61 research outputs found

    Kesenian Jaranan Turonggo Yakso Sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis.

    No full text
    RINGKASAN Puguh Triworo, Andri. 2018. Kesenian Jaranan Turonggo Yakso sebagai sumber inspirasi penciptaan karya seni lukis. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Triyono Widodo, M.Sn.   Kata Kunci : Keseniaan, Turonggo Yakso, Penciptaan, Karya Seni Lukis. Kabupaten Trenggalek memiliki kesenin jaranan yakni Kesenian Jaranan Turonggo Yakso. Munculnya Kesenian Jaranan Tari Turonggo Yakso mempunyai latar belakang sejarah yang terkai erat dengan upacara adat di Kecamatan Dongko (daerah awal lahirnya Kesenian Jaranan Turonggo Yakso) yang disebut Upacara Baritan. Hal tersebut adalah alasan penulis mengambil tema Turonggo Yakso karena untuk mengangkat salah satu kesenian Kabupaten Trenggalek. Kesenian Jaranan Turonggo Yakso hanya di kenal masyarakat Trenggalek saja. Padahal potensi budaya yang terkandung pada pagelaran tersebut mendalam terutama unsur kebudayaan jawa. Mengenalkan Kesenian Jaranan Turonggo Yakso lewat karya seni diharapkan dapat mudah diterima masyarakat luar Trenggalek khususnya para generasi muda. Oleh karena itu pencipta menjadikannya sumber ide atau gagasan dalam penciptaan melalui karya seni lukis. Metode penciptaan yang digunakan menggunakan metode Alma Hawkins yang memiliki tiga tahapan, yaitu eksplorasi, berupa kegiatan pengamatan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan unsur tematik yang akan diangkat. Kemudian eksperimentasi, berupa pembentukan beberapa rancangan yang diseleksi untuk diwujudkan dan dipakai sebagai acuan dalam penciptaan karya. Serta pembentukan, berupa penerapan sketsa pada bidang kanvas. Penciptaan ini menghasilkan 6 karya seni lukis yang berjudul Do’a kepada Sang Hyang, Penampakan Sang Ksatria Yakso, si Dadung Awuk, Laskar Celeng, Berhala dan Kemenangan Dadung Awuk dengan media estetik berupa titik, garis, bentuk dan ruang, warna, serta tekstur sebagai simbolisasi dari konsep. Berdasarkan hasil penciptaan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru kepada pencipta maupun orang lain dalam mempelajari karya seni lukis bertema kesenian  jaranan turonggo yakso sehingga diharapkan dapat menambah wawasan kepada masyarakat tentang kesenian yang ada dikabupaten Trenggalek

    PERBANDINGAN METODE LEAST SQUARES SUPPORT VECTOR MACHINES DAN BACKPROPAGATION DALAM PERAMALAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG)

    No full text
    Pada saat sekarang ini banyak sekali perusahaan atau lembaga – lembaga yang telah menganggap penting peran pasar modal dalam bidang perekonomian. Jenis pembelian modal yang masih banyak dilakukan adalah seperti pembelian tanah, emas, atau uang, sedangkan pembelian modal saham adalah pembelian yang sah dan sangat menarik untuk dilakukan. Modal harga saham sangat menarik dilakukan karena kita dapat memilih model investasinya, yaitu bisa jangka panjang atau jangka pendek. Peramalan harga saham sulit dilakukan secara manual oleh manusia, ini dikarenakan pergerakan harga saham tidak selalu stabil dan pergerakan harga saham terjadi setiap hari. Para investor akan sangat terbantu dengan adanya sebuah model peramalan untuk meramalkan harga saham. System peramalan ini sangat berguna karena dengan adanya system peramalan tersebut investor dapat mengurangi nilai kerugian dan dapat memaksimalkan keuntungan. Sistem peramalan ini akan dibuat menggunakan dua metode, yaitu metode Least Square Support Vector Machine (LSSVM) dan Backpropagation. Disini kita akan membandingkan Mean Square Error(MSE) dan waktu dari dua metode tersebut, sehingga kita dapat memberikan model terbaik untuk digunakan oleh para investor. Kedua metode ini menghasilkan nilai yang cukup baik untuk digunakan oleh para investor. Pada metode LSSVM menghasilkan MSE yang cukup rendah yaitu 0.00025445 akan tetapi membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu 890.188770 detik, sedangkan metode Backpropagation hanya membutuhkan waktu 19 detik akan tetapi nilai MSE yang dihasilkan lebih tinggi, yaitu 0.0395

    Designing a Firefighter Motorcycle as an Effort to Provide an Early Response to Fire Disaster / Himawan Hadi Sutrisno and Triyono

    No full text
    As an effort to mitigate the fire disaster especially in densely populated areas with very narrow accesses, the author attempted to design a firefighter motorcycle by fulfilling the minimum equipment requirements for a firefighter motorcycle. In the process of the design, the type of the pump, the pump clutch, the pump bracket, and the dimensions of outlet and inlet pipes as well as the placement/storage of the hose and the fireproof suit in the motorcycle became the factors that were put into consideration. The motorcycle was also equipped with other firefighting equipment which would not ergonomically interfere with the motorcycle’s normal performance. This type of firefighter vehicle may be effective for such areas and suitable for an early response to the fire disaster due to its swift mobility to the fire location

    Motivasi Siswa Memilih Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi motivasi siswa memilih Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMA Muhammdiyah 7 Yogyakarta tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode survey, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammdiyah 7 Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI yang masih aktif mengikuti pembinaan pada Kelas Khusus Olahraga (KKO) kelas X dan XI SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta yang berjumlah 54 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang dituangkan dalam bentuk persentase kategori. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi siswa memilih Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta dalam kategori sangat tinggi dengan tingkat persentase 80,18% dan rerata 118,67 dalam kategori sedang, dengan faktor motivasi intrinsik berada di kategori sangat tinggi sebesar 81,70% dan rerata 62,09 dalam kategori sedang dan faktor ekstrinsik berada pada kategori tinggi sebesar 78,47% dan rerata 56,60 dalam kategori sedang

    The relocated catalog of the 2022 Pasaman (West Sumatra) earthquake

    No full text
    The relocated catalog of the 2022 Pasaman (West Sumatra) earthquake Please refer to: Supendi, P., Rawlinson, N., Prayitno, B.S., Sianipar, D., Simanjuntak, A., Widiyantoro, S., Palgunadi, K.H., Kurniawan, A., Shiddiqi, H.A., Nugraha, A.D., Sahara, D.P., Daryono, D., Triyono, R., Adi, S.P., Karnawati, D., Daniarsyad, G., Ahadi, S., Fatchurochman, I., Anugrah, S.D., Heryandoko, N., Sudrajat, A. (2022). A hidden fault revealed by the February 25, 2022 (Mw 6.1) Pasaman Earthquake, West Sumatra, Indonesia, Physics of the Earth and Planetary Interiors, 106973. https://doi.org/10.1016/j.pepi.2022.10697
    corecore