BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
TRILOGI NOVEL SANG PEMBAHARU: PERJUANGAN DAN AJARAN SYAIKH SITI JENAR (KAJIAN POSTMODERN JEAN FRANCOUIS LYOTARD)
Tujuan penelitian ini untuk menemukan dan mendeskripsikan (1) delegitimasi (2) permainan Bahasa (3) fragmentasi (4) paralogi (5) instabilitas dalam novel Sang Pembaharu Perjuangan dan Ajaran Syaikh Siti Jenar karya Agus Sunyoto. Metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif berdasarkan pengungkapan atau penafsiran atas rujukan atau sumber data. Hasilnya ditemukan tiga hal yaitu: pertama, delegitimasi penolakan keputusan pemimpin atau penguasa. kedua, Permaianan bahasa merupakan sebuah ikatan sosial yang mempersatukan masyarakat dalam berkomunikasi. Ketiga, fragmentasi merujuk pada ketiadaan atau tidak berkembangnya koneksi di antara masyarakat dan pengelompokan masyarakat berdasarkan semua aspek. keempat, Paralogi kesepakatan guna perbaikan sebuah tatanan aturan yang berlaku. Kelima, Instabilitas berupa ketidakmapanan akan sesuatu kondisi tertentu
RECALL MEMORY PADA DONGENG KARANGAN SISWA KELAS VII SMP
Memori merupakan salah satu bagian integral dari eksistensi manusia. Aktivitas belajartidak lepas dari proses mengingat. Kemampuan siswa dalam menulis bergantung pada input, storage, dan output. Proses mengingat input yang disimpan dalam otak dengan recall memory. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proposisi bentuk dan makna asosiatif pada dongeng karangan siswa SMP. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan dan penganalisisan data adalah intertekstualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proposisi bentuk didominasi bentuk majemuk-majemuk – delisi karena siswa kelas VII mencapai daya ingat paling besar dan mampu meniru proposisi bentuk majemuk ke majemuk;dan (2) makna asosiatif didominasi makna reflektif-reflektif karena cara pandang siswa menemukan makna potensial bahasa dalam dongeng karangannya dan mengomparasi antara hipogram dan teks transformasi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan memori dan menulis perlu latihan dan motivasi
RELASI MUATAN ILOKUTIF DAN KESANTUNAN BERBAHASA PADA WACANA DISKUSI
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan muatan ilokutif, kesantunan berbahasa, dan relasi muatan ilokutif dan kesantunan berbahasa pada wacana diskusi siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) muatan ilokutif pada wacana diskusi siswa terdiri atas muatan ilokutif ekspresif, direktif, representatif, komisif, dan deklaratif; (2)wacana diskusi siswa prinsip kesantunan berbahasa maksim kearifan, kedermawanan, kesepakatan, pujian, kerendahhatian, dan simpati daripada pelanggaran; dan (3) Relasi muatan ilokutif dan kesantunan berbahasa teraktualisasi pada ekspresif santun, direktif santun, representatif santun, dan komisif santun
KECENDERUNGAN PENOKOHAN DAN PENGALURAN CERPEN KARYA MAHASISWA UM DALAM MAJALAH KOMUNIKASI TAHUN TERBIT 2011-2017
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kecenderungan penokohan dan pengaluran cerpen karya mahasiswa UM. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrumen utama peneliti sendiri dan instrumen pembantu berupa tabel pedoman analisis. Temuan penelitian adalah: (1) cerpen dengan teknik penokohan secara langsung; (2) cerpen dengan teknik penokohan secara tidak langsung; (3) cerpen dengan teknik penokohan campuran; (4) cerpen dengan struktur alur lengkap dan cerpen dengan struktur alur tidak lengkap; (5) cerpen dengan alur progresif dan cerpen dengan alur sorot balik; (6) cerpen dengan alur tunggal dan cerpen dengan alur paralel; (7) cerpen dengan alur padat dan cerpen dengan alur longgar; dan (8) cerpen dengan alur peruntungan, cerpen dengan alur tokohan, dan cerpen dengan alur pemikiran
Kajian Naratologi Genette Dalam Tiga Cerita Pendek Pilihan Kompas Tahun 2000an
This research studies the narrative aspect in three selected Indonesian short stories based on Kompas in year 2000s. The theoretical framework applied is Genette’s narratology focusing on duration, focalization, and person. This study is library research using descriptive analytical method by conducting close reading. The result says that the narrative aspect in each story implies the society’s attitude towards specific problem portrayed in the stories
PERGESERAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA ALUNE DESA MURNATEN KECAMATAN TANIWEL KABUPATENSERAM BAGIAN BARAT AMBON
Penelitian ini bertujuan mengkaji pergeseran dan pemertahanan bahasa Alune desa Murnaten Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat Ambon, Provinsi Maluku. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan desktriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya (1) pola penggunaan bahasa Alune, (2) pergeseran bahasa Alune,(3) faktor pendorong pergeseran bahasa Alune,(4)tipe pemertahanan bahasa Alune,(5)faktor pemertahanan Bahasa Alune,dan (6) strategi pemertahanan bahasa Alune di desa Murnaten Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat Ambon
KUALITAS SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER I MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kualitas soal ujian akhir semester I Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas XII dari segi validitas isi, validitas konstruk, dan ketepatan berdasarkan kaidah penulisan soal pilihan ganda. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluatif. Data penelitian berupa kisi-kisi soal dan soal ujian akhir semester I Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas XII. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal ujian akhir semester I Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas XII memiliki kualitas lumayan tinggi dari segi validitas isi, validitas konstruk, dan ketepatan berdasarkan kaidah penulisan soal pilihan ganda
JENIS KALIMAT BAHASA REPORTER DALAM LAPORAN LANGSUNG ACARA KABAR PAGI TVONE
Penelitian ini difokuskan pada jenis kalimat bahasa reporter dalam laporan lagsung acara Kabar Pagi tvOne berdasarkan ada tidaknya klausa, struktur internalnya, dan jumlah klausa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini terdiri dari tiga hal, yakni sebagai berikut. Pertama, berdasarkan ada tidaknya klausa, kalimat berklausa lebih banyak ditemukan daripada kalimat tidak berklausa, yakni 354 kalimat berklausa (92,7%) dan 28 kalimat tidak berklausa (7,3%). Kedua, berdasarkan struktur internalnya, kalimat lengkap lebih banyak ditemukan daripada kalimat tidak lengkap, yakni 298 kalimat lengkap (75,6%) dan 56 kalimat tidak lengkap (14,6%). Ketiga, berdasarkan jumlah klausa, kalimat luas lebih banyak ditemukan daripada kalimat sederhana, yakni 124 kalimat sederhana (32,4%) dan 230 kalimat luas (60,2%), dengan rincian 50 kalimat luas setara, 98 kalimat luas tidak setara, dan 82 kalimat luas campuran
MENAPAKI LANGKAH HINGGA JEJAK NASIONALISME DALAM ROMAN JEJAK LANGKAH KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
Karya sastra merupakan produk rekam jejak peristiwa yang ada dalam masyarakat, baik masyarakat di lingkungan penulis maupun masyarakat lingkungan pembaca sebagai objek penceritaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peristiwa pergerakan nasional yang terjadi pada awal abad XX, melalui konsep nasionalisme dari sudut pandang politik guna mengetahui bentuk nasionalisme pada masa tersebut, sehingga mendapatkan kesimpulan apakah wacana keindonesiaan sudah muncul pada masa pra 1928. Tulisan ini menggunakan teori poskolonial Foulcher dan Day sebagai dasar pembatasan masa kolonial dan efek-efek yang ditimbulkan kolonialisme, dibantu dengan teori konsep nasionalisme Sartono Kartodirdjo, yang akan menjawab bentuk nasionalisme pada masa kolonial awal abad XX dan mengetahui hadir belumnya wacana keindonesiaan pada masa pra 1928. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa bentuk nasionalisme pada awalnya muncul pada lingkungan keluarga. Menurut Pramoedya Ananta Toer (PAT) dalam roman Jejak Langkah (JL), keluarga seideologis adalah nasion pertama bagi Minke. Oleh karenanya, ia akan membela nasion tersebut jika ada pihak luar yang mengganggu. Selanjutnya ditemukan juga perluasan ideologi Minke dalam memandang nasion. PAT dalam JL menjelaskan bahwasannya antara tahun 1901-1912, perjuangan pergerakan nasionalisme sudah memunculkan bibit-bibit persatuan bangsa-ganda yang bertansformasi menjadi bangsa tunggal, yang dalam istilah JL bangsa Hindia Melayu Besar. Dari sini terlihat bahwa pada masa tersebut wacana keindonesiaan belumlah muncul. Hanya saja bibit-bibit kesadaran berbangsa dan bertanah air satu sudah ada dalam organisasi yang mencita-citakan bangsa-ganda bersatu
PEMBELAJARAN GAYA BAHASA (BASA RINENGGA) PADA SISWA KELAS VIII
Tujuan penelitian adalah (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran basa rinengga terkait komponen RPP, (2) mendeskripsikan interaksi siswa dan guru yang terdiri atas kegiatan: awal, inti, dan penutup, (3) mendeskripsikan penilaian sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan wacana kelas. Hasil penelitian adalah (1) RPP dirancang sesuai komponen (2) pelaksanaan kegiatan awal meliputi apersepsi, presensi, dan motivasi; kegiatan inti mencakup pendekatan saintifik; kegiatan penutup berupa refleksi, (3) penilaian sikap, berupa observasi; penilaian keterampilanberupa unjuk kerja; dan penilaian pengetahuanberupa ulangan harian dan tanya jawab