Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
    345 research outputs found

    ANALISIS SISTEM DAN PENGENDALIAN INTERNAL PEMBERIAN KREDIT PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM ARTHA AGUNG ABADI KOTA BLITAR

    No full text
    ABSTRAK Dewasa ini lembaga keuangan memegang peran penting dalam perekonomian. Dengan adanya perkembangan di bidang ekonomi ini, diperlukan adanya lembaga penyedia modal. Salah satu lembaga penyedia modal dalam bentuk usaha penyedia dana adalah Koperasi Simpan Pinjam. Sebagai perusahaan penyalur kredit kepada nasabah terkadang mengalami kesulitan yaitu adanya kredit macet, tak terkecuali pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Agung Abadi Kota Blitar. Untuk mengurangi faktor-faktor yang dapat menyebabkan kredit macet atau bermasalah maka diperlukan adanya sistem dan pengendalian internal yang baik.Tujuan penelitian Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui sistem dan pengendalian internal yang dilakukan Artha Agung Abadi. Batasan masalah penelitian ini mencakup pelaksanaan sistem pemberian kredit dan pengendalian internal KSP Artha Agung Abadi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara langsung dengan pengurus KSP Artha Agung Abadi, observasi dengan mengamati langsung di kantor KSP Artha Agung Abadi, studi pustaka yaitu pengumpulan data dari berbagai sumber literatur dan buku yang berhubungan dengan sistem dan pengendalian internal pemberian kredit. Metode pembahasan yang digunakan adalah deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, KSP Artha Agung Abadi sudah melakukan prosedur pemberian kredit. Namun masih ada kelemahan dalam penerapannya, yaitu masih ada perangkapan tugas pada bagian kasir dan manajer. Untuk meminimalisir terjadinya kredit macet atau bermasalah, hendaknya koperasi menunjuk atau menambah karyawan baru pada bagian administrasi kredit dan analisis kredit. Pengendalian internalnya perlu ditingkatkan dengan menerapkan pemantauan atau pemeriksaan mendadak terhadap kegiatan-kegiatan pokok koperasi, hal ini akan mendorong karyawan melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Sehingga jika karyawan tidak menjalankan prosedur yang ditetapkan, pimpinan bisa menegurnya secara langsung

    Evaluasi Penerapan PERMEN Koperasi Dan UKM Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2012pada Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia Kota Blitar

    No full text
    Koperasi merupakan suatu organisasi yang memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Di era sekarang, koperasi banyak berkembang pesat, sehingga koperasi diharuskan untuk melaporkan hasil kinerjanya secara transparan. Maka dari itu, IAI menerbitkan sebuah standar yang bisa membantu entitas koperasi untuk menyajikan laporan keuangan yang baik dan benar yaitu Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Koperasi yang merupakan suatu entitas tanpa akuntabilitas publik, diharuskan menerapkan SAK ETAP dalam pengakuan, penyajian, pengukuran akun pada laporan keuangan. Selain itu, juga diterbitkannya PERMEN Koperasi dan UKM Nomor 4 Tahun 2012 tentang pedoman umum akuntansi koperasi yang sudah didasarkan pada SAK-ETAP. Dimana untuk lebih mempermudah koperasi memahami standar yang diperuntukkan untuknya sebagai entitas tanpa akuntabilitas publik.Penelitian ini memiliki sebuah tujuan untuk memaparkan dan mengungkapkan sejauh mana penerapan PERMEN Koperasi dan UKM Nomor 4 Tahun 2012pada penyajian laporan keuangan yang disusun oleh PKPRI Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif yang bertujuan memberikan gambaran keadaan objek berdasarkan fakta yang terjadi dengan teknik wawancara dan dokumen yang berupa laporan keuangan. Berdasarkan penelitian ini,  hasil dari analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa laporan keuangan yang disusun oleh PKPRI Kota Blitar tahun buku 2015 belum sepenuhnya sesuai dengan PERMEN Koperasi dan UKM Nomor 4 Tahun 2012 yang didasarkan pada standar SAK ETAP. Laporan keuangan PKPRI Kota Blitar tidak menyajikan catatan atas laporan keuangan, dimana di dalam SAK ETAP menyebutkan bahwa komponen laporan keuangan lengkap harus menyajikan neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Namun, pada faktanya tidak menyajikan catatan atas laporan keuangan. Dengan tidak menyajikan catatan atas laporan keuangan berdampak pada tidak tercantumnya kebijakan akuntansi berupa dasar penyusunan laporan keuangan yang digunakan oleh PKPRI Kota Blitar. Maka dari itu, penelitian ini menyarankan untuk menyusun laporan keuangan sesuai dengan PERMEN Koperasi dan UKM Nomor 4 Tahun 2012 dan SAK-ETAP, terutama catatan atas laporan keuangan yang didalamnya mencantumkan penjelasan atas informasi tambahan menunjang pelaporan keuangan. Dan memperbahuri komponen laporan keuangan yang masih bertentangan

    evaluasi Pengendalian Internal Pemberian Kredit Koperasi Amanah

    No full text
    ABSTRAK Gusti Anggraini, Kamellia.2017. Evaluasi Pengendalian Internal Pemberian Kredit Koperasi Amanah. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: Dr. Dodik Juliardi, S.E, AK, M.M. Kata kunci: Pengendalian Internal, Pemberian KreditPengendalian Internal adalah suatu Komponen dari prosedur- prosedur yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan suatu perusahaan. pemberian kredit merupakan aspek yang perlu diperhatikan pada saat akan memberikan kreditnya untuk calon nasabah. Oleh karena itu keamanan atas pemberian kredit harus benar- benar diperhatikan oleh koperasi. Karena salah satu dampak dari macet nya kredit adalah kerugian bagi koperasi. Permasalahan ini bisa dihindari atau diminimalisir dengan pengendalian unternal saat pemberian kredit. dengan adanya pengendalian internal yang memadai dalm bidang pengkreditan, berarti menunjukkan sikap kehati- hatian koperasi terutama dalam pemberian kredit.Tujuannya adalah untuk mengetahui kondisi kredit bermasalah dalam koperasi, upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kredit bermasalah dan keefektivan pengendalian internal dalam pemberian kredit. dengan metode penelitian dan pengumpulan dari berbagai sumber dan buku- buku dan data- data dari koperasi Amanah. Selain itu juga dengan melakukan wawancara kepada narasumber dan melakukan pengamatan pada obyek penelitian.Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan di Koperasi Amanah pemberian kredit sudah cukup baik, namun masih memiliki kekurangan yang perlu diperbaiki yaitu: unsur pemberian kredit yang tidak diterapkan semua, dan hanya menerapkan dua unsur sehingga pada saat akan menilai calon nasabah kurang maksimal. Dibutuhkan saran yang dapat memperbaiki kekurangan pada bagian pemberian kredit Koperasi Amanah, yaitu menambah penerapan unusur- unsur pemberian kredit agar penilaian kredit lebih maksimal

    FAKTOR PENGHAMBAT DAN KESULITAN GURU DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI SMK MUHAMMADIYAH 2 MALANG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor peghambat dan kesulitan yang dihadapai guru mata pelajaran akuntansi di SMK Muhammadiyah 2 Malang.Berfokus pada faktor penghambat dan kesulitan saat perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil belajar.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peniliti bertindak sebagai instrumen kunci yang langsung terjun ke lapangan untuk mengumpulkan data. Kegiatan analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data secara naratif, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data peneliti melakukan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa faktor penghambat yang dialami guru mata pelajaran akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Malang antara lain: (1) alokasi waktu yang terbatas, (2) kemampuan dan karakter siswa yang berbeda-beda, (3) terbatasnya jumlah sumber bahan ajar dan sarana prasarana, (4) kesalahan teknis khusus untuk mata pelajaran komputer akuntansi, dan (5) adanya kegiatan dari sekolah secara insidental.Dan hasil penelitian diketahui kesulitan yang dihadapi guru, antara lain: (1) menyusun RPP bagi guru kelas X khususnya dalam memilih model pembelajaran, (2)menerapkan RPP secara maksimal, (3) mengajar lintas jurusan, dan (4) proses penilaian sikap. Keterbatasan penelitian ini adalah: (1) keterbatasan waktu yang dimiliki oleh peneliti dan guru, (2) saat melakukan pengamatan di kelas hanya bisa dilaksanakan di kelas X karena kelas XI dan kelas XII tidak ada kegiatan belajar mengajar, (3) peneliti kesulitan melakukan analisis data karena keterbatasan pengetahuan. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah fokus dalam mencari solusi penghambat dan kesulitan guru, agar penelitian memberikan efek praktis terhadap pembelajaran, peneliti melakukan penelitian pada semester gasal agar mendapatkan data yang lebih lengkap, dan peneliti memperbanyak referensi untuk mempermudah proses penelitian

    Pengaruh Dewan Komisaris Independen, Komite Audit dan Kualitas Audit terhadap Penghindaran Pajak pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2013-2015

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh dewan komisaris independen, komite audit dankualitas audit terhadap penghindaran pajak pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2013-2015. Penelitian ini juga bermaksud untuk menguji keberlakuan teori kepatuhan terkait dengan penghindaran pajak pada perusahaan perbankan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 110 data laporan keuangan. Metode pengumpulan data menggunakan studi dokumenter yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia (www.idx.com). Analisis data untuk pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dewan komisaris independen dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan kualitas audit berpengaruh negatifsignifikan terhadap Penghindaran Pajak.Keterbatasan penelitian initerdapat pada pengukuran variabel dewan komisaris independen, komite audit, kualitas audit dan penghindaran pajak. Berdasarkan keterbatasan tersebut, peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengukur dewan komisaris independen, komite audit, kualitas audit dan unsur good corporate governance lainnya menggunakan CGPI (corporate governance perception index) dan pengukuran pembayaran pajak dapat dilakukan dengan menggunakan data pembayaran pada tahun yang terkait

    ANALISIS PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM (Studi Kasus Pada Koperasi Amanah Singosari Malang)

    No full text
    ABSTRAK Indrawati, Dianita, Wahyu. 2017. Analisis Prosedur Pemberian Kredit padaKoperasi Simpan Pinjam (Studi Kasus pada Koperasi Amanah SingosariMalang). Tugas Akhir. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing : Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.Sc. Kata Kunci : Prosedur Pemberian Kredit dan Koperasi Simpan PinjamPenelitian ini di latarbelakangi oleh banyaknya kredit macet yang ada pada Koperasi Simpan Pinjam Amanah. Koperasi Simpan Pinjam Amanah adalah koperasi yang melayani jasa simpan pinjam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pelaksanaan pemberian kredit yang dilakukan oleh Koperasi Simpan Pinjam Amanah sudah sesuai dengan prosedur umum atau belum.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan sumber data berupa data primer dan data sekunder yang diperoleh dari Koperasi Simpan Pinjam Amanah. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Sedangkan teknik pembahasan yang digunakan adalah pembahasan deskriptif kualitatif.Prosedur pemberian kredit pada Koperasi Simpan Pinjam Amanah antara lain pengajuan kredit, analisis permohonan kredit, evaluasi kredit, pemberian putusan kredit dan pencairan kredit. Kesimpulan yang dapat diambil adalah prosedur pemberian kredit Koperasi Simpan Pinjam Amanah perlu diperbaiki sesuai dengan rekomendasi untuk meminimalisir banyaknya kemacetan kredit di koperasi tersebut

    Analisis Sistem dan Pengendalian Internal Pemberian Kredit pada Koperasi Simpan Pinjam Senang Hati Sejahtera

    No full text
    ABSTRAK  Saat ini penyedia modal sangat dibutuhkan untuk mendukung jalannya kegiatan perekonomian salah satu adalah koperasi. Melihat kebutuhan ekonomi, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) lebih mudah dibandingkan badan perkreditan lainnya. KSP Senang Hati Sejahtera adalah salah satu koperasi yang begerak dalam memberikan kredit berupa uang tunai. Keberhasilan kredit tidak telepas dari sistem kredit yang dijalankan dalam pengelolaan kredit kepada anggota.Dalam kegiatan pemberian kredit, biasanya terdapat kendalamisalnya kredit macet dan berbagai faktor internal dan eksternal. Untuk mengurangi faktor-faktor yang dapat menyebabkan kredit macet atau bermasalah maka diperlukan adanya sistem pengendalian internal yang baik. Hasil dari penelitian ini adalah sistem kredit di KSP Senang Hati Sejahtera masih tergolong sederhana dan belum memenuhi standar yang telah ditetapkan sehingga masih terdapat kekurangan dalam penerapan sistem pemberian kredit di KSP Senang Hati Sejahtera. Dalam sistem kredit di KSP Senang Hati Sejahtera juga terdapat adanya perangkapan fungsi dalam menjalankan prosedur pemberian kredit. Untuk itu KSP Senang Hati Sejahtera perlu meningkatkan kontrol pada sistem dan pengendalian internal kredit supaya di masa yang akan datang dapat berjalan dengan baik

    Analisis Kontribusi Peran Pajak Parkir Dalam Menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Saputra, Dany Wahyu Eka. 2016. Analisis Kontribusi Peran Pajak Parkir Dalam Menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang. Tugas Akhir. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Ika Putri Larasati, S.E., M.Com.   Kata Kunci: Pajak Parkir, Pajak Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang. Sejak diberlakukannya otonomi daerah, setiap daerah berusaha mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan daerah untuk pembiayaan pembangunan daerah. Salah satu sumber penerimaan di Kota Malang adalah Pajak Daerah. Pajak Daerah yang ada di Kota Malang terdiri dari beberapa jenis pajak. Salah satu jenis Pajak Daerah yang memiliki banyak klarifikasi dalam perhitungan pajak adalah pajak parkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perhitungan pajak parkir berdasarkan peraturan daerah yang berlaku di Kota Malang dan untuk mengetahui bagaimana kontribusi pajak parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dari pengamatan atas data yang diperoleh dari tempat penelitian dan wawancara yang dilakukan dengan petugas Dispenda Kota Malang yang menangani perhitungan pajak parkir. Setelah dilakukan penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat tempat parkir yang tidak sesuai dengan perhitungan pajak parkir berdasarkan peraturan yang berlaku. Kontribusi pajak parkir terhadap PAD bersifat fluktuasi atau mengalami peningkatan yang tidak stabil. Berdasarkan dengan hal ini, diharapkan Dispenda Kota Malang lebih tepat dalam penilaian pajak parkir agar kontribusi pajak parkir bisa terus meningkat

    Analisis Kinerja Keuanga pada Kopoerasi Kredit Abadi Desa Arjosari Kecamatan Kalipare Tahun 2015-2016

    No full text
    ABSTRAK Koperasi memiliki peran untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Semakin berkembangnya kegiatan koperasi di Indonesia maka tuntutan agar pengelolaan koperasi dilaksanakan secara lebih profesional akan semakin besar. Kinerja keuangan koperasi merupakan cerminan seberapa jauh koperasi telah melangkah. Penilaian terhadap perkembangan kinerja keuangan dianggap penting untuk melihat apakah koperasi tersebut mengalami peningkatan atau penurunan. Metode yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan adalah analisis rasio. Dari hasil  analisis rasio ini akan dapat dijadikan bahan evaluasi bagi pengurus Koperasi Kredit Abadi.Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kinerja Keuangan Koperasi Kredit Abadi menggunakan Rasio Likuiditas ditinjau dari Current Ratio, Cash Ratio dan Quick Ratio. (2) Kinerja Keuangan Koperasi Kredit Abadi menggunakan Rasio Solvabilitas ditinjau dari Total Debt to Asset Ratio, dan Debt to Equity Ratio. (3) Kinerja Keuangan Koperasi Kredit Abadi menggunakan Rasio Rentabilitas ditinjau dari Return on Equity dan Return to Asset.Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah analisis kinerja keuangan yang membandingkan antara unsur-unsur yang terdapat pada laporan keuangan yang memiliki hubugan yang relevan dan signifikan. Data yang digunakan adalah Neraca dan Laporan Laba Rugi Koperasi Kredit Abadi tahun 2015 dan 2016. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara studi pustaka dan wawancara. Hasil dari penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa Koperasi Kredit Abadi ditinjau dari rasio likuiditas dan rasio rentabilitas dalam keadaan tidak baik. Dan ditinjau dari rasio solvabilitas keadaan Koperasi Kredit Abadi dam keadaan baik

    Analisis Kredit Macet Pada Pembiayaan Konsumtif Murabahah pada PT BPRS Daya Artha Mentari

    No full text
    ABSTRAK Semakin banyak kredit yang disalurkan berbanding lurus dengan besarnya resiko yang terkandung di dalamnya, di mana resiko yang mungkin timbul adalah menjadi bermasalahnya kredit tersebut yang selanjutnya disebut kredit macet. Kredit macet yang timbul dapat berpengaruh pada keamanan dana masyarakat yang disimpan pada bank sehingga mengakibatkan bank mengalami kesulitan untuk menjalankan operasi kedepannya.Penulisan tugas akhir ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis kredit macet pada PT. BPRS Daya Artha Mentari. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif. Dalam penelitian ini didapatkan melalui observasi, interview, dan dokumentasi.Kredit macet pada PT. BPRS Daya Artha Mentari terdapat beberapa faktor penyebab kredit macet yaitu faktor internal dan eksternal. Dari pihak nasabah terlambat membayar angsuran yang disebabkan pendapatan usahanya mengalami penurunan, kurang mampu mengelola usahanya, atau nasabah tersebut memiliki watak/karakter untuk tidak membayar angsuran dan melunasi pinjamannya. Dari pihak bank dapat disebabkan oleh pihak analis kredit yang mungkin kurang teliti dan tidak sepenuhnya menerapkan unsur 5C dalam proses analis untuk realisasi kredit karena adanya unsur kecurangan lainnya.Sedangkan faktor eksternal seperti terjadinya bencana alam. Dari hasil analis diperoleh kesimpulan bahwa terjadinya kredit macet pada PT. BPRS Daya Artha Mentari dikarenakan pelaksanaan unsur 5C tidak dilaksanakan secara optimal. Sebaiknya pihak bank yang melakukan analis kredit melakukan dengan teliti agar unsur 5C yaitu character, capacity, capital, collateral, dan, conditional dapat diperoleh dari nasabah dengan benar guna mencegahterjadinya kredit macet dikemudian hari

    0

    full texts

    345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇