1,722,115 research outputs found

    La Russie et les biens de l'Église arménienne

    No full text
    Ditchian Apik. La Russie et les biens de l'Église arménienne. In: Échos d'Orient, tome 7, n°44, 1904. pp. 5-17

    apik / abik-beere

    No full text
    bakeapple nFile at: 'bakeapple-berry' Vor den Hunderbeeren wurde gewarnt, denn sie sollten Leibweh und Erbrechen verursachen, weshalb auch Lea unsre Sammelergebnisse sorgsam pr�fte. Die k�stlichste aller Beeren aber war die Apik-Beere (norweg. Multe-beer). Sie war in gr�sserer Zahl im sumpfigen Uferstreifen am Fusse der Sophie zu finden.MAY 19 1989 W.J. KIRWINUsed I and SupUsed Sup2Used Supbaked apple, bake(d) apple berry, BAKING APPLE, BOG-APPLE, cloudberry. baygapple, appik, Apik-Beere, AkbikChecked by Suzanne Power on Mon 19 Oct 201

    Service Quality Interior Caffe CV. Apik Kayu Banjardowo Jombang Village

    Get PDF
    This study aims to determine the effect of service quality (reliability, responsiveness, assurance, empathy, physical evidence) on consumer satisfaction at CV. Kayu Apik and the most dominant variables affect consumer satisfaction CV. Apik jombang wood. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. There are two sources of data in this research, namely primary and secondary data. The data collection used by the author in this research is purposive sampling. Data collection techniques were carried out by interview, observation, and documentation. In this study, the research instruments were: the researcher himself as the main instrument, interview guidelines, and field notes. The data analysis technique used is descriptive analysis of the results of the interview, the researcher will describe and analyze based on the theoretical framework used in this study. The data validity technique used by the researcher is triangulation. Triangulation is a technique of checking the validity of data that utilizes something other than the data for checking purposes or as a comparison against the data. The results show that the effect of service quality (trustworthiness, responsiveness, assurance, empathy, physical evidence) on customer satisfaction at CV. Kayu Apik is very good and the most dominant variable influencing consumer satisfaction CV. Kayu Apik Jombang is the dimension of Reability and Assurance. &nbsp

    KONSEP APIK DALAM KOREOGRAFI WAYANG BABAR

    Get PDF
    This article is titled “KONSEP APIK DALAM KOREOGRAFI WAYANG BABAR”. It aims to explain choregraphic concept of wayang babar. In order to make it possible the article needs the medium of co continuity and development of traditional wayang orang. The concept of APIK is Artistic, performance, inovatif, and communicative. The APIK concept is arts workers of wayang babar’s choregraphic for the future of wayang wong show. Furthermore, the play is shown by wayang babar of inovatif performance of wayang babar from the modification of wayang wong, using the story, dance, and stage to choregraphy concept

    Perkembangan sistem pendidikan Pondok Pesantren Apik Kaliwungu Kendal

    Get PDF
    Berbicara mengenai pondok pesantren tidak bisa terlepas dari pendidikan agama yang ditekankan di dalamnya. Dalam mendidik para santrinya, pondok pesantren memerlukan usaha keras mengingat dewasa ini banyak anak-anak hingga orang dewasa yang sudah tidak tertarik dengan dunia pesantren. Banyak pondok pesantren yang runtuh karena perkembangan jaman tidak diimbangi dengan inovasi-inovasi dalam dunia pesantren khususnya dalam sistem pendidikannya. Pondok pesantren yang memiliki sistem pendidikan yang terus berubah ke arah lebih baik akan diimbangi pula dengan prestasi pendidikan yang baik dan mampu untuk memberikan persepsi positif dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini mengambil fokus masalah: 1) Bagaimana perkembangan sistem pendidikan Pondok Pesantren APIK Kaliwungu Kendal. Dengan demikian penelitian akan terfokus pada sistem yang digunakan dalam pondok pesantren APIK dengan terarah paa fokus penelitian. Pondok pesantren APIK adalah salah satu pondok pesantren besar yang berada di kecamatan Kaliwungu. Pondok pesantren yang telah berdiri selama 1 abad ini telah mengalami perkembangan pendidikan yang sangat baik sehingga hingga sekarang tetap eksis dengan ribuan santrinya. Diantara perkembangan tersebut adalah adanya sistem pondok pesantren salaf, adanya sistem madrasah, ada pula sistem pendidikan formal yang digunakan sebagai salag satu fasilitas bagi santri yang ingin mendapatkan ijazah pendidikan formal. dan yang paling terbaru adalah sistem Pendidikan Diniyah Formal yang merupakan perpaduan madrasah dengan sekolah formal yang telah dirancang oleh kementrian agama. Dengan artian bahwa lulusan pondok pesantren APIK dapat bersaing dengan sekolah formal pada umumnya. Kekhawatiran masyarakat luas pada umumnya tentang lulusan pesantren sulit untuk bersaing di era globalisasi sekarang ini dapat dijawab di pondok pesantren APIK. Dengan bukti bahwa lulusan pondok pesantren APIK dapat besaing dengan lulusan sekolah formal sehingga sampai sekarang ini pondok pesantren APIK tetap berdiri kokoh untuk mendidik masyarakat muslim ke arah yang lebih baik

    Pengenalan Aplikasi Si Apik Bagi Umkm Warung Manisan Pak Agung

    Get PDF
    Si Apik application is a digital innovation designed to facilitate the management of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). This journal discusses the implementation and impact of using the Si Apik application at Warung Manisan Pak Agung, an MSME engaged in the sale of traditional sweets. This study uses qualitative methods, involving in-depth interviews with the owner and customers, as well as direct observation of the store's operations. The results of the study show that the use of the Si Apik application not only increases operational efficiency, such as stock management and transaction recording, but also has a positive impact on customer satisfaction through faster and more accurate services. These findings indicate the significant potential of the Si Apik application in supporting the digital transformation of other MSMEs in Indonesia

    Analisis pembiayaan murabahah di Bank Wakaf Mikro Apik Kaliwungu Kendal

    Get PDF
    Bank Wakaf Mikro didirikan di lingkungan pondok pesantren merupakan upaya mengembangkan lembaga keagamaan yang dekat dengan masyarakat dengan harapan pimpinan pondok pesantren sebagai sosok pemuka agama di lingkungan masyarakat mampu mempengaruhi masyarakat di sekelilingnya untuk mengajukan pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro. Salah satunya adalah lembaga keuangan Bank Wakaf Mikro APIK Kaliwungu Kendal yang berada di Pondok Pesantren APIK di Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal. BWM APIK Kendal merupakan salah satu dari puluhan lembaga keuangan mikro syariah. Berdasarkan data yang dilansir oleh Bank Wakaf Mikro di laman lmsbwm.id terdapat 60 yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Selain itu, jumlah pembiayaan kumulatif yang telah dikucurkan oleh BWM secara nasional telah mencapai 74,4 Miliar dengan nasabah sebanyak 48.8 ribu . Angka yang cukup besar bagi lembaga keuangan mikro syariah dengan melibatkan pondok pesantren sebagai lembaga kultural untuk membantu perekonomian umat. Keberadaan Bank Wakaf Mikro APIK di Kaliwungu Kendal dalam proses akad murabahah dengan nasabah yang notabene warga sekitar tentu memiliki interest tersendiri. Pada penelitian ini, penulis mengajukan pertanyaan untuk rumusan masalah tentang, pertama mengenai pengelolaan lembaga keuangan dengan akad yang pembiayaan ultra mikro guna memenuhi kebutuhan umat perspektif hukum Islam. Kedua, peran Bank Wakaf Mikro di pesantren terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar di masa pandemi Covid-19 dan model pengelolaannya sudah sesuai sesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah yang telah ada. Metode penelitian pada riset ini penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal. Proses pendekatan ini menggunakan disiplin ilmu di luar hukum untuk menelaah keberadaan hukum yang berlaku. Prosesnya menggunakan peneliti lapangan (field research), di mana peneliti observasi ke Bank Wakaf Mikro APIK Kaliwungu Kendal untuk mempelajari, menganalisis, menafsirkan, dan menarik fenomena yang ada di lapangan dikarenankan covid-19, penulis melakukan menelitian melalui laman daring dan mewawancarai via surat elektronik. Pendekatan penelitian kualitatif dengan menghasilkan data deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa pembiayaan ultramikro yang dilakukan oleh Bank Wakaf Mikro APIK Kaliwungu Kendal harus menjadi anggota terlebih dahulu dan aktif dalam membayar simpanan wajib. Kemudian baru bisa melakukan pembiayaan ultra mikro. Tinjauan hukum Islam atas pembiayaan murabahah di Bank Wakaf Mikro APIK Kaliwungu Kendal sudah sesuai dengan fatwa DSN-MUI nomor 119/DSNMUI/II/2000 tentang aka murabahah berdasarkan prinsip syariah setiap pelaksanaan akad murbahah yang ada di Bank Wakaf Mikro APIK Kaliwungu Kendal sudah sesuai dengan fatwa DSN-MUI

    EDUKASI PENCATATAN KEUANGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SI APIK PADA UMKM RENGGINANG HJ.ISAH DESA PUSPASARI KECAMATAN PEDES

    No full text
    Tujuan Penulisan artikel ilmiah ini untuk mengenalkan kepada UMKM RengginangHj.isah mengenai aplikasi SI APIK atau aplikasi pencatatan informasi keuanganmetode yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan metode deskriptifadalah pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.Permasalahan yang di hadapi UMKM kurangnya pemahaman dalam melakukanpencatatan keuangan dan menyebabkan uang usaha tercampur dengan uang pribadi.diharapkan dapat membantu kebutuhan UMKM mengenai proses pencatatan danpelaporan keuangan, sehingga UMKM dapat mengetahui laba atau rugi yang didapatkan oleh UMKM aplikasi Si Apik dapat di gunakan dengan mudah serta dapatmemenuhi kebutuhan sistem akuntansi pada UMKM Rengginang Hj.isah serta denganadanya aplikasi Si Apik UMKM tidak perlu susah payah untuk melakukan penyusunanlaporan keuangan karena pada aplikasi Si Apik sudah otomatis membuat laporankeuangan sendiri

    PERAN LEMBAGA BANTUAN HUKUM APIK DALAM PEMBERIAN BANTUAN HUKUM PADA KASUS PERCERAIAN DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Problematika dalam permasalahan perceraian sering dihadapi oleh kaum miskin, sehingga dibutuhkan peran Lembaga Bantuan Hukum dalam penyelesaian kasus perceraian tersebut. Peranan dalam pemberian bantuan hukum dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum. Salah satu LBH yang memberikan bantuan hukum tersebut adalah LBH APIK Yogyakarta. Secara khusus, LBH APIK Yogyakarta memfokuskan pada masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi dan hanya diperuntukkan bagi perempuan pada kasus perceraian. Penelitian ini untuk melihat Mengapa LBH APIK Yogyakarta hanya menangani kasus perceraian terhadap perempuan serta Bagaimana efektifitas peran LBH APIK Yogyakarta dikaitkan dengan UU No.16 Tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum.. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research), yaitu penelitian yang dilakukan di LBH APIK Yogyakarta. Penelitian ini menggali bagaimana peran LBH APIK Yogyakarta dalam pemberian bantuan hukum terhadap kasus perceraian. Penelitian ini kualitatif, bersifat deskriptif-analitik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur terhadap penyelenggara bantuan hukum yang ada di LBH APIK Yogyakarta. Data yang diperoleh dianalisis secara induktif, kemudian ditarik kesimpulan secara umum dengan jenis penelitian yuridis-empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) argumentasi LBH APIK Yogyakarta hanya khusus klien perempuan karena; perempuan merupakan pihak yang selalu dirugikan dalam perceraian, mayoritas perempuan tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan kasus hukumnya sendiri, dan secara Role Playing perempuan merupakan aktor yang tertekan setelah mengalami perceraian. (2) pelayanan yang diberikan LBH APIK Yogyakarta berdasarkan Substansi Hukum terdapat kurangsesuaian pada Pasal 3, Pasal 4 ayat (2) dan Pasal 20 UU No.16 Tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum, berdasarkan Struktur Hukum sudah sesuai dengan Pasal 6 dan 7 UU No. 16 Tahun 2011, serta berdasarkan Budaya Hukum masyarakat Yogyakarta sadar betul akan pentingnya LBH, mereka menyadari bahwa pengadilan bersifat pasif dan LBH bersifat aktif untuk memecahkan masalah hukum masyarakat

    Kepemimpinan kiai dalam pengembangan Pondok Pesantren APIK Kauman Kaliwungu Kendal

    Get PDF
    Pengasuh pondok dan santri merupakan dua elemen yang saling terkait,. Berkembang dan tidaknya sebuah pesantren salah satunya dipengaruhi oleh “pengasuh”. Demikian hal-nya dengan Pondok Pesanteren APIK Kauman Kaliwungu Kendal. Penelitian ini mengambil fokus permasalahan tentang; 1. Bagaimana kepemimpinan Kiai dalam pengembangan pondok pesantren APIK Kauman Kaliwungu Kendal ? dan 2. Bagimana hasil pengembangan pondok pesantren APIK Kauman Kaliwungu Kendal ? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan KH. M. Sholahuddin Humaidullah Irfan dalam pengembangan pondok pesantren yang dipimpinnya serta apa hasil dari pengembangannya. Pondok Pesantren Salaf Apik Kauman Kaliwungu Kendal menjadi objek penelitian karena adanya perubahan yang signifikan dari pondok pesantren salaf berkembang menjadi pondok pesantren semi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, subjek penelitian ini adalah pengasuh pondok serta pengurus Pondok Pesantren Salaf Apik, pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, peneliti merupakan instrument utama dalam melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi, teknik yang dilakukan dalam analisis adalah deskriptif kualitatif dan mensajikan sesuai kejadian di lapangan, trianggulasi yang digunakan untuk keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini menyimpulkan, 1. Kiai Muhammad Sholahuddin Humaidullah dalam mengembangkan pondok pesantrennya yaitu dengan menerapkan kepemimpinan otokratik, paternalistik, kharismatik, responsif atau ijtihadi dan kepemimpinan yang demokratis yang tetap mengacu pada visi, misi, serta tujuan didirikannya Pondok Pesantren Salaf APIK, yaitu tafaqquh fi al-dīn yang berlandaskan ajaran ahl al-sunnah al-jamāáh. Kepemimpinan tersebut merupakan pendekatan gaya kepemimpinan yang menekankan pada perilaku seorang pemimpin yang fokus apa yang dilakukan oleh pemimpin dan bagaimana cara bertindak dan ia lebih dominan pada kepemimpinan responsif demokratis; 2. Hasil dari pengembangan Kiai Muhammad Sholahuddin Humaidullah yakni berupa pengembangan yang meliputi kurikulum campuran agama dan umum (Pendidikan Diniyyah Formal), pengembangan terpadu, yakni dengan adanya “Bank Wakaf Mikro”, dan pembangunan sarpras
    corecore