BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
UJARAN KEBENCIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAIM WONG KASUS PRANK POLISI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK
Artikel ini merupakan hasil analisis dari kalimat pada media sosial Instagram artis Baim Wong dengan kajian lingusitik forensik lalu penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kalimat kebencian dalam kolom komentar Intagram artis Baim Wong setelah mengupload Youtube Prank Polisi kasus KDRT terhadap istrinya selain itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis makna kata yang ada kalimat kebencian yaitu kalimat hinaan, pencemaran nama baik dan kalimat imperatif harapan dan ajakan. Sumber data dalam penelitian kajian linguistik forensik ini peneliti menggunakan kalimat kebencian yang ada laman akun media sosial Instagram artis Baim Wong. Data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Komentar kebencian dalam kolom komentar Instagram Baim Wong, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan cara simak, catat dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni menggunakan teknik padan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan meceritakan data secara detail lalu Metode dalam penelitian ini menggunakan metode screenshoot tulisan yang terdapat kalimat kebencian sebelumnya membaca secara keseluruhan isi komentar, lalu mencatat kalimat – kalimat yang mengandung kebencian dan hasil dalam penelitian ini adalah terdapat kalimat hinaan, pencemaran nama baik dan kalimat imperatif harapan dan ajakan
Tindak Tutur Ilokusi dalam Tuturan Tokoh Film Animasi "Dhot Design" Episode "Liburan ke Pantai"
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam tuturan tokoh film animasi “Dhot Design” episode “Liburan ke Pantai”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ditemukan empat bentuk tindak tutur ilokusi yang terjadi dalam tuturan tokoh film animasi, yakni 1) bentuk direktif, 2) bentuk asertif, 3) bentuk ekspresif, dan 4) bentuk komisif. Bentuk yang mendominasi ialah direktif, karena banyak tuturan tokoh yang menghasilkan tindakan. Bentuk yang sedikit ditemukan ialah komisif, karena hanya ada dua tuturan tokoh yang bertujuan memberikan penawaran atau janji. Selanjutnya, ditemukan empat fungsi tindak tutur ilokusi, yakni 1) fungsi direktif, 2) fungsi asertif, 3) fungsi ekspresif, dan 4) fungsi komisif. Fungsi yang mendominasi adalah fungsi direktif. Penyebab fungsi direktif mendominasi ialah frekuensi tuturan didominasi oleh tuturan yang menghasilkan tindakan. Fungsi yang sedikit ditemukan adalah fungsi komisif. Penyebab Fungsi komisif sedikit ditemukan ialah frekuensi tuturan hanya ditemukan dua tuturan yang bertujuan memberikan penawaran atau janji
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM FILM PENYALIN CAHAYA KARYA WREGAS BHANUTEJA: KAJIAN TEORI TINDAK TUTUR ILOKUSI SEARLE
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui adanya tindak tutur ekspresif dalam film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Hasil artikel ini menunjukkan ada 20 data tentang tindak tutur ekspresif yaitu 6 data tindak tutur ekspresif meminta maaf, 3 data tindak tutur ekspresif terima kasih, 1 data tindak tutur ekspresif memuji, 6 data tindak tutur ekspresif menyalahkan, 2 data tindak tutur ekspresif mengucapkan selamat, 1 data tindak tutur ekspresif kesedihan, dan 1 data tindak tutur ekspresif kesenangan
TINDAK TUTUR LOKUSI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII DALAM KANAL YOUTUBE SRI YANTI NISA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi pada video pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII di dalam kanal YouTube Sri Yanti Nisa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data yang digunakan berupa tuturan yang berkaitan dengan lokusi. Teknik observasi yang digunakan ialah metode pengumpulan data. Penelitian ini terfokus pada objek penelitian yaitu menganalisis tindak tutur lokusi, mengutip data, dan dibuat simpulan dari data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 data dari tindak tutur lokusi bersifat memberitahukan, 1 data tindak tutur lokusi bersifat menjelaskan, 23 data tindak tutur lokusi bersifat menanyakan, 7 data tindak tutur lokusi bersifat mengajak, serta 3 data tindak tutur lokusi bersifat mengingatkan
BENTUK TOXIC GRAMMAR DALAM DUNIA KARTUN DIGITAL
Artikel ini menganalisis penggunaan “tata bahasa beracun” dalam komunikasi digital menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Bab ini mengidentifikasi makna dan struktur kategori istilah "tata bahasa beracun" dan menganalisis implikasi pragmatis penggunaannya. Studi ini berkontribusi untuk memahami dampak negatif penggunaan bahasa dalam interaksi sosial dan relevansinya dalam konteks sosial
KEGAGALAN AKTUALISASI DIRI TOKOH UTAMA CERPEN TUAN YANG PALING MULIA KARYA RAMAYDA AKMAL
Penelitian ini membahas tentang kebutuhan tokoh utama dalam cerpen Tuan Yang Paling Mulia karangan Ramayda Akmal. Penelitian ini memakai psikologi sastra Abaraham Maslow dengan teori hirarki kebutuhannya untuk melihat kehidupan tokoh utama yang berstatus sebagai masyarakat miskin yang hidup susah. Melalui analisis yang dilakukan pada tokoh utama bernama Joachim, peneliti menemukan bahwa banyak hirarki kebutuhan yang dibagi oleh Abraham Maslow tenyata sulit untuk dipenuhi oleh tokoh utama. Dari penemuan analisis ini, peneliti menarik suatu simpulan bahwa kehidupan di Barat tidaklah sepenuhnya sejahtera dan maju seperti kedengarannya. Masih ada sisi kehidupan lain yang menyedihkan di Barat, yang tergambar melalui tokoh utama Joachim yang tidak bisa mengakutalisasikan dirinya, karena kebutuhan mendasarnya tidak bisa tercukupi dengan baik
REPRESENTASI GENDER DALAM PENGGUNAAN BAHASA: ANALISIS SOSIOLINGUISTIK PADA NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
The purpose of the study is to identify and analyze how the use of language in the novel Gadis Pantai reflects and influences gender representation, as well as to understand how it affects the reading of gender roles and positions in society. This research method uses a qualitative descriptive research method. Qualitative descriptive research is a research method that aims to describe or explain phenomena in detail, depth, and comprehensively. In the novel "Pantai Girl" by Pramoedya Ananta Toer, gender representation in the use of language describes the complexity of the social and cultural structure of the time. Through sociolinguistic analysis, it can be seen how language is used to build female and male characters, as well as how they interact in a society that is segmented based on social and economic status. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana penggunaan bahasa dalam novel Gadis Pantai mencerminkan dan memengaruhi representasi gender, serta untuk memahami bagaimana hal tersebut mempengaruhi pembacaan terhadap peran dan posisi gender dalammasyarakat. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan fenomena secara detail, mendalam,dankomprehensif. Dalam novel "Gadis Pantai" karya Pramoedya Ananta Toer, representasi gender dalam penggunaan bahasa menggambarkan kompleksitas struktur sosial dan budaya pada masa itu. Melalui analisis sosiolinguistik, dapat dilihat bagaimana bahasa digunakan untuk membangun karakter-karakter perempuan dan laki-laki, serta bagaimana mereka berinteraksi dalam masyarakat yang tersegmentasi
FRASA ENDOSENTRIS PADA SURAT KABAR HARIAN KOMPAS EDISI 14 DAN 15 MEI 2023
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana frasa endosentris digunakan dalam Surat Kabar Harian Kompas edisi 14 dan 15 Mei 2023. Pola dan bentuk frasa endosentris akan dideskripsikan dalam penelitian ini. Jenis penelitian memakai pendekatan deskriptif kualitatif. Keseluruhan Surat Kabar Harian Kompas edisi 14 dan 15 Mei 2023 akan menjadi sumber data penelitian. Data penelitian ini adalah setiap frasa endosentris yang didapati dalam surat kabar harian Kompas edisi 14 dan 15 Mei 2023. Metode simak sebagai teknik pemerolehan data, diikuti dengan teknik catat. Teknik analisis deskriptif diperlukan untuk teknik analisis data. Analisis berupa frasa endosentris dalam frasa dengan berbagai jenis dapat ditemukan dalam temuan penelitian ini. Ditemukan frasa endosentris koordinatif, atributif, serta apositif
REPRESENTASI METAFORA DAN KULTURAL DALAM NYANYIAN TOLAK BALA FESTIVAL SEKARBANJAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan represetasi kultural dan metafora dalam nyanyian yang berjudul Tolak Bala pada Festival Sekarbanjar, Sumberserut, Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan etnografis untuk mengambil, mengolah, dan menganalisis data secara akurat. Sumber data penelitian ini berupa rekaman audio-visual nyanyian Tolak Bala yang diambil langsung pada kegiatan Festival Sekarbanjar yang dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2023. Teori yang digunakan dalam analisis penelitian adalah teori metafora George Lakoff. Hasilpenelitian ini ditemukan representasi kultural dan metafora melalui makna leksikal, gramatikal, dan kultural yang terkandung dalam nyanyian Tolak Bala Festival Sekarbanjar, Sumberserut, Kota Malang. Hasil temuan penelitian ini adalah makna leksikal, makna gramatikal, bentuk metafora dan skema citra, serta makna kultural dalam nyanyian Tolak Bala yang merupakan tembang pepudyan dan donga pepudyan masyarakat Sumberserut agar terhindar dari malapetaka. Masyarakat menjadikan ‘Sang Kyai’ sebagai sarana, media, tempat dan perantara untuk menjembatani doa harapan masyarakat kepada Tuhan/Hyang Widhi
LINTAS MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPSI UNTUK SISWA KELAS VII SMP
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan materi dan komponen lintas multimedia interaktif pembelajaran menulis teks deskripsi. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE untuk menghasilkan dihasilkan produk lintas multimedia interaktif pembelajaran menulis teks deskripsi yang berisi materi mengenal teks deskripsi, struktur, kebahasaan dan langkah menulis teks deskripsi. Komponen lintas multimedia interaktif meliputi infografik, motion graphic, video explainer, salindia, kuis, lembar kerja digital berupa Wizer.me dan Padlet, serta KBBI, PUEBI, dan ejaan.id. Penelitian ini menunjukkan bahwa lintas multimedia interaktif sangat layak dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran