BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
Not a member yet
    206 research outputs found

    MENGNTENSIFKAN PERAN PENDIDIKAN SASTRA UNTUK MEMBAGUN KARAKTER SISWA

    No full text
    Berbagai peristiwa yang mengindikasikan terjadinya kemerosotan moral seolah menjadi hal yang biasa. Kita bisa menyaksikan gejala itu hamper pada semua situs kehidupan kita. Gejala itu tentu tidak bisa dibiarkan terus berlangsung. Perlu  dilakukan reformasi pendidikan yang memberi perhatian lebih pada upaya memperbaiki karakter, terutama para siswa sehingga mereka tumbuh menjadi orang yang tahu kebenaran, mencintai kebenaran, dan melakukan kebenaran. Terkait dengan upaya itu, pendidikan sastra mempunyai peran sangat strategis. Di dalam sastra terungkap unsur-unsur moral yang dapat digunakan untuk membangun karakter siswa. Peran pendidikan sastra akan berhasil membangun karakter siswa bila pendidikan sastra dirancang dengan baik, baik menyangkut materi pendidikan, proses pendidikan, maupun system evaluasi yang digunakan. Materi pendidikan sastra hendaknya kontekstual; proses pendidikannya menggunakan model respon; dan sistem evaluasinya menekankan pada proses daripada hasil

    HUBUNGAN REFERENSI-INFERENSI DALAM WANGSALAN SINDHENAN

    No full text
    Hubungan referensi-inferensi dalam wangsalan sindhenan adalah pertalian makna atau jawaban teka-teki dengan maksudnya. Jawaban teka-teki atau cangkriman disebut juga batangan, sedangkan maksud wangsalan disebut isi. Penutur dikatakan bisa menafsirkan wangsalan jika mampu menemukan hubungan tersebut. Kenyataannya, banyak masyarakat Jawa yang kesulitan menafsirkan wangsalan sindhenan. Konsep tentang wangsalan tidak hanya dihubungkan dalam pertalian bentuk saja namun juga pertalian makna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) hubungan bentuk referensi-inferensi dalam wangsalan sindhenan, (2) hubungan isi referensi-inferensi dalam wangsalan sindhenan, dan (3) fungsi pragmastilistika referensi-inferensi dalam wangsalan sindhenan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi. Data dianalisis menggunakan metode intertekstualitas dan pragmatik fungsional. Data berwujud kata, frasa dan kalimat wangsalan sindhenan. Data didapatkan dari teks sindhenan dalam rekaman pagelaran wayang kulit tiga generasi dan lintas gagrag. Hasil penelitian ini menghasilkan proposisi: (a) hubungan bentuk fonetikal dan leksikal menjadi tengara referensi-inferensi dalam wangsalan sindhenan (b) hubungan isi konseptual dan asosiatif perwujudan paralelisme semantis referensi-inferensi dalam wangsalan sindhenan (c) kemanunggalan fungsi estetis dan ilokusi teraktualisasi dari hubungan referensi-inferensi dalam wangsalan sindhenan

    KOHESI DAN KOHERENSI BAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN MAHASISWA JURUSAN ASEAN STUDIES UNIVERSITAS WALAILAK THAILAND TAHUN 2016

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan piranti kohesi dan koherensi pada karangan mahasiswa ASEAN Studies Universitas Walailak. Data penelitian ini berupa piranti kohesi dan koherensi dalam karangan mahasiswa ASEAN Studies. Berdasarkan analisis data, diperoleh dua hasil penelitian. Pertama, mahasiswa ASEAN Studies menggunakan beragam piranti kohesi gramatikal dan leksikal. Kedua, mahasiswa ASEAN Studies membentuk koherensi dalam karangannya dengan menghadirkan piranti kohesi, serta memunculkan hubungan parataksis yang ditunjukkan dengan penataan gagasan secara subordinatif

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH DAN MEDIA VIDEO ANIMASI PERISTIWA SOSIAL BERMUATAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS EKSPLANASI

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dan peningkatan keterampilan menyusun teks eksplanasi menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah dan media video animasi peristiwa sosial bermuatan pendidikan multikultural pada peserta didik kelas VIII J SMP Negeri 3 Mranggen. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, maka diketahui bahwa peserta didik kelas VIII J SMP Negeri 3 Mranggen mengalami peningkatan dalam keterampilan menyusun teks eksplanasi pada siklus II

    CITRAAN PADA NOVEL FANTASI NATAGA THE LITTLE DRAGON KARYA UGI AGUSTONO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis citraan dan fungsi citraan pada novel fantasi Nataga the Little Dragon karya Ugi Agustono. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kajian teks dengan pendekatan hermeneutika. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tujuh jenis citraan dan empat fungsi citraan. Jenis citraan tersebut meliputi (1) citraan penglihatan, (2) citraan pendengaran, (3) citraan penciuman, (4) citraan pencecapan, (5) citraan gerak, (6) citraan perabaan, (7) citraan intelektual. Fungsi citraan meliputi (1) memperjelas gambaran, (2) membuat hidup gambaran dalam pikiran dan penginderaan, (3) membangkitkan suasana khusus, dan (4) membangkitkan intelektualitas pembaca

    KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM TEKS TERJEMAHAN MAHASISWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mesndeskripsikan kesalahan penggunaan pilihan kata, bentukan kata, dan struktur kalimat dalam teks terjemahan mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra UM 2015. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa banyak melakukan kesalahan pada penggunaan pilihan kata aspek ketidaksesuaian, penggunaan bentukan kata, dan struktur kalimat. Temuan tersebut membuktikan bahwa mahasiswa kurang memerhatikan penggunaan tata bahasa dalam menerjemahkan teks dari BSu menuju BSa (bahasa Inggris-bahasa Indonesia

    PENGARUH STRATEGI PARSING TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 MALANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi parsing sintaksis, pengaruh strategi parsing semantik, dan perbedaan pengaruh strategi parsing sintaksis dan semantik terhadap kemampuan menyimak siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai (1) sig(2-tailed) adalah 0,000, artinya parsing sintaksis berpengaruh terhadap kemampuan menyimak siswa, (2) sig(2-tailed) adalah ≤ 0,05 , artinya parsing semantik berpengaruh terhadap kemampuan menyimak siswa, dan (3) sig(2-tailed) adalah 0,000 artinya terdapat perbedaan pengaruh penggunaan parsing sintaksis dan parsing semantik terhadap kemampuan menyimak siswa serta sig(2-tailed) adalah 0,390 dan 0,712 artinya tidak terdapat perbedaan pengaruh penggunaan parsing sintaksis dan parsing semantik terhadap kemampuan menyimak siswa

    NILAI BUDAYA DALAM MANTRA BERCOCOK TANAM PADI DI DESA RONGGO, KECAMATAN JAKEN, KABUPATEN PATI, JAWA TENGAH: KAJIAN FUNGSI SASTRA

    Get PDF
    Fokus penelitin ini nilai budaya dalam mantra bercocok tanam padi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra bercocok tanam padi mengandung nilai budaya dilihat dari pola hubungan manusia, yakni nilai budaya dalam hubungan manusia dengan diri sendiri memiliki enam wujud, nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan memiliki enam wujud, nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam memiliki empat wujud, dan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan manusia lain memiliki satu wujud

    FAKTOR EMOTIF DALAM KUMPULAN PUISI HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor emotif dan nilai emotif yang digunakan dalam kumpulan puisi Hujan Bulan Juni. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis analisis dokumen. Data penelitian ini adalah larik puisi yang mengandung faktor dan nilai emotif. Sumber datanya adalah kumpulan puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Hasil penelitian menunjukkan adanya penggunaan faktor emotif diksi, kata konkret, imaji, majas, bunyi, dan sarana retorik untuk menghasilkan nilai emotif dalam kumpulan puisi ini

    UNSUR-UNSUR EKOLOGI DALAM SASTRA LISAN MANTRA PENGOBATAN SAKIT GIGI MASYARAKAT KELURAHAN KURANJI

    No full text
    Sastra sebagai bagian dari representasi kehidupan manusia selalu terikat dengan kultur dan lingkungan manusia. Permasalahan yang disampaikan oleh sastrawan dalam karya sastra merupakan bagian dari kenyataan yang terjadi di lingkungan tempatnya berada. Tidak terkecuali dengan sastra lisan. Sebagai sebuah genre sastra tradisional, sastra lisan memiliki ketergantungan dengan unsur-unsur ekologi yang terdapat di dalam alam semesta. Tumbuh-tumbuhan dan hewan, misalnya memiliki peran dalam konteks pembacaan teks-teks mantra saat proses pengobatan penyakit dilakukan oleh seorang dukun. Sastra lisan mantra pengobatan sakit gigi pada masyarakat Belimbing kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji kotamadya Padang, misalnya, dalam praktiknya oleh dukun selalu melibatkan unsur ekologi. Melalui kajian perspektif ekokritik dapat diketahui kehadiran sastra lisan mantra pengobatan sakit gigi pada masyarakat setempat dilatari oleh persyaratan pelengkap yaitu daun-daunan cocok bebek, air putih, sirih, gambir, kapur sirih, buah pinang, batang muda pohon pisang, daun beluntas, serta rokok. Keterlibatan unsur-unsur ekologi tersebut menunjukkan pencitraan yang kuat dari nature, nurture, dan culture masyarakat Belimbing

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇