure also increases. It means the higher of ground acceleration can have liquefaction potential. Keyword : Liquefaction, Seed method, ground acceleration, Pangandara
- …
