BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
Not a member yet
    206 research outputs found

    WACANA KRITIS MODEL NORMAN FAIRCLOUGH PADA JUDUL BERITA KRONOLOGI KEBAKARAN BUKIT TELETUBBIES BROMO DALAM MEDIA DARING

    Full text link
    Penelitian pada artikel ilmiah ini membahas dan mengkaji mengenai Wacana Kritis Model Norman Fairclough Pada Judul Berita Kronologi Kebakaran Bukit Teletubbies Bromo dalam Media Daring. Metode penelitian yang peneliti gunakan untuk melakukan penelitian dalam artikel ilmiah ini yaitu metode kualitatif. Data yang ditemukan dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif, yakni akurat, terpercaya, dan sesuai dengan fakta. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode membaca dan metode mencatat. Sumber data yang dianalisis dalam penelitian ini berupa pemberitaan mengenai kronologi kebakaran Bukit Teletubbies Bromo yang kemudian dianalisis berdasarkan model Norman Fairclough. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti meliputi tiga dimensi wacana sesuai dengan model Norman Fairclough, yakni dimensi mikrostruktural, dimensi mesostruktural, dan dimensi makrostruktural. Pada dimensi mikrostruktural dari kelima media daring diteliti sama-sama menggunakan diksi kronologi kebakaran yang berarti bahwa menjelaskan bagaimana peristiwa kebakaran itu bisa terjadi. Pada dimensi mesostruktural menjelaskan bagaimana proses penyebaran berita, proses pembuatan berita, siapa target dari berita yang disebarkan, dan jenis berita apa saja yang disajikan dari kelima media daring yang diteliti. Pada dimensi makrostruktural dalam konteks situasionalnya yaitu bagaimana proses terjadinya kebakaran tersebut dan apa yang memicu terjadinya kebakaran Bukit Teletubbies Bromo, sedangkan dalam konteks institusional yaitu pihak yang terkait adalah manajer wedding organizer dan sepasang kekasih yang sedang melakukan sesi pemotretan prewedding, sedangkan dalam konteks sosial yaitu setelah kelima media tersebut menyebarkan berita terkait kronologi kebakaran di Bukit Bromo besar kemungkinan berita tersebut akan ramai diperbincangkan bergantung pada opini yang digunakan oleh masing-masing lima media digital tersebut. Setelah peneiliti melakukan penelitian menganai analisis wacana kritis model Norman Fairclough dengan tiga dimensi wacananya, maka peneliti dapat menyimpulkan dari lima judul berita yang sudah dipilih dan sudah diteliti oleh peneliti menggunakan diksi yang mengarah dan mengacu pada Kronologi Kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo. Dapat dilihat pula kebakaran Bukit Teletubbies adalah topik utama dalam pemberitaan yang diberitakan dalam lima media daring tersebut dengan opini dari masing-masing media. Implikasi pada penelitian ini bisa mnejadi rujukan bagi peneliti yang selanjutnya

    PERANAN BAHASA INDONESIA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DAN KETERAMPILAN MENULIS PESERTA DIDIK SMA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran bahasa dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan keterampilan menulis, mendeskripsikan strategi yang dapat dilakukan guna meningkatkan keterampilan berbicara, dan keterampilan menulis pada peserta didik SMA, serta mendeskripsikan faktor penghambat dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis bagi peserta didik di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dengan metode wawancara mendalam kepada narasumber. Sumber data yakni transkrip hasil wawancara dengan seorang guru bahasa Indonesia dan peserta didik SMA di Surakarta. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menemukan bahwa bahasa memiliki peran yang sangat esensial dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis karena bahasa sebagai patokan dalam berbahasa, sebagai alat pengembangan kosakata, alat pengembangan keterampilan gramatikal, sebagai pembentuk karakter dalam berbahasa dan sebagai pengembangan alat kreativitas. Strategi yang dapat dilakukan dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis yaitu menerapkan kegiatan berpidato, berdebat, bermain peran, dan berdiskusi. Selain itu, peserta didik juga perlu banyak berlatih, membaca, dan mencari referensi. Faktor penghambat yang terjadi dalam meningkatkan keterampilan tersebut yaitu kesulitan mencari referensi, tidak ada pembimbing dan tempat praktek serta kurangnya motivasi peserta didik dalam berupaya meningkatkan keterampilan berbicara dan keterampilan menulis

    ANALISIS PRINSIP KESOPANAN BAHASA PADA LIRIK LAGU “NEMEN” VERSI NDX A.K.A

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis maksim dari prinsip kesopanan dan untuk mengetahui maksim apa saja yang terkandung di dalam lirik lagu “Nemen” versi NDX A.K.A. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, yaitu dengan teknik baca, teknik lihat dan teknik catat. Sumber data dalam penelitian ini berupa penggalan lirik atau kalimat yang mengandung kesantunan berbahasa. Adapun sumber data utama yang menjadi rujukan penelitian ini adalah lirik dari lagu “Nemen” versi NDX A.K.A. Hasil analisis berupa pengelompokan kalimat-kalimat berdasarkan jenis-jenis dari maksim-maksim yang ada di dalam prinsip kesopanan. Hasil data yang telah ditemukan pada lagu “Nemen” versi NDX A.K.A. ini paling banyak mengandung maksim penyimpangan bentuk pujian, karena dari kata-kata atau lirik yang terkandung di dalam lagu “Nemen” versi NDX A.K.A. ini mengandung banyak kata cacian atau olokan untuk lawan bicara

    ANALISIS IMPLIKATUR PADA WACANA "ISU PEMILU 2024 DITUNDA MENJADI BOLA LIAR" DI YOUTUBE

    Full text link
    Language is a communication tool that cannot be separated from human nature, namely as a social creature. Humans need communication to interact with each other. Good for expressing opinions, ideas, desires, information and so on. If you want to understand the meaning implicitly, it is not enough to only understand it using semantic knowledge, but pragmatic knowledge is needed, namely understanding implicature. Implicature is a conversation of meaning that is implied through the utterance of a sentence in a context, even though that meaning is not part of what is said. In this research the researcher used argumentative discourse. This discourse was chosen because the researcher wanted to explain the meaning of implicatures, the meaning and functions of the implicatures of the utterances contained in it so that readers could understand what the utterance meant. This research includes qualitative research using descriptive methods and the technique used in this research is note-reading technique and from the results by reading carefully and repeatedly to identify the implicatures in the comments, then the researcher records the results of the data obtained during the analysis process. And discussion several functions of impicature were found, namely the function of satire, criticism, innuendo and protest, appreciation, support and prohibition.Keywords: language; implicature; discourse.Abstrak: Bahasa merupakan alat komunikasi yang tidak dapat dipisahkan dari fitrah manusia yaitu sebagai makhluk sosial. Manusia membutuhkan komunikasi untuk berinteraksi satu sama lain. Baik untuk mengungkapkan pendapat, ide, keinginan, informasi dan lain sebagainya. Jika ingin memahami makna secara implisit, tidak cukup hanya memahaminya dengan menggunakan pengetahuan semantik saja, namun diperlukan pengetahuan pragmatis yaitu memahami implikatur. Implikatur adalah percakapan makna yang tersirat melalui ujaran suatu kalimat dalam suatu konteks, padahal makna itu bukan merupakan bagian dari apa yang diucapkan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan wacana argumentasi. Wacana ini dipilih Karena peneliti ingin menjelaskan maksud implikatur, makna dan fungsi - fungsi implikatur dari ujaran yang ada di dalamnya. Sehingga, pembaca dapat mengerti apa maksud dari tuturan tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan Teknik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik baca catat dengan cara membaca dengan teliti dan berulang untuk mengidentifikasi implikatur dalam tuturan komentar tersebut, kemudian peneliti mencatat hasil data yang telah didapatkan selama proses analisis. dan dari hasil dan pembahasan ditemukan beberapa fungsi impikatur yakni fungsi sindiran, kritik, sindiran dan protes, apresiasi, dukungan, dan larangan.Kata Kunci: bahasa; implikatur; wacana

    Representasi Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Media Online di Makassar: Analisis Wacana Kritis Sara Mills

    Full text link
    This study aims to reveal and analyze the representation of violence against women in online news published in the Fajar Daily in 2024. Adopting a critical discourse analysis approach developed by Sara Mills, this study explores how violence against women is represented, constructed, and reported by online media, particularly Harian Fajar. This research method involves collecting samples of online news related to violence against women, then conducting text analysis using a critical discourse analysis framework. The results of this analysis are expected to provide an in-depth understanding of how online media affects public perceptions of violence against women and the narrative construction contained in the news. The research also has implications for gender advocacy and the role of the media in supporting women's empowerment and addressing discrimination and violence against them.Keywords: Violence against Women, Critical Discourse Analysis, Online Reportin

    ANALISIS KONFLIK PARA TOKOH DALAM NASKAH DRAMA TOLONG! KARYA PUTU WIJAYA: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek surealisme dan psikologi sastra pembentuk identitas tokoh pada naskah tersebut berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Hubungan antara surealisme dalam naskah Tolong! yang berasal dari ketidakpercayaan pada kenyataan yang terjadi, lalu alam bawah sadar mengubah fokus pada hal tak realis. Pada dasarnya surealisme menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud untuk menyampaikan maksud dan mengeksplorasi alam bawah sadar, yakni alam sadar manusia sebagai sebuah ekspresi dari keinginan manusia tersebut. Struktur Mekanisme pertahanan dan konflik menjadi aspek pembangun dalam menganalisis aspek psikologi dari tokoh-tokoh dalam naskah Tolong! tersebut. Gambaran konflik yang dihadapi Isah sangat bertubi-tubi saat ia hidup kembali. Tak sadar dunia yang sebelumnya ia miliki dihempas begitu saja setelah kematian sebelumnya

    ALEGORI DALAM LIRIK LAGU BERMAKNA RELIGIUSITAS GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN

    Full text link
    Penggunaan gaya bahasa dalam sebuah karya sastra khususnya lagu bertujuan untuk meningkatkan efek estetika atau keindahan sehingga memberikan kesan menarik perhatian seseorang untuk membaca atau mendengarkan. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna lagu religi melalui penggunaan gaya bahasa alegoris. Deskriptif kualitatif digunakan sebagai metode penelitian ini. Objek lagu ketiga yang digunakan dalam penelitian ini diambil melalui media YouTube pada tahun 2024, antara lain lagu Saujana berjudul “Sepohon Kayu”, lagu Chrisye “Ketika Tangan dan Kaki Berkata”, dan lagu Fatin Shidqia berjudul “Oh Tuhan”. Data tersebut digunakan untuk mengetahui makna religiusitas dalam lirik lagu. Peneliti menggunakan teknik dokumen dalam mengumpulkan bahan penelitian yang tentunya valid. Selain itu peneliti juga menggunakan teknik menyimak, teknik mencatat, dan teknik analisis data. Setelah dilakukan penelitian, penelitian ini menunjukkan penggunaan gaya bahasa alegoris dalam lagu-lagu tersebut dan membuktikan pemahaman makna religiusitas di dalamnya. Melalui penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik dan menjadi alat yang ampuh untuk menyampaikan pesan-pesan spiritual atau religi dalam lagu yang bermakna religiusitas

    PERSPEKTIF KORAN KOMPAS TERHADAP NILAI TOLERANSI DALAM PEMBERITAAN PILKADA DKI JAKARTA 2017

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perspektif koran Kompas terhadap nilai toleransi di Indonesia melalui pemberitaan selama masa Pilkada DKI Jakarta tahun 2017. Perspektif koran Kompas itu dilihat melalui penggunaan modalitas dalam pemberitaannya, terutama pada headline dan tajuk rencananya. Penelitian ini memakai pendekatan analisis wacana kritis Halliday (1992) dan Widharyanto (2000). Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan perspektif positif koran Kompas yang setuju atau mendukung nilai toleransi di Indonesia

    NILAI-NILAI SOSIAL DALAM MANUSKRIP DONGENG AKAL PENGAOS KALIH SEN KARYA WIRAATMAJA: KAJIAN FILOLOGI

    Full text link
    Nilai sosial adalah nilai yang dianggap baik oleh masyarakat karena memiliki daya guna yang fungsional bagi kehidupan bermasyarakat. Salah satu naskah kuno yang memiliki nilai sosial di dalamnya yaitu naskah Dongeng Akal Pengaos Kalih Sen Karya Wiryaatmaja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terdapat di dalam naskah tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. teknik analisis data dilakukan dengan empat tahap yaitu 1) membaca, 2) mengidentifikasi data, 3) mendeskripsikan, dan 4) menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan lima bentuk nilai sosial yaitu nilai kasih sayang, empati, peduli sesama, etika terhadap makanan, dan rendah hati

    METAFUNGSI PADA BAHASA INDONESIA KEILMUAN BIDANG KETEKNIKKAN: PENERAPAN LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL DALAM BUKU TEKS PEMBELAJARAN

    Full text link
    This study aims to identify metafunctions in engineering using systemic functional linguistics in scientific Indonesian language learning textbooks. Metafunctions in SFL include ideational, interpersonal, and textual. This research applies literature study to identify and understand the metafunctions used. The results of this research show that the application of the third metafunction in textbooks is very effective in conveying technical information, building interaction between readers and writers, and maintaining text cohesion and coherence. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metafungsi dalam buku teks pembelajaran Bahasa Indonesia Keilmuan bidang keteknikan menggunakan pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional. Metafungsi dalam LSF meliputi ideasional, interpersonal, dan tekstual. Penelitian ini menerapkan studi literatur untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi metafungsi yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan ketiga metafungsi dalam buku teks sangat efektif dalam menyampaikan informasi teknis, membangun interaksi antara pembaca dan penulis, serta menjaga kohesi dan koherensi teks

    192

    full texts

    206

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇