1,721,988 research outputs found
Hambatan Perdagangan dan Investasi Indonesia ke Madagaskar
Indonesia dan Madagaskar menjalin hubungan ekonomi yang terikat dalam sejarah panjang, khususnya di bidang perdagangan. Madagaskar menjadi mitra dagang Indonesia sejak pembentukan kantor kedutaan Republik Indonesia di Antananarivo, Madagaskar pada tahun 1975. Namun, hingga saat ini Indonesia hanya menguasai sekitar satu persen dari total impor Madagaskar. Indonesia juga diketahui belum pernah menanam modal Foreign Direct Investment (FDI) di Madagaskar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan perdagangan dan investasi Indonesia ke Madagaskar yang dijelaskan dengan menggunakan pendekatan liberalisme, konsep hambatan perdagangan internasional, dan konsep hambatan FDI. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksplanatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan perwakilan dari KBRI di Antananarivo, Madagaskar dan data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hambatan tarif dan non-tarif terutama hambatan politik yang menghalangi perdagangan Indonesia dengan Madagaskar. Sementara ketidakstabilan politik, permasalahan infrastruktur, serta hambatan pajak merupakan faktor-faktor penghambat Indonesia untuk berinvestasi ke Madagaskar
"Madagaskar für die Juden"
Antisemitische Wahnidee: Die traditionelle Judenfeindschaft wandelte sich in der zweiten Hälfte des 19. Jahrhunderts zu einem rassistisch geprägten Antisemitismus. Seine Propagandisten fühlten sich zur "Lösung der Judenfrage" berufen. 1885 wurde die Idee geboren, Madagaskar zur Heimstätte aller Juden der Welt zu machen. So grotesk diese Vorstellung einer "territorialen Endlösung" anmutet, sie fand Anhänger in vielen europäischen Ländern. Eine "Internationale des Antisemitismus" propagierte Ideen dieser Art bis in die Jahre des "Dritten Reiches". In dieser Zeit erhielt der Madagaskar-Gedanke eine neue Variante: Polen hoffte, im deutschen Windschatten zur Großmacht aufzusteigen und auch seine "Judenfrage" lösen zu können; die polnische Regierung bemühte sich, Madagaskar als Auswanderungsgebiet für ihre jüdische Bevölkerung und als polnische Kolonie von Frankreich zu erhalten. Nach dem Sieg über Frankreich plante Hitlers Regime, die Insel in ein jüdisches Groß-Ghetto unter SS-Aufsicht zu verwandeln. Es charakterisiert die unterschwelligen Intentionen und die Realitätsferne des deutschen Madagaskar-Plans, wenn dieser nicht mehr blieb als ein kurzlebiges Projekt auf dem Weg in den Holocaust. Der Autor schildert umfassend die Geschichte dieser antisemitischen Wahnidee und geht den konkreten Plänen zu einer Judenunterbringung auf Madagaskar in ihrer internationalen Verflechtung nach. Neben deutschen Quellen werden dabei erstmals die umfangreichen Bestände britischer, französischer und polnischer Archive wie auch die internationale Publizistik berücksichtigt
PEMBEKUAN MADAGASKAR DALAM KEANGGOTAAN UNI AFRIKA TAHUN 2009
Pemebekuan Madagaskar dalam Keanggotaan Uni Afrika tahun 2009
Skripsi ini akan membahas tentang Kekacauan politik yang terjadi di
Madagaskar pada tahun 2009 yang pada akhirnya mengakibatkan negara tersebut
dibekukan keanggotaannya oleh Uni Afrika. kekacauan politik di Madagaskar
merupakan ekskalasi dari perseteruan antara dua pemimpin di negara tersebut
yaitu antara Presiden Marc Ravalomanana dengan mantan walikota Antananarivo,
Andry Rajoelina. Perseteruan antara keduanya akhirnya mengakibatkan berbagai
kerusuhan. Puncak dari berbagai kerusuhan yang terjadi ketika pada tanggal 16
Maret 2009 ketika sekitar 100 tentara pemberontak pendukung Rajoelina
menyerbu dan menguasai Istana Kepresidenan dan Bank Sentral di ibukota
Antananarivo. Akibat dari pendudukan Istana Kepresidenan dan Bank Sentral
tersebut, pada tanggal 17 Maret 2009 Ravalomanana akhirnya menyerahkan
kekuasaan kepada pihak militer. Oleh pihak militer kemudian kekuasaan
diserahkan kepada Rajoelina yang pada tanggal 21 Maret 2009 dilantik sebagai
presiden Madagaskar yang baru. Uni Afrika menilai naiknya Rajoelina sebagai
Presiden Madagaskar sebagai sebuah pergantian pemerintahan yang
inkonstitusional, yaitu melalui sebuah kudeta sipil-militer. Akibat pergantian
pemerintahan yang inkonstitusional tersebut Uni Afrika memutuskan untuk
membekukan keanggotaan Madagaskar. Keputusan Uni Afrika untuk
membekukan keanggotaan Madagaskar diambil karena Madagaskar telah
melanggar tujuan dan prinsip Uni Afrika yang tertuang dalam Kostitusi Uni
Afrika. Selain itu jalannya pemerintahan dalam negeri Madagaskar yang tidak
2
konstitusional juga menjadi pertimbangan Uni Afrika dalam menjatuhkan sanksi
pembekuan keanggotaan terhadap Madagaskar. Uni Afrika menilai perubahan
pemerintahan yang terjadi secara tidak konstitusional merupakan pelanggaran
terhadap prinsip-prinsip demokrasi yang akan memicu kecaman, sanksi atau
bahkan dikucilkan oleh dunia Internasiona
Brandrodung auf Madagaskar : Lösungsansätze für das Dilemma zwischen klein-bäuerlicher Existenzsicherung und Ressourcenschutz
Lösungsansätze für das Dilemma zwischen kleinbäuerlicher Existenzsicherung und Ressourcenschutz Madagaskar ist bekannt für seine hohe natürliche Artenvielfalt, aber auch für die rasche Zerstörung seiner natürlichen Ressourcen. Mit der Ernennung zu einem weltweit bedeutsamen Hotspot der Biodiversität konnte das Interesse von internationalen Geldgebern geweckt werden, welche zunehmend in Programme zum Schutz der Umwelt und der sozioökonomischen Entwicklung investiere
ANALISIS STRATEGI BISNIS PADA UD. CENGKEH MADAGASKAR DI SIDOARJO
Dalam era pasar bebas dimana situasi pasar yang semakin kompetitif serta penuh dengan ke
tidak pastian, setiap perusahaan pastiakan dihadapkan pada persaingan yang ketat. Hal ini
mengharuskan perusahaan untuk dapat melakukan aktifitasnya seefektif dan seefisien sehingga
perusahaan tersebut dapat meningkatkan daya saingnya dan kelangsungan hidup perusahaan dapat
terjamin dalam jangka waktu yang relatif lama.
UD. Cengkeh Madagaskar merupakan suatu usaha di bidang hasil bumi yaitu
cengkeh.Bisnis cengkeh bukan tanpa masalah, karena setiap usaha pasti akan bersaing dengan
usaha lain untuk teta pada dan ber kembang. Untuk hal ini, para pelaku bisinis cengkeh harus
mempunyai strategi bisnis yang baik untuk mengembangkan usahanya sehingga tetap bisa
bersaing. Mengamati hal tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian kualitatif tentang
strategi pada bisnis cengkeh di UD. Cengkeh Madagaskar. Dengan menggunakan informan dari
pemilik UD. Cengkeh Madagaskar serta mengamati empat strategi utama bisnis yang meliputi
strategi keuangan, produksi, pemasaran dan sumber daya manusia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengelola keuangan, UD. Cengkeh
Madagaskar hanya mencatat jumlah seluruh hasil penjualan kemudian dikurangi dengan jumlah
pembelian serta biaya-biaya lainnya.Dari sisi strategi produksi, UD. Cengkeh Madagaskar dalam
memperoleh produk selalu menyediakan yang matang untuk menarik minat pelanggan, dalam
memasarkan produk, UD. Cengkeh Madagaskar hanya memberikan informasi kepada pelanggan
maupun teman-teman seprofesi mereka.Dalam mencari tenaga kerja, UD .Cengkeh Madagaskar
mendapatkan tenaga kerja dari orang-orang sekitar perusahaan sendiri.Untuk merekrut tenaga
kerja, perusahaan hanya melihat orang tersebut nit bekerja atau tidak.
Kata Kunci : UD. CengkehMadagaskar, strategi keuangan, strategi produksi
Strategi pemasaran, strategi sumber daya alam
Neueste Beiträge zur Kunde der Insel Madagaskar. Aus dem französischen.
Bound with: Ledru, A. P. Reise nach dem Inseln Teneriffa, Trinidad ... Weimar, 1812.I. Dü Maine's Ubersicht der Westküste von Madagaskar.--II. Dü Maine's Reise nach dem Lande Ankaye.--III. Ueber die St. Augustine-Bai auf die Westseite von Madagaskar von Hrn. Capmartin.--IV. J. B. Fressange's Reise nach Madagaskar.Mode of access: Internet
Kondisi Pemerintahan Dan Ekonomi Negara Madagaskar
Pulau Madagaskar pertama kali di sebut-sebut dalam berbagai dokumen perdangangan Arab pada abad ke-10 dan agaknya telah menjadi batas selatan jalur perdagangan arab pada masa itu. Terdapat spekulasi bahwa pulau yang dihuni oleh burung roc yang besar, yaitu burung legendaris berukuran sangat besar yang di sebut-sebut dalam dongeng Sinbad itu, boleh jadi adalah pulau Madagaskar. Hubungan pertama dengan orang Eropa dimulai pada tahun 1500, ketika Diogo Dias, seorang kapten laut Portugis, melihat pesisir Madagaskar setelah mengelilingi Tanjung Harapan. Begitu pulau tersebut mulai di kenal di Eropa, para pedagang Belanda, Portugis, Prancis dan Inggris berupaya untuk mendirikan koloni atau pos perdagangan dan mendesak orang Arab. Hanya Prancis yang berhasil mendirikan Koloni di sana
Analisis Keunggulan Komparatif dan Kompetitif Ekspor Cengkeh Antara Indonesia dan Madagaskar Di Pasar Dunia
Indonesia dan Madagaskar merupakan eksportir utama cengkeh di dunia. Indonesia memiliki luas lahan cengkeh yang lebih luas dibandingkan dengan Madagaskar namun pertumbuhan volume ekspor cengkeh Indonesia masih berfluktuatif dan hanya menduduki posisi kedua dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif ekspor cengkeh Indonesia dibandingkan dengan Madagaskar. Data penelitian selama 15 tahun dari tahun 2006 sampai 2020. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis menggunakan analisis keunggulan komparatif RCA (Revealed Comparative Advantage), sedangkan analisis keunggulan kompetitif menggunakan ISP (Indeks Spesifikasi Produk). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Indonesia maupun Madagaskar memiliki keunggulan komparatif yang kuat, meski Madagaskar sedikit lebih unggul. Keunggulan kompetitif Indonesia masih lebih rendah dari Madagaskar. Potensi Indonesia perlu didukung peningkatan produktivitas melalui kebijakan peningkatan ekspor untuk menaikkan daya saing cengkeh Indonesia. Potensi Indonesia perlu didukung peningkatan kuantitas dan kualitas cengkeh dan menetapkan kebijakan berorientasi ekspor untuk meningkatkan daya saing cengkeh Indonesia
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA ANTARA PENGAJAR BIPA DAN PEMELAJAR MADAGASKAR
ABSTRAK
Komunikasi lintas budaya pada pengajar BIPA dan pemelajar Madagaskar ini juga merupakan salah satu kegiatan rutin komunitas visiting lecturer. Visiting lecturer (dosen tamu) adalah seorang akademisi atau profesional yang diundang oleh sebuah institusi pendidikan untuk memberikan kuliah atau ceramah kepada mahasiswa dan staf pengajar di universitas atau perguruan tinggi. Biasanya, visiting lecturer diundang untuk memberikan wawasan baru, perspektif yang berbeda, atau pengetahuan khusus dalam bidang tertentu kepada komunitas akademik. Perkembangan bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) di dunia internasional juga semakin melesat. Pada tahun 2012, tercatat lebih dari 45 lembaga telah mengajarkan bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA). Pengambilan data via zoom selama tiga bulan setiap hari. Observasi dilakukan secara daring dengan alasan jarak dan waktu. Penelitian dilakukan sekitar bulan September sampai dengan November 2022. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik kelas 12 dari berbagai sekolah di Madagaskar. Total siswa yang menjadi objek pada penelitian sebanyak 40 siswa. Diantaraya 10 laki-laki dan 30 perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode simak. Metode simak digunakan untuk mengumpulkan data penelitian, berkaitan dengan proses pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan penelitian deskriptif, penelitian ini secara detail akan mencoba mendeskripsikan proses pembelajaran pemerolehan bahasa peserta didik di Madagaskar. Hasil dan kesimpulan komunikasi lintas budaya antara pengajar BIPA dan pemelajar Madagaskar adalah sangat positif. Banyak alasan dari siswa Madagaskar untuk tertarik belajar bahasa Indonesia lebih mendalam. Bukan hanya mendalami atau bertukar budaya, tetapi juga memahami cara menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan
- …
