1,355 research outputs found

    Transformasi Intelektual Melalui Penerbitan Buku-Buku Islam Serta Pengaruhnya Terhadap Dakwah Islam

    Full text link
    166 Jurnal Studi Al-Quran, P-ISSN: 0126-1648, E-ISSN: 2239-2614 Transformasi Intelektual Melalui Penerbitan Buku-Buku Islam Serta Pengaruhnya Terhadap Dakwah Islam Amirudin Universitas Singaperbangsa Karawang [email protected] Abstract Transformation and change in the Islamic world caused by factors other than "local" neighborhood where Muslims are also influenced by global conditions. Contact with the culture of modernity requires that Muslims make changes in the thoughts, actions, and institutions. Factors that cause the transformation of Islam is very complex. These factors include the growth of true love in Islam as proselytizing, economic conditions are improving, increasing the number of “middle-class Muslims”, and spread the extent of the rise of Islam on a global level. But one thing is clear that the transformation was not appear suddenly, but is the result and consequence of a long process of historical development. The idea of renewal of Islamic intellectualism experienced young intellectuals in Indonesia when judging historically have occurred earlier in the year 1970-1980. As a result, research monograph book publishers Islam is first brought to the world an idea of how the business of the Muslims of Indonesia to manage ideas and activities fixate, documenting and disable the legacies of Islamic culture and civilization in the form of a book, a culture that has a cultural value and business value at the same time

    TAFSIR KONTEMPORER JUZ AMMA DR. AAM AMIRUDIN

    No full text
    Tafsir al Qur'an Contemporary is a commentary written in order to answer the needs of people who want to read commentaries light and easy to digest. One Contemporary Interpretation Interpretation is the work written by Aam Amirudin who began his commentary work with Surat al-Fatihah and continued with Tafseer Juz 'Amma. Methodology character interpretation of this interpretation is the interpretation tahlili, highlighting the verses of al-Qur'an by describing all the meanings contained therein in accordance with the order of reading. Tafsir al Qur'an contemporary written Aam Amirudin tend to interpretation bi al Ma'tsur. And of the various aspects of the study authors concluded that the book is patterned hidai commentar

    KEPEMIMPINAN SULTAN MUHAMMAD AMIRUDIN DI KESULTANAN TIDORE TAHUN 1797-1805 M

    Full text link
    Muhammad Amirudin atau yang lebih dikenal dengan Sultan Nuku merupakan salah satu Pahlawan Nasional Indonesia. Amirudin memerintah di Kesultanan Tidore pada tahun 1797-1805 M, dengan gelar Sri Maha Tuan Sultan Syaidul Jihad Amirudin Syaifuddin Syah Muhammad El Mabus Kaicil Paparangan Jou Barakati. Sebelum pemerintahan Sultan Amirudin, Kesultanan Tidore sudah dikuasai oleh Kompeni Belanda. Sejak Belanda menguasai Tidore, semua serba kesulitan dan kedudukan penerus tahta kerajaan direnggut secara tidak adil dan tidak sesuai dengan sistem pemerintahan yang ada di Kesultanan Tidore. Kedudukan sultan diperlakukan layaknya boneka, sehingga banyak kerugian yang dirasakan oleh masyarakat Tidore. Sejak Kesultanan Tidore dipimpin oleh Sultan Amirudin, Kesultanan Tidore mulai berkembang kembali. Kurang lebih 25 tahun Amirudin berjuang mempertahankan tanah airnya dari Kolonial Belanda. Dari satu daerah ke daerah, dari perairan satu ke perairan lain, hingga diplomasi dengan Kompeeni Belanda Amirudin perjuangkan dengan tujuan membebaskan rakyat dari cengkeraman penjajah Kolonial Belanda dan merasakan kemerdekaan hidup. Melalui perjuangannya Kesultanan Tidore mendapatkan kemerdekaan. Guna mengkaji permasalahan di atas, peneliti menggunakan pendekatan biografi kolektif dan sosiologi politik serta teori kepemimpinan karismatik oleh Max Weber. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode sejarah yang meliputi empat tahap, yaitu: heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sultan Muhammad Amirudin yang memerintah di Kesultanan Tidore pada tahun 1797-1805 M telah berperan dalam memperjuangkan dan memerdekakan wilayah Maluku dari campur tangan Kompeni Belanda. Ia mengupayakan kedamaian dan kemakmuran masyarakatnya dengan memperluas wilayah Kesultanan Tidore secara utuh. Ia juga berusaha menghidupkan kembali Kesultanan Jailolo yang sebelumnya di bawah kekuasaan Ternate demi mengembalikan sejarah Moloko Kie Raha seperti zaman dulu. Melalui kerjasamanya dengan bangsa Inggris, Kesultanan Ternate dapat bersekutu dengan Kesultanan Tidore demi mengusir Kompeni Belanda dari wilayah Maluku. Melalui kebebasan perdagangan dengan Kesultanan Ternate dan bangsa asing, masyarakat mendapatkan keadilan dan penghasilan yang lebih baik dari sebelumnya

    Relevansi humor dalam pesan dakwah untuk pengembangan dakwah : analisis isi pesan dakwah channel youtube ust. Aam Amirudin

    Full text link
    Dakwah di Indonesia saat ini, khususnya khutbah ta’siriyah menyesuaikan dengan budaya setempat dan perkembangan teknologi. Saat ini dakwah tidak hanya disampaikan secara langsung namun juga tidak langsung dengan memanfaatkan alat elektronik. Penyampaian dakwah pun disesuaikan dengan minat jamaah salah satunya dengan humor, begitu pula dengan ustad Aam Amirudin yang memanfaatkan media sosial Youtube di channel Youtube Aam Amirudin Official dan penyisipan humor dalam pesan dakwahnya. Berdasarkan latar belakang diatas maka penelitian ini memiliki tujuan, yaitu: 1) Untuk mengetahui Struktur humor yang terdapat dalam pesan dakwah Ustad Aam Amirudin; dan 2) Untuk mengetahui relevansi humor yang terdapat dalam pesan dakwah Ustad Aam Amirudin untuk pengembangan dakwah. Menyesuaikan dengan tujuan penelitian tersebut maka kerangka berpikir yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori humor Arwah Setiawan mengatakan bahwa humor terbagi menjadi lima kriteirum, yakni: kriterium bentuk ekspresi; kriterium inderawi; kriterium bahan; kriteirum etis; dan kriterium estetis dan Teori Humor Tabligh Aang Ridwan yang mengatakan bahwa sisipan humor dalam tabligh mesti memiliki sifat edukasi, kritis, tidak rasis, tidak pornografi, dan memenuhi sifat rekreatif, aplikatif, inovatif, dan proporsional Langkah-langkah penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yakni: 1) Menentukan objek dan lokasi penelitian yaitu Ustad Aam Amirudin pada Channel Youtube Aam Amirudin Official; 2) Menentukan metode penelitian yang digunakan yakni metode analisis isi dengan menggunakan rumus Formula Hoslti untuk menemukan reliabilitas antar koder. 3) Menentukan Jenis dan Sumber data penelitian yaitu sumber data primer diperoleh dari isi ceramah ustad Aam Amirudin di Channel Youtube Aam Amirudin Official, dan sumber data sekunder sebagai data pendukung diambil dari buku, jurnal, dan website; 4) Menentukan Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, studi dokumentasi, kepustakaan; 5) Mengalisis data yang sudah didapatkan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Struktur humor dalam pesan dakwah ustad Aam Amirudin ditemukan 14 pesan humor yang terbagi menjadi tiga kriterium yakni : Kriteirum bahan yang terdiri atas humor politik, humor seks, humor sadis, dan humor teka-teki; Kriteirum etis yang terdiri dari humor sehat dan humor tidak sehat; Kriterium estetis yang terdiri dari humor rendah, dan humor tinggi. Pesan dakwah ustad Aam Amirudin sisipan humor memiliki fungsi sebagai hiburan dan fungsi lainnya yaitu sebagai penerjemah pesan. Dengan menggambungkan teori jenis humor Arwah Setiawan dan teori humor tabligh Aang Ridwan maka humor dalam pesan dakwah ustad Aam Amirudin memiliki standar etis dan standar estetis, maka humor dalam pesan dakwah ustad Aam Amirudin relevan digunakan dalam pesan dakwah dan relevan digunakan dalam pengembangan dakwah

    Automatic Room Power Control / Nailah Amirudin

    Full text link
    Have you ever thought is there a person in your room? Occasionally, people build a circuit for 'Automatic Room Power Control’ only got one light sensor. This when the person get into the room the lights will become ‘on’ and when the person leave the room the light becomes ‘off. But what happen if two persons get into the room at the same time. This is certainly will remains the lights ‘off all the time. So, to overcome this problem we have made a circuit that will ‘on’ and ‘off the lights according to it desired fashion. This is where it used two light diode resistors (LDR) This placed one after another so that it will separately sense a person getting into the room or coming out of the room. This circuit has a small memory which enables it to automatically switch ‘on’ and switch ‘off the lights to it desired fashion. Output of two LED , after it has been processes, are used with bi-colour LED so that when a person getting into a room it emits green light and when the person coming out of the room it emits red light. It is then applied to two decade counter. This is where when persons getting into a room, one of the counters will count upwards. While the other counter will count downwards. The next stage comprises two logic ICs which combine the outputs of the two decade counters and determine if there are still persons left the room or not. This circuit has a maximum number of persons that are limited to four since it reset on the fifth clock pulse using the counters. It used up to +9V power supply.

    MENCAPAI TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MODERN MENURUT BUKU FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM KARYA NOOR AMIRUDIN, M.Pd.I.

    Full text link
    Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi Kepustakaan (library research) yang menggunakan objek material kajian pustaka dan sumber data primernya adalah buku Filsafat Pendidikan Islam (Konteks Kajian Kekinian) karya Noor Amirudin M.Pd.I. dan untuk sumber sekundernya mengambil dari buku-buku, jurnal, artikel yang berhubungan dengan penelitian. Adapun teknik analisis data adalah dengan menggunakan deskripsif dan analisis isi (content analysis). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mengidentifikasi mengenai pemikiran Noor Amirudin M.Pd.I. tentang Pendidikan Islam yang diambil dari tinjauan filosofis yang dapat menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi dalam dunia pendidikan khususnya Islam. Pada hasil penelitian yang dapat diperoleh oleh penulis, secara garis besar pemikiran Noor Amirudin M.Pd.I. adalah “tujuan pendidikan Islam adalah menuntun manusia menjalankan kehidupannya berlandaskan al-Qur’an dan Hadits Nabi. Akan tetapi perlu pembahasan dari tinjauan filosofis, karena dapat menjadi acuan dalam memecahkan segala permasalahan dalam pendidikan, hal ini disebabkan karena yang diselesaikan filsafat pendidikan Islam itu adalah bidang filosofinya yang menjadi akar dari setiap permasalahan kependidikan

    Campus life services system (instructor and participant module) in UiTM Shah Alam / Salfina Amirudin

    Full text link
    Student in the UiTM lack of involvement in the community services and there is no channel for them to involve themselves. As for the staffs, they lack of time to find the non-academic lesson mostly for their children or themselves. Campus Life Services was developed to help the student to take part in the community services using the skills they have or learned while in the UiTM. To develop this system, the author use Agile methodology as the method because using this method, the author can change the flow of the system to meet the requirement. This system will be implement in the UiTM as it will attract the staff and the student to take part in this community services. It also can help the student to sharpen soft skills such as communication skills. As for staff, it will reduce the time management in searching of the non-academic lesson
    corecore