BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
PERILAKU BENTUK VERBA DALAM KALIMAT BAHASA INDONESIA TULIS SISWA SEKOLAH ARUNSAT VITAYA, PATTANI, THAILAND SELATAN
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku bentuk verba dalam kalimat bahasa Indonesia tulis siswa Sekolah Arunsat Vitaya, Pattani, Thailand Selatan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian teks. Berdasarkan hasil temuan penelitian, ditemukan: (1) bentuk verba sebagai verba utama; (2) bentuk verba sebagai adverbia pendamping verba utama; (3) bentuk verba sebagai perluasan nomina; dan (4) bentuk verba sebagai preposisi dalam sebuah kalimat. Dari hasil temuan tersebut, ketiadaan verba yang berfungsi sebagai verba utama, adverbia dari verba utama, perluasan nomina, dan preposisi berpengaruh pada pemenuhan kelengkapan unsur wajib sebuah kalimat. Hal ini tergantung verba apa yang digunakan
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN BERMUATAN MOTIVASI BERPRESTASI UNTUK SISWA KELAS XI SMA
Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mewujudkan bahan pembelajaran yang memiliki relevansi dengan kebutuhan belajar dan psikologis siswa. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan modul pembelajaran menulis bermuatan motif berprestasi untuk siswa kelas XI SMA/sederajat. Sebagai bahan belajar mandiri, modul berisi empat bagian utama: motivasi menulis cerpen, kegiatan memahami konsep diri, latihan menulis secara bertahap, dan kegiatan tindak lanjut. Modul dikembangkan berdasarkan model pengembangan Borg and Gall. Prosedur yang dilakukan terbagi dalam empat tahap utama, yakni studi pendahuluan, pengembangan draf modul, dan validasi kepada ahli dan praktisi, dan uji keefektifan
LELAKAK SASAK, KEARIFAN YANG TERNATURALISASI
Tulisan ini memakai konsep kearifan lokal Ahimsa Putra dan konsep naturalisasi Roland Bartes. Sampiran menaturalisasi yang sifatnya kultural. Kearifan tradisi ada pada sampiran, sedangkan kearifan modern dan bahkan pascamodern ada pada isi. Lelakak adalah kearifan yang bersumber pada ciri khas lokalitasnya seperti makanan dan budaya khas Sasak. Antara yang tradisi dan modern dalam lelakak adalah sebuah kebutuhan bahwa olah-olah dan sekolah, serta setakilan dan kejarian manusia adalah kebutuhan, baik dalam konteks tradisi, modern, dan bahkan pascamodern
KRITIK EKOLOGI SASTRA PUISI PEREMPUAN LERENG GUNUNG KARYA IKA PERMATA HATI DALAM ANTOLOGI PUISI PEREMPUAN DI UJUNG SENJA MELALUI EKOFEMINISME SUSAN GRIFFIN
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kritik ekologi sastra pada puisi Perempuan Lereng Gunung karya Ika Permata Hati dalam antologi puisi Perempuan di Ujung Senja. Teori yang digunakan untuk meneliti puisi tersebut adalah ekofeminisme Susan Griffin. Ekofeminisme adalah suatu respon terhadap krisis ekologi sekaligus kritik terhadap pendekatan pembangunan yang tidak memperhatikan keberlangsungan ekologis sekaligus meminggirkan salah satu entitas manusia di dalamnya, yaitu perempuan. Menurut Susan Griffin, ekofeminisme termasuk envoronmentalisme ekologis atau yang ilmiah menekankan pentingnya mempertahankan/melestarikan lingkungan biologis atau fisik, dan lingkungan humanistik menekankan ketidakcocokan ilmu modern dan perkembangan teknologis dengan prinsip-prinsip kemanusiaan. Metode yang digunakan untuk meneliti adalah metode deskriptif kualitatif-interpretatif, yaitu dengan cara mencari data yang berhubungan dengan perempuan dan alam kemudian ditafsirkan sesuai dengan metode interpretatif yang sesuai dengan konsepnya. Kritik yang dicapai yaitu kritik mengenai ekofeminisme (perempuan dan lingkungan biologis; dan lingkungan humanitas)
PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI UNGKAPAN KEPERCAYAAN RAKYAT DALAM MASYARAKAT MINANGKABAU
Ungkapan kepercayaan rakyat menjadi salah satu bagian dari budaya masyarakat Minangkabau. Ungkapan kepercayaan rakyat merupakan salah satu bentuk sastra lisan yang berkembang dalam masyarakat khususnya masyarakat Kenagarian Salimpat Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Ungkapan kepercayaan rakyat disampaikan secara turun temurun dan mengandung fungsi hiburan dan edukasi. Ungkapan kepercayaan rakyat digunakan sebagai sarana pendidikan karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang berguna untuk pembentukan karakter. Pilihan kata yang digunakan dalam puisi menggunakan kosakata Minangkabau dan menyiratkan nilai-nilai kearifan lokal. Oleh karena itu, makalah ini ditulis untuk mendeskripsikan pembentukan nilai karakter melalui ungkapan kepercayaan rakyat dalam masyarakat Minangkabau. Metode yang digunakan adalah deskriptif untuk menjelaskan makna dan nilai-nilai karakter yang terdapat dalam ungkapan kepercayaan rakyat sebagai salah satu bentuk sastra lisan. Pilihan kata yang sarat dengan alam Minangkabau menjadi ciri khas ungkapan kepercayaan rakyat Minangkabau. Masyarakat dahulunya bahkan memberikan petuah dan nasihat kepada anaknya melalui ungkapan kepercayaan rakyat. Saat ini ungkapan kepercayaan rakyat yang menggunakan bahasa Minangkabau tidak lagi dikenal oleh generasi muda, bahkan beberapa kosakata yang digunakan tidak lagi dikenal. Oleh karena itu, perlu adanya pemertahanan keberadaan ungkapan kepercayaan rakyat ini sebagai bagian dari budaya masyakat Minangkabau dan sebagai upaya pembentukan karakter para generasi penerus
KARAKTERISTIK TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII SMP
Fokus penelitian ini ialah karakteristik teks deskripsi dilihat dari struktur isi dan ciri kebahasaan karya siswa kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan racangan penelitian kualitatif dan merupakan penelitian analisis teks. Hasil penelitian ini ada dua, yaitu (1) struktur isi berupa identifikasi, deskripsi bagian, simpulan, tatanan unsur teks deskripsi lengkap, serta tatanan unsur tidak lengkap, dan (2) ciri kebahasaan berupa kata kerja aksi, kata sifat untuk mendeskripsikan objek, kata benda terkait objek yang dideskripsikan, kata-kata yang dapat memancing kesan serta citra indrawi dan suasana batiniah pembaca, sinonim, kata khusus, kalimat rincian, dan kalimat rincian untuk mengongkretkan