1,722,025 research outputs found
(RETRACTION ) Sunda Wiwitan Baduy: Agama Penjaga Alam Lindung di Desa Kenekes Banten
RETRACTION TO: WAHID, Masykur. Sunda Wiwitan Baduy: Agama Penjaga Alam Lindung di Desa Kenekes Banten. Hikmah: Journal of Islamic Studies, [S.l.], v. 11, n. 1, p. 33-54, may 2020. ISSN 2581-0146.
This article has been retracted by Publisher based on the following reason:
The Editor of HIKMAH Journal found the double publication in the article publishing due to article's content similarity published in EL HARAKAH Vol 13, No. 2 (2011) URL: http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub/article/view/1888. Titled” SUNDA WIWITAN BADUY: Agama Penjaga Alam Lindung di Desa Kanekes Banten” with the same author who is Masykur Wahid. Based on clarification, Author of the article have admitted that she has published the same article published in EL HARAKAH Vol 13, No. 2 (2011)
Pemikiran Politik H. Ma’wah Masykur
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Pemikiran Politik H. Ma’wah Masykur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemikiran Politik H. Ma’wah Masykur analisis buku Politisi yang Teruji Oleh Waktu. Penelitian ini adalah penelitian Keperpustakaan dengan jenis penelitian kepustakaan(library research)dan teknik pengumpulan dengan survey kepustakaan serta studi literatur.
Hasil penelitian ini menunjukkan yang pertama bahwa Pemikiran Politik H. Ma’wah Masykur terbilang tersusun dengan efisien, dibuktikannya dengan berbagai pemikiran persiapan sebelum Terjun Politik hingga dapat ditaklukannya kekuasaan legislatif. Namun, ada beberapa pemikiran yang tokoh gagal dikarenakan kurangnya ketelitian dalam menganalis permasalahan politik, sehingga membawa dampak kerugian terhadap H. Ma’wah Masykur. Hasil Kedua adalah jenis pemikiran Politik H. Ma’wah Masykur yang digunakan adalah jenis Pemikiran Panji-Panji Islam, dan mengunakan Prinsip Partai Persatuan Pembangunan, hal ini dibuktikan ketika beliau berkuasa selama 50 tahun di Kalimantan Selatan untuk menyelamatkan Rakyat serta melindungi suara Rakyat dengan segala taktik yang beliau lakukan. Beliau mengajukan kerjasama kepada berbagai Fraksi untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang adil menggunakan Asas Keislaman
***NOTICE OF RETRACTION*** An Analysis of Mobile Dictionaries in Vocabulary Teaching
This paper is retracted by Academic Journal Perspective: Education, Language, and Literature Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ). The publisher has discovered that the author, Masykur, from Universitas Wiralodra, whose paper entitled An Analysis of Mobile Dictionaries in Vocabulary Teaching Vol 5, No 1, pp. 29-35, Mei 2017, DOI: http://dx.doi.org/10.33603/perspective.v5i1.543 violates the caution of copyright and allegedly infringed work and copying the work of Erdinc Aslan without permission, which entitled A Study on the Use of Mobile Dictionaries in Vocabulary Teaching published in Journal of Language and Linguistic Studies in Vol 12, No 1 (2016) http://www.jlls.org/index.php/jlls/article/view/463.We take seriously the value of intellectual property, thus, as the consequences of his allegations, the document and its content has been removed from Academic Journal Perspective: Education, Language, and Literature and reasonable effort should be made to remove all references to this article
***NOTICE OF RETRACTION*** An Analysis of Mobile Dictionaries in Vocabulary Teaching
This paper is retracted by Academic Journal Perspective: Education, Language, and Literature Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ). The publisher has discovered that the author, Masykur, from Universitas Wiralodra, whose paper entitled An Analysis of Mobile Dictionaries in Vocabulary Teaching Vol 5, No 1, pp. 29-35, Mei 2017, DOI: http://dx.doi.org/10.33603/perspective.v5i1.543 violates the caution of copyright and allegedly infringed work and copying the work of Erdinc Aslan without permission, which entitled A Study on the Use of Mobile Dictionaries in Vocabulary Teaching published in Journal of Language and Linguistic Studies in Vol 12, No 1 (2016) http://www.jlls.org/index.php/jlls/article/view/463.We take seriously the value of intellectual property, thus, as the consequences of his allegations, the document and its content has been removed from Academic Journal Perspective: Education, Language, and Literature and reasonable effort should be made to remove all references to this article
NILAI KEAGAMAAN DALAM NOVEL “TITIAN NABI” KARYA MUHAMMAD MASYKUR A.R. SAID
Novel Titian Nabi karya Muhammad Masykur A.R. Said sarat akan nilai-nilai keagamaan. Penelitian tentang nilai dalam karya sastra, khususnya novel Titian Nabi sangat penting dilakukan untuk mengetahui hubungan karya sastra dengan kehidupan masyarakat berkaitan dengan nilai keagamaan. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengarang mendeskripsikan nilai-nilai keagamaan yang terdapat dalam novel Titian Nabi karya Muhammad Masykur AR Said. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai keagamaan yang terdapat dalam novel Titian Nabi karya Muhammad Masykur AR Said
SEJARAH DAN PEMIKIRAN KH. A. GANY MASYKUR DALAM MENGEMBANGKAN PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH DI BIMA
Penelitian bertujuan mengungkapkan sejarah dan pemikiran KH.A Gany Masykur seorang tokoh Muhammadiyah di daerah Bima dalam mengembangkan persyerikatan Muhammadiyah. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji bagaimana implementasi pemikiran KH. A. Gany Masykur dan persepsi para para kader Muhammadiyah di Bima. Penelitian ini dinilai penting untuk mengungkapkan kiprah KH. A. Gany Masykur dalam mengembangkan persyerikatan Muhammadiyah di Bima, mengingat beliau salah satu tokoh yang sangat berpengaruh di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sebagai seorang tokoh terkemuka, eksistensi KH.A. Gany Masykur di daerah Bima masih dianggap sebagai simbol dalam pengambilan keputusan terutama dalam bidang pendidikan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Hal ini menjadi landasan untuk mengungkapkan kiprah beliau sehingga dapat dijadikan rujukan pemikiran oleh para generasi selanjutnya terutama bagi para kader Muhammadiyah di daerah Bima. Hasil penelitian menunjukan bahwa KH A.Gany Masykur memiliki andil yang sangat besar dalam mengembangkan Persyarikatan Muhamamdiyah di Bima. Perkenalan KH. A. Gany Masykur dengan Muhamamdiyah pada tahun 1937 melalui Ruma Bicara (Abdul Hamid) dari Kerajaan Bima. Sisi lain, pemikirannya telah menjadikan rujukan para kader dalam mengembangkan persyarikatan Muhammadiyah di daerah Bima
JEJAK SOSIAL KEAGAMAAN MUMA A. GANY MASYKUR
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sosial-keagamaan Muma A. Gany Masykur sebagai tokoh lokal Muhammadiyah yang memiliki pengaruh signifikan dalam proses transformasi sosial keagamaan masyarakat Bima, Nusa Tenggara Barat. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi tematik, dan interpretasi makna untuk menemukan pola kontribusi dan dampak kepemimpinan keagamaan yang dijalankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muma A. Gany Masykur tidak hanya berperan sebagai pemimpin spiritual, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang aktif mendorong modernisasi pendidikan Islam serta membangun kesadaran kolektif masyarakat melalui gerakan dakwah dan pemberdayaan umat. Pengaruhnya terlihat dalam penguatan jaringan organisasi Muhammadiyah, pembinaan generasi muda, pengembangan institusi pendidikan Islam, dan penguatan karakter religius masyarakat Bima. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dengan menawarkan perspektif baru mengenai dinamika peran tokoh lokal dalam perubahan sosial keagamaan dan menegaskan pentingnya kepemimpinan kultural berbasis nilai agama sebagai strategi pembangunan masyarakat. Implikasi penelitian ini membuka ruang bagi kajian lebih lanjut tentang model kepemimpinan Islam berbasis komunitas dan relevansinya dalam konteks modern
(ABSTRAK) NALURI DAN REAKSI TOKOH UTAMA PADA NOVEL MUKJIZAT CINTA KARYA MUHAMMAD MASYKUR A. R. SAID
Novel Mukjizat Cinta karya Muhammad Masykur A.R.Said menyajikan
kepribadian tokoh Afdhal yang tergolong dalam dua naluri, yaitu naluri kehidupan dan
naluri kematian. Naluri yang mendominasi dalam diri Afdhal adalah naluri kehidupan.
Naluri merupakan dorongan dari dalam diri yang bersifat tidak ada paksaan melainkan
timbul secara alamiah.
Permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini mencakup (1) naluri
apakah yang lebih dominan yang mempengaruhi tokoh utama dalam bertindak pada novel
Mukjizat Cinta karya Muhammad Masykur A.R.Said (2) bagaimanakah reaksi tokoh
utama dalam mengatasi masalah dalam novel Mukjizat Cinta karya Muhammad Masykur
A.R.Said. Tujuan Penelitian ini, yaitu: (1) mengungkap naluri yang lebih dominan yang
mempengaruhi tokoh utama dalam bertindak pada novel Mukjizat Cinta Karya
Muhammad Masykur A.R.Said. (2) mengungkap reaksi tokoh utama dalam mengatasi
masalah dalam novel Mukjizat Cinta karya Muhammad Masykur A. R. Said
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tekstual yang
mengkaji aspek psikologi tokoh utama dalam karya sastra. penulis menggunakan
Psikologi sebagai alat bantu untuk mengkaji naluri dan reaksi tokoh utama dalam
mengatasi masalah yang dialami tokoh utama pada novel Mukjizat Cinta karya
Muhammad Masykur A.R.Said.
Hasil pembahasan skripsi ini adalah mengenai tokoh dan penokohan yaitu
Afdhal. Dari analisis penokohan tokoh utama Afdhal dalam novel ini digambarkan
sebagai sosok lelaki tua yang hidup sebatang kara karena istrinya sudah meninggal dan
anak-anaknya sudah menikah semua, karena ia tidak ingin anak-anaknya merasa
kerepotan jika tinggal dengan anak-anaknya ia memutuskan untuk tinggal sendirian.
Tokoh Afdhal digambarkan memiliki naluri naluri kehidupan yang dibuktikan bahwa
dirinya memiliki keinginan untuk menikah, bersyukur, keinginan untuk makan, memiliki
rasa sayang, suka menolong, taat beribadah dan mengagumi wanita. Sedangkan naluri
kematian yang ditunjukkan oleh tokoh Adhal adalah rendah diri, memiliki rasa benci,
menyiksa batinnya sendiri. Adanya naluri tersebut kemudian timbul adanya reaksi yang
ditimbulkan dari naluri kehidupan dan naluri kematian. Reaksi yang menimbulkan
masalah dapat diatasi dengan adanya mekanisme pembentukan diri.
Bardasarkan hasil pembahasan di atas Penulis menyarankan agar hasil analisis
skripsi yang berjudul Naluri dan Reaksi Tokoh Utama dalam novel Mukjizat Cinta Karya
Muhammad Masykur A.R. Said ini dapat digunakan oleh peneliti sastra yang lain untuk
menganalisis dari segi psikologi sastra atau segi ilmu sastra yang lain
NALURI DAN REAKSI TOKOH UTAMA PADA NOVEL MUKJIZAT CINTA KARYA MUHAMMAD MASYKUR A. R. SAID
Novel Mukjizat Cinta karya Muhammad Masykur A.R.Said menyajikan
kepribadian tokoh Afdhal yang tergolong dalam dua naluri, yaitu naluri kehidupan dan
naluri kematian. Naluri yang mendominasi dalam diri Afdhal adalah naluri kehidupan.
Naluri merupakan dorongan dari dalam diri yang bersifat tidak ada paksaan melainkan
timbul secara alamiah.
Permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini mencakup (1) naluri
apakah yang lebih dominan yang mempengaruhi tokoh utama dalam bertindak pada novel
Mukjizat Cinta karya Muhammad Masykur A.R.Said (2) bagaimanakah reaksi tokoh
utama dalam mengatasi masalah dalam novel Mukjizat Cinta karya Muhammad Masykur
A.R.Said. Tujuan Penelitian ini, yaitu: (1) mengungkap naluri yang lebih dominan yang
mempengaruhi tokoh utama dalam bertindak pada novel Mukjizat Cinta Karya
Muhammad Masykur A.R.Said. (2) mengungkap reaksi tokoh utama dalam mengatasi
masalah dalam novel Mukjizat Cinta karya Muhammad Masykur A. R. Said
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tekstual yang
mengkaji aspek psikologi tokoh utama dalam karya sastra. penulis menggunakan
Psikologi sebagai alat bantu untuk mengkaji naluri dan reaksi tokoh utama dalam
mengatasi masalah yang dialami tokoh utama pada novel Mukjizat Cinta karya
Muhammad Masykur A.R.Said.
Hasil pembahasan skripsi ini adalah mengenai tokoh dan penokohan yaitu
Afdhal. Dari analisis penokohan tokoh utama Afdhal dalam novel ini digambarkan
sebagai sosok lelaki tua yang hidup sebatang kara karena istrinya sudah meninggal dan
anak-anaknya sudah menikah semua, karena ia tidak ingin anak-anaknya merasa
kerepotan jika tinggal dengan anak-anaknya ia memutuskan untuk tinggal sendirian.
Tokoh Afdhal digambarkan memiliki naluri naluri kehidupan yang dibuktikan bahwa
dirinya memiliki keinginan untuk menikah, bersyukur, keinginan untuk makan, memiliki
rasa sayang, suka menolong, taat beribadah dan mengagumi wanita. Sedangkan naluri
kematian yang ditunjukkan oleh tokoh Adhal adalah rendah diri, memiliki rasa benci,
menyiksa batinnya sendiri. Adanya naluri tersebut kemudian timbul adanya reaksi yang
ditimbulkan dari naluri kehidupan dan naluri kematian. Reaksi yang menimbulkan
masalah dapat diatasi dengan adanya mekanisme pembentukan diri.
Bardasarkan hasil pembahasan di atas Penulis menyarankan agar hasil analisis
skripsi yang berjudul Naluri dan Reaksi Tokoh Utama dalam novel Mukjizat Cinta Karya
Muhammad Masykur A.R. Said ini dapat digunakan oleh peneliti sastra yang lain untuk
menganalisis dari segi psikologi sastra atau segi ilmu sastra yang lain
- …
